Lompat ke isi

Akustik pasif: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28138154; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Akustik pasif''' adalah salah satu teknik yang digunakan untuk melacak dan mempelajari suara yang diproduksi oleh [[makhluk hidup]], terutama di lingkungan laut. Sangat memungkinkan untuk melakukan perekaman dan mendengarkan suara di dalam air dengan memanfaatkan teknologi akustik pasif. Dengan adanya perkembangan yang luar biasa dalam teknologi bawah air, riset akustik pasif dianggap sangat relevan untuk perikanan dan sektor industri terkait di masa depan. Melalui alat ini, para [[ilmuwan]] dapat mengidentifikasi, merekam, dan menganalisis hewan bawah air meskipun tanpa adanya [[informasi visual]].
'''Akustik pasif''' adalah salah satu teknik yang digunakan untuk melacak dan mempelajari suara yang diproduksi oleh [[makhluk hidup]], terutama di lingkungan laut. Sangat memungkinkan untuk melakukan perekaman dan mendengarkan suara di dalam air dengan memanfaatkan teknologi akustik pasif. Dengan adanya perkembangan yang luar biasa dalam teknologi bawah air, riset akustik pasif dianggap sangat relevan untuk perikanan dan sektor industri terkait di masa depan. Melalui alat ini, para [[ilmuwan]] dapat mengidentifikasi, merekam, dan menganalisis hewan bawah air meskipun tanpa adanya [[informasi visual]].<ref>Rodney A. Rountree. [http://doi.wiley.com/10.1577/1548-8446(2006)31[433:LTF]2.0.CO;2 Listening to Fish: Applications of Passive Acoustics to Fisheries Science]. ''Fisheries''. 2006-09. Vol. 31 (9). hlm. 433–446. doi:10.1577/1548-8446(2006)31[433:LTF]2.0.CO;2.</ref>


== Keunggulan Teknik Akustik Pasif ==
== Keunggulan Teknik Akustik Pasif ==
Penggunaan teknik akustik pasif memiliki sejumlah keunggulan. Sebagai suatu contoh: dengan menggunakan metode akustik pasif, saat ikan mengeluarkan suara keras yang dapat didengar dari jarak yang lebih jauh. Berbeda dengan survei topik, apabila menggunakan survei akustik pasif tidak begitu terganggu oleh cuaca dan dapat beroperasi dalam berbagai situasi seperti: siang dan malam, atau saat berkabut. Penggunaan akustik pasif sangat tepat untuk pengumpulan dan [[pemrosesan data]] secara otomatis, sehingga data dalam jumlah besar dapat dianalisis dengan singkat. Namun, [[survei visual]] terutama dilakukan oleh [[pengamat manusia]], dan studi pelacakan biasanya bersifat menguras tenaga (meskipun hal ini berubah seiring dengan kemajuan teknologi [[gambar digital]]). Pengukuran faktor-faktor yang memengaruhi [[probabilitas]] deteksi sistem otomatis sering kali lebih ringkas dibandingkan dengan pengamat manusia. Terakhir, informasi dapat dikembangkan di area yang sulit diakses oleh ''[[Observe and Report|observer]]'' manusia (seperti lautan dalam atau kutub) dengan adanya pengumpulan data secara otomatis.
Penggunaan teknik akustik pasif memiliki sejumlah keunggulan. Sebagai suatu contoh: dengan menggunakan metode akustik pasif, saat ikan mengeluarkan suara keras yang dapat didengar dari jarak yang lebih jauh. Berbeda dengan survei topik, apabila menggunakan survei akustik pasif tidak begitu terganggu oleh cuaca dan dapat beroperasi dalam berbagai situasi seperti: siang dan malam, atau saat berkabut. Penggunaan akustik pasif sangat tepat untuk pengumpulan dan [[pemrosesan data]] secara otomatis, sehingga data dalam jumlah besar dapat dianalisis dengan singkat. Namun, [[survei visual]] terutama dilakukan oleh [[pengamat manusia]], dan studi pelacakan biasanya bersifat menguras tenaga (meskipun hal ini berubah seiring dengan kemajuan teknologi [[gambar digital]]). Pengukuran faktor-faktor yang memengaruhi [[probabilitas]] deteksi sistem otomatis sering kali lebih ringkas dibandingkan dengan pengamat manusia. Terakhir, informasi dapat dikembangkan di area yang sulit diakses oleh ''[[Observe and Report|observer]]'' manusia (seperti lautan dalam atau kutub) dengan adanya pengumpulan data secara otomatis.<ref>Tiago A. Marques. [https://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/brv.12001 Estimating animal population density using passive acoustics]. ''Biological Reviews''. 2013-05. Vol. 88 (2). hlm. 287–309. doi:10.1111/brv.12001.</ref>


== Manfaat Akustik Pasif ==
== Manfaat Akustik Pasif ==
Akustik pasif memiliki sejumlah manfaat seperti: sebagai [[sensus]] organisme laut yang tidak mengganggu dan tidak merusak dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi ini. Teknik yang menggunakan akustik pasif juga menyediakan pemantauan ikan yang berkelanjutan. Memiliki kapasitas untuk melaksanakan [[sensor jarak jauh]]. Lalu, mampu mengenali tren musiman dan harian dalam pola kebiasaan ikan, khususnya pada saat ikan melakukan pemijahan. Selain itu, dapat diterapkan untuk memantau jenis ikan yang ditangkap secara berlebihan dalam rangka meningkatkan pelestarian [[spesies]] ini. Menganalisis efek perubahan lingkungan yang mungkin terjadi dapat dilakukan dengan mengatur garis dasar untuk penyebaran dan ketersediaan spesies ikan yang potensial. Teknik akustik pasif dapat mengungkap lebih banyak informasi seputar kebiasaan ikan yang sulit ditemukan menggunakan metode tradisional, mendeteksi, dan menelusuri sumber kebisingan yang berada di lokasi. Alat ini dapat dimanfaatkan untuk mengamati paparan polusi suara manusia terhadap ikan, terlebih dalam hubungannya dengan pola [[reproduksi ikan]].
Akustik pasif memiliki sejumlah manfaat seperti: sebagai [[sensus]] organisme laut yang tidak mengganggu dan tidak merusak dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi ini. Teknik yang menggunakan akustik pasif juga menyediakan pemantauan ikan yang berkelanjutan. Memiliki kapasitas untuk melaksanakan [[sensor jarak jauh]]. Lalu, mampu mengenali tren musiman dan harian dalam pola kebiasaan ikan, khususnya pada saat ikan melakukan pemijahan. Selain itu, dapat diterapkan untuk memantau jenis ikan yang ditangkap secara berlebihan dalam rangka meningkatkan pelestarian [[spesies]] ini. Menganalisis efek perubahan lingkungan yang mungkin terjadi dapat dilakukan dengan mengatur garis dasar untuk penyebaran dan ketersediaan spesies ikan yang potensial. Teknik akustik pasif dapat mengungkap lebih banyak informasi seputar kebiasaan ikan yang sulit ditemukan menggunakan metode tradisional, mendeteksi, dan menelusuri sumber kebisingan yang berada di lokasi. Alat ini dapat dimanfaatkan untuk mengamati paparan polusi suara manusia terhadap ikan, terlebih dalam hubungannya dengan pola [[reproduksi ikan]].<ref>Rodney A. Rountree. [http://doi.wiley.com/10.1577/1548-8446(2006)31[433:LTF]2.0.CO;2 Listening to Fish: Applications of Passive Acoustics to Fisheries Science]. ''Fisheries''. 2006-09. Vol. 31 (9). hlm. 433–446. doi:10.1577/1548-8446(2006)31[433:LTF]2.0.CO;2.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Akustik+pasif&oldid=28138154 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28138154 (2025-10-24T13:02:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Akustik+pasif&oldid=28138154 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28138154 (2025-10-24T13:02:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 09.06

Akustik pasif adalah salah satu teknik yang digunakan untuk melacak dan mempelajari suara yang diproduksi oleh makhluk hidup, terutama di lingkungan laut. Sangat memungkinkan untuk melakukan perekaman dan mendengarkan suara di dalam air dengan memanfaatkan teknologi akustik pasif. Dengan adanya perkembangan yang luar biasa dalam teknologi bawah air, riset akustik pasif dianggap sangat relevan untuk perikanan dan sektor industri terkait di masa depan. Melalui alat ini, para ilmuwan dapat mengidentifikasi, merekam, dan menganalisis hewan bawah air meskipun tanpa adanya informasi visual.[1]

Keunggulan Teknik Akustik Pasif

Penggunaan teknik akustik pasif memiliki sejumlah keunggulan. Sebagai suatu contoh: dengan menggunakan metode akustik pasif, saat ikan mengeluarkan suara keras yang dapat didengar dari jarak yang lebih jauh. Berbeda dengan survei topik, apabila menggunakan survei akustik pasif tidak begitu terganggu oleh cuaca dan dapat beroperasi dalam berbagai situasi seperti: siang dan malam, atau saat berkabut. Penggunaan akustik pasif sangat tepat untuk pengumpulan dan pemrosesan data secara otomatis, sehingga data dalam jumlah besar dapat dianalisis dengan singkat. Namun, survei visual terutama dilakukan oleh pengamat manusia, dan studi pelacakan biasanya bersifat menguras tenaga (meskipun hal ini berubah seiring dengan kemajuan teknologi gambar digital). Pengukuran faktor-faktor yang memengaruhi probabilitas deteksi sistem otomatis sering kali lebih ringkas dibandingkan dengan pengamat manusia. Terakhir, informasi dapat dikembangkan di area yang sulit diakses oleh observer manusia (seperti lautan dalam atau kutub) dengan adanya pengumpulan data secara otomatis.[2]

Manfaat Akustik Pasif

Akustik pasif memiliki sejumlah manfaat seperti: sebagai sensus organisme laut yang tidak mengganggu dan tidak merusak dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi ini. Teknik yang menggunakan akustik pasif juga menyediakan pemantauan ikan yang berkelanjutan. Memiliki kapasitas untuk melaksanakan sensor jarak jauh. Lalu, mampu mengenali tren musiman dan harian dalam pola kebiasaan ikan, khususnya pada saat ikan melakukan pemijahan. Selain itu, dapat diterapkan untuk memantau jenis ikan yang ditangkap secara berlebihan dalam rangka meningkatkan pelestarian spesies ini. Menganalisis efek perubahan lingkungan yang mungkin terjadi dapat dilakukan dengan mengatur garis dasar untuk penyebaran dan ketersediaan spesies ikan yang potensial. Teknik akustik pasif dapat mengungkap lebih banyak informasi seputar kebiasaan ikan yang sulit ditemukan menggunakan metode tradisional, mendeteksi, dan menelusuri sumber kebisingan yang berada di lokasi. Alat ini dapat dimanfaatkan untuk mengamati paparan polusi suara manusia terhadap ikan, terlebih dalam hubungannya dengan pola reproduksi ikan.[3]

Referensi

  1. Rodney A. Rountree. [433:LTF2.0.CO;2 Listening to Fish: Applications of Passive Acoustics to Fisheries Science]. Fisheries. 2006-09. Vol. 31 (9). hlm. 433–446. doi:10.1577/1548-8446(2006)31[433:LTF]2.0.CO;2.
  2. Tiago A. Marques. Estimating animal population density using passive acoustics. Biological Reviews. 2013-05. Vol. 88 (2). hlm. 287–309. doi:10.1111/brv.12001.
  3. Rodney A. Rountree. [433:LTF2.0.CO;2 Listening to Fish: Applications of Passive Acoustics to Fisheries Science]. Fisheries. 2006-09. Vol. 31 (9). hlm. 433–446. doi:10.1577/1548-8446(2006)31[433:LTF]2.0.CO;2.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28138154 (2025-10-24T13:02:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.