Kelvin: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26608471; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:International_System_Of_Units_Logo.png|thumb|right|280px|International System Of Units Logo]] | |||
'''Kelvin''' (simbol: '''K'''; [[bahasa Inggris]] dan ) adalah [[Satuan pokok SI|satuan pokok]] untuk besaran [[suhu termodinamika]] dalam [[Sistem Satuan Internasional]] (SI). Setelah [[Redefinisi satuan pokok SI 2019|redefinisi pada tahun 2019]], definisi satuan kelvin, seperti yang disebutkan dalam Brosur SI edisi kesembilan, adalah sebagai berikut.<ref>[https://www.bipm.org/documents/20126/41483022/SI-Brochure-9.pdf Brosur SI edisi kesembilan].</ref> | |||
'''Skala Kelvin''' sendiri adalah [[skala suhu|skala]] [[suhu termodinamika]] mutlak, yang berarti satuan kelvin menggunakan [[nol mutlak]] (ketika gerakan molekuler berhenti, dalam bidang [[termodinamika]]) sebagai titik 0 K. Sebelumnya, skala kelvin didefinisikan oleh dua fakta, yaitu bahwa nol kelvin adalah nol mutlak dan bahwa satu kelvin adalah pecahan dari [[suhu termodinamika]] [[titik tripel]] [[air]] (0,01[[celsius|°C]]). Setelah redefinisi, definisi satu kelvin menjadi perubahan suhu termodinamika ''T'' yang menghasilkan perubahan energi panas ''kT'' sebesar 1,380649 × 10<sup>−23</sup> J. Skala suhu [[Celsius]] juga kini didefinisikan berdasarkan kelvin. | '''Skala Kelvin''' sendiri adalah [[skala suhu|skala]] [[suhu termodinamika]] mutlak, yang berarti satuan kelvin menggunakan [[nol mutlak]] (ketika gerakan molekuler berhenti, dalam bidang [[termodinamika]]) sebagai titik 0 K. Sebelumnya, skala kelvin didefinisikan oleh dua fakta, yaitu bahwa nol kelvin adalah nol mutlak dan bahwa satu kelvin adalah pecahan dari [[suhu termodinamika]] [[titik tripel]] [[air]] (0,01[[celsius|°C]]). Setelah redefinisi, definisi satu kelvin menjadi perubahan suhu termodinamika ''T'' yang menghasilkan perubahan energi panas ''kT'' sebesar 1,380649 × 10<sup>−23</sup> J. Skala suhu [[Celsius]] juga kini didefinisikan berdasarkan kelvin. | ||
| Baris 7: | Baris 8: | ||
== Penulisan == | == Penulisan == | ||
Nama satuan ''kelvin'' sebagai [[Sistem Satuan Internasional|satuan SI]] diawali dengan [[Huruf kapital dan huruf kecil|huruf kecil]] (kecuali pada awal kalimat), dan tidak pernah diikuti oleh kata [[Derajat (suhu)|derajat]] atau simbol °, berbeda dengan [[Fahrenheit|skala Fahrenheit]] dan [[Celsius|skala Celsius]]. Hal ini karena kelvin adalah [[satuan]] ukuran untuk "skala Kelvin", sementara Celsius dan Fahrenheit hanyalah "skala ukuran", sedangkan satuan untuk kedua skala tersebut yang sebenarnya adalah [[Derajat (suhu)|derajat suhu]]. Berbeda dengan satuannya, bila merujuk pada "skala" suhu terkait, "Kelvin" diawali dengan [[Huruf kapital dan huruf kecil|huruf kapital]]. | Nama satuan ''kelvin'' sebagai [[Sistem Satuan Internasional|satuan SI]] diawali dengan [[Huruf kapital dan huruf kecil|huruf kecil]] (kecuali pada awal kalimat), dan tidak pernah diikuti oleh kata [[Derajat (suhu)|derajat]] atau simbol °, berbeda dengan [[Fahrenheit|skala Fahrenheit]] dan [[Celsius|skala Celsius]]. Hal ini karena kelvin adalah [[satuan]] ukuran untuk "skala Kelvin", sementara Celsius dan Fahrenheit hanyalah "skala ukuran", sedangkan satuan untuk kedua skala tersebut yang sebenarnya adalah [[Derajat (suhu)|derajat suhu]].<ref>[https://study.com/academy/answer/why-is-there-no-degree-in-kelvin.html Why is there no degree in Kelvin?]. ''Study.com''.</ref> Berbeda dengan satuannya, bila merujuk pada "skala" suhu terkait, "Kelvin" diawali dengan [[Huruf kapital dan huruf kecil|huruf kapital]].<ref>[https://proofed.com/writing-tips/how-to-write-temperatures-in-a-document/ How to Write Temperatures in a Document Proofed’s Writing Tips]. ''Proofed''. 2019-09-02.</ref> | ||
Skala Kelvin tidak menggunakan derajat yakni karena skala kelvin adalah skala mutlak/absolut, yang berarti skala Kelvin menggunakan [[nol mutlak]] (kondisi ketiadaan [[energi termal]] di dalam suatu [[sistem]]) sebagai titik nolnya (0 K). Karena hal ini, Kelvin dapat merepresentasikan jumlah energi termal yang ada pada suatu sistem. Melipatgandakan besar suhu kelvin sama dengan melipatgandakan jumlah energi termal dalam sistem itu. Hal tersebut berbeda pada Celsius dan Fahrenheit yang tidak dapat mengikuti kaidah tersebut. | Skala Kelvin tidak menggunakan derajat yakni karena skala kelvin adalah skala mutlak/absolut, yang berarti skala Kelvin menggunakan [[nol mutlak]] (kondisi ketiadaan [[energi termal]] di dalam suatu [[sistem]]) sebagai titik nolnya (0 K). Karena hal ini, Kelvin dapat merepresentasikan jumlah energi termal yang ada pada suatu sistem. Melipatgandakan besar suhu kelvin sama dengan melipatgandakan jumlah energi termal dalam sistem itu. Hal tersebut berbeda pada Celsius dan Fahrenheit yang tidak dapat mengikuti kaidah tersebut.<ref>Anne Helmenstine. [https://sciencenotes.org/why-there-is-no-degree-in-kelvin-temperature/ Why There Is No Degree in Kelvin Temperature]. ''Science Notes and Projects''. 2016-02-23.</ref> | ||
Istilah Kelvin muncul pada pertengahan abad ke-19, bukan awal hingga pertengahan abad ke-18, dan tidak pernah disebut atau ditulis mengikuti derajat (°), dan tidak pernah diawali dengan [[Huruf kapital dan huruf kecil|huruf kapital]], kecuali jika disingkat menjadi simbol "K". | Istilah Kelvin muncul pada pertengahan abad ke-19, bukan awal hingga pertengahan abad ke-18, dan tidak pernah disebut atau ditulis mengikuti derajat (°), dan tidak pernah diawali dengan [[Huruf kapital dan huruf kecil|huruf kapital]], kecuali jika disingkat menjadi simbol "K".<ref>[https://www.bipm.org/en/committees/cg/cgpm/13-1967/resolution-3 Resolution 3 of the 13th CGPM (1967)]. ''bipm.org''. BIPM.</ref> | ||
Simbol unit kelvin dikodekan di [[Unicode]] pada poin . Namun, simbol tersebut adalah karakter kompatibilitas yang ada untuk kompatibilas dengan kode lama. Standar Unicode merekomendasikan menggunakan ; yaitu huruf kapital [[K]] normal. "Tiga simbol seperti huruf yang telah diberikan kesetaraan dengan huruf biasa: , , dan . Pada ketiga contoh tersebut, huruf biasa yang harus digunakan." | Simbol unit kelvin dikodekan di [[Unicode]] pada poin . Namun, simbol tersebut adalah karakter kompatibilitas yang ada untuk kompatibilas dengan kode lama. Standar Unicode merekomendasikan menggunakan ; yaitu huruf kapital [[K]] normal. "Tiga simbol seperti huruf yang telah diberikan kesetaraan dengan huruf biasa: , , dan . Pada ketiga contoh tersebut, huruf biasa yang harus digunakan."<ref>[https://www.unicode.org/versions/Unicode8.0.0/ch22.pdf The Unicode Standard, Version 8.0]. The Unicode Consortium. Agustus 2015. ISBN 978-1-936213-10-8.</ref> | ||
== Konversi == | == Konversi == | ||
Dalam sistem [[termodinamika]], energi yang dibawa partikel sebanding dengan suhu absolut, serta melibatkan konstanta proporsionalitas yang dikenal sebagai [[konstanta Boltzmann]]. Dengan demikian, suhu partikel dapat dikoversi menjadi kandungan energi atau, sebaliknya, menghitung energi partikel pada suhu tertentu di bawah ini: | Dalam sistem [[termodinamika]], energi yang dibawa partikel sebanding dengan suhu absolut, serta melibatkan konstanta proporsionalitas yang dikenal sebagai [[konstanta Boltzmann]]. Dengan demikian, suhu partikel dapat dikoversi menjadi kandungan energi atau, sebaliknya, menghitung energi partikel pada suhu tertentu di bawah ini: | ||
| Baris 26: | Baris 26: | ||
== Penggunaan praktis == | == Penggunaan praktis == | ||
=== Suhu warna === | === Suhu warna === | ||
Kelvin sering digunakan untuk mengukur [[suhu warna]] dari sumber cahaya. Suhu warna didasari prinsip radiasi [[benda hitam]] yang memancarkan cahaya dengan karakteristik distribusi frekuensi dari suhunya. Benda hitam pada suhu di bawah 4000 K terlihat merah, sementara benda hitam dengan suhu 7500 K terlihat biru. Suhu warna juga penting pada area proyeksi gambar dan fotografi, di mana suhu warna sekitar 5600 K diperlukan untuk mencocokkan emulsi "siang hari". | |||
Pada [[astronomi]], [[klasifikasi bintang]] dan lokasi mereka pada [[diagram HHertzsprung–Russell]] sebagian didasari terhadap suhu permukaan mereka. Hal ini dikenal sebagai [[suhu efektif]]. Fotosfer [[Matahari]], misalnya, memiliki suhu efektif 5772 K<ref>Dale A. Ostlie. [https://books.google.co.id/books?id=zT2HEAAAQBAJ&pg=PA216&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false Astronomy: The Human Quest for Understanding]. Oxford University Press. 2022. ISBN 9780198825821.</ref><ref>Andrej Prša. ''Nominal values for selected solar and planetary quantities: IAU 2015 Resolution B3''. ''The Astronomical Journal''. 2016. Vol. 152 (2). doi:10.3847/0004-6256/152/2/41.</ref><ref>[https://nssdc.gsfc.nasa.gov/planetary/factsheet/sunfact.html Sun Fuct Sheet]. NASA.</ref><ref>David E. Falkner. [https://books.google.co.id/books?id=2QBBEAAAQBAJ&dq=5772+K&pg=PA51&redir_esc=y#v=onepage&q=5772%20K&f=false Stories of Astronomers and Their Stars]. Springer Nature. 2 September 2021. ISBN 9783030803094.</ref> seperti yang diadopsi oleh ''IAU 2015 Resolution B3''. | |||
Pada [[astronomi]], [[klasifikasi bintang]] dan lokasi mereka pada [[diagram HHertzsprung–Russell]] sebagian didasari terhadap suhu permukaan mereka. Hal ini dikenal sebagai [[suhu efektif]]. Fotosfer [[Matahari]], misalnya, memiliki suhu efektif 5772 K seperti yang diadopsi oleh ''IAU 2015 Resolution B3''. | |||
Kamera digital dan perangkat lunak fotografi sering menggunakan suhu warna dengan unit K pada menu penyuntingan dan setup. Panduan sederhana pada suhu warna tinggi memproduksi gambar dengan warna putih dan biru. Mengurangi suhu warna akan memberikan warna kemerahan pada gambar, yang membuatnya terlihat [[Teori warna|lebih hangat]]. | Kamera digital dan perangkat lunak fotografi sering menggunakan suhu warna dengan unit K pada menu penyuntingan dan setup. Panduan sederhana pada suhu warna tinggi memproduksi gambar dengan warna putih dan biru. Mengurangi suhu warna akan memberikan warna kemerahan pada gambar, yang membuatnya terlihat [[Teori warna|lebih hangat]]. | ||
=== Unit derau suhu === | === Unit derau suhu === | ||
Pada [[elektronika]], Kelvin digunakan sebagai indikator seberapa tinggi [[Derau (elektronika)|derau]] yang ada pada sirkuit dalam relasi terhadap [[derau lantai]], yaitu [[derau suhu]]. [[Derau Johnson–Nyquist]] untuk [[resistor]] (yang menghasilkan derau ''kTC'' ketika disambungkan dengan [[kapasitor]]) adalah tipe dari derau suhu yang diturunkan dari [[konstanta Boltzmann]]. Derau ini dapat digunakan untuk menentukan derau suhu dari [[rangkaian listrik]] dengan [[rumus derau Friss]]. | Pada [[elektronika]], Kelvin digunakan sebagai indikator seberapa tinggi [[Derau (elektronika)|derau]] yang ada pada sirkuit dalam relasi terhadap [[derau lantai]], yaitu [[derau suhu]]. [[Derau Johnson–Nyquist]] untuk [[resistor]] (yang menghasilkan derau ''kTC'' ketika disambungkan dengan [[kapasitor]]) adalah tipe dari derau suhu yang diturunkan dari [[konstanta Boltzmann]]. Derau ini dapat digunakan untuk menentukan derau suhu dari [[rangkaian listrik]] dengan [[rumus derau Friss]]. | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kelvin&oldid=26608471 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26608471 (2024-12-06T05:25:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 09.09

Kelvin (simbol: K; bahasa Inggris dan ) adalah satuan pokok untuk besaran suhu termodinamika dalam Sistem Satuan Internasional (SI). Setelah redefinisi pada tahun 2019, definisi satuan kelvin, seperti yang disebutkan dalam Brosur SI edisi kesembilan, adalah sebagai berikut.[1]
Skala Kelvin sendiri adalah skala suhu termodinamika mutlak, yang berarti satuan kelvin menggunakan nol mutlak (ketika gerakan molekuler berhenti, dalam bidang termodinamika) sebagai titik 0 K. Sebelumnya, skala kelvin didefinisikan oleh dua fakta, yaitu bahwa nol kelvin adalah nol mutlak dan bahwa satu kelvin adalah pecahan dari suhu termodinamika titik tripel air (0,01°C). Setelah redefinisi, definisi satu kelvin menjadi perubahan suhu termodinamika T yang menghasilkan perubahan energi panas kT sebesar 1,380649 × 10−23 J. Skala suhu Celsius juga kini didefinisikan berdasarkan kelvin.
Kelvin dinamai berdasarkan seorang fisikawan dan insinyur Inggris, William Thomson, Baron Kelvin Pertama (1824–1907). Tidak seperti skala Fahrenheit dan skala Celsius, kelvin tidak menggunakan derajat (°).
Penulisan
Nama satuan kelvin sebagai satuan SI diawali dengan huruf kecil (kecuali pada awal kalimat), dan tidak pernah diikuti oleh kata derajat atau simbol °, berbeda dengan skala Fahrenheit dan skala Celsius. Hal ini karena kelvin adalah satuan ukuran untuk "skala Kelvin", sementara Celsius dan Fahrenheit hanyalah "skala ukuran", sedangkan satuan untuk kedua skala tersebut yang sebenarnya adalah derajat suhu.[2] Berbeda dengan satuannya, bila merujuk pada "skala" suhu terkait, "Kelvin" diawali dengan huruf kapital.[3]
Skala Kelvin tidak menggunakan derajat yakni karena skala kelvin adalah skala mutlak/absolut, yang berarti skala Kelvin menggunakan nol mutlak (kondisi ketiadaan energi termal di dalam suatu sistem) sebagai titik nolnya (0 K). Karena hal ini, Kelvin dapat merepresentasikan jumlah energi termal yang ada pada suatu sistem. Melipatgandakan besar suhu kelvin sama dengan melipatgandakan jumlah energi termal dalam sistem itu. Hal tersebut berbeda pada Celsius dan Fahrenheit yang tidak dapat mengikuti kaidah tersebut.[4]
Istilah Kelvin muncul pada pertengahan abad ke-19, bukan awal hingga pertengahan abad ke-18, dan tidak pernah disebut atau ditulis mengikuti derajat (°), dan tidak pernah diawali dengan huruf kapital, kecuali jika disingkat menjadi simbol "K".[5]
Simbol unit kelvin dikodekan di Unicode pada poin . Namun, simbol tersebut adalah karakter kompatibilitas yang ada untuk kompatibilas dengan kode lama. Standar Unicode merekomendasikan menggunakan ; yaitu huruf kapital K normal. "Tiga simbol seperti huruf yang telah diberikan kesetaraan dengan huruf biasa: , , dan . Pada ketiga contoh tersebut, huruf biasa yang harus digunakan."[6]
Konversi
Dalam sistem termodinamika, energi yang dibawa partikel sebanding dengan suhu absolut, serta melibatkan konstanta proporsionalitas yang dikenal sebagai konstanta Boltzmann. Dengan demikian, suhu partikel dapat dikoversi menjadi kandungan energi atau, sebaliknya, menghitung energi partikel pada suhu tertentu di bawah ini:
- Elektronvolt ke kelvin
- Kelvin ke elektronvolt
Penggunaan praktis
Suhu warna
Kelvin sering digunakan untuk mengukur suhu warna dari sumber cahaya. Suhu warna didasari prinsip radiasi benda hitam yang memancarkan cahaya dengan karakteristik distribusi frekuensi dari suhunya. Benda hitam pada suhu di bawah 4000 K terlihat merah, sementara benda hitam dengan suhu 7500 K terlihat biru. Suhu warna juga penting pada area proyeksi gambar dan fotografi, di mana suhu warna sekitar 5600 K diperlukan untuk mencocokkan emulsi "siang hari".
Pada astronomi, klasifikasi bintang dan lokasi mereka pada diagram HHertzsprung–Russell sebagian didasari terhadap suhu permukaan mereka. Hal ini dikenal sebagai suhu efektif. Fotosfer Matahari, misalnya, memiliki suhu efektif 5772 K[7][8][9][10] seperti yang diadopsi oleh IAU 2015 Resolution B3.
Kamera digital dan perangkat lunak fotografi sering menggunakan suhu warna dengan unit K pada menu penyuntingan dan setup. Panduan sederhana pada suhu warna tinggi memproduksi gambar dengan warna putih dan biru. Mengurangi suhu warna akan memberikan warna kemerahan pada gambar, yang membuatnya terlihat lebih hangat.
Unit derau suhu
Pada elektronika, Kelvin digunakan sebagai indikator seberapa tinggi derau yang ada pada sirkuit dalam relasi terhadap derau lantai, yaitu derau suhu. Derau Johnson–Nyquist untuk resistor (yang menghasilkan derau kTC ketika disambungkan dengan kapasitor) adalah tipe dari derau suhu yang diturunkan dari konstanta Boltzmann. Derau ini dapat digunakan untuk menentukan derau suhu dari rangkaian listrik dengan rumus derau Friss.
Referensi
- ↑ Brosur SI edisi kesembilan.
- ↑ Why is there no degree in Kelvin?. Study.com.
- ↑ How to Write Temperatures in a Document Proofed’s Writing Tips. Proofed. 2019-09-02.
- ↑ Anne Helmenstine. Why There Is No Degree in Kelvin Temperature. Science Notes and Projects. 2016-02-23.
- ↑ Resolution 3 of the 13th CGPM (1967). bipm.org. BIPM.
- ↑ The Unicode Standard, Version 8.0. The Unicode Consortium. Agustus 2015. ISBN 978-1-936213-10-8.
- ↑ Dale A. Ostlie. Astronomy: The Human Quest for Understanding. Oxford University Press. 2022. ISBN 9780198825821.
- ↑ Andrej Prša. Nominal values for selected solar and planetary quantities: IAU 2015 Resolution B3. The Astronomical Journal. 2016. Vol. 152 (2). doi:10.3847/0004-6256/152/2/41.
- ↑ Sun Fuct Sheet. NASA.
- ↑ David E. Falkner. Stories of Astronomers and Their Stars. Springer Nature. 2 September 2021. ISBN 9783030803094.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26608471 (2024-12-06T05:25:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.