Lompat ke isi

Fenologi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26029938; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Fenologi''' (Yun. φαινόμενον, ''phainómenon'', "kejadian", "penampilan" dan ''-logie'') adalah [[ilmu]] yang mempelajari pengaruh [[iklim]] atau lingkungan sekitar terhadap penampilan suatu [[organisme]] atau [[populasi]]. Aspek utama yang dipelajari adalah bagaimana alam berubah sejalan dengan perjalanan siklus waktu/musim. Ilmu ini dapat dianggap sebagai bagian dari [[ekologi]] dan [[biogeografi]].
[[File:Olive_Phenology.png|thumb|right|280px|Olive Phenology]]


Salah satu keluaran yang dihasilkan dari kajian fenologi adalah '''kalender fenologi''', semacam penanggalan yang didasarkan pada penampilan/perilaku berbagai organisme. Sebagai misal, keluarnya [[laron]] dari lubang-lubang di tanah menandai dimulainya [[musim penghujan]] atau ramainya suara [[tonggeret]] menandakan bahwa musim penghujan telah berakhir.
'''Fenologi''' (Yun. φαινόμενον, ''phainómenon'', "kejadian", "penampilan" dan ''-logie'') adalah [[ilmu]] yang mempelajari pengaruh [[iklim]] atau lingkungan sekitar terhadap penampilan suatu [[organisme]] atau [[populasi]]. Aspek utama yang dipelajari adalah bagaimana alam berubah sejalan dengan perjalanan siklus waktu/musim.<ref>Irawan Bambang. [https://books.google.co.id/books?id=ms0REAAAQBAJ&printsec=frontcover&hl=id#v=onepage&q&f=false BULIAN (Eusideroxylon zwageri Teijsm. & Binn.) “KAYU BESI BORNEO DAN SUMATERA”]. PT Penerbit IPB Press. 2018. hlm. 159. ISBN 9786024405687.</ref> Ilmu ini dapat dianggap sebagai bagian dari [[ekologi]] dan [[biogeografi]].
 
Salah satu keluaran yang dihasilkan dari kajian fenologi adalah '''kalender fenologi''', semacam penanggalan yang didasarkan pada penampilan/perilaku berbagai organisme.<ref>[https://www.britannica.com/science/phenology phenology Definition & Examples]. ''Encyclopedia Britannica''.</ref> Sebagai misal, keluarnya [[laron]] dari lubang-lubang di tanah menandai dimulainya [[musim penghujan]] atau ramainya suara [[tonggeret]] menandakan bahwa musim penghujan telah berakhir.


Kalangan [[pertanian]] juga mempelajari fenologi untuk mengenal berbagai gejala yang muncul akibat penyakit fisiologis tertentu.
Kalangan [[pertanian]] juga mempelajari fenologi untuk mengenal berbagai gejala yang muncul akibat penyakit fisiologis tertentu.


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
* [[Pranata mangsa]]
* [[Pranata mangsa]]
==Referensi==


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fenologi&oldid=26029938 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26029938 (2024-07-14T02:51:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fenologi&oldid=26029938 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26029938 (2024-07-14T02:51:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 23.11

Olive Phenology

Fenologi (Yun. φαινόμενον, phainómenon, "kejadian", "penampilan" dan -logie) adalah ilmu yang mempelajari pengaruh iklim atau lingkungan sekitar terhadap penampilan suatu organisme atau populasi. Aspek utama yang dipelajari adalah bagaimana alam berubah sejalan dengan perjalanan siklus waktu/musim.[1] Ilmu ini dapat dianggap sebagai bagian dari ekologi dan biogeografi.

Salah satu keluaran yang dihasilkan dari kajian fenologi adalah kalender fenologi, semacam penanggalan yang didasarkan pada penampilan/perilaku berbagai organisme.[2] Sebagai misal, keluarnya laron dari lubang-lubang di tanah menandai dimulainya musim penghujan atau ramainya suara tonggeret menandakan bahwa musim penghujan telah berakhir.

Kalangan pertanian juga mempelajari fenologi untuk mengenal berbagai gejala yang muncul akibat penyakit fisiologis tertentu.

Lihat pula

Referensi

  1. Irawan Bambang. BULIAN (Eusideroxylon zwageri Teijsm. & Binn.) “KAYU BESI BORNEO DAN SUMATERA”. PT Penerbit IPB Press. 2018. hlm. 159. ISBN 9786024405687.
  2. phenology Definition & Examples. Encyclopedia Britannica.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26029938 (2024-07-14T02:51:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.