Kurva hipsografi: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29444137; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Earth_elevation_histogram_2.svg|thumb|right|280px|Earth elevation histogram 2]] | |||
Kurva hipsografi digunakan pula dalam penggambaran elevasi lainnya seperti penggambaran elevasi pada suatu daerah aliran sungai. Titik nol yang digunakan adalah muara sungai. Kurva hipsografi juga digunakan untuk menggambarkan elevasi benda angkasa seperti [[Venus]] dan [[Mars]]. | '''Kurva hipsografi''' atau '''kurva hipsometri''' adalah [[histogram]] yang menggambarkan distribusi [[elevasi]] [[kerak Bumi]] baik di atas maupun di bawah permukaan laut. Kurva hipsografi dapat berbentuk histogram biasa maupun histogram [[Fungsi distribusi empiris|kumulatif]].<ref>J. Lagrula. ''Geomorphology''. Springer. 1997. hlm. 542–544. doi:10.1007/3-540-31060-6_183. ISBN 978-3-540-31060-0.</ref><ref>B. W. Eakins. [https://www.ngdc.noaa.gov/mgg/global/etopo1_surface_histogram.html Hypsographic Curve of Earth's Surface from ETOPO1]. NOAA National Geophysical Data Center. 2012.</ref> Nilai ketinggian dan kedalaman dinyatakan berdasarkan [[datum]] tertentu. Untuk kurva hipsografi elevasi seluruh bagian kerak Bumi, datum yang digunakan sebagai titik nol adalah permukaan laut Bumi.<ref>[https://www.oxfordreference.com/view/10.1093/oi/authority.20110803095954851 A Dictionary of Earth Sciences]. ''Oxford Reference''. Oxford University Press. 2008. doi:10.1093/oi/authority.20110803095954851. ISBN 9780199211944.</ref> Seluruh permukaan Bumi diumpamakan dibagi menjadi petak-petak berukuran sama besar yang kemudian dikelompokkan dan diurutkan berdasarakan elevasinya.<ref>A. Wegener. [https://books.google.co.id/books?id=xogEaAfvsnsC&pg=PA35 Origin of Continents and Oceans]. Dover Publications. 1966. hlm. 35-37.</ref> Kurva hipsografi menunjukkan persentase luas wilayah-wilayah tinggi seperti [[pegunungan]], wilayah laut dalam seperti [[palung]], serta wilayah dataran rendah, [[paparan benua]], dan [[paparan samudra]] terhadap keseluruhan luas kerak Bumi. Wilayah pegunungan dan palung masing-masing dapat terlihat berada di ujung atas dan ujung bawah kurva yang menggambarkan perbedaan ekstrem permukaan Bumi akibat dari [[tektonika lempeng]] yang membuat lempeng benua dan samudra Bumi terus bergerak. Bagian tengah kurva menunjukkan wilayah paparan benua, paparan samudra, serta [[lereng benua]].<ref>J. Lagrula. ''Geomorphology''. Springer. 1997. hlm. 542–544. doi:10.1007/3-540-31060-6_183. ISBN 978-3-540-31060-0.</ref><ref>B. W. Eakins. [https://www.ngdc.noaa.gov/mgg/global/etopo1_surface_histogram.html Hypsographic Curve of Earth's Surface from ETOPO1]. NOAA National Geophysical Data Center. 2012.</ref><ref>W. Frisch. [https://archive.org/details/platetectonicsco0000fris Plate Tectonics]. Springer. 2011. hlm. [https://archive.org/details/platetectonicsco0000fris/page/5 5]. doi:10.1007/978-3-540-76504-2. ISBN 978-3-540-76503-5.</ref> | ||
Kurva hipsografi digunakan pula dalam penggambaran elevasi lainnya seperti penggambaran elevasi pada suatu daerah aliran sungai. Titik nol yang digunakan adalah muara sungai.<ref>A. N. Strahler. [https://pubs.geoscienceworld.org/gsabulletin/article-abstract/63/11/1117/4477/HYPSOMETRIC-AREA-ALTITUDE-ANALYSIS-OF-EROSIONAL Hypsometric Area-Altitude Analysis of Erosional Topography]. ''GSA Bulletin''. 1952. Vol. 63 (11). hlm. 1117–1142. doi:10.1130/0016-7606(1952)63[1117:HAAOET]2.0.CO;2.</ref> Kurva hipsografi juga digunakan untuk menggambarkan elevasi benda angkasa seperti [[Venus]] dan [[Mars]].<ref>P. R. Stoddard. [https://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S0019103511003484 Topographic comparisons of uplift features on Venus and Earth: Implications for Venus tectonics]. ''Icarus''. 2012. Vol. 217 (2). hlm. 524–533. doi:10.1016/j.icarus.2011.09.003.</ref><ref>W. Luo. ''Comparative Hypsometric Analysis of Earth, Venus and Mars: Evidence for Extraterrestrial Plate Tectonics?''. 2002.</ref> | |||
== Sejarah == | == Sejarah == | ||
Kurva hipsografi dikembangkan oleh geografer dan [[Oseanografi|oseanografer]] asal Jerman, [[Otto Krümmel]], dan ia terbitkan di dalam karyanya, ''Handbuch der Ozeanographie'' (1897). Geografer asal Jerman lainnya yaitu [[Erwin Kossina]] menyempurnakan statistika kurva karya Krümmel di dalam tulisannya tahun 1921 dan 1933. Geografer lain asal Jerman, [[Alfred Wegener]], di dalam tulisannya tahun 1912, mengungkapkan bahwa kurva hipsografi menunjukkan adanya sebaran bimodal dari paparan benua dan paparan samudra. Rata-rata elevasi daratan dan dasar samudra keduanya berada pada nilai yang tidak berdekatan dengan titik nol di permukaan laut. | Kurva hipsografi dikembangkan oleh geografer dan [[Oseanografi|oseanografer]] asal Jerman, [[Otto Krümmel]], dan ia terbitkan di dalam karyanya, ''Handbuch der Ozeanographie'' (1897). Geografer asal Jerman lainnya yaitu [[Erwin Kossina]] menyempurnakan statistika kurva karya Krümmel di dalam tulisannya tahun 1921 dan 1933. Geografer lain asal Jerman, [[Alfred Wegener]], di dalam tulisannya tahun 1912, mengungkapkan bahwa kurva hipsografi menunjukkan adanya sebaran bimodal dari paparan benua dan paparan samudra. Rata-rata elevasi daratan dan dasar samudra keduanya berada pada nilai yang tidak berdekatan dengan titik nol di permukaan laut.<ref>J. Lagrula. ''Geomorphology''. Springer. 1997. hlm. 542–544. doi:10.1007/3-540-31060-6_183. ISBN 978-3-540-31060-0.</ref><ref>M. T. Greene. [https://books.google.co.id/books?id=Aly8CgAAQBAJ&pg=PA252 Alfred Wegener: Science, Exploration, and the Theory of Continental Drift]. Johns Hopkins University Press. 2015. hlm. 252. ISBN 9781421417127.</ref> | ||
== | |||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* | * | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kurva+hipsografi&oldid=29444137 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29444137 (2026-07-11T13:20:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 09.03
Kurva hipsografi atau kurva hipsometri adalah histogram yang menggambarkan distribusi elevasi kerak Bumi baik di atas maupun di bawah permukaan laut. Kurva hipsografi dapat berbentuk histogram biasa maupun histogram kumulatif.[1][2] Nilai ketinggian dan kedalaman dinyatakan berdasarkan datum tertentu. Untuk kurva hipsografi elevasi seluruh bagian kerak Bumi, datum yang digunakan sebagai titik nol adalah permukaan laut Bumi.[3] Seluruh permukaan Bumi diumpamakan dibagi menjadi petak-petak berukuran sama besar yang kemudian dikelompokkan dan diurutkan berdasarakan elevasinya.[4] Kurva hipsografi menunjukkan persentase luas wilayah-wilayah tinggi seperti pegunungan, wilayah laut dalam seperti palung, serta wilayah dataran rendah, paparan benua, dan paparan samudra terhadap keseluruhan luas kerak Bumi. Wilayah pegunungan dan palung masing-masing dapat terlihat berada di ujung atas dan ujung bawah kurva yang menggambarkan perbedaan ekstrem permukaan Bumi akibat dari tektonika lempeng yang membuat lempeng benua dan samudra Bumi terus bergerak. Bagian tengah kurva menunjukkan wilayah paparan benua, paparan samudra, serta lereng benua.[5][6][7]
Kurva hipsografi digunakan pula dalam penggambaran elevasi lainnya seperti penggambaran elevasi pada suatu daerah aliran sungai. Titik nol yang digunakan adalah muara sungai.[8] Kurva hipsografi juga digunakan untuk menggambarkan elevasi benda angkasa seperti Venus dan Mars.[9][10]
Sejarah
Kurva hipsografi dikembangkan oleh geografer dan oseanografer asal Jerman, Otto Krümmel, dan ia terbitkan di dalam karyanya, Handbuch der Ozeanographie (1897). Geografer asal Jerman lainnya yaitu Erwin Kossina menyempurnakan statistika kurva karya Krümmel di dalam tulisannya tahun 1921 dan 1933. Geografer lain asal Jerman, Alfred Wegener, di dalam tulisannya tahun 1912, mengungkapkan bahwa kurva hipsografi menunjukkan adanya sebaran bimodal dari paparan benua dan paparan samudra. Rata-rata elevasi daratan dan dasar samudra keduanya berada pada nilai yang tidak berdekatan dengan titik nol di permukaan laut.[11][12]
Pranala luar
Referensi
- ↑ J. Lagrula. Geomorphology. Springer. 1997. hlm. 542–544. doi:10.1007/3-540-31060-6_183. ISBN 978-3-540-31060-0.
- ↑ B. W. Eakins. Hypsographic Curve of Earth's Surface from ETOPO1. NOAA National Geophysical Data Center. 2012.
- ↑ A Dictionary of Earth Sciences. Oxford Reference. Oxford University Press. 2008. doi:10.1093/oi/authority.20110803095954851. ISBN 9780199211944.
- ↑ A. Wegener. Origin of Continents and Oceans. Dover Publications. 1966. hlm. 35-37.
- ↑ J. Lagrula. Geomorphology. Springer. 1997. hlm. 542–544. doi:10.1007/3-540-31060-6_183. ISBN 978-3-540-31060-0.
- ↑ B. W. Eakins. Hypsographic Curve of Earth's Surface from ETOPO1. NOAA National Geophysical Data Center. 2012.
- ↑ W. Frisch. Plate Tectonics. Springer. 2011. hlm. 5. doi:10.1007/978-3-540-76504-2. ISBN 978-3-540-76503-5.
- ↑ A. N. Strahler. Hypsometric Area-Altitude Analysis of Erosional Topography. GSA Bulletin. 1952. Vol. 63 (11). hlm. 1117–1142. doi:10.1130/0016-7606(1952)63[1117:HAAOET]2.0.CO;2.
- ↑ P. R. Stoddard. Topographic comparisons of uplift features on Venus and Earth: Implications for Venus tectonics. Icarus. 2012. Vol. 217 (2). hlm. 524–533. doi:10.1016/j.icarus.2011.09.003.
- ↑ W. Luo. Comparative Hypsometric Analysis of Earth, Venus and Mars: Evidence for Extraterrestrial Plate Tectonics?. 2002.
- ↑ J. Lagrula. Geomorphology. Springer. 1997. hlm. 542–544. doi:10.1007/3-540-31060-6_183. ISBN 978-3-540-31060-0.
- ↑ M. T. Greene. Alfred Wegener: Science, Exploration, and the Theory of Continental Drift. Johns Hopkins University Press. 2015. hlm. 252. ISBN 9781421417127.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29444137 (2026-07-11T13:20:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.