Lompat ke isi

Kimia fisik: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26031381; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Lomonosov_Chymiae_Physicae_1752.jpg|thumb|right|280px|Lomonosov Chymiae Physicae 1752]]
'''Kimia fisik''' adalah ilmu yang mempelajari fenomena makroskopik, mikroskopik, atom, subatom dan partikel dalam sistem dan proses [[kimia]] berdasarkan prinsip-prinsip dan konsep-konsep [[fisika]], dengan bidang khusus a.l. termodinamika kimia, kimia kuantum, dan kinetika. Kimia Fisik banyak menggunakan konsep-konsep dan prinsip Fisika Klasik (seperti energi, entropi, suhu, tekanan, tegangan permukaan, viskositas, hukum Coulomb, interaksi dipol), Fisika Kuantum (seperti foton, bilangan kuantum, spin, kebolehjadian, prinsip ketakpastian), maupun Mekanika Statistik (seperti fungsi partisi, distribusi Boltzmann). Bagian penting dari ilmu ini termasuk [[termodinamika kimia]], [[kinetika kimia]], [[kimia kuantum]], [[elektrokimia]], [[kimia permukaan]] dan [[kimia padatan]], dan [[spektroskopi]]. Kimia fisik juga penting bagi [[ilmu material]] modern.
'''Kimia fisik''' adalah ilmu yang mempelajari fenomena makroskopik, mikroskopik, atom, subatom dan partikel dalam sistem dan proses [[kimia]] berdasarkan prinsip-prinsip dan konsep-konsep [[fisika]], dengan bidang khusus a.l. termodinamika kimia, kimia kuantum, dan kinetika. Kimia Fisik banyak menggunakan konsep-konsep dan prinsip Fisika Klasik (seperti energi, entropi, suhu, tekanan, tegangan permukaan, viskositas, hukum Coulomb, interaksi dipol), Fisika Kuantum (seperti foton, bilangan kuantum, spin, kebolehjadian, prinsip ketakpastian), maupun Mekanika Statistik (seperti fungsi partisi, distribusi Boltzmann). Bagian penting dari ilmu ini termasuk [[termodinamika kimia]], [[kinetika kimia]], [[kimia kuantum]], [[elektrokimia]], [[kimia permukaan]] dan [[kimia padatan]], dan [[spektroskopi]]. Kimia fisik juga penting bagi [[ilmu material]] modern.


Baris 6: Baris 8:


== Kimiawan fisika terkemuka ==
== Kimiawan fisika terkemuka ==
* [[Svante Arrhenius]]
* [[Svante Arrhenius]]
* [[Peter Debye]]
* [[Peter Debye]]
Baris 19: Baris 20:


== Cabang dan tema yang berhubungan ==
== Cabang dan tema yang berhubungan ==
* [[Termokimia]]
* [[Termokimia]]
* [[Kinetik kimia]]
* [[Kinetik kimia]]
Baris 33: Baris 33:
* [[Kimia organik fisik]]
* [[Kimia organik fisik]]
* [[Mikromeritik]]
* [[Mikromeritik]]


== Bacaan lanjutan ==
== Bacaan lanjutan ==
 
*  
 
*  
*
*  
*
*
*
*


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kimia+fisik&oldid=26031381 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26031381 (2024-07-14T07:11:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kimia+fisik&oldid=26031381 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26031381 (2024-07-14T07:11:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 14.08

Lomonosov Chymiae Physicae 1752

Kimia fisik adalah ilmu yang mempelajari fenomena makroskopik, mikroskopik, atom, subatom dan partikel dalam sistem dan proses kimia berdasarkan prinsip-prinsip dan konsep-konsep fisika, dengan bidang khusus a.l. termodinamika kimia, kimia kuantum, dan kinetika. Kimia Fisik banyak menggunakan konsep-konsep dan prinsip Fisika Klasik (seperti energi, entropi, suhu, tekanan, tegangan permukaan, viskositas, hukum Coulomb, interaksi dipol), Fisika Kuantum (seperti foton, bilangan kuantum, spin, kebolehjadian, prinsip ketakpastian), maupun Mekanika Statistik (seperti fungsi partisi, distribusi Boltzmann). Bagian penting dari ilmu ini termasuk termodinamika kimia, kinetika kimia, kimia kuantum, elektrokimia, kimia permukaan dan kimia padatan, dan spektroskopi. Kimia fisik juga penting bagi ilmu material modern.

Sejarah

Istilah "kimia fisik" mungkin pertama kali digunakan oleh Mikhail Lomonosov pada tahun 1752, ketika ia menyampaikan kuliah berjudul "Pelajaran Kimia Fisika yang Benar" kepada mahasiswa Universitas Petersburg. Landasan Kimia Fisik modern diletakkan pertama kali pada tahun 1876 oleh Josiah Willard Gibbs dalam makalahnya, On the Equilibrium of Heterogeneous Substances, yang memuat beberapa konsep dan prinsip penting kimia fisik, seperti energi Gibbs, potensial kimia, aturan fase Gibbs.

Kimiawan fisika terkemuka

Cabang dan tema yang berhubungan

Bacaan lanjutan

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26031381 (2024-07-14T07:11:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.