Lompat ke isi

Kalori: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27942606; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Nutrition-label.jpg|thumb|right|280px|Tabel kalori di kemasan]]
Nama '''kalori''' digunakan untuk dua [[Satuan energi]].
Nama '''kalori''' digunakan untuk dua [[Satuan energi]].
* '''Kalori kecil''' atau '''gram kalori''' (simbol: '''kal''') adalah perkiraan jumlah energi yang diperlukan untuk menaikkan [[Suhu|temperatur]] satu [[gram]] air sebesar satu derajat [[Celsius]] pada tekanan satu [[atmosfer (satuan)|atmosfer]].
* '''Kalori kecil''' atau '''gram kalori''' (simbol: '''kal''') adalah perkiraan jumlah energi yang diperlukan untuk menaikkan [[Suhu|temperatur]] satu [[gram]] air sebesar satu derajat [[Celsius]] pada tekanan satu [[atmosfer (satuan)|atmosfer]].<ref>Merriam-Webster's Online Dictionary Def 1a http://www.merriam-webster.com/dictionary/calorie</ref>
* '''Kilokalori''', dikenal juga sebagai '''kalori besar''', '''kilogram kalori''', '''kalori makanan''', dan nama-nama sejenisnya (simbol: '''kkal''', '''Kal''') adalah  kalori kecil.
* '''Kilokalori''', dikenal juga sebagai '''kalori besar''', '''kilogram kalori''', '''kalori makanan''', dan nama-nama sejenisnya (simbol: '''kkal''', '''Kal''')<ref>Carole Conn. [http://www.unm.edu/~lkravitz/Article%20folder/remarkablecalorie.html Remarkable Calorie]. University of New Mexico.</ref> adalah  kalori kecil.<ref>Merriam-Webster's Online Dictionary Def 1a http://www.merriam-webster.com/dictionary/calorie</ref>


Meskipun satuan ini adalah bagian dari [[sistem metrik]], pemakaiannya dalam [[Sistem Satuan Internasional]] telah digantikan dengan [[joule]]. Satu kalori kecil sekitar 4,2 joule (sehingga satu kalori besar sekitar 4,2 [[Joule#Kilojoule|kilojoule]]). Faktor yang digunakan untuk [[Konversi satuan energi|mengkonversi]] kalori menjadi joule pada temperatur tertentu adalah ekuivalen dengan [[kapasitas kalor spesifik]] air yang dinyatakan dalam joule per kelvin per gram atau per kilogram. Faktor konversi tepatnya bergantung pada definisi yang diambil.
Meskipun satuan ini adalah bagian dari [[sistem metrik]], pemakaiannya dalam [[Sistem Satuan Internasional]] telah digantikan dengan [[joule]]. Satu kalori kecil sekitar 4,2 joule (sehingga satu kalori besar sekitar 4,2 [[Joule#Kilojoule|kilojoule]]). Faktor yang digunakan untuk [[Konversi satuan energi|mengkonversi]] kalori menjadi joule pada temperatur tertentu adalah ekuivalen dengan [[kapasitas kalor spesifik]] air yang dinyatakan dalam joule per kelvin per gram atau per kilogram. Faktor konversi tepatnya bergantung pada definisi yang diambil.
Baris 7: Baris 9:
Meskipun statusnya adalah tidak resmi, kalori besar masih tetap banyak digunakan sebagai satuan [[energi makanan]]. Kalori kecil juga sering digunakan untuk pengukuran di bidang [[kimia]], meskipun nilai yang terlibat biasanya dicatat dalam kilokalori.
Meskipun statusnya adalah tidak resmi, kalori besar masih tetap banyak digunakan sebagai satuan [[energi makanan]]. Kalori kecil juga sering digunakan untuk pengukuran di bidang [[kimia]], meskipun nilai yang terlibat biasanya dicatat dalam kilokalori.


Kalori pertama kali didefinisikan oleh [[Nicolas Clément]] pada tahun 1824 sebagai unit energi [[panas]], dan masuk ke dalam kamus [[bahasa Prancis]] dan Inggris antara tahun 1841 dan 1867. Istilah kalor berasal dari bahasa Latin ''calor'' yang berarti "panas".
Kalori pertama kali didefinisikan oleh [[Nicolas Clément]] pada tahun 1824 sebagai unit energi [[panas]],<ref>James L Hargrove. [http://www.nutritionj.com/content/6/1/44 Does the history of food energy units suggest a solution to "Calorie confusion"?]. ''Nutrition Journal''. 2007. Vol. 6 (44). doi:10.1186/1475-2891-6-44.</ref> dan masuk ke dalam kamus [[bahasa Prancis]] dan Inggris antara tahun 1841 dan 1867. Istilah kalor berasal dari bahasa Latin ''calor'' yang berarti "panas".


== Definisi ==
== Definisi ==
Baris 14: Baris 16:
Tekanan biasanya diambil pada [[tekanan atmosfer standar]] (). Kenaikan temperatur dapat dinyatakan sebagai satu [[kelvin]], yang berarti sama dengan kenaikan satu derajat Celsius.
Tekanan biasanya diambil pada [[tekanan atmosfer standar]] (). Kenaikan temperatur dapat dinyatakan sebagai satu [[kelvin]], yang berarti sama dengan kenaikan satu derajat Celsius.


{|class=wikitable
|-
! Nama !! Simbol !! Konversi !! Catatan
|- valign=top
| Kalori [[termokimia]] || kal<sub>th</sub>
| ≡
≈&nbsp;
≈&nbsp;
≈&nbsp;
| jumlah energi sama dengan  joule.<ref>International Standard ISO 31-4: Quantities and units, Part 4: Heat. Annex B (informative): Other units given for information, especially regarding the conversion factor. International Organization for Standardization, 1992.</ref><ref>FAO. [http://www.fao.org/docrep/meeting/009/ae906e/ae906e17.htm The adoption of joules as units of energy]. 1971.</ref><ref>Fredrick Rossini. [http://iupac.org/publications/pac/8/2/0095/ Excursion in Chemical Thermodynamics, from the Past into the Future]. ''Pure and Applied Chemistry''. 1964. Vol. 8 (2). hlm. 107. doi:10.1351/pac196408020095.</ref><ref>Charles T. Lynch. [https://books.google.com/books?id=QdU-lRMjOsgC&pg=PA444 Handbook of Materials Science: General Properties, Volume 1]. CRC Press. 1974. hlm. 438.</ref>
|- valign=top
| Kalori 4&nbsp;°C || kal<sub>4</sub>
| ≈
≈&nbsp;
≈&nbsp;
≈&nbsp;
| jumlah energi yang dibutuhkan untuk menghangatkan satu gram air bebas udara dari  to &nbsp;°C pada tekanan atmosfer standard.
|- valign=top
| Kalori 15&nbsp;°C || kal<sub>15</sub>
| ≈
≈&nbsp;
≈&nbsp;
≈&nbsp;
| jumlah energi yang dibutuhkan untuk menghangatkan satu gram air bebas udara dari  ke &nbsp;°C pada tekanan atmosfer standard. Nilai eksperimental kalori ini berada pada rentang antara  hingga . [[CIPM]] pada tahun 1950 memublikasikan nilai eksperimental rata-rata , dengan galat .<ref>International Standard ISO 31-4: Quantities and units, Part 4: Heat. Annex B (informative): Other units given for information, especially regarding the conversion factor. International Organization for Standardization, 1992.</ref>
|- valign=top
| Kalori 20&nbsp;°C || kal<sub>20</sub>
| ≈
≈&nbsp;
≈&nbsp;
≈&nbsp;
| jumlah energi yang dibutuhkan untuk menghangatkan satu gram air bebas udara dari  menjadi &nbsp;°C pada tekanan atmosfer standar.
|- valign=top
| Kalori rata-rata || kal<sub>rerata</sub>
| ≈
≈&nbsp;
≈&nbsp;
≈&nbsp;
|  dari jumlah energi yang dibutuhkan untuk menghangatkan satu gram air bebas udara dari 0 menjadi 100&nbsp;°C pada tekanan atmosfer standard.
|- valign=top
| Kalori [[Tabel uap|Tabel Uap]] Internasional (1929) ||
| ≈
≈&nbsp;
≈&nbsp;
≈&nbsp;
|  ''watt jam internasional'' =  ''joule internasional''.
|- valign=top
| Kalori Tabel Uap Internasional (1956) || kal<sub>IT</sub>
| ≡
≈&nbsp;
≈&nbsp;
≈&nbsp;
| &nbsp;mW·h =  tepat. Definisi ini diambil oleh ''the Fifth International Conference on Properties of Steam (London, July 1956)''.<ref>International Standard ISO 31-4: Quantities and units, Part 4: Heat. Annex B (informative): Other units given for information, especially regarding the conversion factor. International Organization for Standardization, 1992.</ref>
|}


:
:
Baris 21: Baris 76:


=== Nutrisi ===
=== Nutrisi ===
Dalam konteks nutrisi, [[kilojoule]] (kJ) adalah Satuan Internasional untuk energi makanan, meskipun kilokalori masih tetap jamak digunakan. Dalam konteks ini sering muncul kebingungan. Istilah ''kalori'' sangat sering digunakan untuk sesuatu yang seharusnya kilokalori energi nutrisi. Kadang-kadang, dalam suatu kasus untuk memecah kebingungan, penulisannya diubah sedikit menjadi ''Kalori'' (dengan "K" huruf besar) sekadar mencoba untuk membedakan, meskipun hal ini tidak universal, dan tidak banyak dipahami.
Dalam konteks nutrisi, [[kilojoule]] (kJ) adalah Satuan Internasional untuk energi makanan, meskipun kilokalori masih tetap jamak digunakan.<ref>[http://metricviews.org.uk/2012/02/prospects-improve-for-food-energy-labelling-using-si-units/ Prospects improve for food energy labelling using SI units]. ''Metric Views''. UK Metric Association. 24 February 2012.</ref> Dalam konteks ini sering muncul kebingungan. Istilah ''kalori'' sangat sering digunakan untuk sesuatu yang seharusnya kilokalori energi nutrisi. Kadang-kadang, dalam suatu kasus untuk memecah kebingungan, penulisannya diubah sedikit menjadi ''Kalori'' (dengan "K" huruf besar) sekadar mencoba untuk membedakan, meskipun hal ini tidak universal, dan tidak banyak dipahami.


Untuk memfasilitasi perbandingan, sering kali dikutip [[energi spesifik]] atau nilai kerapatan energi, contohnya "kalori per saji" atau "kilokalori per 100&nbsp;g". Prasyarat nutrisi atau asupan sering kali dinyatakan dalam kalori per hari.
Untuk memfasilitasi perbandingan, sering kali dikutip [[energi spesifik]] atau nilai kerapatan energi, contohnya "kalori per saji" atau "kilokalori per 100&nbsp;g". Prasyarat nutrisi atau asupan sering kali dinyatakan dalam kalori per hari.


=== Kimia ===
=== Kimia ===
Dalam konteks ilmiah lainnya, istilah ''kalori'' hampir selalu merujuk kepada kalori kecil. Meskipun bukan satuan SI, ia masih tetap digunakan dalam ilmu kimia. Contohnya, energi yang dibebaskan dalam suatu [[reaksi kimia]] per [[mol (satuan)|mol]] [[Pereaksi kimia|pereaksi]] sering kali dinyatakan dalam [[kilokalori per mol]]. Umumnya, penggunaan ini lebih dikarenakan kemudahannya untuk perhitungan reaksi-reaksi di laboratorium, terutama dalam larutan akuatik: volume pereaksi yang dilarutkan dalam air membentuk suatu larutan, dengan konsentrasi dinyatakan dalam mol per liter (1 liter setara 1&nbsp;kg), akan menyebabkan perubahan temperatur dalam derajat Celsius untuk totall volume pelarut air, dan kuantitas ini (volume, konsentrasi molar, dan perubahan temperatur) kemudian dapat digunakan untuk menghitung energi per mol. Kadang-kadang juga digunakan untuk menyatakan kuantitas energi yang berhubungan dengan energi reaksi, seperti [[energi ikatan|entalpi pembentukan]] dan ukuran [[energi aktivasi|hambatan aktivasi]]. Bagaimanapun, penggunaannya telah digantikan oleh satuan SI, joule, dan beberapa kelipatannya seperti kilojoule.
Dalam konteks ilmiah lainnya, istilah ''kalori'' hampir selalu merujuk kepada kalori kecil. Meskipun bukan satuan SI, ia masih tetap digunakan dalam ilmu kimia. Contohnya, energi yang dibebaskan dalam suatu [[reaksi kimia]] per [[mol (satuan)|mol]] [[Pereaksi kimia|pereaksi]] sering kali dinyatakan dalam [[kilokalori per mol]].<ref>Zvi Rappoport ed. (2007), [https://books.google.com/books?id=4PdYwo25VP8C&pg=PA12 "The Chemistry of Peroxides"], Volume 2 page 12.</ref> Umumnya, penggunaan ini lebih dikarenakan kemudahannya untuk perhitungan reaksi-reaksi di laboratorium, terutama dalam larutan akuatik: volume pereaksi yang dilarutkan dalam air membentuk suatu larutan, dengan konsentrasi dinyatakan dalam mol per liter (1 liter setara 1&nbsp;kg), akan menyebabkan perubahan temperatur dalam derajat Celsius untuk totall volume pelarut air, dan kuantitas ini (volume, konsentrasi molar, dan perubahan temperatur) kemudian dapat digunakan untuk menghitung energi per mol. Kadang-kadang juga digunakan untuk menyatakan kuantitas energi yang berhubungan dengan energi reaksi, seperti [[energi ikatan|entalpi pembentukan]] dan ukuran [[energi aktivasi|hambatan aktivasi]]. Bagaimanapun, penggunaannya telah digantikan oleh satuan SI, joule, dan beberapa kelipatannya seperti kilojoule.


=== Pengukuran kandungan energi makanan ===
=== Pengukuran kandungan energi makanan ===
Dulu, bom calorimeter digunakan untuk menentukan kandungan energi makanan dengan membakar sampel dan mengukur perubahan suhu di sekitar air. Saat ini, metode ini tidak umum digunakan di [[Amerika Serikat]] dan telah diganti dengan menghitung kandungan energi secara tidak langsung dari penjumlahan energi yang disediakan oleh nutrisi makanan yang mengandung energi (seperti protein, karbohidrat, dan lemak), sistem Atwater Modifikasi . Kandungan serat juga dikurangi untuk menjelaskan fakta bahwa serat tidak dicerna oleh tubuh.
Dulu, bom calorimeter digunakan untuk menentukan kandungan energi makanan dengan membakar sampel dan mengukur perubahan suhu di sekitar air. Saat ini, metode ini tidak umum digunakan di [[Amerika Serikat]] dan telah diganti dengan menghitung kandungan energi secara tidak langsung dari penjumlahan energi yang disediakan oleh nutrisi makanan yang mengandung energi (seperti protein, karbohidrat, dan lemak), sistem Atwater Modifikasi . Kandungan serat juga dikurangi untuk menjelaskan fakta bahwa serat tidak dicerna oleh tubuh.<ref>[https://sachthehinh.com/cong-cu/tinh-calo/ Calories]. ''Calories - Fat, Protein, Carbohydrates, Alcohol. Calories per gram''.</ref>


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
* [[Laju metabolisme basal]]
* [[Laju metabolisme basal]]
* [[Teori kalor]]
* [[Teori kalor]]
Baris 39: Baris 93:
* [[Energi makanan]]
* [[Energi makanan]]
* [[Label kandungan gizi]]
* [[Label kandungan gizi]]


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kalori&oldid=27942606 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27942606 (2025-10-09T03:10:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kalori&oldid=27942606 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27942606 (2025-10-09T03:10:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 09.08

Tabel kalori di kemasan

Nama kalori digunakan untuk dua Satuan energi.

  • Kalori kecil atau gram kalori (simbol: kal) adalah perkiraan jumlah energi yang diperlukan untuk menaikkan temperatur satu gram air sebesar satu derajat Celsius pada tekanan satu atmosfer.[1]
  • Kilokalori, dikenal juga sebagai kalori besar, kilogram kalori, kalori makanan, dan nama-nama sejenisnya (simbol: kkal, Kal)[2] adalah kalori kecil.[3]

Meskipun satuan ini adalah bagian dari sistem metrik, pemakaiannya dalam Sistem Satuan Internasional telah digantikan dengan joule. Satu kalori kecil sekitar 4,2 joule (sehingga satu kalori besar sekitar 4,2 kilojoule). Faktor yang digunakan untuk mengkonversi kalori menjadi joule pada temperatur tertentu adalah ekuivalen dengan kapasitas kalor spesifik air yang dinyatakan dalam joule per kelvin per gram atau per kilogram. Faktor konversi tepatnya bergantung pada definisi yang diambil.

Meskipun statusnya adalah tidak resmi, kalori besar masih tetap banyak digunakan sebagai satuan energi makanan. Kalori kecil juga sering digunakan untuk pengukuran di bidang kimia, meskipun nilai yang terlibat biasanya dicatat dalam kilokalori.

Kalori pertama kali didefinisikan oleh Nicolas Clément pada tahun 1824 sebagai unit energi panas,[4] dan masuk ke dalam kamus bahasa Prancis dan Inggris antara tahun 1841 dan 1867. Istilah kalor berasal dari bahasa Latin calor yang berarti "panas".

Definisi

Energi yang diperlukan untuk menaikkan suhu air dengan massa tertentu sebesar 1 °C bergantung pada tekanan atmosfer dan suhu awalnya. Oleh karena itu, muncul beberapa definisi kalori yang berbeda.

Tekanan biasanya diambil pada tekanan atmosfer standar (). Kenaikan temperatur dapat dinyatakan sebagai satu kelvin, yang berarti sama dengan kenaikan satu derajat Celsius.

Nama Simbol Konversi Catatan
Kalori termokimia kalth

≈  ≈  ≈ 

jumlah energi sama dengan joule.[5][6][7][8]
Kalori 4 °C kal4

≈  ≈  ≈ 

jumlah energi yang dibutuhkan untuk menghangatkan satu gram air bebas udara dari to  °C pada tekanan atmosfer standard.
Kalori 15 °C kal15

≈  ≈  ≈ 

jumlah energi yang dibutuhkan untuk menghangatkan satu gram air bebas udara dari ke  °C pada tekanan atmosfer standard. Nilai eksperimental kalori ini berada pada rentang antara hingga . CIPM pada tahun 1950 memublikasikan nilai eksperimental rata-rata , dengan galat .[9]
Kalori 20 °C kal20

≈  ≈  ≈ 

jumlah energi yang dibutuhkan untuk menghangatkan satu gram air bebas udara dari menjadi  °C pada tekanan atmosfer standar.
Kalori rata-rata kalrerata

≈  ≈  ≈ 

dari jumlah energi yang dibutuhkan untuk menghangatkan satu gram air bebas udara dari 0 menjadi 100 °C pada tekanan atmosfer standard.
Kalori Tabel Uap Internasional (1929)

≈  ≈  ≈ 

watt jam internasional = joule internasional.
Kalori Tabel Uap Internasional (1956) kalIT

≈  ≈  ≈ 

 mW·h = tepat. Definisi ini diambil oleh the Fifth International Conference on Properties of Steam (London, July 1956).[10]

Penggunaan

Kalori pertama kali didefinisikan khusus untuk pengukuran energi dalam bentuk kalor, terutama dalam percobaan kalorimetri.

Nutrisi

Dalam konteks nutrisi, kilojoule (kJ) adalah Satuan Internasional untuk energi makanan, meskipun kilokalori masih tetap jamak digunakan.[11] Dalam konteks ini sering muncul kebingungan. Istilah kalori sangat sering digunakan untuk sesuatu yang seharusnya kilokalori energi nutrisi. Kadang-kadang, dalam suatu kasus untuk memecah kebingungan, penulisannya diubah sedikit menjadi Kalori (dengan "K" huruf besar) sekadar mencoba untuk membedakan, meskipun hal ini tidak universal, dan tidak banyak dipahami.

Untuk memfasilitasi perbandingan, sering kali dikutip energi spesifik atau nilai kerapatan energi, contohnya "kalori per saji" atau "kilokalori per 100 g". Prasyarat nutrisi atau asupan sering kali dinyatakan dalam kalori per hari.

Kimia

Dalam konteks ilmiah lainnya, istilah kalori hampir selalu merujuk kepada kalori kecil. Meskipun bukan satuan SI, ia masih tetap digunakan dalam ilmu kimia. Contohnya, energi yang dibebaskan dalam suatu reaksi kimia per mol pereaksi sering kali dinyatakan dalam kilokalori per mol.[12] Umumnya, penggunaan ini lebih dikarenakan kemudahannya untuk perhitungan reaksi-reaksi di laboratorium, terutama dalam larutan akuatik: volume pereaksi yang dilarutkan dalam air membentuk suatu larutan, dengan konsentrasi dinyatakan dalam mol per liter (1 liter setara 1 kg), akan menyebabkan perubahan temperatur dalam derajat Celsius untuk totall volume pelarut air, dan kuantitas ini (volume, konsentrasi molar, dan perubahan temperatur) kemudian dapat digunakan untuk menghitung energi per mol. Kadang-kadang juga digunakan untuk menyatakan kuantitas energi yang berhubungan dengan energi reaksi, seperti entalpi pembentukan dan ukuran hambatan aktivasi. Bagaimanapun, penggunaannya telah digantikan oleh satuan SI, joule, dan beberapa kelipatannya seperti kilojoule.

Pengukuran kandungan energi makanan

Dulu, bom calorimeter digunakan untuk menentukan kandungan energi makanan dengan membakar sampel dan mengukur perubahan suhu di sekitar air. Saat ini, metode ini tidak umum digunakan di Amerika Serikat dan telah diganti dengan menghitung kandungan energi secara tidak langsung dari penjumlahan energi yang disediakan oleh nutrisi makanan yang mengandung energi (seperti protein, karbohidrat, dan lemak), sistem Atwater Modifikasi . Kandungan serat juga dikurangi untuk menjelaskan fakta bahwa serat tidak dicerna oleh tubuh.[13]

Lihat pula

Referensi

  1. Merriam-Webster's Online Dictionary Def 1a http://www.merriam-webster.com/dictionary/calorie
  2. Carole Conn. Remarkable Calorie. University of New Mexico.
  3. Merriam-Webster's Online Dictionary Def 1a http://www.merriam-webster.com/dictionary/calorie
  4. James L Hargrove. Does the history of food energy units suggest a solution to "Calorie confusion"?. Nutrition Journal. 2007. Vol. 6 (44). doi:10.1186/1475-2891-6-44.
  5. International Standard ISO 31-4: Quantities and units, Part 4: Heat. Annex B (informative): Other units given for information, especially regarding the conversion factor. International Organization for Standardization, 1992.
  6. FAO. The adoption of joules as units of energy. 1971.
  7. Fredrick Rossini. Excursion in Chemical Thermodynamics, from the Past into the Future. Pure and Applied Chemistry. 1964. Vol. 8 (2). hlm. 107. doi:10.1351/pac196408020095.
  8. Charles T. Lynch. Handbook of Materials Science: General Properties, Volume 1. CRC Press. 1974. hlm. 438.
  9. International Standard ISO 31-4: Quantities and units, Part 4: Heat. Annex B (informative): Other units given for information, especially regarding the conversion factor. International Organization for Standardization, 1992.
  10. International Standard ISO 31-4: Quantities and units, Part 4: Heat. Annex B (informative): Other units given for information, especially regarding the conversion factor. International Organization for Standardization, 1992.
  11. Prospects improve for food energy labelling using SI units. Metric Views. UK Metric Association. 24 February 2012.
  12. Zvi Rappoport ed. (2007), "The Chemistry of Peroxides", Volume 2 page 12.
  13. Calories. Calories - Fat, Protein, Carbohydrates, Alcohol. Calories per gram.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27942606 (2025-10-09T03:10:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.