Lompat ke isi

Efek "perempuan hebat": Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 23099488; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Efek wanita hebat''' adalah fenomena yang ditemukan dalam penelitian psikologis dan sosiologis yang menunjukkan bahwa orang mengasosiasikan lebih banyak atribut positif kepada [[wanita]] dibandingkan dengan [[pria]]. Bias ini mencerminkan bias emosional terhadap perempuan sebagai kasus umum. [[Frasa]] ini diciptakan oleh [[Alice Eagly]] dan [[Antonio Mladinic]] pada tahun 1994 setelah menemukan bahwa pria dan wanita cenderung memberikan sifat positif pada wanita, dengan peserta wanita menunjukkan bias yang jauh lebih jelas. Sifat-sifat positif diberikan kepada laki-laki oleh peserta dari kedua jenis kelamin, tetapi pada tingkat yang jauh lebih rendah.
'''Efek wanita hebat''' adalah fenomena yang ditemukan dalam penelitian psikologis dan sosiologis yang menunjukkan bahwa orang mengasosiasikan lebih banyak atribut positif kepada [[wanita]] dibandingkan dengan [[pria]]. Bias ini mencerminkan bias emosional terhadap perempuan sebagai kasus umum. [[Frasa]] ini diciptakan oleh [[Alice Eagly]] dan [[Antonio Mladinic]] pada tahun 1994 setelah menemukan bahwa pria dan wanita cenderung memberikan sifat positif pada wanita, dengan peserta wanita menunjukkan bias yang jauh lebih jelas. Sifat-sifat positif diberikan kepada laki-laki oleh peserta dari kedua jenis kelamin, tetapi pada tingkat yang jauh lebih rendah.


Para penulis menduga bahwa evaluasi umum yang positif terhadap perempuan mungkin berasal dari hubungan antara perempuan dengan karakteristik pengasuhan. Bias ini disarankan sebagai bentuk misandry/'misogini kebajikan', yang menjadi konsep dalam kerangka teoretis [[seksisme ambivalen]].
Para penulis menduga bahwa evaluasi umum yang positif terhadap perempuan mungkin berasal dari hubungan antara perempuan dengan karakteristik pengasuhan. Bias ini disarankan sebagai bentuk misandry/'misogini kebajikan', yang menjadi konsep dalam kerangka teoretis [[seksisme ambivalen]].<ref>Peter Glick. ''An ambivalent alliance: Hostile and benevolent sexism as complementary justifications for gender inequality''. ''American Psychologist''. 2001. Vol. 56 (2). hlm. 109–118. doi:10.1037/0003-066X.56.2.109.</ref>
 
== Referensi ==
 


==Bacaan lanjutan==
==Bacaan lanjutan==
* Anderson, Kristin J., ''Modern Misogyny: Anti-Feminism in a Post-Feminist Era'' :  (Oxford University Press, 2014).
* Anderson, Kristin J., ''Modern Misogyny: Anti-Feminism in a Post-Feminist Era'' :  (Oxford University Press, 2014).  
*
*
*
*  
*
*


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Efek+%22perempuan+hebat%22&oldid=23099488 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 23099488 (2023-03-11T16:46:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Efek+%22perempuan+hebat%22&oldid=23099488 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 23099488 (2023-03-11T16:46:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 04.07

Efek wanita hebat adalah fenomena yang ditemukan dalam penelitian psikologis dan sosiologis yang menunjukkan bahwa orang mengasosiasikan lebih banyak atribut positif kepada wanita dibandingkan dengan pria. Bias ini mencerminkan bias emosional terhadap perempuan sebagai kasus umum. Frasa ini diciptakan oleh Alice Eagly dan Antonio Mladinic pada tahun 1994 setelah menemukan bahwa pria dan wanita cenderung memberikan sifat positif pada wanita, dengan peserta wanita menunjukkan bias yang jauh lebih jelas. Sifat-sifat positif diberikan kepada laki-laki oleh peserta dari kedua jenis kelamin, tetapi pada tingkat yang jauh lebih rendah.

Para penulis menduga bahwa evaluasi umum yang positif terhadap perempuan mungkin berasal dari hubungan antara perempuan dengan karakteristik pengasuhan. Bias ini disarankan sebagai bentuk misandry/'misogini kebajikan', yang menjadi konsep dalam kerangka teoretis seksisme ambivalen.[1]

Bacaan lanjutan

  • Anderson, Kristin J., Modern Misogyny: Anti-Feminism in a Post-Feminist Era : (Oxford University Press, 2014).

Referensi

  1. Peter Glick. An ambivalent alliance: Hostile and benevolent sexism as complementary justifications for gender inequality. American Psychologist. 2001. Vol. 56 (2). hlm. 109–118. doi:10.1037/0003-066X.56.2.109.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 23099488 (2023-03-11T16:46:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.