Lompat ke isi

MIMO: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27658363; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Multiple-Input and Multiple-Output''' ('''MIMO''') ( /ˈmaɪmoʊ, ˈmiːmoʊ/ ) adalah [[teknologi]] [[nirkabel]] yang melipatgandakan [[kapasitas]] [[tautan]] radio menggunakan beberapa [[antena]] [[pemancar]] dan [[penerima]]. MIMO telah menjadi teknologi inti untuk komunikasi nirkabel [[pita lebar]], termasuk standar seluler—4G WiMAX (8o2.16 e, m), dan 3GPP 4G LTE dan 5G NR, serta standar Wi-Fi— IEEE 802.11n , ac , dan ax .
'''Multiple-Input and Multiple-Output''' ('''MIMO''') ( /ˈmaɪmoʊ, ˈmiːmoʊ/ ) adalah [[teknologi]] [[nirkabel]] yang melipatgandakan [[kapasitas]] [[tautan]] radio menggunakan beberapa [[antena]] [[pemancar]] dan [[penerima]]. MIMO telah menjadi teknologi inti untuk komunikasi nirkabel [[pita lebar]], termasuk standar seluler—4G WiMAX (8o2.16 e, m), dan 3GPP 4G LTE dan 5G NR, serta standar Wi-Fi— IEEE 802.11n , ac , dan ax .


MIMO adalah teknologi nirkabel yang meningkatkan kapasitas data radio dengan menggunakan beberapa antena pengirim (transmitter) dan penerima (receiver). Dalam sistem MIMO, data yang sama ditransmisikan melalui beberapa antena melalui jalur yang sama dalam bandwidth yang sama. Dampaknya, kecepatan pengiriman data yang dikirimkan oleh antena transmitter akan meningkat karena sinyal data tersebut dikirimkan dalam beberapa “bagian”. Selain itu kualitas data yang dikirimkan juga lebih baik karena sistem MIMO juga bisa meminimalisir noise.
MIMO adalah teknologi nirkabel yang meningkatkan kapasitas data radio dengan menggunakan beberapa antena pengirim (transmitter) dan penerima (receiver). Dalam sistem MIMO, data yang sama ditransmisikan melalui beberapa antena melalui jalur yang sama dalam bandwidth yang sama. Dampaknya, kecepatan pengiriman data yang dikirimkan oleh antena transmitter akan meningkat karena sinyal data tersebut dikirimkan dalam beberapa “bagian”. Selain itu kualitas data yang dikirimkan juga lebih baik karena sistem MIMO juga bisa meminimalisir noise.
Baris 8: Baris 7:
MIMO dimulai dengan aliran data berkecepatan tinggi, yang didemultipleks menjadi beberapa aliran berkecepatan lebih rendah. Masing-masing aliran ini kemudian dimodulasi dan ditransmisikan secara paralel dengan pengkodean yang berbeda dari antena pemancar, dengan semua aliran berada dalam kanal frekuensi yang sama. Aliran-aliran yang saling berinterferensi dan berada di kanal yang sama ini tiba di susunan antena penerima, masing-masing memiliki tanda spasial yang berbeda—pola fase penguatan pada antena penerima. Tanda array yang berbeda ini memungkinkan penerima untuk memisahkan aliran-aliran yang berada di kanal yang sama ini, mendemodulasinya, dan melakukan multipleks ulang untuk merekonstruksi aliran data berkecepatan tinggi asli. Proses ini terkadang disebut sebagai ' Multiplexing Spasial '.
MIMO dimulai dengan aliran data berkecepatan tinggi, yang didemultipleks menjadi beberapa aliran berkecepatan lebih rendah. Masing-masing aliran ini kemudian dimodulasi dan ditransmisikan secara paralel dengan pengkodean yang berbeda dari antena pemancar, dengan semua aliran berada dalam kanal frekuensi yang sama. Aliran-aliran yang saling berinterferensi dan berada di kanal yang sama ini tiba di susunan antena penerima, masing-masing memiliki tanda spasial yang berbeda—pola fase penguatan pada antena penerima. Tanda array yang berbeda ini memungkinkan penerima untuk memisahkan aliran-aliran yang berada di kanal yang sama ini, mendemodulasinya, dan melakukan multipleks ulang untuk merekonstruksi aliran data berkecepatan tinggi asli. Proses ini terkadang disebut sebagai ' Multiplexing Spasial '.


Kunci MIMO adalah perbedaan yang cukup dalam tanda spasial dari aliran yang berbeda, untuk memungkinkan pemisahannya. Hal ini dicapai melalui kombinasi sebaran sudut multipath  dan jarak yang cukup antar elemen antena. Dalam lingkungan dengan multipath yang kaya dan sebaran sudut yang tinggi, yang umum dalam penerapan seluler dan Wi-Fi, jarak elemen antena di setiap ujung beberapa panjang gelombang saja sudah cukup. Namun, jika tidak ada sebaran multipath yang signifikan, jarak elemen yang lebih besar (pemisahan sudut yang lebih lebar) diperlukan baik pada larik transmisi, larik penerima, atau keduanya.
Kunci MIMO adalah perbedaan yang cukup dalam tanda spasial dari aliran yang berbeda, untuk memungkinkan pemisahannya. Hal ini dicapai melalui kombinasi sebaran sudut multipath<ref>Keivan Kaboutari. [https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1434841121000844 A compact 4-element printed planar MIMO antenna system with isolation enhancement for ISM band operation]. ''AEU — International Journal of Electronics and Communications''. 2021. Vol. 134. doi:10.1016/j.aeue.2021.153687.</ref><ref>Hermann Lipfert. [http://www.irt.de/webarchiv/showdoc.php?z=OTAyIzEwMDYwMTMxMCNwZGY= MIMO OFDM Space Time Coding – Spatial Multiplexing, Increasing Performance and Spectral Efficiency in Wireless Systems, Part I Technical Basis]. August 2007.</ref> dan jarak yang cukup antar elemen antena. Dalam lingkungan dengan multipath yang kaya dan sebaran sudut yang tinggi, yang umum dalam penerapan seluler dan Wi-Fi, jarak elemen antena di setiap ujung beberapa panjang gelombang saja sudah cukup. Namun, jika tidak ada sebaran multipath yang signifikan, jarak elemen yang lebih besar (pemisahan sudut yang lebih lebar) diperlukan baik pada larik transmisi, larik penerima, atau keduanya.


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
* [[nirkabel]]
* [[nirkabel]]
* [[tautan]]
* [[tautan]]  
* [[antena]]
* [[antena]]  
* [[pemancar]]
* [[pemancar]]
* [[penerima]]
* [[penerima]]
* [[WiMAX MIMO]]
* [[WiMAX MIMO]]
Baris 24: Baris 23:


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
*
*
*
 
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=MIMO&oldid=27658363 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27658363 (2025-08-10T01:31:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=MIMO&oldid=27658363 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27658363 (2025-08-10T01:31:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 10.30

Multiple-Input and Multiple-Output (MIMO) ( /ˈmaɪmoʊ, ˈmiːmoʊ/ ) adalah teknologi nirkabel yang melipatgandakan kapasitas tautan radio menggunakan beberapa antena pemancar dan penerima. MIMO telah menjadi teknologi inti untuk komunikasi nirkabel pita lebar, termasuk standar seluler—4G WiMAX (8o2.16 e, m), dan 3GPP 4G LTE dan 5G NR, serta standar Wi-Fi— IEEE 802.11n , ac , dan ax .

MIMO adalah teknologi nirkabel yang meningkatkan kapasitas data radio dengan menggunakan beberapa antena pengirim (transmitter) dan penerima (receiver). Dalam sistem MIMO, data yang sama ditransmisikan melalui beberapa antena melalui jalur yang sama dalam bandwidth yang sama. Dampaknya, kecepatan pengiriman data yang dikirimkan oleh antena transmitter akan meningkat karena sinyal data tersebut dikirimkan dalam beberapa “bagian”. Selain itu kualitas data yang dikirimkan juga lebih baik karena sistem MIMO juga bisa meminimalisir noise.

MIMO merupakan terobosan mendasar dalam transmisi nirkabel dengan memanfaatkan dimensi spasial untuk meningkatkan kapasitas tautan (laju data). Teknologi ini membutuhkan beberapa antena, baik pada pemancar maupun penerima, beserta pemrosesan sinyal terkait, untuk menghasilkan peningkatan kecepatan data yang secara kasar proporsional dengan jumlah antena di setiap ujung.

MIMO dimulai dengan aliran data berkecepatan tinggi, yang didemultipleks menjadi beberapa aliran berkecepatan lebih rendah. Masing-masing aliran ini kemudian dimodulasi dan ditransmisikan secara paralel dengan pengkodean yang berbeda dari antena pemancar, dengan semua aliran berada dalam kanal frekuensi yang sama. Aliran-aliran yang saling berinterferensi dan berada di kanal yang sama ini tiba di susunan antena penerima, masing-masing memiliki tanda spasial yang berbeda—pola fase penguatan pada antena penerima. Tanda array yang berbeda ini memungkinkan penerima untuk memisahkan aliran-aliran yang berada di kanal yang sama ini, mendemodulasinya, dan melakukan multipleks ulang untuk merekonstruksi aliran data berkecepatan tinggi asli. Proses ini terkadang disebut sebagai ' Multiplexing Spasial '.

Kunci MIMO adalah perbedaan yang cukup dalam tanda spasial dari aliran yang berbeda, untuk memungkinkan pemisahannya. Hal ini dicapai melalui kombinasi sebaran sudut multipath[1][2] dan jarak yang cukup antar elemen antena. Dalam lingkungan dengan multipath yang kaya dan sebaran sudut yang tinggi, yang umum dalam penerapan seluler dan Wi-Fi, jarak elemen antena di setiap ujung beberapa panjang gelombang saja sudah cukup. Namun, jika tidak ada sebaran multipath yang signifikan, jarak elemen yang lebih besar (pemisahan sudut yang lebih lebar) diperlukan baik pada larik transmisi, larik penerima, atau keduanya.

Lihat pula

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27658363 (2025-08-10T01:31:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.