Lompat ke isi

Penggerbangan (komunikasi): Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 25645515; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Penggerbangan''' atau '''tata gerbang''' () adalah proses yang melaluinya informasi disaring untuk [[Diseminasi|disebarluaskan]], baik untuk penerbitan, penyiaran, [[internet]], atau cara komunikasi yang lain. Proses ini juga dapat disebut sebagai '''penjagaan gerbang''', '''pemagaran''', '''penyaringan''', '''gerbang saring''', atau '''pembawaban'''. Teori akademis tentang penggerbangan dapat ditemukan di berbagai bidang kajian, termasuk [[kajian komunikasi]], [[kewartawanan]], [[ilmu politik]], dan [[sosiologi]]. Penggerbangan awalnya bertumpu pada media massa dengan dinamikanya yang sedikit ke banyak. Pada saat ini, teori penggerbangan juga membahas komunikasi tatap muka dan dinamika banyak ke banyak yang ada di internet. Psikolog sosial, [[Kurt Lewin]], pertama kali menerapkan teori penggerbangan pada tahun 1943. Penggerbangan terjadi di semua tingkat struktur media mulai dari [[Reporter|naralapor]] yang memutuskan sumber mana yang disajikan dalam berita utama hingga redaktur yang memilih berita mana yang akan dicetak atau diliput. Hal ini termasuk, tetapi tidak terbatas kepada pemilik saluran media dan pengiklan.
[[File:Iron_gate_leading_nowhere.jpg|thumb|right|280px|Iron gate leading nowhere]]
 
'''Penggerbangan''' atau '''tata gerbang''' () adalah proses yang melaluinya informasi disaring untuk [[Diseminasi|disebarluaskan]], baik untuk penerbitan, penyiaran, [[internet]], atau cara komunikasi yang lain. Proses ini juga dapat disebut sebagai '''penjagaan gerbang''', '''pemagaran''', '''penyaringan''', '''gerbang saring''', atau '''pembawaban'''. Teori akademis tentang penggerbangan dapat ditemukan di berbagai bidang kajian, termasuk [[kajian komunikasi]], [[kewartawanan]], [[ilmu politik]], dan [[sosiologi]].<ref>K Barzilai-Nahon. ''Gatekeeping: A critical review''. ''Annual Review of Information Science and Technology''. 2009. Vol. 43. hlm. 433–478. doi:10.1002/aris.2009.1440430117.</ref> Penggerbangan awalnya bertumpu pada media massa dengan dinamikanya yang sedikit ke banyak. Pada saat ini, teori penggerbangan juga membahas komunikasi tatap muka dan dinamika banyak ke banyak yang ada di internet. Psikolog sosial, [[Kurt Lewin]], pertama kali menerapkan teori penggerbangan pada tahun 1943.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penggerbangan+%28komunikasi%29&oldid=25645515 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Penggerbangan terjadi di semua tingkat struktur media mulai dari [[Reporter|naralapor]] yang memutuskan sumber mana yang disajikan dalam berita utama hingga redaktur yang memilih berita mana yang akan dicetak atau diliput. Hal ini termasuk, tetapi tidak terbatas kepada pemilik saluran media dan pengiklan.


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
* [[Model propaganda]]
* [[Model propaganda]]
* [[Penyensoran]]
* [[Penyensoran]]
Baris 13: Baris 14:
* ''[[Spin (film 1995)|Spin]]'', dokumenter tahun 1995 yang menggunakan tangkapan rekaman satelit mentah untuk mengilustrasikan penggerbangan dan [[penyensoran]] berita televisi
* ''[[Spin (film 1995)|Spin]]'', dokumenter tahun 1995 yang menggunakan tangkapan rekaman satelit mentah untuk mengilustrasikan penggerbangan dan [[penyensoran]] berita televisi


== Rujukan ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penggerbangan+%28komunikasi%29&oldid=25645515 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25645515 (2024-04-30T03:00:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penggerbangan+%28komunikasi%29&oldid=25645515 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25645515 (2024-04-30T03:00:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 04.08

Iron gate leading nowhere

Penggerbangan atau tata gerbang () adalah proses yang melaluinya informasi disaring untuk disebarluaskan, baik untuk penerbitan, penyiaran, internet, atau cara komunikasi yang lain. Proses ini juga dapat disebut sebagai penjagaan gerbang, pemagaran, penyaringan, gerbang saring, atau pembawaban. Teori akademis tentang penggerbangan dapat ditemukan di berbagai bidang kajian, termasuk kajian komunikasi, kewartawanan, ilmu politik, dan sosiologi.[1] Penggerbangan awalnya bertumpu pada media massa dengan dinamikanya yang sedikit ke banyak. Pada saat ini, teori penggerbangan juga membahas komunikasi tatap muka dan dinamika banyak ke banyak yang ada di internet. Psikolog sosial, Kurt Lewin, pertama kali menerapkan teori penggerbangan pada tahun 1943.[2] Penggerbangan terjadi di semua tingkat struktur media mulai dari naralapor yang memutuskan sumber mana yang disajikan dalam berita utama hingga redaktur yang memilih berita mana yang akan dicetak atau diliput. Hal ini termasuk, tetapi tidak terbatas kepada pemilik saluran media dan pengiklan.

Lihat pula

Referensi

  1. K Barzilai-Nahon. Gatekeeping: A critical review. Annual Review of Information Science and Technology. 2009. Vol. 43. hlm. 433–478. doi:10.1002/aris.2009.1440430117.
  2. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25645515 (2024-04-30T03:00:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.