Danau hipersalin: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 22407456; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:ET_Afar_asv2018-01_img58_Dallol.jpg|thumb|right|280px|ET Afar asv2018-01 img58 Dallol]] | |||
Danau hipersalin | '''Danau hipersalin''' adalah sebuah [[perairan]] yang terkurung oleh daratan dan memiliki [[konsentrasi]] [[sodium klorida]] atau [[garam]] yang signifikan. Tingkat [[Keasinan|salinitas]] di danau-danau hipersalin dapat melampaui air samudera yang memiliki salinitas 3.5%.<ref>Virginia I. Rich. [http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/B9780123946263000065 Environmental Microbiology (Third Edition)]. Academic Press. 2015-01-01. hlm. 134. doi:10.1016/b978-0-12-394626-3.00006-5. ISBN 978-0-12-394626-3. Hypersaline environments have higher salinities than seawater (≈35‰) and may even be salt saturated.</ref> Akibat kandungan garam yang tinggi, air di danau-danau hipersalin mampu memberikan [[gaya apung]] yang besar.<ref>Chris Klein. [https://wavepoolmag.com/the-lowdown-on-buoyancy-in-a-wave-pool/ Why you float better in salt water than in fresh water waves]. ''Wave Pool Magazine - For your curiosity and stoke''. 2019-12-23.</ref> | ||
Perairan paling asin di dunia adalah [[Kolam Gaet'ale]] di Depresi Danakil, Afar, [[Etiopia]]. Air di Kolam Gaet'ae dapat memiliki salinitas hingga 43%, atau sekitar 12 kali lebih asin daripada air laut. Perairan-perairan lain yang memiliki salinitas tinggi adalah [[Danau Assal (Djibouti)|Danau Assal]] di [[Djibouti]] yang memiliki salinitas hingga 34,8%, [[Laut Mati]] dengan salinitas 34.2% pada tahun 2010, dan [[Danau Garam Besar]] di negara bagian [[Utah]], AS dengan salinitas 5–27%. Laut Mati yang terletak di perbatasan antara [[Israel]], [[Palestina (wilayah)|Palestina]], dan [[Yordania]] merupakan danau hipersalin yang paling terkenal sekaligus terdalam di dunia. Danau Garam Besar di [[Utah]] memiliki [[luas permukaan]] tiga kali lebih besar daripada Laut Mati, tetapi memiliki dasar yang lebih dangkal dan mengalami fluktuasi salinitas yang lebih besar. Salinitas paling tinggi yang pernah tercatat adalah 29% atau sekitar 8,28 kali salinitas air laut pada tahun 1963, ketika ketinggian muka air di danau ini mencapai titik terendahnya. Ketika tinggi muka air di Danau Garam Besar berada pada titik tertingginya, salinitas air danau akan menurun drastis hingga mencapai 6% atau hanya 1,7 kali lebih asin daripada air laut. | Danau hipersalin dapat ditemui di semua benua, terutama pada daerah-daerah yang kering.<ref>Ulrich T. Hammer. [https://books.google.com/books?id=NOdvPFm6SyoC&pg=PA315&dq=Lovenula&ei=KkFMSZHSGqWQkATs0cSSDw#PPA39,M1 Saline lake ecosystems of the world]. Springer. 1986. ISBN 90-6193-535-0.</ref> Terdapat dua [[danau subglasial]] di [[Tudung es|Tudung Es]] [[Devon (periode)|Devon]], [[Arktik]] yang tergolong sebagai danau hipersalin.<ref>Kyle Muzyka. [http://www.cbc.ca/news/canada/edmonton/university-alberta-scientist-subglacial-lakes-canada-arctic-1.4614626 Super salty lakes discovered in Canadian Arctic could provide window into life beyond Earth]. ''CBC News''. 11 April 2018.</ref> Sementara itu di [[Antarktika]], terdapat beberapa perairan hipersalin besar, salah satunya [[Danau Vanda]] di [[Lembah Kering McMurdo]] yang memiliki salinitas hingga 35% (10 kali lebih asin daripada air laut pada umumnya).<ref>John C. Priscu. [https://aslopubs.onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.4319/lo.1987.32.1.0260 Photosynthate distribution by microplankton in permanently ice-covered Antarctic desert lakes1]. ''Limnology and Oceanography''. 1987. Vol. 32 (1). hlm. 260–270. doi:10.4319/lo.1987.32.1.0260. Anoxia, relatively warm water, and high salinity (> 10 times that of seawater in Lake Vanda)</ref> | ||
Perairan paling asin di dunia adalah [[Kolam Gaet'ale]] di Depresi Danakil, Afar, [[Etiopia]]. Air di Kolam Gaet'ae dapat memiliki salinitas hingga 43%, atau sekitar 12 kali lebih asin daripada air laut.<ref>Eduardo Perez. ''Chemical Analysis of Gaet’ale, a Hypersaline Pond in Danakil Depression (Ethiopia): New Record for the Most Saline Water Body on Earth''. ''Aquatic Geochemistry''. April 2017. Vol. 23 (2). hlm. 109–117. doi:10.1007/s10498-017-9312-z.</ref> Perairan-perairan lain yang memiliki salinitas tinggi adalah [[Danau Assal (Djibouti)|Danau Assal]] di [[Djibouti]] yang memiliki salinitas hingga 34,8%,<ref>[https://books.google.com/books?id=ErkxBgAAQBAJ&pg=PA9 Earth's Landscape: An Encyclopedia of the World's Geographic Features [2 volumes]]. ABC-CLIO. 2015. hlm. 9. ISBN 978-1-61069-446-9.</ref> [[Laut Mati]] dengan salinitas 34.2% pada tahun 2010, dan [[Danau Garam Besar]] di negara bagian [[Utah]], AS dengan salinitas 5–27%. Laut Mati yang terletak di perbatasan antara [[Israel]], [[Palestina (wilayah)|Palestina]], dan [[Yordania]] merupakan danau hipersalin yang paling terkenal sekaligus terdalam di dunia.<ref>Thorsten Stiehl. [http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0146638005001129 Molecular and isotopic characterization of lipids in cultured halophilic microorganisms from the Dead Sea and comparison with the sediment record of this hypersaline lake]. ''Organic Geochemistry''. 2005-09-01. Vol. 36 (9). hlm. 1242–1251. doi:10.1016/j.orggeochem.2005.05.002.</ref> Danau Garam Besar di [[Utah]] memiliki [[luas permukaan]] tiga kali lebih besar daripada Laut Mati, tetapi memiliki dasar yang lebih dangkal dan mengalami fluktuasi salinitas yang lebih besar. Salinitas paling tinggi yang pernah tercatat adalah 29% atau sekitar 8,28 kali salinitas air laut pada tahun 1963, ketika ketinggian muka air di danau ini mencapai titik terendahnya. Ketika tinggi muka air di Danau Garam Besar berada pada titik tertingginya, salinitas air danau akan menurun drastis hingga mencapai 6% atau hanya 1,7 kali lebih asin daripada air laut.<ref>Doyle W. Stephens. [https://link.springer.com/chapter/10.1007%2F978-94-009-0603-7_13 Changes in lake levels, salinity and the biological community of Great Salt Lake (Utah, USA), 1847–1987]. ''Saline Lakes''. Springer Netherlands. 1990. hlm. 140. doi:10.1007/978-94-009-0603-7_13. ISBN 978-94-009-0603-7. The brine has contained as much as 29 percent salt when the lake was at its historic low in 1963, but when the lake peaked in 1986, the salinity of the main southern part of the lake was about 6 percent.</ref> | |||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Danau+hipersalin&oldid=22407456 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 22407456 (2022-12-21T13:28:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi per 27 Agustus 2026 18.01
Danau hipersalin adalah sebuah perairan yang terkurung oleh daratan dan memiliki konsentrasi sodium klorida atau garam yang signifikan. Tingkat salinitas di danau-danau hipersalin dapat melampaui air samudera yang memiliki salinitas 3.5%.[1] Akibat kandungan garam yang tinggi, air di danau-danau hipersalin mampu memberikan gaya apung yang besar.[2]
Danau hipersalin dapat ditemui di semua benua, terutama pada daerah-daerah yang kering.[3] Terdapat dua danau subglasial di Tudung Es Devon, Arktik yang tergolong sebagai danau hipersalin.[4] Sementara itu di Antarktika, terdapat beberapa perairan hipersalin besar, salah satunya Danau Vanda di Lembah Kering McMurdo yang memiliki salinitas hingga 35% (10 kali lebih asin daripada air laut pada umumnya).[5]
Perairan paling asin di dunia adalah Kolam Gaet'ale di Depresi Danakil, Afar, Etiopia. Air di Kolam Gaet'ae dapat memiliki salinitas hingga 43%, atau sekitar 12 kali lebih asin daripada air laut.[6] Perairan-perairan lain yang memiliki salinitas tinggi adalah Danau Assal di Djibouti yang memiliki salinitas hingga 34,8%,[7] Laut Mati dengan salinitas 34.2% pada tahun 2010, dan Danau Garam Besar di negara bagian Utah, AS dengan salinitas 5–27%. Laut Mati yang terletak di perbatasan antara Israel, Palestina, dan Yordania merupakan danau hipersalin yang paling terkenal sekaligus terdalam di dunia.[8] Danau Garam Besar di Utah memiliki luas permukaan tiga kali lebih besar daripada Laut Mati, tetapi memiliki dasar yang lebih dangkal dan mengalami fluktuasi salinitas yang lebih besar. Salinitas paling tinggi yang pernah tercatat adalah 29% atau sekitar 8,28 kali salinitas air laut pada tahun 1963, ketika ketinggian muka air di danau ini mencapai titik terendahnya. Ketika tinggi muka air di Danau Garam Besar berada pada titik tertingginya, salinitas air danau akan menurun drastis hingga mencapai 6% atau hanya 1,7 kali lebih asin daripada air laut.[9]
Referensi
- ↑ Virginia I. Rich. Environmental Microbiology (Third Edition). Academic Press. 2015-01-01. hlm. 134. doi:10.1016/b978-0-12-394626-3.00006-5. ISBN 978-0-12-394626-3. Hypersaline environments have higher salinities than seawater (≈35‰) and may even be salt saturated.
- ↑ Chris Klein. Why you float better in salt water than in fresh water waves. Wave Pool Magazine - For your curiosity and stoke. 2019-12-23.
- ↑ Ulrich T. Hammer. Saline lake ecosystems of the world. Springer. 1986. ISBN 90-6193-535-0.
- ↑ Kyle Muzyka. Super salty lakes discovered in Canadian Arctic could provide window into life beyond Earth. CBC News. 11 April 2018.
- ↑ John C. Priscu. Photosynthate distribution by microplankton in permanently ice-covered Antarctic desert lakes1. Limnology and Oceanography. 1987. Vol. 32 (1). hlm. 260–270. doi:10.4319/lo.1987.32.1.0260. Anoxia, relatively warm water, and high salinity (> 10 times that of seawater in Lake Vanda)
- ↑ Eduardo Perez. Chemical Analysis of Gaet’ale, a Hypersaline Pond in Danakil Depression (Ethiopia): New Record for the Most Saline Water Body on Earth. Aquatic Geochemistry. April 2017. Vol. 23 (2). hlm. 109–117. doi:10.1007/s10498-017-9312-z.
- ↑ Earth's Landscape: An Encyclopedia of the World's Geographic Features [2 volumes]. ABC-CLIO. 2015. hlm. 9. ISBN 978-1-61069-446-9.
- ↑ Thorsten Stiehl. Molecular and isotopic characterization of lipids in cultured halophilic microorganisms from the Dead Sea and comparison with the sediment record of this hypersaline lake. Organic Geochemistry. 2005-09-01. Vol. 36 (9). hlm. 1242–1251. doi:10.1016/j.orggeochem.2005.05.002.
- ↑ Doyle W. Stephens. Changes in lake levels, salinity and the biological community of Great Salt Lake (Utah, USA), 1847–1987. Saline Lakes. Springer Netherlands. 1990. hlm. 140. doi:10.1007/978-94-009-0603-7_13. ISBN 978-94-009-0603-7. The brine has contained as much as 29 percent salt when the lake was at its historic low in 1963, but when the lake peaked in 1986, the salinity of the main southern part of the lake was about 6 percent.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22407456 (2022-12-21T13:28:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.