Lompat ke isi

Film horor: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29440455; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 8: Baris 8:
Sebelum [[Perang Dunia II]], film horor sebagian besar dibuat berdasarkan dari karya-karya [[sastra]] klasik bertema [[gotik]] / horor dari negara-negara Barat, seperti ''[[Drakula]]'' ([[1931]]), ''[[Frankenstein]]'' ([[1931]]), ''[[The Phantom of the Opera]]'' ([[1925]]), dan ''[[Dr Jekyll and Mr. Hyde]]'' ([[1941]]).
Sebelum [[Perang Dunia II]], film horor sebagian besar dibuat berdasarkan dari karya-karya [[sastra]] klasik bertema [[gotik]] / horor dari negara-negara Barat, seperti ''[[Drakula]]'' ([[1931]]), ''[[Frankenstein]]'' ([[1931]]), ''[[The Phantom of the Opera]]'' ([[1925]]), dan ''[[Dr Jekyll and Mr. Hyde]]'' ([[1941]]).


Dalam dunia perfilman yang lebih baru, film horor sering menarik inspirasi dari kegelisahan hidup yang timbul setelah [[Perang Dunia II]], sehingga terciptalah tiga sub-ragam yang berbeda namun saling berhubungan di [[Amerika Serikat]] di mana industri film horor berkembang sangat pesat. Ketiga sub-ragam tersebut adalah: [[horor-kepribadian]] seperti film ''[[Psycho]]'' ([[1960]]), [[horor-kiamat]] seperti film ''[[Invasion of The Body Snatchers]]'' ([[1956]]), dan [[horor-setan]] seperti film ''[[The Exorcist]]'' ([[1973]]). Dari sudut pandang industri film horor Amerika, sub-ragam yang terakhir dapat dilihat sebagai transisi modern dari film horor lama, di mana penekanan pada agen-agen supranatural yang membawa kengerian bagi dunia semakin diutamakan.
Dalam dunia perfilman yang lebih baru, film horor sering menarik inspirasi dari kegelisahan hidup yang timbul setelah [[Perang Dunia II]], sehingga terciptalah tiga sub-ragam yang berbeda namun saling berhubungan di [[Amerika Serikat]] di mana industri film horor berkembang sangat pesat. Ketiga sub-ragam tersebut adalah: [[horor-kepribadian]] seperti film ''[[Psycho]]'' ([[1960]]), [[horor-kiamat]] seperti film ''[[Invasion of The Body Snatchers]]'' ([[1956]]), dan [[horor-setan]] seperti film ''[[The Exorcist]]'' ([[1973]]). Dari sudut pandang industri film horor Amerika, sub-ragam yang terakhir dapat dilihat sebagai transisi modern dari film horor lama, di mana penekanan pada agen-agen supranatural yang membawa kengerian bagi dunia semakin diutamakan.<ref>Charles Derry. ''Dark Dreams: A Psychological History of the Modern Horror Film''. Macfarland. 1977.</ref>


Film horor umumnya telah diasosiasikan dengan [[kekerasan]], [[anggaran]] yang rendah (''[[B film]]''), dan [[eksploitasi]]. Namun nyatanya banyak [[sutradara]] film dari Amerika yang terkenal dan dihormati seperti [[Alfred Hitchcock]], [[Roman Polanski]], [[Stanley Kubrick]], [[John Carpenter]], [[William Friedkin]], [[Richard Donner]], dan [[Francis Ford Coppola]] telah menggarap setidaknya satu judul film dalam ragam yang unik ini. Para kritikus film horor kebanyakan menganalisis film ragam ini dari sudut pandang [[teori ragam]] dan [[teori auteur]].
Film horor umumnya telah diasosiasikan dengan [[kekerasan]], [[anggaran]] yang rendah (''[[B film]]''), dan [[eksploitasi]]. Namun nyatanya banyak [[sutradara]] film dari Amerika yang terkenal dan dihormati seperti [[Alfred Hitchcock]], [[Roman Polanski]], [[Stanley Kubrick]], [[John Carpenter]], [[William Friedkin]], [[Richard Donner]], dan [[Francis Ford Coppola]] telah menggarap setidaknya satu judul film dalam ragam yang unik ini. Para kritikus film horor kebanyakan menganalisis film ragam ini dari sudut pandang [[teori ragam]] dan [[teori auteur]].
Baris 16: Baris 16:
== Sejarah film horor ==
== Sejarah film horor ==
=== 1890-an - 1920-an ===
=== 1890-an - 1920-an ===
Penggambaran pertama kejadian-kejadian gaib dan supranatural muncul di beberapa [[film pendek]] [[film bisu|bisu]] yang dibuat oleh [[pionir]] film seperti [[Georges Méliès]] (sineas asal [[Prancis]]) pada akhir 1890-an, di mana filmnya yang paling menonjol adalah ''[[Le Manoir du diable]]'' ([[Bahasa Indonesia|BI]]: "''Rumah Iblis''") ([[1896]]) yang kadang-kadang disebut sebagai film horor pertama.<ref>[http://pages.emerson.edu/organizations/fas/latent_image/issues/1990-05/horror.htm Asal Mula Sebenarnya dari Film Horor]</ref> Proyek horornya yang lain adalah ''La Caverne maudite'' (alias "Gua Setan", BI: "Gua Terkutuk") ([[1898]]).<ref>[http://pages.emerson.edu/organizations/fas/latent_image/issues/1990-05/horror.htm Asal Mula Sebenarnya dari Film Horor]</ref> [[Film Jepang|Jepang]] mengawali film ragam horornya dengan ''[[Film Jepang|Bake Jizo]]'' dan ''[[Film Jepang|Shinin no Sosei]] '', keduanya dibuat tahun [[1898 dalam film|1898]].<ref>[http://www.seekjapan.jp/article-1/765/J-Horror:+An+Alternative+Guide Seek Japan:: J-Horror: Sebuah Panduan Alternatif]</ref> Pada [[1910 dalam film|1910]], [[Edison Studio]] (sebuah perusahaan film [[Amerika Serikat]]) memproduksi versi film pertama ''[[Frankenstein (film 1910)|Frankenstein]]'', film tersebut sempat [[Film hilang|hilang]] selama bertahun-tahun, tetapi kolektor film bernama Felix Alois Dettlaff Sr menemukan sebuah salinan dan merilisnya pada tahun [[1993 dalam film|1993]].<ref>[http://www.filmbuffonline.com/Features/EdisonsFrankenstein1.htm Frankenstein Edison]</ref>


Penggambaran pertama kejadian-kejadian gaib dan supranatural muncul di beberapa [[film pendek]] [[film bisu|bisu]] yang dibuat oleh [[pionir]] film seperti [[Georges Méliès]] (sineas asal [[Prancis]]) pada akhir 1890-an, di mana filmnya yang paling menonjol adalah ''[[Le Manoir du diable]]'' ([[Bahasa Indonesia|BI]]: "''Rumah Iblis''") ([[1896]]) yang kadang-kadang disebut sebagai film horor pertama. Proyek horornya yang lain adalah ''La Caverne maudite'' (alias "Gua Setan", BI: "Gua Terkutuk") ([[1898]]). [[Film Jepang|Jepang]] mengawali film ragam horornya dengan ''[[Film Jepang|Bake Jizo]]'' dan ''[[Film Jepang|Shinin no Sosei]] '', keduanya dibuat tahun [[1898 dalam film|1898]]. Pada [[1910 dalam film|1910]], [[Edison Studio]] (sebuah perusahaan film [[Amerika Serikat]]) memproduksi versi film pertama ''[[Frankenstein (film 1910)|Frankenstein]]'', film tersebut sempat [[Film hilang|hilang]] selama bertahun-tahun, tetapi kolektor film bernama Felix Alois Dettlaff Sr menemukan sebuah salinan dan merilisnya pada tahun [[1993 dalam film|1993]].
Awal abad ke-20 membawa banyak titik kemajuan dalam ragam horor, termasuk di sini adalah pertama kalinya sebuah sosok [[monster]] tampil di film-panjang horor, yaitu [[Quasimodo]], si [[bungkuk]] dari ''[[Notre-Dame]]'' yang telah muncul di [[novel]] karya [[Victor Hugo]], "[[Si Bongkok dari Notre Dame|Notre-Dame de Paris]]" (diterbitkan [[1831]]). Film yang menampilkan Quasimodo antara lain film-film dari sineas Prancis [[Alice Guy]] seperti ''Esmeralda'' ([[1906]]), ''The Hunchback'' ([[1909]]), ''The Love of a Hunchback'' ([[1910]]) dan ''Notre-Dame de Paris'' ([[1911]]).<ref>[http://www.moria.co.nz/horror/hunchback39.htm The Hunchback of Notre Dame (1939)- Moria The Science Fiction, Fantasy & Horror Review]</ref>


Awal abad ke-20 membawa banyak titik kemajuan dalam ragam horor, termasuk di sini adalah pertama kalinya sebuah sosok [[monster]] tampil di film-panjang horor, yaitu [[Quasimodo]], si [[bungkuk]] dari ''[[Notre-Dame]]'' yang telah muncul di [[novel]] karya [[Victor Hugo]], "[[Si Bongkok dari Notre Dame|Notre-Dame de Paris]]" (diterbitkan [[1831]]). Film yang menampilkan Quasimodo antara lain film-film dari sineas Prancis [[Alice Guy]] seperti ''Esmeralda'' ([[1906]]), ''The Hunchback'' ([[1909]]), ''The Love of a Hunchback'' ([[1910]]) dan ''Notre-Dame de Paris'' ([[1911]]).
'Film horor' sebagai fitur film pada awalnya banyak diciptakan oleh sineas [[Film Jerman|Jerman]] pada tahun 1910-an dan 1920-an, dalam era film [[Ekspresionisme Jerman|Ekspresionis Jerman]]. Banyak dari film-film tersebut secara signifikan memengaruhi film-film ''[[Hollywood]]'' di kemudian hari, film besutan [[Paul Wegener]] berjudul ''[[The Golem (film 1915)|The Golem]]'' ([[1915]]) adalah salah satunya. Pada tahun [[1920]], [[Robert Wiene]] menyutradarai ''[[The Cabinet of Dr. Caligari (film 1920)|The Cabinet of Dr. Caligari]]'', dengan gaya [[Ekspresionisme|ekspresionisnya]]. Gaya ekspresionis tersebut akan memengaruhi banyak sineas, seperti [[Orson Welles]] sampai [[Tim Burton]] (dari [[Amerika Serikat]]), dan banyak lagi selama beberapa dekade. Era ekspresionis ini juga telah menghasilkan film fitur bertema [[vampir]] yang pertama, yaitu film ''[[Nosferatu]]'' karya [[FW Murnau]] tahun [[1922]], sebuah adaptasi yang tidak sah dari novel ''[[Dracula]] '' karya [[Bram Stoker]].<ref>[https://web.archive.org/web/20020306120456/http://silentmoviemonsters.tripod.com/germanexpressionism.html Ekspresionisme Jerman]</ref>


'Film horor' sebagai fitur film pada awalnya banyak diciptakan oleh sineas [[Film Jerman|Jerman]] pada tahun 1910-an dan 1920-an, dalam era film [[Ekspresionisme Jerman|Ekspresionis Jerman]]. Banyak dari film-film tersebut secara signifikan memengaruhi film-film ''[[Hollywood]]'' di kemudian hari, film besutan [[Paul Wegener]] berjudul ''[[The Golem (film 1915)|The Golem]]'' ([[1915]]) adalah salah satunya. Pada tahun [[1920]], [[Robert Wiene]] menyutradarai ''[[The Cabinet of Dr. Caligari (film 1920)|The Cabinet of Dr. Caligari]]'', dengan gaya [[Ekspresionisme|ekspresionisnya]]. Gaya ekspresionis tersebut akan memengaruhi banyak sineas, seperti [[Orson Welles]] sampai [[Tim Burton]] (dari [[Amerika Serikat]]), dan banyak lagi selama beberapa dekade. Era ekspresionis ini juga telah menghasilkan film fitur bertema [[vampir]] yang pertama, yaitu film ''[[Nosferatu]]'' karya [[FW Murnau]] tahun [[1922]], sebuah adaptasi yang tidak sah dari novel ''[[Dracula]] '' karya [[Bram Stoker]].
Perkembangan film horor diikuti di film [[drama]] ''Hollywood'' awal yang bereksperimen dengan tema horor, termasuk film versi ''Hollywood'' dari ''[[The Hunchback of Notre Dame (film 1923)|The Hunchback of Notre Dame]]'' ([[1923]]) dan film ''[[The Monster (film 1925)|The Monster]]'' ([[1925]]), di mana keduanya dibintangi oleh [[Lon Chaney, Sr]] yang dikenal sebagai [[aktor]] film horor pertama di [[Amerika Serikat]]. Perannya yang paling terkenal adalah sebagai ''Phantom'' dalam film ''[[The Phantom of the Opera (film 1925)|The Phantom of the Opera]]'' ([[1925]]).<ref>[http://www.filmsite.org/horrorfilms.html Film-film Horor]</ref> Perkembangan selanjutnya diikuti oleh film-film horor dari perusahaan film [[Universal]], yang kemudian mengikuti rilisnya film tersebut dengan film-film horor terkenal seperti ''[[Dracula (film 1931)|Dracula]]'' (1931), ''[[Frankenstein (film 1931)|Frankenstein]]'' (1931), ''[[The Mummy (film 1932)|The Mummy]]'' ([[1932]]), ''[[Bride of Frankenstein]]'' ([[1935]]), ''[[Werewolf of London]]'' ([[1935]]), ''[[Son of Frankenstein]]'' ([[1939]]), ''[[The Invisible Man (film 1933)|The Invisible Man]]'' ([[1933]]), ''[[The Wolf Man (film 1941)|The Wolf Man]]'' ([[1941]]), dan ''[[Creature from the Black Lagoon]]'' ([[1954]]). Dengan serombongan tokoh [[monster]]nya yang ikonik, perusahaan ''Universal'' akan menciptakan kesan mendalam di generasi penggemar film di seluruh dunia.
 
Perkembangan film horor diikuti di film [[drama]] ''Hollywood'' awal yang bereksperimen dengan tema horor, termasuk film versi ''Hollywood'' dari ''[[The Hunchback of Notre Dame (film 1923)|The Hunchback of Notre Dame]]'' ([[1923]]) dan film ''[[The Monster (film 1925)|The Monster]]'' ([[1925]]), di mana keduanya dibintangi oleh [[Lon Chaney, Sr]] yang dikenal sebagai [[aktor]] film horor pertama di [[Amerika Serikat]]. Perannya yang paling terkenal adalah sebagai ''Phantom'' dalam film ''[[The Phantom of the Opera (film 1925)|The Phantom of the Opera]]'' ([[1925]]). Perkembangan selanjutnya diikuti oleh film-film horor dari perusahaan film [[Universal]], yang kemudian mengikuti rilisnya film tersebut dengan film-film horor terkenal seperti ''[[Dracula (film 1931)|Dracula]]'' (1931), ''[[Frankenstein (film 1931)|Frankenstein]]'' (1931), ''[[The Mummy (film 1932)|The Mummy]]'' ([[1932]]), ''[[Bride of Frankenstein]]'' ([[1935]]), ''[[Werewolf of London]]'' ([[1935]]), ''[[Son of Frankenstein]]'' ([[1939]]), ''[[The Invisible Man (film 1933)|The Invisible Man]]'' ([[1933]]), ''[[The Wolf Man (film 1941)|The Wolf Man]]'' ([[1941]]), dan ''[[Creature from the Black Lagoon]]'' ([[1954]]). Dengan serombongan tokoh [[monster]]nya yang ikonik, perusahaan ''Universal'' akan menciptakan kesan mendalam di generasi penggemar film di seluruh dunia.
 
== Referensi ==


==Bacaan lanjutan==
==Bacaan lanjutan==
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Film+horor&oldid=29440455 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29440455 (2026-07-10T14:35:13Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Film+horor&oldid=29440455 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29440455 (2026-07-10T14:35:13Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 10.21

Film horor adalah sebuah genre film yang berusaha untuk memancing emosi berupa ketakutan atau rasa jijik dari penontonnya. Alur cerita mereka sering melibatkan tema-tema kematian, supranatural, atau penyakit mental. Banyak cerita film horor yang berpusat pada sebuah tokoh antagonis tertentu yang jahat.

Film horor sering kali mengeksplorasi materi pelajaran yang gelap dan mungkin berhubungan dengan topik atau tema yang melampaui batas. Elemen luas termasuk monster, peristiwa apokaliptik, dan kepercayaan agama atau rakyat. Teknik sinematik yang digunakan dalam film horor telah terbukti memancing reaksi psikologis penonton. Film horor telah ada selama lebih dari satu abad. Inspirasi awal dari sebelum pengembangan film termasuk cerita rakyat, kepercayaan agama dan takhayul budaya yang berbeda, dan sastra Gotik dan horor dari penulis seperti Edgar Allan Poe, Bram Stoker, dan Mary Shelley.

Banyak subgenre film horor bermunculan dalam dekade-dekade berikutnya, termasuk horor tubuh, horor komedi, horor erotis, horor jagal, film splatter, horor adikodrati, dan horor psikologis. Genre ini telah diproduksi di seluruh dunia, dengan konten dan gaya yang bervariasi antarwilayah. Film horor sangat populer dalam perfilman Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan, Meksiko, Thailand, Indonesia dan di antara negara-negara lainnya.

Latar belakang

Sebelum Perang Dunia II, film horor sebagian besar dibuat berdasarkan dari karya-karya sastra klasik bertema gotik / horor dari negara-negara Barat, seperti Drakula (1931), Frankenstein (1931), The Phantom of the Opera (1925), dan Dr Jekyll and Mr. Hyde (1941).

Dalam dunia perfilman yang lebih baru, film horor sering menarik inspirasi dari kegelisahan hidup yang timbul setelah Perang Dunia II, sehingga terciptalah tiga sub-ragam yang berbeda namun saling berhubungan di Amerika Serikat di mana industri film horor berkembang sangat pesat. Ketiga sub-ragam tersebut adalah: horor-kepribadian seperti film Psycho (1960), horor-kiamat seperti film Invasion of The Body Snatchers (1956), dan horor-setan seperti film The Exorcist (1973). Dari sudut pandang industri film horor Amerika, sub-ragam yang terakhir dapat dilihat sebagai transisi modern dari film horor lama, di mana penekanan pada agen-agen supranatural yang membawa kengerian bagi dunia semakin diutamakan.[1]

Film horor umumnya telah diasosiasikan dengan kekerasan, anggaran yang rendah (B film), dan eksploitasi. Namun nyatanya banyak sutradara film dari Amerika yang terkenal dan dihormati seperti Alfred Hitchcock, Roman Polanski, Stanley Kubrick, John Carpenter, William Friedkin, Richard Donner, dan Francis Ford Coppola telah menggarap setidaknya satu judul film dalam ragam yang unik ini. Para kritikus film horor kebanyakan menganalisis film ragam ini dari sudut pandang teori ragam dan teori auteur.

Beberapa film horor memasukkan unsur-unsur ragam lain seperti fiksi ilmiah, fantasi, mockumentary, komedi hitam, dan cerita getaran, yang menciptakan sebuah perpaduan atau sub-ragam yang baru.

Sejarah film horor

1890-an - 1920-an

Penggambaran pertama kejadian-kejadian gaib dan supranatural muncul di beberapa film pendek bisu yang dibuat oleh pionir film seperti Georges Méliès (sineas asal Prancis) pada akhir 1890-an, di mana filmnya yang paling menonjol adalah Le Manoir du diable (BI: "Rumah Iblis") (1896) yang kadang-kadang disebut sebagai film horor pertama.[2] Proyek horornya yang lain adalah La Caverne maudite (alias "Gua Setan", BI: "Gua Terkutuk") (1898).[3] Jepang mengawali film ragam horornya dengan Bake Jizo dan Shinin no Sosei , keduanya dibuat tahun 1898.[4] Pada 1910, Edison Studio (sebuah perusahaan film Amerika Serikat) memproduksi versi film pertama Frankenstein, film tersebut sempat hilang selama bertahun-tahun, tetapi kolektor film bernama Felix Alois Dettlaff Sr menemukan sebuah salinan dan merilisnya pada tahun 1993.[5]

Awal abad ke-20 membawa banyak titik kemajuan dalam ragam horor, termasuk di sini adalah pertama kalinya sebuah sosok monster tampil di film-panjang horor, yaitu Quasimodo, si bungkuk dari Notre-Dame yang telah muncul di novel karya Victor Hugo, "Notre-Dame de Paris" (diterbitkan 1831). Film yang menampilkan Quasimodo antara lain film-film dari sineas Prancis Alice Guy seperti Esmeralda (1906), The Hunchback (1909), The Love of a Hunchback (1910) dan Notre-Dame de Paris (1911).[6]

'Film horor' sebagai fitur film pada awalnya banyak diciptakan oleh sineas Jerman pada tahun 1910-an dan 1920-an, dalam era film Ekspresionis Jerman. Banyak dari film-film tersebut secara signifikan memengaruhi film-film Hollywood di kemudian hari, film besutan Paul Wegener berjudul The Golem (1915) adalah salah satunya. Pada tahun 1920, Robert Wiene menyutradarai The Cabinet of Dr. Caligari, dengan gaya ekspresionisnya. Gaya ekspresionis tersebut akan memengaruhi banyak sineas, seperti Orson Welles sampai Tim Burton (dari Amerika Serikat), dan banyak lagi selama beberapa dekade. Era ekspresionis ini juga telah menghasilkan film fitur bertema vampir yang pertama, yaitu film Nosferatu karya FW Murnau tahun 1922, sebuah adaptasi yang tidak sah dari novel Dracula karya Bram Stoker.[7]

Perkembangan film horor diikuti di film drama Hollywood awal yang bereksperimen dengan tema horor, termasuk film versi Hollywood dari The Hunchback of Notre Dame (1923) dan film The Monster (1925), di mana keduanya dibintangi oleh Lon Chaney, Sr yang dikenal sebagai aktor film horor pertama di Amerika Serikat. Perannya yang paling terkenal adalah sebagai Phantom dalam film The Phantom of the Opera (1925).[8] Perkembangan selanjutnya diikuti oleh film-film horor dari perusahaan film Universal, yang kemudian mengikuti rilisnya film tersebut dengan film-film horor terkenal seperti Dracula (1931), Frankenstein (1931), The Mummy (1932), Bride of Frankenstein (1935), Werewolf of London (1935), Son of Frankenstein (1939), The Invisible Man (1933), The Wolf Man (1941), dan Creature from the Black Lagoon (1954). Dengan serombongan tokoh monsternya yang ikonik, perusahaan Universal akan menciptakan kesan mendalam di generasi penggemar film di seluruh dunia.

Bacaan lanjutan

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29440455 (2026-07-10T14:35:13Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.