Maurice Merleau-Ponty: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28481173; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Maurice_Merleau-Ponty.jpg|thumb|right|280px|Maurice Merleau-Ponty]] | |||
'''Maurice Merleau-Ponty''' adalah seorang filsuf Prancis beraliran fenomenologi abad 20.<ref>Johnson Lechte., ''50 Fisluf Kontemporer'', Yogyakarta: Kanisius, 2001</ref> Aliran filsafatnya mula-mula dipengaruhi oleh pemikiran [[Edmund Husserl]] dan [[Martin Heidegger]] serta [[Jean-Paul Sartre|Jean Paul Sartre]], ketiga filsuf yang mengembangkan fenomenologi sebagai pendekatan ilmu pengetahuan. Akan tetapi, lambat laun Merleau-Ponty memisahkan diri dan memasukkan teori linguistik dari [[Ferdinand de Saussure]] dalam buku [[Levi Strauss]].<ref>Johnson Lechte., ''50 Fisluf Kontemporer'', Yogyakarta: Kanisius, 2001</ref> Kalimat terkenal yang ia ucapkan adalah manusia adalah makhluk pencari makna. | |||
Merleau-Ponty | Argumen yang gigih untuk signifikansi dasar persepsi dalam pengalaman manusia tentang alam semesta terletak di pusat pemikiran filosofis Merleau-Ponty. Persepsi, menurut Merleau-Ponty, adalah percakapan konstan antara tubuh yang hidup dan dunia yang dilihatnya, di mana para subjek secara pasif dan aktif berusaha mengartikulasikan dunia yang dialami dengan berkolaborasi dengan orang lain. Dia adalah satu-satunya fenomenolog penting yang aktif dalam ilmu pengetahuan selama paruh pertama abad kedua puluh. Tulisan-tulisannya menjadi berpengaruh dalam proyek naturalisasi fenomenologi, di mana para fenomenolog menggunakan temuan-temuan psikologi dan ilmu kognitif.<ref>Maurice Merleau-Ponty. [https://books.google.co.id/books/about/Phenomenology_of_Perception.html?id=Lh_e0_y1YjgC&redir_esc=y Phenomenology of Perception]. Routledge. 2013-04-15. ISBN 978-1-135-71860-2.</ref> | ||
Sepanjang kariernya, Merleau-Ponty terlibat dengan Marxisme. Humanism and Terror, bukunya yang terbit pada 1947, secara umum dipandang sebagai dukungan terhadap uji coba fiksi Soviet. Menurut Slavoj Zizek, buku ini menghindari dukungan definitif terhadap posisi Uni Soviet, alih-alih menggunakan teori sejarah Marxis sebagai kritik terhadap liberalisme, untuk mengungkapkan antinomi yang belum terselesaikan dalam politik modern, antara humanisme dan teror: jika nilai-nilai kemanusiaan hanya dapat dicapai melalui kekerasan, dan jika ide-ide liberal menyembunyikan realitas yang tidak liberal, bagaimana tindakan politik yang adil dapat diputuskan? Hingga akhir hayatnya, Merleau-Ponty tetap terlibat tetapi kritis dengan kaum kiri Marxis, terutama selama masa jabatannya sebagai editor politik jurnal Les Temps modernes. | Merleau-Ponty menekankan tubuh sebagai situs utama untuk mengetahui dunia, membalikkan tradisi filosofis lama yang menempatkan kesadaran sebagai sumber pengetahuan, dan berargumen bahwa tubuh yang merasakan dan dunia yang dialaminya tidak dapat dipisahkan.<ref>Maurice Merleau-Ponty. [https://books.google.co.id/books/about/Phenomenology_of_Perception.html?id=Lh_e0_y1YjgC&redir_esc=y Phenomenology of Perception]. Routledge. 2013-04-15. ISBN 978-1-135-71860-2.</ref> Artikulasi keunggulan perwujudan (corporéité) membawanya menjauh dari fenomenologi dan menuju apa yang kemudian disebutnya sebagai "ontologi tidak langsung" atau ontologi "daging dunia" (la chair du monde), seperti yang terlihat pada karya terakhirnya yang belum selesai, "The Visible and Invisible", dan esai terakhirnya yang diterbitkan, "Eye and Mind". | ||
Sepanjang kariernya, Merleau-Ponty terlibat dengan Marxisme. Humanism and Terror, bukunya yang terbit pada 1947, secara umum dipandang sebagai dukungan terhadap uji coba fiksi Soviet.<ref>Maurice Merleau-Ponty. [https://books.google.com/books?id=7CExDwAAQBAJ&newbks=0&printsec=frontcover&dq=Humanism+and+Terror&hl=en Humanism and Terror: The Communist Problem]. Routledge. 2017-07-05. ISBN 978-1-351-51426-2.</ref> Menurut Slavoj Zizek, buku ini menghindari dukungan definitif terhadap posisi Uni Soviet, alih-alih menggunakan teori sejarah Marxis sebagai kritik terhadap liberalisme, untuk mengungkapkan antinomi yang belum terselesaikan dalam politik modern, antara humanisme dan teror: jika nilai-nilai kemanusiaan hanya dapat dicapai melalui kekerasan, dan jika ide-ide liberal menyembunyikan realitas yang tidak liberal, bagaimana tindakan politik yang adil dapat diputuskan? Hingga akhir hayatnya, Merleau-Ponty tetap terlibat tetapi kritis dengan kaum kiri Marxis, terutama selama masa jabatannya sebagai editor politik jurnal Les Temps modernes. | |||
== Biografi dan Karier == | == Biografi dan Karier == | ||
Merleau-Ponty lahir pada tahun 1908, dan ayahnya meninggal pada [[Perang Dunia I]]. Ia Menempuh [[pendidikan]] di Lycees Janson-de-Sailly dan Louis-le-Grande, dan pada tahun 1930 mendapat agregasi dalam bidang filsafat di École Normale Supérieure. Dia bersahabat dengan Sartre kurang labih 7 tahun (1945-1952), tetapi setelah itu dia menjadi penentangnya. Sartre yang gigih dengan [[eksistensialisme]], memisahkah "subjek-objek", kemudian menjadi Marxisme garis keras ditolak oleh Merleau-Ponty. Baginya, melalui [[pengalaman|pengalaman-pengalaman]] yang ditemui manusia, maka diperoleh faktor lain untuk mencari "esensi" yang tidak mutlak sama pada setiap orang dari pengalamannya, yaitu ciri [[bahasa]], [[persepsi]] dan [[tubuh]]. Dengan begitu manusia tidak selalu menjadi subjek yang berpikir menentukan semuanya, tetapi dari fenomena yang terjadi, maka realitas sebagai objek dapat berbicara kepada manusia yang juga adalah objek. | Merleau-Ponty lahir pada tahun 1908, dan ayahnya meninggal pada [[Perang Dunia I]].<ref>Johnson Lechte., ''50 Fisluf Kontemporer'', Yogyakarta: Kanisius, 2001</ref> Ia Menempuh [[pendidikan]] di Lycees Janson-de-Sailly dan Louis-le-Grande, dan pada tahun 1930 mendapat agregasi dalam bidang filsafat di École Normale Supérieure.<ref>Johnson Lechte., ''50 Fisluf Kontemporer'', Yogyakarta: Kanisius, 2001</ref> Dia bersahabat dengan Sartre kurang labih 7 tahun (1945-1952), tetapi setelah itu dia menjadi penentangnya.<ref>Johnson Lechte., ''50 Fisluf Kontemporer'', Yogyakarta: Kanisius, 2001</ref> Sartre yang gigih dengan [[eksistensialisme]], memisahkah "subjek-objek", kemudian menjadi Marxisme garis keras ditolak oleh Merleau-Ponty.<ref>Johnson Lechte., ''50 Fisluf Kontemporer'', Yogyakarta: Kanisius, 2001</ref> Baginya, melalui [[pengalaman|pengalaman-pengalaman]] yang ditemui manusia, maka diperoleh faktor lain untuk mencari "esensi" yang tidak mutlak sama pada setiap orang dari pengalamannya, yaitu ciri [[bahasa]], [[persepsi]] dan [[tubuh]].<ref>Johnson Lechte., ''50 Fisluf Kontemporer'', Yogyakarta: Kanisius, 2001</ref> Dengan begitu manusia tidak selalu menjadi subjek yang berpikir menentukan semuanya, tetapi dari fenomena yang terjadi, maka realitas sebagai objek dapat berbicara kepada manusia yang juga adalah objek.<ref>Johnson Lechte., ''50 Fisluf Kontemporer'', Yogyakarta: Kanisius, 2001</ref> | ||
Karier Merleau-Ponty berfokus pada masalah persepsi dan kebertubuhan, meneliti hubungan antara [[pikiran]] dan [[tubuh]], dunia objektif dan dunia yang dialami, bahasa dan seni, sejarah, politik, dan alam. Dia menggunakan [[Fenomenologi (filsafat)|fenomenologi]] sebagai kerangka berpikir, tetapi juga memanfaatkan penelitian empiris dalam [[psikologi]], [[antropologi]], [[psikoanalisis]], [[linguistik]], dan [[seni]]. Referensi historisnya meliputi [[René Descartes|Rene Descartes]], [[Immanuel Kant]], [[Georg Wilhelm Friedrich Hegel|George Wilhelm Friedrich Hegel]], dan [[Karl Marx]]. Pendekatan Merleau-Ponty bertujuan untuk mengidentifikasi alternatif bagi intelektualisme dan empirisme dengan mengkritik anggapan mereka tentang dunia yang sudah jadi melalui pelibatan karakter pengalaman yang historis dan menubuh. | Karier Merleau-Ponty berfokus pada masalah persepsi dan kebertubuhan, meneliti hubungan antara [[pikiran]] dan [[tubuh]], dunia objektif dan dunia yang dialami, bahasa dan seni, sejarah, politik, dan alam. Dia menggunakan [[Fenomenologi (filsafat)|fenomenologi]] sebagai kerangka berpikir, tetapi juga memanfaatkan penelitian empiris dalam [[psikologi]], [[antropologi]], [[psikoanalisis]], [[linguistik]], dan [[seni]]. Referensi historisnya meliputi [[René Descartes|Rene Descartes]], [[Immanuel Kant]], [[Georg Wilhelm Friedrich Hegel|George Wilhelm Friedrich Hegel]], dan [[Karl Marx]]. Pendekatan Merleau-Ponty bertujuan untuk mengidentifikasi alternatif bagi intelektualisme dan empirisme dengan mengkritik anggapan mereka tentang dunia yang sudah jadi melalui pelibatan karakter pengalaman yang historis dan menubuh.<ref>Maurice Merleau-Ponty. [https://books.google.co.id/books/about/Phenomenology_of_Perception.html?id=Lh_e0_y1YjgC&redir_esc=y Phenomenology of Perception]. Routledge. 2013-04-15. ISBN 978-1-135-71860-2.</ref> | ||
==Lihat pula== | ==Lihat pula== | ||
| Baris 39: | Baris 22: | ||
==Catatan== | ==Catatan== | ||
==Pranala luar== | ==Pranala luar== | ||
* | |||
* | |||
* [http://www.culture.gouv.fr/culture/actualites/celebrations2005/images/109.jpg Maurice Merleau-Ponty at 18] from the French Government website | * [http://www.culture.gouv.fr/culture/actualites/celebrations2005/images/109.jpg Maurice Merleau-Ponty at 18] from the French Government website | ||
* [http://think.hyperjeff.net/Merleau-Ponty/english.html English Translations of Merleau-Ponty's Work] | * [http://think.hyperjeff.net/Merleau-Ponty/english.html English Translations of Merleau-Ponty's Work] | ||
| Baris 57: | Baris 37: | ||
* [http://philpapers.org/browse/maurice-merleau-ponty/ Online Merleau-Ponty Bibliography] at PhilPapers.org | * [http://philpapers.org/browse/maurice-merleau-ponty/ Online Merleau-Ponty Bibliography] at PhilPapers.org | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Maurice+Merleau-Ponty&oldid=28481173 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28481173 (2025-11-14T07:24:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 23.04

Maurice Merleau-Ponty adalah seorang filsuf Prancis beraliran fenomenologi abad 20.[1] Aliran filsafatnya mula-mula dipengaruhi oleh pemikiran Edmund Husserl dan Martin Heidegger serta Jean Paul Sartre, ketiga filsuf yang mengembangkan fenomenologi sebagai pendekatan ilmu pengetahuan. Akan tetapi, lambat laun Merleau-Ponty memisahkan diri dan memasukkan teori linguistik dari Ferdinand de Saussure dalam buku Levi Strauss.[2] Kalimat terkenal yang ia ucapkan adalah manusia adalah makhluk pencari makna.
Argumen yang gigih untuk signifikansi dasar persepsi dalam pengalaman manusia tentang alam semesta terletak di pusat pemikiran filosofis Merleau-Ponty. Persepsi, menurut Merleau-Ponty, adalah percakapan konstan antara tubuh yang hidup dan dunia yang dilihatnya, di mana para subjek secara pasif dan aktif berusaha mengartikulasikan dunia yang dialami dengan berkolaborasi dengan orang lain. Dia adalah satu-satunya fenomenolog penting yang aktif dalam ilmu pengetahuan selama paruh pertama abad kedua puluh. Tulisan-tulisannya menjadi berpengaruh dalam proyek naturalisasi fenomenologi, di mana para fenomenolog menggunakan temuan-temuan psikologi dan ilmu kognitif.[3]
Merleau-Ponty menekankan tubuh sebagai situs utama untuk mengetahui dunia, membalikkan tradisi filosofis lama yang menempatkan kesadaran sebagai sumber pengetahuan, dan berargumen bahwa tubuh yang merasakan dan dunia yang dialaminya tidak dapat dipisahkan.[4] Artikulasi keunggulan perwujudan (corporéité) membawanya menjauh dari fenomenologi dan menuju apa yang kemudian disebutnya sebagai "ontologi tidak langsung" atau ontologi "daging dunia" (la chair du monde), seperti yang terlihat pada karya terakhirnya yang belum selesai, "The Visible and Invisible", dan esai terakhirnya yang diterbitkan, "Eye and Mind".
Sepanjang kariernya, Merleau-Ponty terlibat dengan Marxisme. Humanism and Terror, bukunya yang terbit pada 1947, secara umum dipandang sebagai dukungan terhadap uji coba fiksi Soviet.[5] Menurut Slavoj Zizek, buku ini menghindari dukungan definitif terhadap posisi Uni Soviet, alih-alih menggunakan teori sejarah Marxis sebagai kritik terhadap liberalisme, untuk mengungkapkan antinomi yang belum terselesaikan dalam politik modern, antara humanisme dan teror: jika nilai-nilai kemanusiaan hanya dapat dicapai melalui kekerasan, dan jika ide-ide liberal menyembunyikan realitas yang tidak liberal, bagaimana tindakan politik yang adil dapat diputuskan? Hingga akhir hayatnya, Merleau-Ponty tetap terlibat tetapi kritis dengan kaum kiri Marxis, terutama selama masa jabatannya sebagai editor politik jurnal Les Temps modernes.
Biografi dan Karier
Merleau-Ponty lahir pada tahun 1908, dan ayahnya meninggal pada Perang Dunia I.[6] Ia Menempuh pendidikan di Lycees Janson-de-Sailly dan Louis-le-Grande, dan pada tahun 1930 mendapat agregasi dalam bidang filsafat di École Normale Supérieure.[7] Dia bersahabat dengan Sartre kurang labih 7 tahun (1945-1952), tetapi setelah itu dia menjadi penentangnya.[8] Sartre yang gigih dengan eksistensialisme, memisahkah "subjek-objek", kemudian menjadi Marxisme garis keras ditolak oleh Merleau-Ponty.[9] Baginya, melalui pengalaman-pengalaman yang ditemui manusia, maka diperoleh faktor lain untuk mencari "esensi" yang tidak mutlak sama pada setiap orang dari pengalamannya, yaitu ciri bahasa, persepsi dan tubuh.[10] Dengan begitu manusia tidak selalu menjadi subjek yang berpikir menentukan semuanya, tetapi dari fenomena yang terjadi, maka realitas sebagai objek dapat berbicara kepada manusia yang juga adalah objek.[11]
Karier Merleau-Ponty berfokus pada masalah persepsi dan kebertubuhan, meneliti hubungan antara pikiran dan tubuh, dunia objektif dan dunia yang dialami, bahasa dan seni, sejarah, politik, dan alam. Dia menggunakan fenomenologi sebagai kerangka berpikir, tetapi juga memanfaatkan penelitian empiris dalam psikologi, antropologi, psikoanalisis, linguistik, dan seni. Referensi historisnya meliputi Rene Descartes, Immanuel Kant, George Wilhelm Friedrich Hegel, dan Karl Marx. Pendekatan Merleau-Ponty bertujuan untuk mengidentifikasi alternatif bagi intelektualisme dan empirisme dengan mengkritik anggapan mereka tentang dunia yang sudah jadi melalui pelibatan karakter pengalaman yang historis dan menubuh.[12]
Lihat pula
Catatan
Pranala luar
- Maurice Merleau-Ponty at 18 from the French Government website
- English Translations of Merleau-Ponty's Work
- Internet Encyclopedia of Philosophy: Maurice Merleau-Ponty by Jack Reynolds
- Stanford Encyclopedia of Philosophy: Maurice Merleau-Ponty by Ted Toadvine
- The Merleau-Ponty Circle — Association of scholars interested in the works of Merleau-Ponty
- Maurice Merleau-Ponty page at Mythos & Logos
- Chiasmi International — Studies Concerning the Thought of Maurice Merleau-Ponty in English, French and Italian
- O’Loughlin, Marjorie, 1995, "Intelligent Bodies and Ecological Subjectivities: Merleau-Ponty’s Corrective to Postmodernism’s “Subjects” of Education."
- Popen, Shari, 1995, "Merleau-Ponty Confronts Postmodernism: A Reply to O’Loughlin."
- Merleau-Ponty: Reckoning with the Possibility of an 'Other.'
- The Journal of French Philosophy — the online home of the Bulletin de la Société Américaine de Philosophie de Langue Française
- Online Merleau-Ponty Bibliography at PhilPapers.org
Referensi
- ↑ Johnson Lechte., 50 Fisluf Kontemporer, Yogyakarta: Kanisius, 2001
- ↑ Johnson Lechte., 50 Fisluf Kontemporer, Yogyakarta: Kanisius, 2001
- ↑ Maurice Merleau-Ponty. Phenomenology of Perception. Routledge. 2013-04-15. ISBN 978-1-135-71860-2.
- ↑ Maurice Merleau-Ponty. Phenomenology of Perception. Routledge. 2013-04-15. ISBN 978-1-135-71860-2.
- ↑ Maurice Merleau-Ponty. Humanism and Terror: The Communist Problem. Routledge. 2017-07-05. ISBN 978-1-351-51426-2.
- ↑ Johnson Lechte., 50 Fisluf Kontemporer, Yogyakarta: Kanisius, 2001
- ↑ Johnson Lechte., 50 Fisluf Kontemporer, Yogyakarta: Kanisius, 2001
- ↑ Johnson Lechte., 50 Fisluf Kontemporer, Yogyakarta: Kanisius, 2001
- ↑ Johnson Lechte., 50 Fisluf Kontemporer, Yogyakarta: Kanisius, 2001
- ↑ Johnson Lechte., 50 Fisluf Kontemporer, Yogyakarta: Kanisius, 2001
- ↑ Johnson Lechte., 50 Fisluf Kontemporer, Yogyakarta: Kanisius, 2001
- ↑ Maurice Merleau-Ponty. Phenomenology of Perception. Routledge. 2013-04-15. ISBN 978-1-135-71860-2.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28481173 (2025-11-14T07:24:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.