Lompat ke isi

Lampu pendar: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28480210; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
Baris 1: Baris 1:
'''Lampu pendar''' atau '''lampu kalimantang''' () adalah salah satu jenis [[lampu lucutan gas]] yang menggunakan daya [[listrik]] untuk mengeksitasi [[uap]] [[raksa]]. Uap raksa yang tereksitasi itu menghasilkan gelombang [[cahaya]] [[ultraungu]] yang pada gilirannya menyebabkan lapisan [[fosfor]] berpendar dan menghasilkan cahaya kasatmata. Lampu pendar mampu menghasilkan cahaya secara lebih efisien daripada [[lampu pijar]].
[[File:Leuchtstofflampen-chtaube050409.jpg|thumb|right|280px|Berbagai jenis lampu pendar]]


Lampu pendar dikenal dalam dua bentuk utama. Yang pertama berbentuk tabung panjang atau yang umum dikenal dengan lampu TL (''tubular lamp'') atau ''lampu neon'' dan yang kedua berukuran lebih kecil dengan tabung ditekuk menyerupai spiral atau tabung-tabung lurus pendek tersambung di ujungnya, umum disebut dengan istilah lampu CFL (compact fluorescent lamp) atau sering juga disebut lampu hemat energi (LHE).
'''Lampu pendar''' atau '''lampu kalimantang''' () adalah salah satu jenis [[lampu lucutan gas]] yang menggunakan daya [[listrik]] untuk mengeksitasi [[uap]] [[raksa]].<ref>[http://www.megavolt.co.il/Tips_and_info/BasicFluorLamp.html How a Basic Fluorescent Lamp Works]. Megavolt - Your source for electrical information in Israel.</ref> Uap raksa yang tereksitasi itu menghasilkan gelombang [[cahaya]] [[ultraungu]] yang pada gilirannya menyebabkan lapisan [[fosfor]] berpendar dan menghasilkan cahaya kasatmata.<ref>[http://www.megavolt.co.il/Tips_and_info/BasicFluorLamp.html How a Basic Fluorescent Lamp Works]. Megavolt - Your source for electrical information in Israel.</ref> Lampu pendar mampu menghasilkan cahaya secara lebih efisien daripada [[lampu pijar]].<ref>[http://www.green-energy-efficient-homes.com/how-do-fluorescent-lights-work.html How do Fluorescent Lights Works]. Green-Energy-Efficient-Homes.com.</ref>


Karena lampu pendar memiliki efisiensi lebih tinggi daripada lampu pijar, pemerintah Indonesia pernah mencanangkan program penggantian lampu pijar dengan lampu pendar secara gratis. Namun seiring dengan kemajuan teknologi, [[efisiensi]] pencahayaan [[diode cahaya]] atau lebih dikenal dengan lampu LED mulai setara dengan efisiensi pencahayaan lampu pendar walaupun harus dalam kondisi tertentu.
Lampu pendar dikenal dalam dua bentuk utama.<ref>[http://netsains.com/2009/04/bagaimana-lampu-hemat-energi-bekerja/ Bagaimana Lampu Hemat Energi Bekerja]. Netsains.com.</ref> Yang pertama berbentuk tabung panjang atau yang umum dikenal dengan lampu TL (''tubular lamp'') atau ''lampu neon'' dan yang kedua berukuran lebih kecil dengan tabung ditekuk menyerupai spiral atau tabung-tabung lurus pendek tersambung di ujungnya, umum disebut dengan istilah lampu CFL (compact fluorescent lamp) atau sering juga disebut lampu hemat energi (LHE).<ref>[http://netsains.com/2009/04/bagaimana-lampu-hemat-energi-bekerja/ Bagaimana Lampu Hemat Energi Bekerja]. Netsains.com.</ref>
 
Karena lampu pendar memiliki efisiensi lebih tinggi daripada lampu pijar, pemerintah Indonesia pernah mencanangkan program penggantian lampu pijar dengan lampu pendar secara gratis.<ref>[http://www.antara.co.id/view/?i=1196694916 ANTARA News: Pemerintah akan Bagikan Lampu Hemat Energi Gratis]. ANTARA. 2007.</ref> Namun seiring dengan kemajuan teknologi, [[efisiensi]] pencahayaan [[diode cahaya]] atau lebih dikenal dengan lampu LED mulai setara dengan efisiensi pencahayaan lampu pendar walaupun harus dalam kondisi tertentu.<ref>[http://www.ecoledlighting.com/docs/LEDEfficiencyComparison.pdf LED Efficiency Comparison]. EcoLEDLighting.com.</ref>


== Sejarah ==
== Sejarah ==
=== Penelitian awal ===
=== Penelitian awal ===
Fenomena pendaran (fosforesens) pada beberapa jenis batu dan material lain selama ratusan tahun, bahkan sebelum dipahami cara kerjanya.<ref>John Gribben. ''The Scientists: A History of Science Told Through the Lives of Its Greatest Inventors''. Random House. 2004. hlm. 424–432. ISBN 978-0812967883.</ref> Sejak pertengahan abad XIX, eksperimen memperlihatkan suatu nyala terjadi dari bejana kaca hampa udara yang dilewati [[arus listrik]].<ref>John Gribben. ''The Scientists: A History of Science Told Through the Lives of Its Greatest Inventors''. Random House. 2004. hlm. 424–432. ISBN 978-0812967883.</ref> Penjelasan pertama kali dilakukan sekitar tahun [[1845]] oleh ilmuwan berkewarganegaraan [[Inggris Raya|Inggris]], Sir [[George G. Stokes]] dari [[Universitas Cambridge]].<ref>John Gribben. ''The Scientists: A History of Science Told Through the Lives of Its Greatest Inventors''. Random House. 2004. hlm. 424–432. ISBN 978-0812967883.</ref> Dia menamakan fenomena ini sebagai ''fluorescence'' dari kata [[flourite]], yaitu nama sebuah mineral yang dapat berpendar.<ref>John Gribben. ''The Scientists: A History of Science Told Through the Lives of Its Greatest Inventors''. Random House. 2004. hlm. 424–432. ISBN 978-0812967883.</ref> Penjelasan ini berdasarkan sifat alamiah [[listrik]] dan fenomena [[cahaya]] yang dikembangkan pada tahun [[1840]]an oleh [[Michael Faraday]] dan [[James Clerk Maxwell]], keduanya ilmuwan dari Inggris.<ref>John Gribben. ''The Scientists: A History of Science Told Through the Lives of Its Greatest Inventors''. Random House. 2004. hlm. 424–432. ISBN 978-0812967883.</ref>


 
Pada tahun [[1857]], seorang ilmuwan dari [[Prancis]], [[Alexandre E. Becquerel]] menginvestigasi dua macam fenomena pendaran ([[fosforesens]] dan [[fluoresens]]).<ref>Mary Bellis. [http://inventors.about.com/library/inventors/bl_fluorescent.htm The History of Fluorescent Lights]. 2007.</ref> Dia berteori tentang pembuatan tabung pendaran serupa dengan yang dibuat pada masa kini.<ref>Mary Bellis. [http://inventors.about.com/library/inventors/bl_fluorescent.htm The History of Fluorescent Lights]. 2007.</ref> Becquerel bereksperimen dengan melapisi [[tabung vakum]] dengan material yang dapat berpendar dan kemudian menjadi dasar pengembangan lampu pendar selanjutnya.<ref>Mary Bellis. [http://inventors.about.com/library/inventors/bl_fluorescent.htm The History of Fluorescent Lights]. 2007.</ref>
Fenomena pendaran (fosforesens) pada beberapa jenis batu dan material lain selama ratusan tahun, bahkan sebelum dipahami cara kerjanya. Sejak pertengahan abad XIX, eksperimen memperlihatkan suatu nyala terjadi dari bejana kaca hampa udara yang dilewati [[arus listrik]]. Penjelasan pertama kali dilakukan sekitar tahun [[1845]] oleh ilmuwan berkewarganegaraan [[Inggris Raya|Inggris]], Sir [[George G. Stokes]] dari [[Universitas Cambridge]]. Dia menamakan fenomena ini sebagai ''fluorescence'' dari kata [[flourite]], yaitu nama sebuah mineral yang dapat berpendar. Penjelasan ini berdasarkan sifat alamiah [[listrik]] dan fenomena [[cahaya]] yang dikembangkan pada tahun [[1840]]an oleh [[Michael Faraday]] dan [[James Clerk Maxwell]], keduanya ilmuwan dari Inggris.
 
Pada tahun [[1857]], seorang ilmuwan dari [[Prancis]], [[Alexandre E. Becquerel]] menginvestigasi dua macam fenomena pendaran ([[fosforesens]] dan [[fluoresens]]). Dia berteori tentang pembuatan tabung pendaran serupa dengan yang dibuat pada masa kini. Becquerel bereksperimen dengan melapisi [[tabung vakum]] dengan material yang dapat berpendar dan kemudian menjadi dasar pengembangan lampu pendar selanjutnya.


=== Lampu generasi awal ===
=== Lampu generasi awal ===
Lampu pendar pertama dipatenkan dengan dokumen [[paten]] ''U.S. Patent No. 889,692'' pada tahun [[1901]] oleh [[Peter Cooper Hewitt]] (1861-1921), seorang berkebangsaan [[Amerika Serikat]].<ref>Mary Bellis. [http://inventors.about.com/library/inventors/bl_fluorescent.htm The History of Fluorescent Lights]. 2007.</ref> Lampu pendar tersebut bekerja dengan uap raksa tekanan rendah dan adalah prototipe pertama dari lampu pendar masa kini.<ref>Mary Bellis. [http://inventors.about.com/library/inventors/bl_fluorescent.htm The History of Fluorescent Lights]. 2007.</ref> Lampu tersebut digunakan untuk studio [[fotografi]] dan industri.<ref>Mary Bellis. [http://inventors.about.com/library/inventors/bl_fluorescent.htm The History of Fluorescent Lights]. 2007.</ref>


Lampu pendar pertama dipatenkan dengan dokumen [[paten]] ''U.S. Patent No. 889,692'' pada tahun [[1901]] oleh [[Peter Cooper Hewitt]] (1861-1921), seorang berkebangsaan [[Amerika Serikat]]. Lampu pendar tersebut bekerja dengan uap raksa tekanan rendah dan adalah prototipe pertama dari lampu pendar masa kini. Lampu tersebut digunakan untuk studio [[fotografi]] dan industri.
Pada tahun [[1927]], Edmund Germer, Friedrich Meyer, dan Hans Spanner mematenkan lampu dengan uap bertekanan tinggi dengan ''U.S. Patent No. 2,182,732'' dan berikutnya George Inman bekerja sama dengan [[General Electric]] (GE) untuk membuat lampu pendar yang praktis.<ref>Mary Bellis. [http://inventors.about.com/library/inventors/bl_fluorescent.htm The History of Fluorescent Lights]. 2007.</ref> Lampu tersebut pertama dijual pada tahun [[1938]] dan dipatenkan pada tanggal [[14 Oktober]] [[1941]] dengan ''U.S. Patent No. 2,259,040''.<ref>Mary Bellis. [http://inventors.about.com/library/inventors/bl_fluorescent.htm The History of Fluorescent Lights]. 2007.</ref> Paten inilah yang kemudian dianggap menjadi dasar dari pembuatan lampu pendar modern.<ref>Mary Bellis. [http://inventors.about.com/library/inventors/bl_fluorescent.htm The History of Fluorescent Lights]. 2007.</ref>


Pada tahun [[1927]], Edmund Germer, Friedrich Meyer, dan Hans Spanner mematenkan lampu dengan uap bertekanan tinggi dengan ''U.S. Patent No. 2,182,732'' dan berikutnya George Inman bekerja sama dengan [[General Electric]] (GE) untuk membuat lampu pendar yang praktis. Lampu tersebut pertama dijual pada tahun [[1938]] dan dipatenkan pada tanggal [[14 Oktober]] [[1941]] dengan ''U.S. Patent No. 2,259,040''. Paten inilah yang kemudian dianggap menjadi dasar dari pembuatan lampu pendar modern.
Sedangkan lampu hemat energi (LHE) masa kini pertama dikembangkan oleh Edward E. Hammer, seorang insinyur dari General Electric saat terjadi krisis energi tahun [[1970]]an.<ref>Michael Kanellos. [http://www.news.com/Father-of-the-compact-fluorescent-bulb-looks-back/2100-11392_3-6202996.html Father of the compact fluorescent bulb looks back]. August 2007.</ref> Walaupun pihak pimpinan GE menyukai rancangan tersebut, mereka memutuskan untuk tidak memasarkannya pada saat itu karena LHE membutuhkan fasilitas produksi baru yang akan memakan biaya $25 juta.<ref>Michael Kanellos. [http://www.news.com/Father-of-the-compact-fluorescent-bulb-looks-back/2100-11392_3-6202996.html Father of the compact fluorescent bulb looks back]. August 2007.</ref> Rancangan lampu tersebut pada akhirnya bocor dan disalin oleh pihak-pihak lain.<ref>Michael Kanellos. [http://www.news.com/Father-of-the-compact-fluorescent-bulb-looks-back/2100-11392_3-6202996.html Father of the compact fluorescent bulb looks back]. August 2007.</ref>
 
Sedangkan lampu hemat energi (LHE) masa kini pertama dikembangkan oleh Edward E. Hammer, seorang insinyur dari General Electric saat terjadi krisis energi tahun [[1970]]an. Walaupun pihak pimpinan GE menyukai rancangan tersebut, mereka memutuskan untuk tidak memasarkannya pada saat itu karena LHE membutuhkan fasilitas produksi baru yang akan memakan biaya $25 juta. Rancangan lampu tersebut pada akhirnya bocor dan disalin oleh pihak-pihak lain.


== Operasi ==
== Operasi ==
Sebuah lampu pendar pada dasarnya selalu berbentuk [[Tabung (geometri)|tabung]] yang panjang terbuat dari [[kaca]], dengan ruang kosong di dalamnya, dan terminal listrik pada ujungnya yang terhubung dengan [[catu daya]].<ref>[http://www.green-energy-efficient-homes.com/how-do-fluorescent-lights-work.html How do Fluorescent Lights Works]. Green-Energy-Efficient-Homes.com.</ref> Tabung tersebut dapat dibentuk ke dalam berbagai macam bentuk seperti pada lampu pendar jenis LHE tabung kaca tersebut ditekuk ke dalam bentuk [[spiral]] atau bentuk lainnya.<ref>[http://www.green-energy-efficient-homes.com/how-do-fluorescent-lights-work.html How do Fluorescent Lights Works]. Green-Energy-Efficient-Homes.com.</ref> Sejumlah kecil [[raksa]] ditempatkan di dalam tabung pendar dan tabung tersebut diisi dengan gas [[argon]].<ref>[http://www.green-energy-efficient-homes.com/how-do-fluorescent-lights-work.html How do Fluorescent Lights Works]. Green-Energy-Efficient-Homes.com.</ref>


Saat listrik dialirkan melalui tabung tersebut, listrik tersebut mengalir melalui gas argon dan membangkitkan [[atom]]-atom raksa dan menyebabkan sebagian di antara atom-atom tersebut menguap.<ref>[http://www.green-energy-efficient-homes.com/how-do-fluorescent-lights-work.html How do Fluorescent Lights Works]. Green-Energy-Efficient-Homes.com.</ref> Atom raksa menyerap [[energi]] dari [[elektron]]-elektron yang bergerak bebas dan menjadi dalam keadaan ter[[eksitasi]].<ref>[http://www.green-energy-efficient-homes.com/how-do-fluorescent-lights-work.html How do Fluorescent Lights Works]. Green-Energy-Efficient-Homes.com.</ref><ref>[http://www.megavolt.co.il/Tips_and_info/BasicFluorLamp.html How a Basic Fluorescent Lamp Works]. Megavolt - Your source for electrical information in Israel.</ref> Atom-atom raksa yang tereksitasi kemudian akan melepaskan energinya dalam bentuk [[cahaya]] pada [[panjang gelombang]] [[ultraungu]].<ref>[http://www.megavolt.co.il/Tips_and_info/BasicFluorLamp.html How a Basic Fluorescent Lamp Works]. Megavolt - Your source for electrical information in Israel.</ref>


Sebuah lampu pendar pada dasarnya selalu berbentuk [[Tabung (geometri)|tabung]] yang panjang terbuat dari [[kaca]], dengan ruang kosong di dalamnya, dan terminal listrik pada ujungnya yang terhubung dengan [[catu daya]]. Tabung tersebut dapat dibentuk ke dalam berbagai macam bentuk seperti pada lampu pendar jenis LHE tabung kaca tersebut ditekuk ke dalam bentuk [[spiral]] atau bentuk lainnya. Sejumlah kecil [[raksa]] ditempatkan di dalam tabung pendar dan tabung tersebut diisi dengan gas [[argon]].
Cahaya pada panjang gelombang ultraungu tidak dapat kasatmata dan oleh karena itu lampu pendar mensiasatinya dengan melapisi bagian dalam tabung kaca dengan lapisan [[fosfor]].<ref>[http://www.green-energy-efficient-homes.com/how-do-fluorescent-lights-work.html How do Fluorescent Lights Works]. Green-Energy-Efficient-Homes.com.</ref> Fosfor yang terkena energi dari cahaya ultraungu akan berpendar, mengubah cahaya ultraungu menjadi cahaya kasatmata.<ref>[http://www.megavolt.co.il/Tips_and_info/BasicFluorLamp.html How a Basic Fluorescent Lamp Works]. Megavolt - Your source for electrical information in Israel.</ref> Fosfor berbentuk serbuk yang berwarna putih yang dapat dilihat pada lampu pendar yang pecah.<ref>[http://www.green-energy-efficient-homes.com/how-do-fluorescent-lights-work.html How do Fluorescent Lights Works]. Green-Energy-Efficient-Homes.com.</ref>
 
Saat listrik dialirkan melalui tabung tersebut, listrik tersebut mengalir melalui gas argon dan membangkitkan [[atom]]-atom raksa dan menyebabkan sebagian di antara atom-atom tersebut menguap. Atom raksa menyerap [[energi]] dari [[elektron]]-elektron yang bergerak bebas dan menjadi dalam keadaan ter[[eksitasi]]. Atom-atom raksa yang tereksitasi kemudian akan melepaskan energinya dalam bentuk [[cahaya]] pada [[panjang gelombang]] [[ultraungu]].
 
Cahaya pada panjang gelombang ultraungu tidak dapat kasatmata dan oleh karena itu lampu pendar mensiasatinya dengan melapisi bagian dalam tabung kaca dengan lapisan [[fosfor]]. Fosfor yang terkena energi dari cahaya ultraungu akan berpendar, mengubah cahaya ultraungu menjadi cahaya kasatmata. Fosfor berbentuk serbuk yang berwarna putih yang dapat dilihat pada lampu pendar yang pecah.


=== Starter (Penghidup) ===
=== Starter (Penghidup) ===
 
'''Starter''' atau '''penghidup'''<ref>[http://pusatbahasa.diknas.go.id/glosarium/index.php Glosarium]. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.</ref> pada dasarnya adalah suatu [[saklar]] otomatis yang akan mati setelah jangka waktu tertentu.<ref>[http://www.megavolt.co.il/Tips_and_info/BasicFluorLamp.html How a Basic Fluorescent Lamp Works]. Megavolt - Your source for electrical information in Israel.</ref> Starter akan membiarkan [[arus listrik]] mengalir melalui [[elektrode]] pada kedua ujung tabung kaca dan memanaskannya hingga mulai melepaskan elektron.<ref>[http://www.megavolt.co.il/Tips_and_info/BasicFluorLamp.html How a Basic Fluorescent Lamp Works]. Megavolt - Your source for electrical information in Israel.</ref> Starter akan terbuka setelah beberapa detik dan [[tegangan listrik]] di antara kedua ujung tabung menyebabkan aliran elektron mengalir dalam tabung dan meng[[ionisasi]] uap raksa.<ref>[http://www.megavolt.co.il/Tips_and_info/BasicFluorLamp.html How a Basic Fluorescent Lamp Works]. Megavolt - Your source for electrical information in Israel.</ref>
'''Starter''' atau '''penghidup''' pada dasarnya adalah suatu [[saklar]] otomatis yang akan mati setelah jangka waktu tertentu. Starter akan membiarkan [[arus listrik]] mengalir melalui [[elektrode]] pada kedua ujung tabung kaca dan memanaskannya hingga mulai melepaskan elektron. Starter akan terbuka setelah beberapa detik dan [[tegangan listrik]] di antara kedua ujung tabung menyebabkan aliran elektron mengalir dalam tabung dan meng[[ionisasi]] uap raksa.


=== Ballas (Pemberat) ===
=== Ballas (Pemberat) ===
'''Ballas''' atau '''pemberat'''<ref>[http://pusatbahasa.diknas.go.id/glosarium/index.php Glosarium]. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.</ref> bekerja sebagai pengatur arus listrik. Ballas menyediakan kondisi yang tepat untuk menghidupkan dan mengoperasikan lampu pendar.<ref>[http://www.megavolt.co.il/Tips_and_info/BasicFluorLamp.html How a Basic Fluorescent Lamp Works]. Megavolt - Your source for electrical information in Israel.</ref> Jika tegangan listrik pada lampu pendar tidak diatur, maka besar arus listrik yang mengalir melalui lampu akan meningkat pesat dan dapat menyebabkan hancurnya komponen-komponen.<ref>[http://www.megavolt.co.il/Tips_and_info/BasicFluorLamp.html How a Basic Fluorescent Lamp Works]. Megavolt - Your source for electrical information in Israel.</ref> Ballas bekerja mengatur tegangan dengan prinsip pembatasan arus.<ref>[http://www.thekrib.com/Lights/fluor-tech.html How Fluorescent Lighting Works]. The Krib.</ref>


 
Ada dua jenis ballas dalam lampu pendar, yang pertama adalah ballas [[magnetik]] dan yang kedua adalah ballas elektronik.<ref>[http://www.green-energy-efficient-homes.com/how-do-fluorescent-lights-work.html How do Fluorescent Lights Works]. Green-Energy-Efficient-Homes.com.</ref> Ballas magnetik bekerja dengan cara ''mencekik'' (bahasa Inggris: ''choke'') arus pada titik yang sudah ditentukan berdasarkan siklus [[arus bolak-balik]] pada frekuensi jala-jala sumber, atau 50/60Hz.<ref>[http://www.thekrib.com/Lights/fluor-tech.html How Fluorescent Lighting Works]. The Krib.</ref> Sedangkan ballas elektronik menggunakan komponen-komponen elektronik aktif untuk membatasi arus dan bekerja pada [[frekuensi]] yang lebih tinggi (sekitar 25KHz).<ref>[http://www.thekrib.com/Lights/fluor-tech.html How Fluorescent Lighting Works]. The Krib.</ref> Beberapa orang mungkin dapat melihat kedipan cepat pada lampu pendar yang menggunakan ballas magnetik tetapi tidak untuk lampu yang menggunakan ballas elektronik.<ref>[http://www.thekrib.com/Lights/fluor-tech.html How Fluorescent Lighting Works]. The Krib.</ref> Ballas elektronik pada umumnya juga dapat menghidupkan lampu dengan lebih cepat, dengan lebih sedikit gangguan, dan dengan daya yang lebih rendah, sehingga membuat lampu pendar bekerja lebih efisien daripada ballas magnetik.<ref>[http://www.green-energy-efficient-homes.com/how-do-fluorescent-lights-work.html How do Fluorescent Lights Works]. Green-Energy-Efficient-Homes.com.</ref>
'''Ballas''' atau '''pemberat''' bekerja sebagai pengatur arus listrik. Ballas menyediakan kondisi yang tepat untuk menghidupkan dan mengoperasikan lampu pendar. Jika tegangan listrik pada lampu pendar tidak diatur, maka besar arus listrik yang mengalir melalui lampu akan meningkat pesat dan dapat menyebabkan hancurnya komponen-komponen. Ballas bekerja mengatur tegangan dengan prinsip pembatasan arus.
 
Ada dua jenis ballas dalam lampu pendar, yang pertama adalah ballas [[magnetik]] dan yang kedua adalah ballas elektronik. Ballas magnetik bekerja dengan cara ''mencekik'' (bahasa Inggris: ''choke'') arus pada titik yang sudah ditentukan berdasarkan siklus [[arus bolak-balik]] pada frekuensi jala-jala sumber, atau 50/60Hz. Sedangkan ballas elektronik menggunakan komponen-komponen elektronik aktif untuk membatasi arus dan bekerja pada [[frekuensi]] yang lebih tinggi (sekitar 25KHz). Beberapa orang mungkin dapat melihat kedipan cepat pada lampu pendar yang menggunakan ballas magnetik tetapi tidak untuk lampu yang menggunakan ballas elektronik. Ballas elektronik pada umumnya juga dapat menghidupkan lampu dengan lebih cepat, dengan lebih sedikit gangguan, dan dengan daya yang lebih rendah, sehingga membuat lampu pendar bekerja lebih efisien daripada ballas magnetik.


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lampu+pendar&oldid=28480210 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28480210 (2025-11-14T06:57:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lampu+pendar&oldid=28480210 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28480210 (2025-11-14T06:57:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi per 27 Agustus 2026 13.59

Berbagai jenis lampu pendar

Lampu pendar atau lampu kalimantang () adalah salah satu jenis lampu lucutan gas yang menggunakan daya listrik untuk mengeksitasi uap raksa.[1] Uap raksa yang tereksitasi itu menghasilkan gelombang cahaya ultraungu yang pada gilirannya menyebabkan lapisan fosfor berpendar dan menghasilkan cahaya kasatmata.[2] Lampu pendar mampu menghasilkan cahaya secara lebih efisien daripada lampu pijar.[3]

Lampu pendar dikenal dalam dua bentuk utama.[4] Yang pertama berbentuk tabung panjang atau yang umum dikenal dengan lampu TL (tubular lamp) atau lampu neon dan yang kedua berukuran lebih kecil dengan tabung ditekuk menyerupai spiral atau tabung-tabung lurus pendek tersambung di ujungnya, umum disebut dengan istilah lampu CFL (compact fluorescent lamp) atau sering juga disebut lampu hemat energi (LHE).[5]

Karena lampu pendar memiliki efisiensi lebih tinggi daripada lampu pijar, pemerintah Indonesia pernah mencanangkan program penggantian lampu pijar dengan lampu pendar secara gratis.[6] Namun seiring dengan kemajuan teknologi, efisiensi pencahayaan diode cahaya atau lebih dikenal dengan lampu LED mulai setara dengan efisiensi pencahayaan lampu pendar walaupun harus dalam kondisi tertentu.[7]

Sejarah

Penelitian awal

Fenomena pendaran (fosforesens) pada beberapa jenis batu dan material lain selama ratusan tahun, bahkan sebelum dipahami cara kerjanya.[8] Sejak pertengahan abad XIX, eksperimen memperlihatkan suatu nyala terjadi dari bejana kaca hampa udara yang dilewati arus listrik.[9] Penjelasan pertama kali dilakukan sekitar tahun 1845 oleh ilmuwan berkewarganegaraan Inggris, Sir George G. Stokes dari Universitas Cambridge.[10] Dia menamakan fenomena ini sebagai fluorescence dari kata flourite, yaitu nama sebuah mineral yang dapat berpendar.[11] Penjelasan ini berdasarkan sifat alamiah listrik dan fenomena cahaya yang dikembangkan pada tahun 1840an oleh Michael Faraday dan James Clerk Maxwell, keduanya ilmuwan dari Inggris.[12]

Pada tahun 1857, seorang ilmuwan dari Prancis, Alexandre E. Becquerel menginvestigasi dua macam fenomena pendaran (fosforesens dan fluoresens).[13] Dia berteori tentang pembuatan tabung pendaran serupa dengan yang dibuat pada masa kini.[14] Becquerel bereksperimen dengan melapisi tabung vakum dengan material yang dapat berpendar dan kemudian menjadi dasar pengembangan lampu pendar selanjutnya.[15]

Lampu generasi awal

Lampu pendar pertama dipatenkan dengan dokumen paten U.S. Patent No. 889,692 pada tahun 1901 oleh Peter Cooper Hewitt (1861-1921), seorang berkebangsaan Amerika Serikat.[16] Lampu pendar tersebut bekerja dengan uap raksa tekanan rendah dan adalah prototipe pertama dari lampu pendar masa kini.[17] Lampu tersebut digunakan untuk studio fotografi dan industri.[18]

Pada tahun 1927, Edmund Germer, Friedrich Meyer, dan Hans Spanner mematenkan lampu dengan uap bertekanan tinggi dengan U.S. Patent No. 2,182,732 dan berikutnya George Inman bekerja sama dengan General Electric (GE) untuk membuat lampu pendar yang praktis.[19] Lampu tersebut pertama dijual pada tahun 1938 dan dipatenkan pada tanggal 14 Oktober 1941 dengan U.S. Patent No. 2,259,040.[20] Paten inilah yang kemudian dianggap menjadi dasar dari pembuatan lampu pendar modern.[21]

Sedangkan lampu hemat energi (LHE) masa kini pertama dikembangkan oleh Edward E. Hammer, seorang insinyur dari General Electric saat terjadi krisis energi tahun 1970an.[22] Walaupun pihak pimpinan GE menyukai rancangan tersebut, mereka memutuskan untuk tidak memasarkannya pada saat itu karena LHE membutuhkan fasilitas produksi baru yang akan memakan biaya $25 juta.[23] Rancangan lampu tersebut pada akhirnya bocor dan disalin oleh pihak-pihak lain.[24]

Operasi

Sebuah lampu pendar pada dasarnya selalu berbentuk tabung yang panjang terbuat dari kaca, dengan ruang kosong di dalamnya, dan terminal listrik pada ujungnya yang terhubung dengan catu daya.[25] Tabung tersebut dapat dibentuk ke dalam berbagai macam bentuk seperti pada lampu pendar jenis LHE tabung kaca tersebut ditekuk ke dalam bentuk spiral atau bentuk lainnya.[26] Sejumlah kecil raksa ditempatkan di dalam tabung pendar dan tabung tersebut diisi dengan gas argon.[27]

Saat listrik dialirkan melalui tabung tersebut, listrik tersebut mengalir melalui gas argon dan membangkitkan atom-atom raksa dan menyebabkan sebagian di antara atom-atom tersebut menguap.[28] Atom raksa menyerap energi dari elektron-elektron yang bergerak bebas dan menjadi dalam keadaan tereksitasi.[29][30] Atom-atom raksa yang tereksitasi kemudian akan melepaskan energinya dalam bentuk cahaya pada panjang gelombang ultraungu.[31]

Cahaya pada panjang gelombang ultraungu tidak dapat kasatmata dan oleh karena itu lampu pendar mensiasatinya dengan melapisi bagian dalam tabung kaca dengan lapisan fosfor.[32] Fosfor yang terkena energi dari cahaya ultraungu akan berpendar, mengubah cahaya ultraungu menjadi cahaya kasatmata.[33] Fosfor berbentuk serbuk yang berwarna putih yang dapat dilihat pada lampu pendar yang pecah.[34]

Starter (Penghidup)

Starter atau penghidup[35] pada dasarnya adalah suatu saklar otomatis yang akan mati setelah jangka waktu tertentu.[36] Starter akan membiarkan arus listrik mengalir melalui elektrode pada kedua ujung tabung kaca dan memanaskannya hingga mulai melepaskan elektron.[37] Starter akan terbuka setelah beberapa detik dan tegangan listrik di antara kedua ujung tabung menyebabkan aliran elektron mengalir dalam tabung dan mengionisasi uap raksa.[38]

Ballas (Pemberat)

Ballas atau pemberat[39] bekerja sebagai pengatur arus listrik. Ballas menyediakan kondisi yang tepat untuk menghidupkan dan mengoperasikan lampu pendar.[40] Jika tegangan listrik pada lampu pendar tidak diatur, maka besar arus listrik yang mengalir melalui lampu akan meningkat pesat dan dapat menyebabkan hancurnya komponen-komponen.[41] Ballas bekerja mengatur tegangan dengan prinsip pembatasan arus.[42]

Ada dua jenis ballas dalam lampu pendar, yang pertama adalah ballas magnetik dan yang kedua adalah ballas elektronik.[43] Ballas magnetik bekerja dengan cara mencekik (bahasa Inggris: choke) arus pada titik yang sudah ditentukan berdasarkan siklus arus bolak-balik pada frekuensi jala-jala sumber, atau 50/60Hz.[44] Sedangkan ballas elektronik menggunakan komponen-komponen elektronik aktif untuk membatasi arus dan bekerja pada frekuensi yang lebih tinggi (sekitar 25KHz).[45] Beberapa orang mungkin dapat melihat kedipan cepat pada lampu pendar yang menggunakan ballas magnetik tetapi tidak untuk lampu yang menggunakan ballas elektronik.[46] Ballas elektronik pada umumnya juga dapat menghidupkan lampu dengan lebih cepat, dengan lebih sedikit gangguan, dan dengan daya yang lebih rendah, sehingga membuat lampu pendar bekerja lebih efisien daripada ballas magnetik.[47]

Referensi

  1. How a Basic Fluorescent Lamp Works. Megavolt - Your source for electrical information in Israel.
  2. How a Basic Fluorescent Lamp Works. Megavolt - Your source for electrical information in Israel.
  3. How do Fluorescent Lights Works. Green-Energy-Efficient-Homes.com.
  4. Bagaimana Lampu Hemat Energi Bekerja. Netsains.com.
  5. Bagaimana Lampu Hemat Energi Bekerja. Netsains.com.
  6. ANTARA News: Pemerintah akan Bagikan Lampu Hemat Energi Gratis. ANTARA. 2007.
  7. LED Efficiency Comparison. EcoLEDLighting.com.
  8. John Gribben. The Scientists: A History of Science Told Through the Lives of Its Greatest Inventors. Random House. 2004. hlm. 424–432. ISBN 978-0812967883.
  9. John Gribben. The Scientists: A History of Science Told Through the Lives of Its Greatest Inventors. Random House. 2004. hlm. 424–432. ISBN 978-0812967883.
  10. John Gribben. The Scientists: A History of Science Told Through the Lives of Its Greatest Inventors. Random House. 2004. hlm. 424–432. ISBN 978-0812967883.
  11. John Gribben. The Scientists: A History of Science Told Through the Lives of Its Greatest Inventors. Random House. 2004. hlm. 424–432. ISBN 978-0812967883.
  12. John Gribben. The Scientists: A History of Science Told Through the Lives of Its Greatest Inventors. Random House. 2004. hlm. 424–432. ISBN 978-0812967883.
  13. Mary Bellis. The History of Fluorescent Lights. 2007.
  14. Mary Bellis. The History of Fluorescent Lights. 2007.
  15. Mary Bellis. The History of Fluorescent Lights. 2007.
  16. Mary Bellis. The History of Fluorescent Lights. 2007.
  17. Mary Bellis. The History of Fluorescent Lights. 2007.
  18. Mary Bellis. The History of Fluorescent Lights. 2007.
  19. Mary Bellis. The History of Fluorescent Lights. 2007.
  20. Mary Bellis. The History of Fluorescent Lights. 2007.
  21. Mary Bellis. The History of Fluorescent Lights. 2007.
  22. Michael Kanellos. Father of the compact fluorescent bulb looks back. August 2007.
  23. Michael Kanellos. Father of the compact fluorescent bulb looks back. August 2007.
  24. Michael Kanellos. Father of the compact fluorescent bulb looks back. August 2007.
  25. How do Fluorescent Lights Works. Green-Energy-Efficient-Homes.com.
  26. How do Fluorescent Lights Works. Green-Energy-Efficient-Homes.com.
  27. How do Fluorescent Lights Works. Green-Energy-Efficient-Homes.com.
  28. How do Fluorescent Lights Works. Green-Energy-Efficient-Homes.com.
  29. How do Fluorescent Lights Works. Green-Energy-Efficient-Homes.com.
  30. How a Basic Fluorescent Lamp Works. Megavolt - Your source for electrical information in Israel.
  31. How a Basic Fluorescent Lamp Works. Megavolt - Your source for electrical information in Israel.
  32. How do Fluorescent Lights Works. Green-Energy-Efficient-Homes.com.
  33. How a Basic Fluorescent Lamp Works. Megavolt - Your source for electrical information in Israel.
  34. How do Fluorescent Lights Works. Green-Energy-Efficient-Homes.com.
  35. Glosarium. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.
  36. How a Basic Fluorescent Lamp Works. Megavolt - Your source for electrical information in Israel.
  37. How a Basic Fluorescent Lamp Works. Megavolt - Your source for electrical information in Israel.
  38. How a Basic Fluorescent Lamp Works. Megavolt - Your source for electrical information in Israel.
  39. Glosarium. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.
  40. How a Basic Fluorescent Lamp Works. Megavolt - Your source for electrical information in Israel.
  41. How a Basic Fluorescent Lamp Works. Megavolt - Your source for electrical information in Israel.
  42. How Fluorescent Lighting Works. The Krib.
  43. How do Fluorescent Lights Works. Green-Energy-Efficient-Homes.com.
  44. How Fluorescent Lighting Works. The Krib.
  45. How Fluorescent Lighting Works. The Krib.
  46. How Fluorescent Lighting Works. The Krib.
  47. How do Fluorescent Lights Works. Green-Energy-Efficient-Homes.com.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28480210 (2025-11-14T06:57:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.