Lompat ke isi

Zo (bot): Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28646012; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
Baris 1: Baris 1:
'''Zo''' adalah [[Bot percakapan]] berbahasa Inggris yang dikembangkan oleh [[Microsoft]] sebagai penerus chatbot [[Tay (bot)|Tay]]. Chatbot ini merupakan versi bahasa Inggris dari chatbot Microsoft lainnya yang lebih dahulu dirilis, yaitu [[Xiaoice]] di [[Tiongkok]] dan [[Rinnai]] di [[Jepang]].
'''Zo''' adalah [[Bot percakapan]] berbahasa Inggris yang dikembangkan oleh [[Microsoft]] sebagai penerus chatbot [[Tay (bot)|Tay]].<ref>Jessi Hempel. [https://www.wired.com/story/inside-microsofts-ai-comeback/ Inside Microsoft's AI Comeback Backchannel]. ''Wired''.</ref> Chatbot ini merupakan versi bahasa Inggris dari chatbot Microsoft lainnya yang lebih dahulu dirilis, yaitu [[Xiaoice]] di [[Tiongkok]] dan [[Rinnai]] di [[Jepang]].<ref>[https://www.engadget.com/2016/12/05/microsoft-zo-chat-bot/ Microsoft's second try at social chat bots arrives in Kik]. ''Engadget''.</ref>


== Sejarah ==
== Sejarah ==
Zo diluncurkan pada Desember 2016 melalui aplikasi [[Kik Messenger]], kemudian tersedia di [[Facebook Messenger]], platform obrolan grup GroupMe, dan melalui pesan pribadi di [[Twitter]]. Pada bulan peluncurannya, Zo mencatat rekor percakapan [[Bot percakapan]] terpanjang milik Microsoft, yaitu 1.229 putaran percakapan yang berlangsung selama 9 jam 53 menit. Zo menjadi sorotan media setelah laporan ''BuzzFeed News'' mengutip pernyataannya terkait topik agama dan politik, termasuk komentar mengenai [[Al-Qur'an]] serta operasi penangkapan [[Osama bin Laden]]. Pada Juli 2017, [[Business Insider]] melaporkan tanggapan Zo yang bersifat kritis terhadap [[Windows 10]], dengan membandingkannya secara humoris dengan [[Windows 8]] dan menyatakan preferensi pada [[Windows 7]]. Zo menghentikan aktivitas di [[Instagram]], Twitter, dan Facebook pada 1 Maret 2019, diikuti penghentian layanan di Twitter, [[Skype]], dan Kik pada 7 Maret 2019. Layanan di Facebook dan perangkat [[Samsung]] melalui [[AT&T]] dihentikan pada 19 Juli 2019, dan pada 7 September 2019 Zo resmi tidak lagi tersedia di ''GroupMe''.
Zo diluncurkan pada Desember 2016 melalui aplikasi [[Kik Messenger]], kemudian tersedia di [[Facebook Messenger]], platform obrolan grup GroupMe, dan melalui pesan pribadi di [[Twitter]]. Pada bulan peluncurannya, Zo mencatat rekor percakapan [[Bot percakapan]] terpanjang milik Microsoft, yaitu 1.229 putaran percakapan yang berlangsung selama 9 jam 53 menit.<ref>By. [https://news.microsoft.com/features/microsofts-ai-vision-rooted-in-research-conversations/ Microsoft’s AI vision, rooted in research, conversations]. ''Stories''. 2016-12-13.</ref> Zo menjadi sorotan media setelah laporan ''BuzzFeed News'' mengutip pernyataannya terkait topik agama dan politik, termasuk komentar mengenai [[Al-Qur'an]] serta operasi penangkapan [[Osama bin Laden]].<ref>[https://www.engadget.com/2017-07-04-microsofts-zo-chatbot-picked-up-some-offensive-habits.html Microsoft's "Zo" chatbot picked up some offensive habits]. ''Engadget''. 2017-07-04.</ref><ref>[https://indianexpress.com/article/technology/social/microsofts-zo-chatbot-told-a-user-that-quran-is-very-violent-4736768/ Microsoft’s Zo chatbot told a user that ‘Quran is very violent’]. ''The Indian Express''. 2017-07-05.</ref> Pada Juli 2017, [[Business Insider]] melaporkan tanggapan Zo yang bersifat kritis terhadap [[Windows 10]], dengan membandingkannya secara humoris dengan [[Windows 8]] dan menyatakan preferensi pada [[Windows 7]].<ref>[https://www.businessinsider.com/microsoft-ai-chatbot-zo-windows-spyware-tay-2017-7 Microsoft's AI chatbot says Windows is 'spyware']. ''Business Insider''.</ref> Zo menghentikan aktivitas di [[Instagram]], Twitter, dan Facebook pada 1 Maret 2019, diikuti penghentian layanan di Twitter, [[Skype]], dan Kik pada 7 Maret 2019. Layanan di Facebook dan perangkat [[Samsung]] melalui [[AT&T]] dihentikan pada 19 Juli 2019, dan pada 7 September 2019 Zo resmi tidak lagi tersedia di ''GroupMe''.<ref>[https://www.zo.ai/ Zo Social AI]. ''www.zo.ai''.</ref>


== Penerimaan ==
== Penerimaan ==
Zo menerima kritik terkait bias dalam penyaringan topik yang dianggap sensitif. Chatbot ini dilaporkan menolak untuk memberikan tanggapan terhadap penyebutan Timur Tengah, Al-Qur'an, atau Taurat, baik dalam konteks positif, negatif, maupun netral, tetapi tetap mengizinkan diskusi mengenai agama Kristen. Artikel di ''Quartz'' yang membahas temuan ini mengutip pernyataan Chloe Rose Stuart-Ulin, yang menyatakan bahwa Zo "bersikap politis benar hingga ekstrem terburuk" dan menghindari pembahasan yang dianggap sebagai pemicu.
Zo menerima kritik terkait bias dalam penyaringan topik yang dianggap sensitif. Chatbot ini dilaporkan menolak untuk memberikan tanggapan terhadap penyebutan Timur Tengah, Al-Qur'an, atau Taurat, baik dalam konteks positif, negatif, maupun netral, tetapi tetap mengizinkan diskusi mengenai agama Kristen. Artikel di ''Quartz'' yang membahas temuan ini mengutip pernyataan Chloe Rose Stuart-Ulin, yang menyatakan bahwa Zo "bersikap politis benar hingga ekstrem terburuk" dan menghindari pembahasan yang dianggap sebagai pemicu.<ref>[https://qz.com/1340990/microsofts-politically-correct-chat-bot-is-even-worse-than-its-racist-one Microsoft’s politically correct chatbot is even worse than its racist one]. ''Quartz''. 2018-07-31.</ref>


== Cakupan akademis ==
== Cakupan akademis ==
 
* Schlesinger, A., O'Hara, K.P. and Taylor, A.S., 2018, April. ''Let's talk about race: Identity, chatbots, and AI. In Proceedings of the 2018 chi conference on human factors in computing systems'' (halm. 1-14).  
* Schlesinger, A., O'Hara, K.P. and Taylor, A.S., 2018, April. ''Let's talk about race: Identity, chatbots, and AI. In Proceedings of the 2018 chi conference on human factors in computing systems'' (halm. 1-14).
* Medhi Thies, I., Menon, N., Magapu, S., Subramony, M. and O’neill, J., 2017. ''How do you want your chatbot? An exploratory Wizard-of-Oz study with young, urban Indians. In Human-Computer Interaction-INTERACT 2017: 16th IFIP TC 13 International Conference'', Mumbai, India, September 25–29, 2017, ''Proceedings'', ''Part'' I 16 (halm. 441-459).
* Medhi Thies, I., Menon, N., Magapu, S., Subramony, M. and O’neill, J., 2017. ''How do you want your chatbot? An exploratory Wizard-of-Oz study with young, urban Indians. In Human-Computer Interaction-INTERACT 2017: 16th IFIP TC 13 International Conference'', Mumbai, India, September 25–29, 2017, ''Proceedings'', ''Part'' I 16 (halm. 441-459).


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Zo+%28bot%29&oldid=28646012 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28646012 (2025-11-30T16:00:32Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Zo+%28bot%29&oldid=28646012 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28646012 (2025-11-30T16:00:32Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi per 23 Agustus 2026 10.27

Zo adalah Bot percakapan berbahasa Inggris yang dikembangkan oleh Microsoft sebagai penerus chatbot Tay.[1] Chatbot ini merupakan versi bahasa Inggris dari chatbot Microsoft lainnya yang lebih dahulu dirilis, yaitu Xiaoice di Tiongkok dan Rinnai di Jepang.[2]

Sejarah

Zo diluncurkan pada Desember 2016 melalui aplikasi Kik Messenger, kemudian tersedia di Facebook Messenger, platform obrolan grup GroupMe, dan melalui pesan pribadi di Twitter. Pada bulan peluncurannya, Zo mencatat rekor percakapan Bot percakapan terpanjang milik Microsoft, yaitu 1.229 putaran percakapan yang berlangsung selama 9 jam 53 menit.[3] Zo menjadi sorotan media setelah laporan BuzzFeed News mengutip pernyataannya terkait topik agama dan politik, termasuk komentar mengenai Al-Qur'an serta operasi penangkapan Osama bin Laden.[4][5] Pada Juli 2017, Business Insider melaporkan tanggapan Zo yang bersifat kritis terhadap Windows 10, dengan membandingkannya secara humoris dengan Windows 8 dan menyatakan preferensi pada Windows 7.[6] Zo menghentikan aktivitas di Instagram, Twitter, dan Facebook pada 1 Maret 2019, diikuti penghentian layanan di Twitter, Skype, dan Kik pada 7 Maret 2019. Layanan di Facebook dan perangkat Samsung melalui AT&T dihentikan pada 19 Juli 2019, dan pada 7 September 2019 Zo resmi tidak lagi tersedia di GroupMe.[7]

Penerimaan

Zo menerima kritik terkait bias dalam penyaringan topik yang dianggap sensitif. Chatbot ini dilaporkan menolak untuk memberikan tanggapan terhadap penyebutan Timur Tengah, Al-Qur'an, atau Taurat, baik dalam konteks positif, negatif, maupun netral, tetapi tetap mengizinkan diskusi mengenai agama Kristen. Artikel di Quartz yang membahas temuan ini mengutip pernyataan Chloe Rose Stuart-Ulin, yang menyatakan bahwa Zo "bersikap politis benar hingga ekstrem terburuk" dan menghindari pembahasan yang dianggap sebagai pemicu.[8]

Cakupan akademis

  • Schlesinger, A., O'Hara, K.P. and Taylor, A.S., 2018, April. Let's talk about race: Identity, chatbots, and AI. In Proceedings of the 2018 chi conference on human factors in computing systems (halm. 1-14).
  • Medhi Thies, I., Menon, N., Magapu, S., Subramony, M. and O’neill, J., 2017. How do you want your chatbot? An exploratory Wizard-of-Oz study with young, urban Indians. In Human-Computer Interaction-INTERACT 2017: 16th IFIP TC 13 International Conference, Mumbai, India, September 25–29, 2017, Proceedings, Part I 16 (halm. 441-459).

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28646012 (2025-11-30T16:00:32Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.