Lompat ke isi

Matahari terbenam: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29137722; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Sunset_2007-1.jpg|thumb|right|280px|Sunset 2007-1]]
'''Matahari terbenam''' atau '''swastamita''' adalah waktu di mana [[matahari]] menghilang di bawah garis [[cakrawala]] di sebelah [[barat]]. Warna merah di [[langit]] pada waktu Matahari terbenam dan terbit disebabkan oleh kombinasi [[hamburan Rayleigh]] warna biru dan tingkat kepadatan [[atmosfer]] [[bumi]].
'''Matahari terbenam''' atau '''swastamita''' adalah waktu di mana [[matahari]] menghilang di bawah garis [[cakrawala]] di sebelah [[barat]]. Warna merah di [[langit]] pada waktu Matahari terbenam dan terbit disebabkan oleh kombinasi [[hamburan Rayleigh]] warna biru dan tingkat kepadatan [[atmosfer]] [[bumi]].


== Pengukuran waktu ==
== Pengukuran waktu ==
 
Berdasarkan perhitungan astronomis, matahari dikatakan terbenam ketika titik tengah tampak matahari berada di 50 menit busur di bawah ufuk barat atau berada pada 90,833° dari titik [[zenit]].<ref>[http://aa.usno.navy.mil/faq/docs/RST_defs.php Rise, Set, and Twilight Definitions]. U.S. Naval Observatory.</ref> Hasil angka 50 menit busur di bawah ufuk barat diperoleh dari perhitungan jumlah rerata pembiasan atmosfer sebesar 34 [[menit busur]] yang ditambah dengan radius semu matahari di ufuk barat sebesar 16 menit busur. Secara sederhana, matahari dapat dinyatakan terbenam sesungguhnya ketika bagian atas piringan tampak matahari sudah berada di bawah ufuk barat.
Berdasarkan perhitungan astronomis, matahari dikatakan terbenam ketika titik tengah tampak matahari berada di 50 menit busur di bawah ufuk barat atau berada pada 90,833° dari titik [[zenit]]. Hasil angka 50 menit busur di bawah ufuk barat diperoleh dari perhitungan jumlah rerata pembiasan atmosfer sebesar 34 [[menit busur]] yang ditambah dengan radius semu matahari di ufuk barat sebesar 16 menit busur. Secara sederhana, matahari dapat dinyatakan terbenam sesungguhnya ketika bagian atas piringan tampak matahari sudah berada di bawah ufuk barat.
 


Waktu tepat matahari terbenam dapat bervariasi sepanjang tahun. Variasi waktu tersebut disebabkan oleh [[altitudo|ketinggian]], [[zona waktu]], dan [[sistem koordinat geografis|garis bujur & lintang]] suatu lokasi pengamatan matahari terbenam. Selain itu, variasi waktu tepat matahari terbenam dipengaruhi oleh [[kemiringan sumbu]] bumi, rotasi harian bumi, pergerakan planet pada orbit elips tahunannya terhadap matahari, serta revolusi bumi bersama bulan mengelilingi matahari. [[Analema]] matahari pun dapat digunakan untuk mengetahui variasi waktu tepat matahari terbenam.
Waktu tepat matahari terbenam dapat bervariasi sepanjang tahun. Variasi waktu tersebut disebabkan oleh [[altitudo|ketinggian]], [[zona waktu]], dan [[sistem koordinat geografis|garis bujur & lintang]] suatu lokasi pengamatan matahari terbenam. Selain itu, variasi waktu tepat matahari terbenam dipengaruhi oleh [[kemiringan sumbu]] bumi, rotasi harian bumi, pergerakan planet pada orbit elips tahunannya terhadap matahari, serta revolusi bumi bersama bulan mengelilingi matahari. [[Analema]] matahari pun dapat digunakan untuk mengetahui variasi waktu tepat matahari terbenam.
Baris 15: Baris 15:
== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
* [[Matahari terbit]]
* [[Matahari terbit]]
== Referensi ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
Baris 26: Baris 23:
== Galeri ==
== Galeri ==


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Matahari+terbenam&oldid=29137722 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29137722 (2026-04-17T17:49:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Matahari+terbenam&oldid=29137722 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29137722 (2026-04-17T17:49:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 23.08

Berkas:Sunset 2007-1.jpg
Sunset 2007-1

Matahari terbenam atau swastamita adalah waktu di mana matahari menghilang di bawah garis cakrawala di sebelah barat. Warna merah di langit pada waktu Matahari terbenam dan terbit disebabkan oleh kombinasi hamburan Rayleigh warna biru dan tingkat kepadatan atmosfer bumi.

Pengukuran waktu

Berdasarkan perhitungan astronomis, matahari dikatakan terbenam ketika titik tengah tampak matahari berada di 50 menit busur di bawah ufuk barat atau berada pada 90,833° dari titik zenit.[1] Hasil angka 50 menit busur di bawah ufuk barat diperoleh dari perhitungan jumlah rerata pembiasan atmosfer sebesar 34 menit busur yang ditambah dengan radius semu matahari di ufuk barat sebesar 16 menit busur. Secara sederhana, matahari dapat dinyatakan terbenam sesungguhnya ketika bagian atas piringan tampak matahari sudah berada di bawah ufuk barat.

Waktu tepat matahari terbenam dapat bervariasi sepanjang tahun. Variasi waktu tersebut disebabkan oleh ketinggian, zona waktu, dan garis bujur & lintang suatu lokasi pengamatan matahari terbenam. Selain itu, variasi waktu tepat matahari terbenam dipengaruhi oleh kemiringan sumbu bumi, rotasi harian bumi, pergerakan planet pada orbit elips tahunannya terhadap matahari, serta revolusi bumi bersama bulan mengelilingi matahari. Analema matahari pun dapat digunakan untuk mengetahui variasi waktu tepat matahari terbenam.

Di wilayah khatulistiwa dan sekitarnya, variasi waktu tepat matahari terbenam utamanya dipengaruhi oleh analema matahari. Sementara itu, variasi waktu tepat matahari terbenam di lintang tinggi disebabkan oleh kemiringan sumbu bumi sebesar 23,5°. Pada saat musim panas dan gugur, durasi waktu siang semakin hari semakin singkat dan waktu matahari terbenam menjadi lebih cepat hingga hari-hari sebelum titik balik matahari di musim dingin pada bulan Juni di belahan bumi selatan dan pada bulan Desember di belahan bumi utara. Setelah titik balik matahari di musim dingin hingga akhir musim semi, durasi waktu siang semakin hari semakin panjang dan waktu matahari terbenam menjadi lebih lama hingga hari-hari sebelum titik balik matahari di musim panas pada bulan Desember di belahan bumi selatan dan pada bulan Juni di belahan bumi utara.

Posisi matahari terbenam

Berdasarkan kajian astronomis, posisi matahari terbenam cenderung berada di arah barat daya setelah ekuinoks September hingga ekuinoks Maret dan sebaliknya cenderung terbenam di arah barat laut setelah ekuinoks Maret hingga ekuinoks September. Pada hari ekuinoks posisi matahari terbenam cenderung berada di arah barat sejati.

Lihat pula

Pranala luar

Galeri

Referensi

  1. Rise, Set, and Twilight Definitions. U.S. Naval Observatory.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29137722 (2026-04-17T17:49:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.