PLTU 2 Jawa Tengah: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 25195221; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''PLTU S2P Jawa Tengah''' atau lebih dikenal dengan nama '''PLTU Karangkandri''' adalah pembangkit listrik tenaga uap yang dibangun di [[Kabupaten Cilacap]], [[Jawa Tengah]]. Pembangkit listrik ini dibangun sejak [[29]] [[Desember]] [[2003]] dengan nilai investasi sebesar $ USD 510 juta. Kapasitas yang dihasilkan oleh PLTU ini mencapai 6.000 megawatt. | '''PLTU S2P Jawa Tengah''' atau lebih dikenal dengan nama '''PLTU Karangkandri''' adalah pembangkit listrik tenaga uap yang dibangun di [[Kabupaten Cilacap]], [[Jawa Tengah]]. Pembangkit listrik ini dibangun sejak [[29]] [[Desember]] [[2003]] dengan nilai investasi sebesar $ USD 510 juta. Kapasitas yang dihasilkan oleh PLTU ini mencapai 6.000 megawatt.<ref>[http://www.pln.co.id/uipkitthermaljb/?page_id=286 Website resmi PT PLN diakses 18 Februari 2015]</ref><ref>[http://www.cilacapkab.go.id Website resmi Kabupaten Cilacap diakses 18 Februari 2015]</ref> | ||
== Latar belakang == | == Latar belakang == | ||
PLTU 2 Jawa Tengah berdiri di atas tanah kokon yang dimiliki oleh [[Tentara Nasional Indonesia]] [[Angkatan Darat]] ([[TNI AD]]), berlokasi di desa [[Karangkandri, Kesugihan, Cilacap|Karangkandri]], kecamatan [[Kesugihan, Cilacap|Kesugihan]], Kabupaten Cilacap, sekitar 10 kilometer ke arah timur dari pusat kota Cilacap. Pembangkit listrik ini memiliki memiliki kapasitas sebesar 2 x 300 (600) megawatt dengan bahan bakar berupa batubara yang masuk ke dalam interkoneksi [[Jawa]]-[[Bali]] yang penyalurannyaa dilakukan oleh pusat penyaluran beban gandul, [[Cinere]], [[Jawa Barat]]. Adapun kontraktor yang kali pertama membangun adalah PT Sumber Segara Primadaya (S2P) bersama Chenda Enginering dari [[China]]. | PLTU 2 Jawa Tengah berdiri di atas tanah kokon yang dimiliki oleh [[Tentara Nasional Indonesia]] [[Angkatan Darat]] ([[TNI AD]]), berlokasi di desa [[Karangkandri, Kesugihan, Cilacap|Karangkandri]], kecamatan [[Kesugihan, Cilacap|Kesugihan]], Kabupaten Cilacap, sekitar 10 kilometer ke arah timur dari pusat kota Cilacap. Pembangkit listrik ini memiliki memiliki kapasitas sebesar 2 x 300 (600) megawatt dengan bahan bakar berupa batubara yang masuk ke dalam interkoneksi [[Jawa]]-[[Bali]] yang penyalurannyaa dilakukan oleh pusat penyaluran beban gandul, [[Cinere]], [[Jawa Barat]]. Adapun kontraktor yang kali pertama membangun adalah PT Sumber Segara Primadaya (S2P) bersama Chenda Enginering dari [[China]]. | ||
Secara komersial, PLTU Karangkandri beroperasi sejak [[Februari]] [[2006]] untuk unit 1 (pertama) yang pengoperasiannya diresmikan kali pertama oleh [[presiden]] [[Republik Indonesia]], [[Susilo Bambang Yudhoyono]], [[November]] 2006. | Secara komersial, PLTU Karangkandri beroperasi sejak [[Februari]] [[2006]] untuk unit 1 (pertama) yang pengoperasiannya diresmikan kali pertama oleh [[presiden]] [[Republik Indonesia]], [[Susilo Bambang Yudhoyono]], [[November]] 2006.<ref>[http://cilacapteknologi.blogspot.com/2012/05/sejarah-pltu-karangkandri-cilacap.html Cilacap Teknologi, diakses 18 Februari 2015]</ref> | ||
Secara kepemilikan, PLTU Karangkandri merupakan perusahaan pembangkit listrik yang dimiliki swasta yaitu PT Sumber Segara Primadaya yang merupakan patungan dari PT Pembangkit Listrik Jawa Bali (anak perusahaan [[PLN]]) dengan saham 49% dan PT Sumberenergi Sakti Prima dengan saham sebesar 51%. | Secara kepemilikan, PLTU Karangkandri merupakan perusahaan pembangkit listrik yang dimiliki swasta yaitu PT Sumber Segara Primadaya yang merupakan patungan dari PT Pembangkit Listrik Jawa Bali (anak perusahaan [[PLN]]) dengan saham 49% dan PT Sumberenergi Sakti Prima dengan saham sebesar 51%. | ||
Pada tahun [[2015]] Kabupaten Cilacap juga akan kembali ditempati oleh pambangunan pembankit listrik tenaga uap terbesar di dunia, berlokasi di kecamatan [[Adipala, Cilacap|Adipala]], di atas lahan milik [[TNI]] dan [[Polri]] dengan investasi sebesar Rp. 90 triliun. Kontraktor yang menangani masih tetap, PT Jawa Energi. Sampai sekarang, proses pembangunan tersebut masih menunggu selesainya perizinan. | Pada tahun [[2015]] Kabupaten Cilacap juga akan kembali ditempati oleh pambangunan pembankit listrik tenaga uap terbesar di dunia, berlokasi di kecamatan [[Adipala, Cilacap|Adipala]], di atas lahan milik [[TNI]] dan [[Polri]] dengan investasi sebesar Rp. 90 triliun. Kontraktor yang menangani masih tetap, PT Jawa Energi. Sampai sekarang, proses pembangunan tersebut masih menunggu selesainya perizinan.<ref>[http://industri.bisnis.com/read/20141111/44/272058/pltu-cilacap-pt-jawa-energi-tunggu-izin-penetapan-lokasi Industri-Bisnis, diakses 18 Februari 2015].</ref><ref>[http://www.ptpjb.com/index.php/id/artikel/berita-media/669-proyek-pltu-cilacap-5-1000-mw-mulai-dibangun-2015 PT PJB diakses 18 Februari 2015].</ref> | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
| Baris 16: | Baris 16: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=PLTU+2+Jawa+Tengah&oldid=25195221 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25195221 (2024-01-20T10:33:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=PLTU+2+Jawa+Tengah&oldid=25195221 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25195221 (2024-01-20T10:33:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 09.12
PLTU S2P Jawa Tengah atau lebih dikenal dengan nama PLTU Karangkandri adalah pembangkit listrik tenaga uap yang dibangun di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Pembangkit listrik ini dibangun sejak 29 Desember 2003 dengan nilai investasi sebesar $ USD 510 juta. Kapasitas yang dihasilkan oleh PLTU ini mencapai 6.000 megawatt.[1][2]
Latar belakang
PLTU 2 Jawa Tengah berdiri di atas tanah kokon yang dimiliki oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), berlokasi di desa Karangkandri, kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, sekitar 10 kilometer ke arah timur dari pusat kota Cilacap. Pembangkit listrik ini memiliki memiliki kapasitas sebesar 2 x 300 (600) megawatt dengan bahan bakar berupa batubara yang masuk ke dalam interkoneksi Jawa-Bali yang penyalurannyaa dilakukan oleh pusat penyaluran beban gandul, Cinere, Jawa Barat. Adapun kontraktor yang kali pertama membangun adalah PT Sumber Segara Primadaya (S2P) bersama Chenda Enginering dari China.
Secara komersial, PLTU Karangkandri beroperasi sejak Februari 2006 untuk unit 1 (pertama) yang pengoperasiannya diresmikan kali pertama oleh presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, November 2006.[3]
Secara kepemilikan, PLTU Karangkandri merupakan perusahaan pembangkit listrik yang dimiliki swasta yaitu PT Sumber Segara Primadaya yang merupakan patungan dari PT Pembangkit Listrik Jawa Bali (anak perusahaan PLN) dengan saham 49% dan PT Sumberenergi Sakti Prima dengan saham sebesar 51%.
Pada tahun 2015 Kabupaten Cilacap juga akan kembali ditempati oleh pambangunan pembankit listrik tenaga uap terbesar di dunia, berlokasi di kecamatan Adipala, di atas lahan milik TNI dan Polri dengan investasi sebesar Rp. 90 triliun. Kontraktor yang menangani masih tetap, PT Jawa Energi. Sampai sekarang, proses pembangunan tersebut masih menunggu selesainya perizinan.[4][5]
Lihat pula
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25195221 (2024-01-20T10:33:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.