Lompat ke isi

Donor elektron: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28001093; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 7: Baris 7:


== Dalam kimia ==
== Dalam kimia ==
Dalam [[kimia]], golongan donor elektron yang mendonasikan tidak hanya satu, tetapi satu set elektron berpasangan yang membentuk [[ikatan kovalen]] dengan molekul akseptor elektron, dikenal sebagai [[basa Lewis]]. Fenomena ini memunculkan bidang kimia [[asam-basa Lewis]] yang luas. Kekuatan pendorong untuk donor elektron dan perilaku akseptor dalam kimia didasarkan pada konsep [[elektropositivitas]] (untuk donor) dan [[elektronegativitas]] (untuk akseptor) dari entitas atom atau molekul.
Dalam [[kimia]], golongan donor elektron yang mendonasikan tidak hanya satu, tetapi satu set elektron berpasangan yang membentuk [[ikatan kovalen]] dengan molekul akseptor elektron, dikenal sebagai [[basa Lewis]]. Fenomena ini memunculkan bidang kimia [[asam-basa Lewis]] yang luas.<ref>W.B. Jensen. [https://archive.org/details/lewisacidbasecon0000jens The Lewis acid-base concepts : an overview]. Wiley. 1980. ISBN 0-471-03902-0.</ref> Kekuatan pendorong untuk donor elektron dan perilaku akseptor dalam kimia didasarkan pada konsep [[elektropositivitas]] (untuk donor) dan [[elektronegativitas]] (untuk akseptor) dari entitas atom atau molekul.


== Dalam biologi ==
== Dalam biologi ==
Dalam [[biologi]], donor elektron melepaskan elektron selama [[respirasi sel]], yang menghasilkan pelepasan energi. [[Mikroorganisme]], seperti [[bakteri]], memperoleh energi dalam proses transfer elektron. Melalui mesin selulernya, mikroorganisme mengumpulkan energi untuk digunakan. Hasil akhirnya adalah elektron disumbangkan ke akseptor elektron. Selama proses ini ([[rantai transpor elektron]]), donor elektron teroksidasi dan akseptor elektron berkurang. [[Hidrokarbon]] minyak bumi, pelarut yang kurang terklorinasi seperti [[vinil klorida]], bahan organik tanah, dan senyawa anorganik tereduksi adalah semua senyawa yang dapat bertindak sebagai donor elektron. Reaksi ini menarik tidak hanya karena memungkinkan organisme memperoleh energi, tetapi juga karena terlibat dalam biodegradasi alami kontaminan organik.
Dalam [[biologi]], donor elektron melepaskan elektron selama [[respirasi sel]], yang menghasilkan pelepasan energi. [[Mikroorganisme]], seperti [[bakteri]], memperoleh energi dalam proses transfer elektron. Melalui mesin selulernya, mikroorganisme mengumpulkan energi untuk digunakan. Hasil akhirnya adalah elektron disumbangkan ke akseptor elektron. Selama proses ini ([[rantai transpor elektron]]), donor elektron teroksidasi dan akseptor elektron berkurang. [[Hidrokarbon]] minyak bumi, pelarut yang kurang terklorinasi seperti [[vinil klorida]], bahan organik tanah, dan senyawa anorganik tereduksi adalah semua senyawa yang dapat bertindak sebagai donor elektron. Reaksi ini menarik tidak hanya karena memungkinkan organisme memperoleh energi, tetapi juga karena terlibat dalam biodegradasi alami kontaminan organik.
== Referensi ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
*[http://toxics.usgs.gov/definitions/electron_donor.html Definisi donor elektron pada United States Geological Survey]
*[http://toxics.usgs.gov/definitions/electron_donor.html Definisi donor elektron pada United States Geological Survey]


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Donor+elektron&oldid=28001093 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28001093 (2025-10-16T04:52:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Donor+elektron&oldid=28001093 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28001093 (2025-10-16T04:52:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 14.05

Donor elektron adalah entitas kimia yang mendonasikan elektron ke senyawa lain. Entitas ini adalah agen pereduksi (reduktor) yang, akibat elektron yang disumbangkannya, dengan sendirinya teroksidasi dalam prosesnya.

Zat pereduksi umumnya mengalami perubahan kimiawi permanen melalui reaksi kimia kovalen atau ionik. Hal ini mengakibatkan transfer satu elektron atau lebih secara lengkap dan tidak dapat. Namun, dalam banyak keadaan kimiawi, transfer muatan elektronik ke akseptor elektron mungkin hanya berupa pecahan, yang berarti elektron tidak sepenuhnya ditransfer, tetapi menghasilkan resonansi elektron antara donor dan akseptor. Hal ini mengarah pada pembentukan kompleks transfer muatan yang komponen-komponennya sebagian besar mempertahankan identitas kimianya.

Daya donor elektron dari molekul donor diukur dengan potensial ionisasinya yang merupakan energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron dari orbital molekul terisi yang paling tinggi. Keseimbangan energi keseluruhan (ΔE), yaitu energi yang diperoleh atau hilang, dalam transfer donor-akseptor elektron ditentukan oleh perbedaan antara afinitas elektron akseptor (A) dan potensial ionisasi (I):

ΔE=AI

Dalam kimia

Dalam kimia, golongan donor elektron yang mendonasikan tidak hanya satu, tetapi satu set elektron berpasangan yang membentuk ikatan kovalen dengan molekul akseptor elektron, dikenal sebagai basa Lewis. Fenomena ini memunculkan bidang kimia asam-basa Lewis yang luas.[1] Kekuatan pendorong untuk donor elektron dan perilaku akseptor dalam kimia didasarkan pada konsep elektropositivitas (untuk donor) dan elektronegativitas (untuk akseptor) dari entitas atom atau molekul.

Dalam biologi

Dalam biologi, donor elektron melepaskan elektron selama respirasi sel, yang menghasilkan pelepasan energi. Mikroorganisme, seperti bakteri, memperoleh energi dalam proses transfer elektron. Melalui mesin selulernya, mikroorganisme mengumpulkan energi untuk digunakan. Hasil akhirnya adalah elektron disumbangkan ke akseptor elektron. Selama proses ini (rantai transpor elektron), donor elektron teroksidasi dan akseptor elektron berkurang. Hidrokarbon minyak bumi, pelarut yang kurang terklorinasi seperti vinil klorida, bahan organik tanah, dan senyawa anorganik tereduksi adalah semua senyawa yang dapat bertindak sebagai donor elektron. Reaksi ini menarik tidak hanya karena memungkinkan organisme memperoleh energi, tetapi juga karena terlibat dalam biodegradasi alami kontaminan organik.

Pranala luar

Referensi

  1. W.B. Jensen. The Lewis acid-base concepts : an overview. Wiley. 1980. ISBN 0-471-03902-0.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28001093 (2025-10-16T04:52:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.