Penggerak magnetohidrodinamika: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26282758; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 2: | Baris 2: | ||
== Prinsip kerja == | == Prinsip kerja == | ||
=== Siklus terbuka === | === Siklus terbuka === | ||
Magnetohidrodinamika dapat diterapkan pada [[turbin gas siklus terbuka]]. [[Ruang bakar|Ruang pembakaran]] diisi dengan bahan bakar berupa [[batu bara]] halus yang bercampur dengan udara panas yang bertekanan. Peningkatan daya hantar gas dihasilkan melalui penambahan [[partikel]]-partikel kecil berupa [[sesium]] atau [[kalium]]. Melalui pembakaran, suhu ruang pembakaran meningkat hingga 2.500 °[[Celsius|C]] sehingga terjadi pengaliran gas berkecepatan tinggi melalui saluran gas. Sekeliling saluran dipasangi dengan [[magnet superkonduktor]]. Gas yang melintasi saluran menjadi sebuah [[Armatur (teknik listrik)|armatur]] karena berperan sebagai [[penghantar listrik]]. [[Gaya gerak listrik]] terjadi akibat adanya [[induksi elektromagnetik]] pada saluran gas sehingga [[elektron]]-elektron pada [[atom]]-atom melepaskan diri dan mengalir bebas. Pada sisi kanal, arus elektron ini diapit oleh beberapa [[elektrode]] yang dalam keadaan [[Rangkaian listrik|rangkaian tertutup]] dapat menghasilkan energi listrik. Gas yang telah melewati medan magnet telah berakhir fungsinya, tetapi masih memiliki partikel-partikel sisa yang dapat digunakan kembali. Gas ini dibersihkan dan dapat digunakan kembali melalui siklus kombinasi pada turbin gas sebelum dibuang ke udara. | Magnetohidrodinamika dapat diterapkan pada [[turbin gas siklus terbuka]]. [[Ruang bakar|Ruang pembakaran]] diisi dengan bahan bakar berupa [[batu bara]] halus yang bercampur dengan udara panas yang bertekanan. Peningkatan daya hantar gas dihasilkan melalui penambahan [[partikel]]-partikel kecil berupa [[sesium]] atau [[kalium]]. Melalui pembakaran, suhu ruang pembakaran meningkat hingga 2.500 °[[Celsius|C]] sehingga terjadi pengaliran gas berkecepatan tinggi melalui saluran gas. Sekeliling saluran dipasangi dengan [[magnet superkonduktor]]. Gas yang melintasi saluran menjadi sebuah [[Armatur (teknik listrik)|armatur]] karena berperan sebagai [[penghantar listrik]]. [[Gaya gerak listrik]] terjadi akibat adanya [[induksi elektromagnetik]] pada saluran gas sehingga [[elektron]]-elektron pada [[atom]]-atom melepaskan diri dan mengalir bebas. Pada sisi kanal, arus elektron ini diapit oleh beberapa [[elektrode]] yang dalam keadaan [[Rangkaian listrik|rangkaian tertutup]] dapat menghasilkan energi listrik. Gas yang telah melewati medan magnet telah berakhir fungsinya, tetapi masih memiliki partikel-partikel sisa yang dapat digunakan kembali. Gas ini dibersihkan dan dapat digunakan kembali melalui siklus kombinasi pada turbin gas sebelum dibuang ke udara. | ||
=== Siklus tertutup === | === Siklus tertutup === | ||
| Baris 10: | Baris 9: | ||
== Pemanfaatan == | == Pemanfaatan == | ||
=== Pembangkitan energi listrik === | === Pembangkitan energi listrik === | ||
Magnetohidrodinamika dapat dijadikan sebagai [[pembangkit listrik]] dengan [[daya guna]] yang tinggi. [[Rendemen termis]] yang dihasilkan oleh magnetohidrodinamika dapat mencapai 60% dari seluruh total [[daya]] yang digunakan. Nilai ini lebih tinggi dibandingkan dengan rendemen termis oleh [[energi nuklir]] (32%) dan [[mesin uap]] (≤40%). Penggunaan magnetohidrodinamika tidak memberikan [[gaya gesek]] mekanis pada peralatan, kecuali pada [[kompresor]] dan [[pompa]]. Pada turbin gas siklus kombinasi, penggunaan magnetohidrodinamika menghilangkan fungsi [[Pendingin cair|air pendingin]]. Selain itu, bahan bakar yang digunakan dapat berupa [[minyak]], gas, [[batu bara]], atau [[hidrogen]]. Magnetohidrodinamika juga dapat digunakan pada [[beban listrik]] puncak maupun beban listrik besar karena kecepatan putaran awalnya sangat cepat. | Magnetohidrodinamika dapat dijadikan sebagai [[pembangkit listrik]] dengan [[daya guna]] yang tinggi. [[Rendemen termis]] yang dihasilkan oleh magnetohidrodinamika dapat mencapai 60% dari seluruh total [[daya]] yang digunakan. Nilai ini lebih tinggi dibandingkan dengan rendemen termis oleh [[energi nuklir]] (32%) dan [[mesin uap]] (≤40%). Penggunaan magnetohidrodinamika tidak memberikan [[gaya gesek]] mekanis pada peralatan, kecuali pada [[kompresor]] dan [[pompa]]. Pada turbin gas siklus kombinasi, penggunaan magnetohidrodinamika menghilangkan fungsi [[Pendingin cair|air pendingin]]. Selain itu, bahan bakar yang digunakan dapat berupa [[minyak]], gas, [[batu bara]], atau [[hidrogen]]. Magnetohidrodinamika juga dapat digunakan pada [[beban listrik]] puncak maupun beban listrik besar karena kecepatan putaran awalnya sangat cepat. | ||
== Daftar pustaka == | == Daftar pustaka == | ||
* | |||
* | * | ||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penggerak+magnetohidrodinamika&oldid=26282758 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26282758 (2024-09-12T01:52:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penggerak+magnetohidrodinamika&oldid=26282758 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26282758 (2024-09-12T01:52:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 09.05
' adalah alat yang mengubah energi listrik yang hanya memanfaatkan temperatur tinggi pada proses pembakaran dan tidak melibatkan kerja secara mekanik. Turbin uap konvensional menggunakan magnetohidrodinamika sebagai penggerak mula atau sebagai generator pada proses tumpang. Pada magnetohidrodinamika, medan magnetik yang ditimbulkan melalui proses elektromagnetik digantikan dengan sistem saluran gas panas berkecepatan tinggi.
Prinsip kerja
Siklus terbuka
Magnetohidrodinamika dapat diterapkan pada turbin gas siklus terbuka. Ruang pembakaran diisi dengan bahan bakar berupa batu bara halus yang bercampur dengan udara panas yang bertekanan. Peningkatan daya hantar gas dihasilkan melalui penambahan partikel-partikel kecil berupa sesium atau kalium. Melalui pembakaran, suhu ruang pembakaran meningkat hingga 2.500 °C sehingga terjadi pengaliran gas berkecepatan tinggi melalui saluran gas. Sekeliling saluran dipasangi dengan magnet superkonduktor. Gas yang melintasi saluran menjadi sebuah armatur karena berperan sebagai penghantar listrik. Gaya gerak listrik terjadi akibat adanya induksi elektromagnetik pada saluran gas sehingga elektron-elektron pada atom-atom melepaskan diri dan mengalir bebas. Pada sisi kanal, arus elektron ini diapit oleh beberapa elektrode yang dalam keadaan rangkaian tertutup dapat menghasilkan energi listrik. Gas yang telah melewati medan magnet telah berakhir fungsinya, tetapi masih memiliki partikel-partikel sisa yang dapat digunakan kembali. Gas ini dibersihkan dan dapat digunakan kembali melalui siklus kombinasi pada turbin gas sebelum dibuang ke udara.
Siklus tertutup
Magnetohidrodinamika dapat diterapkan pada turbin gas siklus tertutup. Pada siklus ini, gas buangan digunakan kembali dan tidak dibuang ke udara. Jenis bahan bakarnya menggunakan gas mulia berupa neon, argon atau helium yang dicampur dengan partikel-partikel logam. Pemanasan gas mencapai 1.500 °C sehingga melaju pada saluran yang terinduksi dengan medan magnet pada kecepatan tinggi sehingga menghasilkan energi listrik. Setelah itu, gas didinginkan melalui proses kondensasi dan dipompa kembali ke ruang pemanasan untuk mengulang proses yang sama. Siklus tertutup dapat diterapkan pada suhu yang lebih rendah, tetapi hanya sedikit bahan yang mampu mencapai suhu yang lebih rendah selama proses magnetohidrodinamika.
Pemanfaatan
Pembangkitan energi listrik
Magnetohidrodinamika dapat dijadikan sebagai pembangkit listrik dengan daya guna yang tinggi. Rendemen termis yang dihasilkan oleh magnetohidrodinamika dapat mencapai 60% dari seluruh total daya yang digunakan. Nilai ini lebih tinggi dibandingkan dengan rendemen termis oleh energi nuklir (32%) dan mesin uap (≤40%). Penggunaan magnetohidrodinamika tidak memberikan gaya gesek mekanis pada peralatan, kecuali pada kompresor dan pompa. Pada turbin gas siklus kombinasi, penggunaan magnetohidrodinamika menghilangkan fungsi air pendingin. Selain itu, bahan bakar yang digunakan dapat berupa minyak, gas, batu bara, atau hidrogen. Magnetohidrodinamika juga dapat digunakan pada beban listrik puncak maupun beban listrik besar karena kecepatan putaran awalnya sangat cepat.
Daftar pustaka
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26282758 (2024-09-12T01:52:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.