Lompat ke isi

Kajian observasional: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26793891; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Dalam beberapa bidang ilmu seperti [[epidemiologi]], [[ilmu sosial]], [[psikologi]], dan [[statistika]], '''kajian observasional''' atau '''penelitian observasional''' menarik kesimpulan dari [[Sampel (statistika)|sampel]] ke [[Populasi (statistika)|populasi]] yang [[Variabel dependen dan independen|variabel independen]]<nowiki/>nya tidak berada di bawah [[Pengendalian ilmiah|kendali]] peneliti karena masalah etika atau kendala logistik. Salah satu penelitian observasional yang umum dilakukan adalah mengamati kemungkinan efek perlakuan pada subjek, dengan pembagian subjek ke dalam kelompok perlakuan dan kelompok kontrol berada di luar kendali peneliti. Hal ini berbeda dengan [[Percobaan|eksperimen]], seperti [[uji acak terkendali]], yang setiap subjeknya secara acak dibagi ke kelompok perlakuan atau kelompok kontrol. Penelitian observasional, karena tidak memiliki mekanisme pengelompokan, secara alamiah menghadirkan kesulitan untuk analisis inferensial.
Dalam beberapa bidang ilmu seperti [[epidemiologi]], [[ilmu sosial]], [[psikologi]], dan [[statistika]], '''kajian observasional''' atau '''penelitian observasional''' menarik kesimpulan dari [[Sampel (statistika)|sampel]] ke [[Populasi (statistika)|populasi]] yang [[Variabel dependen dan independen|variabel independen]]<nowiki/>nya tidak berada di bawah [[Pengendalian ilmiah|kendali]] peneliti karena masalah etika atau kendala logistik. Salah satu penelitian observasional yang umum dilakukan adalah mengamati kemungkinan efek perlakuan pada subjek, dengan pembagian subjek ke dalam kelompok perlakuan dan kelompok kontrol berada di luar kendali peneliti.<ref>[http://www.medicine.ox.ac.uk:80/bandolier/booth/glossary/observ.html Observational study].</ref><ref>[https://archive.org/details/dictionaryofepid0000unse A Dictionary of Epidemiology]. Oxford University Press. 2008. ISBN 9780195314496.</ref> Hal ini berbeda dengan [[Percobaan|eksperimen]], seperti [[uji acak terkendali]], yang setiap subjeknya secara acak dibagi ke kelompok perlakuan atau kelompok kontrol. Penelitian observasional, karena tidak memiliki mekanisme pengelompokan, secara alamiah menghadirkan kesulitan untuk analisis inferensial.


== Tipe ==
== Tipe ==
* [[Penelitian kasus-kontrol]]: penelitian yang awalnya dikembangkan dalam epidemiologi; dua kelompok yang memiliki keluaran berbeda  diidentifikasi dan dibandingkan dengan beberapa atribut kausal yang diduga.
* [[Penelitian kasus-kontrol]]: penelitian yang awalnya dikembangkan dalam epidemiologi; dua kelompok yang memiliki keluaran berbeda  diidentifikasi dan dibandingkan dengan beberapa atribut kausal yang diduga.
* [[Penelitian potong-lintang]]: melibatkan pengumpulan data dari populasi, atau subset yang representatif, pada satu titik waktu tertentu.
* [[Penelitian potong-lintang]]: melibatkan pengumpulan data dari populasi, atau subset yang representatif, pada satu titik waktu tertentu.
Baris 8: Baris 7:


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kajian+observasional&oldid=26793891 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26793891 (2025-01-15T02:10:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kajian+observasional&oldid=26793891 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26793891 (2025-01-15T02:10:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 04.07

Dalam beberapa bidang ilmu seperti epidemiologi, ilmu sosial, psikologi, dan statistika, kajian observasional atau penelitian observasional menarik kesimpulan dari sampel ke populasi yang variabel independennya tidak berada di bawah kendali peneliti karena masalah etika atau kendala logistik. Salah satu penelitian observasional yang umum dilakukan adalah mengamati kemungkinan efek perlakuan pada subjek, dengan pembagian subjek ke dalam kelompok perlakuan dan kelompok kontrol berada di luar kendali peneliti.[1][2] Hal ini berbeda dengan eksperimen, seperti uji acak terkendali, yang setiap subjeknya secara acak dibagi ke kelompok perlakuan atau kelompok kontrol. Penelitian observasional, karena tidak memiliki mekanisme pengelompokan, secara alamiah menghadirkan kesulitan untuk analisis inferensial.

Tipe

  • Penelitian kasus-kontrol: penelitian yang awalnya dikembangkan dalam epidemiologi; dua kelompok yang memiliki keluaran berbeda diidentifikasi dan dibandingkan dengan beberapa atribut kausal yang diduga.
  • Penelitian potong-lintang: melibatkan pengumpulan data dari populasi, atau subset yang representatif, pada satu titik waktu tertentu.
  • Penelitian longitudinal: penelitian korelasional yang melibatkan pengamatan berulang dari variabel-variabel yang sama dalam periode waktu yang lama. Penelitian kohort dan analisis panel merupakan bentuk khusus dari penelitian longitudinal.

Referensi

  1. Observational study.
  2. A Dictionary of Epidemiology. Oxford University Press. 2008. ISBN 9780195314496.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26793891 (2025-01-15T02:10:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.