Lompat ke isi

Geologi kelautan: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29641405; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Mariana_trench_location.jpg|thumb|right|280px|Mariana trench location]]
'''Geologi kelautan''' mencakup penelitian [[geofisika]], [[geokimia]], [[sedimentologi]], dan [[paleontologi]] di dasar samudera dan daerah pesisir. Geologi kelautan berkaitan erat dengan [[oseanografi fisik]] dan [[tektonik lempeng]].
'''Geologi kelautan''' mencakup penelitian [[geofisika]], [[geokimia]], [[sedimentologi]], dan [[paleontologi]] di dasar samudera dan daerah pesisir. Geologi kelautan berkaitan erat dengan [[oseanografi fisik]] dan [[tektonik lempeng]].


Baris 4: Baris 6:


[[Cincin Api Pasifik|Cincin Api]] di sekitar [[Samudera Pasifik]] yang kehadirannya mengintensifkan aktivitas [[vulkanisme]] dan [[seismik]] memberikan ancaman utama untuk bencana [[gempa bumi]], [[tsunami]], dan letusan gunung api. Semua [[sistem peringatan dini]] untuk peristiwa bencana ini membutuhkan pemahaman yang lebih detail mengenai geologi kelautan di lingkungan pesisir dan [[busur kepulauan]]
[[Cincin Api Pasifik|Cincin Api]] di sekitar [[Samudera Pasifik]] yang kehadirannya mengintensifkan aktivitas [[vulkanisme]] dan [[seismik]] memberikan ancaman utama untuk bencana [[gempa bumi]], [[tsunami]], dan letusan gunung api. Semua [[sistem peringatan dini]] untuk peristiwa bencana ini membutuhkan pemahaman yang lebih detail mengenai geologi kelautan di lingkungan pesisir dan [[busur kepulauan]]
== Referensi ==
* Erickson, John, 1996, ''Marine Geology: Undersea Landforms and Life Forms'', Facts on File ISBN 0-8160-3354-4
* Seibold, E. and W.H. Berger, 1994, ''The Sea Floor: An Introduction to Marine Geology'', Springer-Verlag ISBN 0-387-56884-0


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://www.mgi.esdm.go.id/ Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan]
* [http://www.mgi.esdm.go.id/ Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan]  
*  [http://soundwaves.usgs.gov/ ''Soundwaves'' Coastal Science & Research News from Across the USGS]
*  [http://soundwaves.usgs.gov/ ''Soundwaves'' Coastal Science & Research News from Across the USGS]  
*  [http://www.ngdc.noaa.gov/mgg/aboutmgg/aboutwdcmgg.html Marine Geology and Geophysics - NOAA]
*  [http://www.ngdc.noaa.gov/mgg/aboutmgg/aboutwdcmgg.html Marine Geology and Geophysics - NOAA]  
*  [http://walrus.wr.usgs.gov/pacmaps/ Pacific Seafloor Mapping Project - USGS]
*  [http://walrus.wr.usgs.gov/pacmaps/ Pacific Seafloor Mapping Project - USGS]  
*  [http://web.mit.edu/mit-whoi/www/research/mgg/ Marine Geology and Geophysics at MIT]
*  [http://web.mit.edu/mit-whoi/www/research/mgg/ Marine Geology and Geophysics at MIT]  
*  [http://www-odp.tamu.edu/ Ocean Drilling Program]
*  [http://www-odp.tamu.edu/ Ocean Drilling Program]


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Geologi+kelautan&oldid=29641405 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29641405 (2026-08-26T11:51:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Geologi+kelautan&oldid=29641405 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29641405 (2026-08-26T11:51:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 14.08

Mariana trench location

Geologi kelautan mencakup penelitian geofisika, geokimia, sedimentologi, dan paleontologi di dasar samudera dan daerah pesisir. Geologi kelautan berkaitan erat dengan oseanografi fisik dan tektonik lempeng.

Penelitian geologi kelautan menjadi sangat penting untuk memberikan bukti mengenai pemekaran lantai samudera dan tektonik lempeng pada tahun-tahun setelah Perang Dunia ke-2. Dasar samudera secara esensial merupakan daerah terakhir yang belum dieksplorasi dan dipetakan secara detail dengan dukungan tujuan militer (kapal selam) dan tujuan ekonomi (penambangan logam dan minyak bumi) sebagai alasan penelitian.

Cincin Api di sekitar Samudera Pasifik yang kehadirannya mengintensifkan aktivitas vulkanisme dan seismik memberikan ancaman utama untuk bencana gempa bumi, tsunami, dan letusan gunung api. Semua sistem peringatan dini untuk peristiwa bencana ini membutuhkan pemahaman yang lebih detail mengenai geologi kelautan di lingkungan pesisir dan busur kepulauan

Pranala luar

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29641405 (2026-08-26T11:51:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.