Lompat ke isi

Pajanan ganda: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29320979; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 6: Baris 6:


==Fotografi pemidang tilik ganda bersejarah==
==Fotografi pemidang tilik ganda bersejarah==
 
Dalam teknik sejarah kronofotografi, yang berasal dari [[era Victoria]], serangkaian foto secara instan diambil dalam interval waktu yang singkat dan sama.<ref>[https://www.biodiversitylibrary.org/item/35762#page/463/mode/1up Annual report of the Board of Regents of the Smithsonian Institution]. Smithsonian Institution. 1901. hlm. 317.</ref> Foto-foto ini dapat dilapis untuk sebuah cetakan pemidang tilik ganda.
 
Dalam teknik sejarah kronofotografi, yang berasal dari [[era Victoria]], serangkaian foto secara instan diambil dalam interval waktu yang singkat dan sama. Foto-foto ini dapat dilapis untuk sebuah cetakan pemidang tilik ganda.


==Teknik pemidang tilik ganda==
==Teknik pemidang tilik ganda==
===Analog===
===Analog===
Dalam [[fotografi]] dan [[sinematografi]], pemidang tilik ganda adalah teknik dengan rana kamera dibuka lebih dari satu kali untuk mengekspos film berkali-kali, biasanya dalam gambar yang berbeda. Gambar yang dihasilkan berisi gambar/gambar-gambar berikutnya yang [[ditindihtepatkan]] di atas gambar aslinya. Teknik ini terkadang digunakan sebagai efek visual artistik dan dapat digunakan untuk membuat gambar hantu atau menambahkan orang dan objek ke dalam adegan asli yang tidak terdapat hal itu. Hal ini sering digunakan dalam fotografi [[hoax]].
Dalam [[fotografi]] dan [[sinematografi]], pemidang tilik ganda adalah teknik dengan rana kamera dibuka lebih dari satu kali untuk mengekspos film berkali-kali, biasanya dalam gambar yang berbeda. Gambar yang dihasilkan berisi gambar/gambar-gambar berikutnya yang [[ditindihtepatkan]] di atas gambar aslinya. Teknik ini terkadang digunakan sebagai efek visual artistik dan dapat digunakan untuk membuat gambar hantu atau menambahkan orang dan objek ke dalam adegan asli yang tidak terdapat hal itu. Hal ini sering digunakan dalam fotografi [[hoax]].


Baris 25: Baris 21:


===Digital===
===Digital===
Teknologi digital memungkinkan gambar ditumpangkan satu sama lain dengan menggunakan perangkat lunak [[penyunting grafis|penyunting foto]], seperti [[Adobe Photoshop]] atau [[GIMP]]. Hal ini memungkinkan opasitas gambar untuk diubah dan untuk gambar dilapiskan di atas gambar lain. Hal itu juga dapat mengatur layer ke dalam ''multiply mode'', yang 'menambahkan' warna bersama-sama daripada membuat warna gambar menjadi pucat dan tembus cahaya.
Teknologi digital memungkinkan gambar ditumpangkan satu sama lain dengan menggunakan perangkat lunak [[penyunting grafis|penyunting foto]], seperti [[Adobe Photoshop]] atau [[GIMP]]. Hal ini memungkinkan opasitas gambar untuk diubah dan untuk gambar dilapiskan di atas gambar lain. Hal itu juga dapat mengatur layer ke dalam ''multiply mode'', yang 'menambahkan' warna bersama-sama daripada membuat warna gambar menjadi pucat dan tembus cahaya.


Banyak kamera SLR digital memungkinkan beberapa pajanan dibuat pada gambar yang sama di dalam kamera tanpa memerlukan perangkat lunak eksternal apa pun. Dan beberapa [[kamera prosumer]] dapat mengambil beberapa pajanan berturut-turut (terkadang hingga sembilan) dalam satu bingkai dan dalam satu ambilan. Hal ini sama dengan [[Fotografi HDR|pencitraan jangkauan dinamis tinggi]], yang mengambil beberapa ambilan dalam satu tangkapan beruntun, lalu menggabungkan semua ambilan yang tepat ke dalam satu bingkai.
Banyak kamera SLR digital memungkinkan beberapa pajanan dibuat pada gambar yang sama di dalam kamera tanpa memerlukan perangkat lunak eksternal apa pun. Dan beberapa [[kamera prosumer]] dapat mengambil beberapa pajanan berturut-turut (terkadang hingga sembilan) dalam satu bingkai dan dalam satu ambilan. Hal ini sama dengan [[Fotografi HDR|pencitraan jangkauan dinamis tinggi]], yang mengambil beberapa ambilan dalam satu tangkapan beruntun, lalu menggabungkan semua ambilan yang tepat ke dalam satu bingkai.<ref>[http://www.ephotozine.com/article/ge-x600-bridge-camera-review-20633 GE X600 Bridge Camera Review].</ref>


==Adopsi dalam seni rupa==
==Adopsi dalam seni rupa==
Selain penggunaan fotografi langsung dari teknik ini, karya [[seni rupa]] para seniman telah terinspirasi oleh efek pajanan multipel. Contohnya termasuk lukisan cat minyak di atas kanvas karya [[Joan Semmel]] yaitu "Transitions" dari tahun 2012, dan akrilik di atas kanvas karya [[Ian Hornak]] yaitu "Hanna Tillich's Mirror: Rembrandt's Three Trees Transformed Into The Expulsion From Eden", dari tahun 1978 (digambarkan).
Selain penggunaan fotografi langsung dari teknik ini, karya [[seni rupa]] para seniman telah terinspirasi oleh efek pajanan multipel. Contohnya termasuk lukisan cat minyak di atas kanvas karya [[Joan Semmel]] yaitu "Transitions" dari tahun 2012,<ref>[https://www.artsy.net/article/artsy-editorial-four-decades-painter-joan-semmel-refuses-romanticize-human-body After Four Decades, Painter Joan Semmel Still Refuses to Romanticize the Human Body]. ''Artsy''.</ref><ref>[https://wsimag.com/art/2770-joan-semmel Joan Semmel]. ''Wall Street International Magazine''.</ref> dan akrilik di atas kanvas karya [[Ian Hornak]] yaitu "Hanna Tillich's Mirror: Rembrandt's Three Trees Transformed Into The Expulsion From Eden", dari tahun 1978 (digambarkan).


==Pajanan panjang==
==Pajanan panjang==
Dengan kamera film tradisional, pajanan panjang adalah pajanan tunggal, sedangkan dengan kamera elektronik pajanan panjang dapat diperoleh dengan menggabungkan banyak pajanan bersama-sama. Rata-rata ini juga memungkinkan adanya fungsi jendela waktu, seperti Gaussian, yang memberi bobot periode waktu di dekat pusat waktu pajanan secara lebih kuat. Kemungkinan lain untuk menyintesis pajanan panjang dari pemidang tilik ganda adalah dengan menggunakan [[peluruhan eksponensial]] dengan bingkai saat ini memiliki bobot terkuat, dan bingkai sebelumnya memudar dengan jendela eksponensial geser.
Dengan kamera film tradisional, pajanan panjang adalah pajanan tunggal, sedangkan dengan kamera elektronik pajanan panjang dapat diperoleh dengan menggabungkan banyak pajanan bersama-sama. Rata-rata ini juga memungkinkan adanya fungsi jendela waktu, seperti Gaussian, yang memberi bobot periode waktu di dekat pusat waktu pajanan secara lebih kuat. Kemungkinan lain untuk menyintesis pajanan panjang dari pemidang tilik ganda adalah dengan menggunakan [[peluruhan eksponensial]] dengan bingkai saat ini memiliki bobot terkuat, dan bingkai sebelumnya memudar dengan jendela eksponensial geser.


Baris 46: Baris 38:
==Lihat pula==
==Lihat pula==
*[[Kunci kroma]]
*[[Kunci kroma]]
==Referensi==


==Pranala luar==
==Pranala luar==
* [http://lothar-schiffler.de/iskiography Lothar Schiffler's official Iskiography web page]
* [http://lothar-schiffler.de/iskiography Lothar Schiffler's official Iskiography web page]
* [https://vimeo.com/209103142 AIRLINES · Bird Tracks in the Air, Iskiographies by Lothar Schiffler: Making-of “AIRLINES XI-1”] – Video di [[Vimeo]]
* [https://vimeo.com/209103142 AIRLINES · Bird Tracks in the Air, Iskiographies by Lothar Schiffler: Making-of “AIRLINES XI-1”] – Video di [[Vimeo]]


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pajanan+ganda&oldid=29320979 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29320979 (2026-06-06T09:00:01Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pajanan+ganda&oldid=29320979 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29320979 (2026-06-06T09:00:01Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 10.23

Dalam fotografi dan sinematografi, pajanan ganda atau pemidang tilik jamak () adalah penindihtepatan dari dua atau lebih pajanan untuk membuat sebuah gambar tunggal, dan pajanan ganda memiliki arti yang sesuai berkenaan dengan dua buah gambar. Nilai pajanan mungkin identik atau tidak sama satu sama lain.

Biasanya, kamera memiliki kepekaan terhadap cahaya yang merupakan fungsi waktu. Misalnya, pajanan satu detik adalah pajanan dengan gambar kamera sama responsifnya terhadap cahaya selama waktu pajanan satu detik. Kriteria dalam menentukan sesuatu adalah pajanan ganda adalah sensitivitasnya naik dan turun. Contoh paling sederhana pemidang tilik ganda adalah pajanan ganda tanpa denyar, yaitu dua pajanan parsial dibuat dan kemudian digabungkan menjadi satu pajanan penuh. Beberapa pajanan tunggal, seperti "denyar dan blur" menggunakan kombinasi denyar elektronik dan pajanan sekitar. Efek ini dapat didekati dengan ukuran delta Dirac (denyar) dan jendela persegi panjang konstan, dalam kombinasi. Misalnya, jendela sensitivitas yang terdiri dari Dirac comb dikombinasikan dengan pulsa persegi panjang, dianggap sebagai pemidang tilik ganda, meskipun sensitivitas tidak pernah mencapai nol selama pajanan.

Fotografi pemidang tilik ganda bersejarah

Dalam teknik sejarah kronofotografi, yang berasal dari era Victoria, serangkaian foto secara instan diambil dalam interval waktu yang singkat dan sama.[1] Foto-foto ini dapat dilapis untuk sebuah cetakan pemidang tilik ganda.

Teknik pemidang tilik ganda

Analog

Dalam fotografi dan sinematografi, pemidang tilik ganda adalah teknik dengan rana kamera dibuka lebih dari satu kali untuk mengekspos film berkali-kali, biasanya dalam gambar yang berbeda. Gambar yang dihasilkan berisi gambar/gambar-gambar berikutnya yang ditindihtepatkan di atas gambar aslinya. Teknik ini terkadang digunakan sebagai efek visual artistik dan dapat digunakan untuk membuat gambar hantu atau menambahkan orang dan objek ke dalam adegan asli yang tidak terdapat hal itu. Hal ini sering digunakan dalam fotografi hoax.

Dianggap paling mudah untuk memiliki kamera gulungan manual untuk pemidang tilik ganda. Pada kamera gulungan otomatis, segera setelah gambar diambil, film biasanya memajukan gulungan ke bingkai berikutnya. Beberapa kamera gulungan otomatis yang lebih canggih memiliki opsi untuk pemidang tilik ganda tetapi harus diatur sebelum membuat setiap pajanan. Kamera gulungan manual dengan fitur pemidang tilik ganda dapat diatur ke pajanan ganda setelah melakukan pajanan pertama.

Karena memotret beberapa pajanan akan mengekspos bingkai yang sama beberapa kali, kompensasi pajanan negatif harus diatur terlebih dahulu untuk menghindari pajanan berlebih. Misalnya, untuk mengekspos bingkai dua kali dengan pajanan yang tepat, kompensasi −1 EV harus dilakukan, dan −2 EV untuk pajanan empat kali. Hal ini mungkin tidak diperlukan saat memotret subjek yang terang dalam dua (atau lebih) posisi berbeda dengan latar belakang yang sangat gelap, karena area latar belakang pada dasarnya tidak terekspos.

Cahaya sedang hingga rendah sangat ideal untuk pajanan ganda. Tripod mungkin tidak diperlukan jika menggabungkan adegan yang berbeda dalam satu ambilan. Dalam beberapa kondisi, misalnya, merekam keseluruhan kemajuan gerhana bulan dalam beberapa pajanan, tripod yang stabil sangatlah penting.

Lebih dari dua pajanan dapat digabungkan, dengan hati-hati untuk tidak mengekspos film secara berlebihan.

Digital

Teknologi digital memungkinkan gambar ditumpangkan satu sama lain dengan menggunakan perangkat lunak penyunting foto, seperti Adobe Photoshop atau GIMP. Hal ini memungkinkan opasitas gambar untuk diubah dan untuk gambar dilapiskan di atas gambar lain. Hal itu juga dapat mengatur layer ke dalam multiply mode, yang 'menambahkan' warna bersama-sama daripada membuat warna gambar menjadi pucat dan tembus cahaya.

Banyak kamera SLR digital memungkinkan beberapa pajanan dibuat pada gambar yang sama di dalam kamera tanpa memerlukan perangkat lunak eksternal apa pun. Dan beberapa kamera prosumer dapat mengambil beberapa pajanan berturut-turut (terkadang hingga sembilan) dalam satu bingkai dan dalam satu ambilan. Hal ini sama dengan pencitraan jangkauan dinamis tinggi, yang mengambil beberapa ambilan dalam satu tangkapan beruntun, lalu menggabungkan semua ambilan yang tepat ke dalam satu bingkai.[2]

Adopsi dalam seni rupa

Selain penggunaan fotografi langsung dari teknik ini, karya seni rupa para seniman telah terinspirasi oleh efek pajanan multipel. Contohnya termasuk lukisan cat minyak di atas kanvas karya Joan Semmel yaitu "Transitions" dari tahun 2012,[3][4] dan akrilik di atas kanvas karya Ian Hornak yaitu "Hanna Tillich's Mirror: Rembrandt's Three Trees Transformed Into The Expulsion From Eden", dari tahun 1978 (digambarkan).

Pajanan panjang

Dengan kamera film tradisional, pajanan panjang adalah pajanan tunggal, sedangkan dengan kamera elektronik pajanan panjang dapat diperoleh dengan menggabungkan banyak pajanan bersama-sama. Rata-rata ini juga memungkinkan adanya fungsi jendela waktu, seperti Gaussian, yang memberi bobot periode waktu di dekat pusat waktu pajanan secara lebih kuat. Kemungkinan lain untuk menyintesis pajanan panjang dari pemidang tilik ganda adalah dengan menggunakan peluruhan eksponensial dengan bingkai saat ini memiliki bobot terkuat, dan bingkai sebelumnya memudar dengan jendela eksponensial geser.

Pemindaian film dengan pemidang tilik ganda

Teknik pemidang tilik ganda juga dapat digunakan saat memindai transparansi seperti slide, film, atau negatif menggunakan pemindai film untuk meningkatkan jangkauan dinamis. Dengan pemidang tilik ganda, gambar asli dipindai beberapa kali dengan intensitas pajanan yang berbeda. Pemindaian yang terlalu terekspos menerangi area bayangan gambar dan memungkinkan pemindai menangkap lebih banyak informasi gambar di sini. Setelah itu, data dapat dihitung menjadi sebuah gambar HDR tunggal dengan rentang dinamis yang ditingkatkan.

Perangkat lunak pemindaian yang menerapkan pemidang tilik ganda antara lain VueScan dan SilverFast.

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29320979 (2026-06-06T09:00:01Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.