Lompat ke isi

Fototerapi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28007266; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Fototerapi''' atau terapi [[cahaya]] adalah bentuk pengobatan untuk kulit dengan menggunakan panjang gelombang cahaya buatan dari [[ultraviolet]] (cahaya biru), bagian dari spektrum matahari. Dengan cara ini, cahaya dari panjang gelombang tertentu dapat disampaikan dengan intensitas yang lebih tinggi. Fototerapi pertama kali digunakan dalam pengobatan [[psoriasis]], eksem (eksema), vitiligo (sel-sel [[pigmen]] yang rusak sehingga menimbulkan bercak putih), [[limfoma]] di kulit dan beberapa kasus kulit gatal (terutama karena [[ginjal]] atau penyakit [[hati]]). Akan tetapi, fototerapi tidak cocok digunakan untuk semua bentuk psoriasis dan eksema. Fototerapi bahkan dapat memperburuk penyakit tersebut.
[[File:Jaundice_phototherapy.jpg|thumb|right|280px|Fototerapi pada bayi yang baru lahir]]


Terdapat dua jenis fototerapi, yaitu [[UVA]] dan [[UVB]]. Fototerapi UVA biasanya diberikan bersamaan dengan tablet kepekaan cahaya yang disebut psoralen (terapi PUVA). UVA adalah bagian dari spektrum UV terkait dengan [[pigmentasi]]. UVB adalah jenis fototerapi yang paling umum. UVB merupakan bagian yang paling menguntungkan dari [[sinar matahari]] untuk mengobati penyakit kulit.
'''Fototerapi''' atau terapi [[cahaya]] adalah bentuk pengobatan untuk kulit dengan menggunakan panjang gelombang cahaya buatan dari [[ultraviolet]] (cahaya biru), bagian dari spektrum matahari.<ref>[http://www.dermcoll.asn.au/public/a-z_of_skin-phototherapy.asp a-z of skin phototherapy].</ref> Dengan cara ini, cahaya dari panjang gelombang tertentu dapat disampaikan dengan intensitas yang lebih tinggi.<ref>[http://www.dermcoll.asn.au/public/a-z_of_skin-phototherapy.asp a-z of skin phototherapy].</ref> Fototerapi pertama kali digunakan dalam pengobatan [[psoriasis]], eksem (eksema), vitiligo (sel-sel [[pigmen]] yang rusak sehingga menimbulkan bercak putih), [[limfoma]] di kulit dan beberapa kasus kulit gatal (terutama karena [[ginjal]] atau penyakit [[hati]]).<ref>[http://www.dermcoll.asn.au/public/a-z_of_skin-phototherapy.asp a-z of skin phototherapy].</ref> Akan tetapi, fototerapi tidak cocok digunakan untuk semua bentuk psoriasis dan eksema. Fototerapi bahkan dapat memperburuk penyakit tersebut.<ref>[http://www.dermcoll.asn.au/public/a-z_of_skin-phototherapy.asp a-z of skin phototherapy].</ref>
 
Terdapat dua jenis fototerapi, yaitu [[UVA]] dan [[UVB]].<ref>[http://www.dermcoll.asn.au/public/a-z_of_skin-phototherapy.asp a-z of skin phototherapy].</ref> Fototerapi UVA biasanya diberikan bersamaan dengan tablet kepekaan cahaya yang disebut psoralen (terapi PUVA).<ref>[http://www.dermcoll.asn.au/public/a-z_of_skin-phototherapy.asp a-z of skin phototherapy].</ref> UVA adalah bagian dari spektrum UV terkait dengan [[pigmentasi]].<ref>[http://www.dermcoll.asn.au/public/a-z_of_skin-phototherapy.asp a-z of skin phototherapy].</ref> UVB adalah jenis fototerapi yang paling umum.<ref>[http://nationaleczema.org/eczema/treatment/phototherapy/ Phototeraphy].</ref> UVB merupakan bagian yang paling menguntungkan dari [[sinar matahari]] untuk mengobati penyakit kulit.<ref>[http://nationaleczema.org/eczema/treatment/phototherapy/ Phototeraphy].</ref>


== Orang yang dilarang melakukan fototerapi ==
== Orang yang dilarang melakukan fototerapi ==
* Orang dengan kulit terbakar
* Orang dengan kulit terbakar<ref>[http://www.dermcoll.asn.au/public/a-z_of_skin-phototherapy.asp a-z of skin phototherapy].</ref>
* Penderita lupus
* Penderita lupus<ref>[http://www.dermcoll.asn.au/public/a-z_of_skin-phototherapy.asp a-z of skin phototherapy].</ref>
* Penderita kanker kulit
* Penderita kanker kulit<ref>[http://www.dermcoll.asn.au/public/a-z_of_skin-phototherapy.asp a-z of skin phototherapy].</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fototerapi&oldid=28007266 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28007266 (2025-10-16T07:42:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fototerapi&oldid=28007266 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28007266 (2025-10-16T07:42:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 18.23

Fototerapi pada bayi yang baru lahir

Fototerapi atau terapi cahaya adalah bentuk pengobatan untuk kulit dengan menggunakan panjang gelombang cahaya buatan dari ultraviolet (cahaya biru), bagian dari spektrum matahari.[1] Dengan cara ini, cahaya dari panjang gelombang tertentu dapat disampaikan dengan intensitas yang lebih tinggi.[2] Fototerapi pertama kali digunakan dalam pengobatan psoriasis, eksem (eksema), vitiligo (sel-sel pigmen yang rusak sehingga menimbulkan bercak putih), limfoma di kulit dan beberapa kasus kulit gatal (terutama karena ginjal atau penyakit hati).[3] Akan tetapi, fototerapi tidak cocok digunakan untuk semua bentuk psoriasis dan eksema. Fototerapi bahkan dapat memperburuk penyakit tersebut.[4]

Terdapat dua jenis fototerapi, yaitu UVA dan UVB.[5] Fototerapi UVA biasanya diberikan bersamaan dengan tablet kepekaan cahaya yang disebut psoralen (terapi PUVA).[6] UVA adalah bagian dari spektrum UV terkait dengan pigmentasi.[7] UVB adalah jenis fototerapi yang paling umum.[8] UVB merupakan bagian yang paling menguntungkan dari sinar matahari untuk mengobati penyakit kulit.[9]

Orang yang dilarang melakukan fototerapi

  • Orang dengan kulit terbakar[10]
  • Penderita lupus[11]
  • Penderita kanker kulit[12]

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28007266 (2025-10-16T07:42:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.