Lompat ke isi

Bahan berbahaya dan beracun: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28597138; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Bahan berbahaya dan beracun''' ('''B3''') adalah zat yang menimbulkan risiko kesehatan, keselamatan kerja, properti, atau [[Lingkungan hidup|lingkungan]] saat diangkut maupun tidak. Yang termasuk B3 contohnya [[limbah B3]], yaitu [[Sampah|limbah]] yang mengancam [[kesehatan masyarakat]] atau lingkungan.
[[File:HAZMAT_training.jpg|thumb|right|280px|Para teknisi medis darurat berlatih sebagai responden penyelamat (pakaian abu-abu) dan dekontaminasi (pakaian hijau) terhadap situasi kontaminasi bahan berbahaya dan beracun]]
 
'''Bahan berbahaya dan beracun''' ('''B3''') adalah zat yang menimbulkan risiko kesehatan, keselamatan kerja, properti, atau [[Lingkungan hidup|lingkungan]] saat diangkut maupun tidak. Yang termasuk B3 contohnya [[limbah B3]], yaitu [[Sampah|limbah]] yang mengancam [[kesehatan masyarakat]] atau lingkungan.<ref>[http://www.epa.gov/agriculture/lrca.html#Solid%20Wastes Resources Conservation and Recovery Act]. US EPA.</ref>


B3 tunduk pada peraturan kimia. Tim B3 adalah personel yang dilatih khusus untuk menangani B3, termasuk bahan-bahan dengan sifat [[Peluruhan radioaktif|radioaktif]], [[mudah terbakar]], [[Bahan peledak|mudah meledak]], [[korosi]]f, [[Oksidator|pengoksidasi]], [[Gas asfiksia|asfiksia]], [[Bahaya hayati|bahaya biologis]], [[Toksisitas|beracun]], [[patogen]]ik, atau [[alergen]]ik. Barang yang mengandung B3 dapat berwujud gas, cairan terkompresi, atau bahan panas, atau mungkin memiliki karakteristik lain yang membuatnya berbahaya dalam keadaan tertentu.
B3 tunduk pada peraturan kimia. Tim B3 adalah personel yang dilatih khusus untuk menangani B3, termasuk bahan-bahan dengan sifat [[Peluruhan radioaktif|radioaktif]], [[mudah terbakar]], [[Bahan peledak|mudah meledak]], [[korosi]]f, [[Oksidator|pengoksidasi]], [[Gas asfiksia|asfiksia]], [[Bahaya hayati|bahaya biologis]], [[Toksisitas|beracun]], [[patogen]]ik, atau [[alergen]]ik. Barang yang mengandung B3 dapat berwujud gas, cairan terkompresi, atau bahan panas, atau mungkin memiliki karakteristik lain yang membuatnya berbahaya dalam keadaan tertentu.
Baris 6: Baris 8:


== Peraturan global ==
== Peraturan global ==
Kebanyakan skema regulasi yang diterapkan pada B3 adalah berkaitan dengan pengangkutannya. [[Dewan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa]] menerbitkan ''Rekomendasi PBB tentang Pengangkutan Bahan Berbahaya dan Beracun'', yang menjadi dasar bagi sebagian besar skema regulasi regional, nasional, dan internasional. Misalnya, [[Organisasi Penerbangan Sipil Internasional]] (ICAO) telah mengembangkan regulasi pengangkutan B3 yang didasarkan pada model PBB tetapi dimodifikasi untuk mengakomodasi aspek khas transportasi udara. [[Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional]] (IATA) memadukan peraturan ini dengan persyaratan dan ketentuan angkutan udara yang dibuat maskapai penerbangan dan peraturan yang dibuat pemerintah nasional sehingga terbitlah ''Peraturan B3'' [[Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional|IATA]] (DGR) yang banyak digunakan. Demikian pula, [[Organisasi Maritim Internasional]] (IMO) telah Undang-Undang B3 Maritim Internasional (bagian dari [[Konvensi Internasional untuk Keselamatan Penumpang di Laut]]) untuk pengangkutan B3 melalui laut. Negara-negara anggota IMO juga telah mengembangkan Konvensi HNS untuk memberikan kompensasi jika terjadi tumpahan B3 di laut.
Kebanyakan skema regulasi yang diterapkan pada B3 adalah berkaitan dengan pengangkutannya. [[Dewan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa]] menerbitkan ''Rekomendasi PBB tentang Pengangkutan Bahan Berbahaya dan Beracun'', yang menjadi dasar bagi sebagian besar skema regulasi regional, nasional, dan internasional. Misalnya, [[Organisasi Penerbangan Sipil Internasional]] (ICAO) telah mengembangkan regulasi pengangkutan B3 yang didasarkan pada model PBB tetapi dimodifikasi untuk mengakomodasi aspek khas transportasi udara. [[Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional]] (IATA) memadukan peraturan ini dengan persyaratan dan ketentuan angkutan udara yang dibuat maskapai penerbangan dan peraturan yang dibuat pemerintah nasional sehingga terbitlah ''Peraturan B3'' [[Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional|IATA]] (DGR) yang banyak digunakan.<ref>[http://www.iata.org/whatwedo/cargo/dgr/Pages/index.aspx Dangerous Goods Regulations (DGR)]. IATA.</ref> Demikian pula, [[Organisasi Maritim Internasional]] (IMO) telah Undang-Undang B3 Maritim Internasional (bagian dari [[Konvensi Internasional untuk Keselamatan Penumpang di Laut]]) untuk pengangkutan B3 melalui laut. Negara-negara anggota IMO juga telah mengembangkan Konvensi HNS untuk memberikan kompensasi jika terjadi tumpahan B3 di laut.


[[Organisasi Antarpemerintah untuk Pengangkutan Internasional dengan Kereta Api]] juga mengembangkan peraturan mengenai Pengangkutan Internasional B3 dengan Kereta Api ([[Konvensi tentang Pengangkutan Internasional dengan Kereta Api]]). Banyak negara juga telah menyusun peraturan pengangkutan barang berbahaya mereka agar selaras dengan model PBB dalam hal organisasi maupun persyaratan spesifik.
[[Organisasi Antarpemerintah untuk Pengangkutan Internasional dengan Kereta Api]] juga mengembangkan peraturan mengenai Pengangkutan Internasional B3 dengan Kereta Api ([[Konvensi tentang Pengangkutan Internasional dengan Kereta Api]]). Banyak negara juga telah menyusun peraturan pengangkutan barang berbahaya mereka agar selaras dengan model PBB dalam hal organisasi maupun persyaratan spesifik.
Baris 13: Baris 15:


=== Penomoran PBB ===
=== Penomoran PBB ===
B3 wajib dilabeli dengan sistem penomoran PBB dan nama pengiriman yang tepat sesuai dengan klasifikasi bahaya dan komposisinya. Barang berbahaya yang umum dibawa tercantum dalam daftar B3.
B3 wajib dilabeli dengan sistem penomoran PBB dan nama pengiriman yang tepat sesuai dengan klasifikasi bahaya dan komposisinya. Barang berbahaya yang umum dibawa tercantum dalam daftar B3.<ref>[https://unece.org/rev-21-2019 Recommendations on the Transport of Dangerous Goods, Model Regulations]. United Nations. Vol. I.</ref>


Contoh penomoran PBB adalah:
Contoh penomoran PBB adalah:
Baris 23: Baris 25:


== Tabel ringkasan klasifikasi dan pelabelan ==
== Tabel ringkasan klasifikasi dan pelabelan ==
Ada sembilan kelas B3 (ditambah beberapa subkategori) berdasarkan sifat-sifat kimiawi spesifik yang menimbulkan risiko.
Ada sembilan kelas B3 (ditambah beberapa subkategori) berdasarkan sifat-sifat kimiawi spesifik yang menimbulkan risiko.<ref>[http://www.unece.org/fileadmin/DAM/trans/danger/publi/unrec/English/Part2.pdf Archived copy].</ref>


Keterangan: Grafik dan teks dalam artikel ini yang mewakili tanda keselamatan barang berbahaya berasal dari sistem identifikasi B3 menurut PBB. Tidak semua negara menggunakan grafik yang sama persis (label, [[plakat]], atau informasi teks) dalam peraturan nasional mereka. Beberapa negara menggunakan simbol grafis, tetapi tanpa kata-kata dalam bahasa Inggris atau bahasa nasional mereka. Lihat peraturan pengangkutan barang berbahaya di negara yang dimaksud.
Keterangan: Grafik dan teks dalam artikel ini yang mewakili tanda keselamatan barang berbahaya berasal dari sistem identifikasi B3 menurut PBB. Tidak semua negara menggunakan grafik yang sama persis (label, [[plakat]], atau informasi teks) dalam peraturan nasional mereka. Beberapa negara menggunakan simbol grafis, tetapi tanpa kata-kata dalam bahasa Inggris atau bahasa nasional mereka. Lihat peraturan pengangkutan barang berbahaya di negara yang dimaksud.


Contohnya dapat membaca di ''TDG Bulletin: Dangerous Goods Safety Marks'' berdasarkan [http://www.tc.gc.ca/eng/tdg/clear-menu-497.htm Peraturan Pengangkutan B3 Kanada].
Contohnya dapat membaca di ''TDG Bulletin: Dangerous Goods Safety Marks''<ref>[http://www.tc.gc.ca/media/documents/tdg-eng/Bulletin_-_Safety_Marks.pdf TDG Bulletin: Dangerous Goods Safety Marks]. Transport Canada. January 2015.</ref> berdasarkan [http://www.tc.gc.ca/eng/tdg/clear-menu-497.htm Peraturan Pengangkutan B3 Kanada].


Pernyataan di atas berlaku sama untuk semua kelas barang berbahaya yang dibahas dalam artikel ini.
Pernyataan di atas berlaku sama untuk semua kelas barang berbahaya yang dibahas dalam artikel ini.


== Penanganan dan pengangkutan ==
== Penanganan dan pengangkutan ==
=== Penanganan ===
=== Penanganan ===
 
Penanggulangan risiko B3 dapat memerlukan upaya keselamatan dalam pengangkutan, penggunaan, penyimpanan, dan [[Pengelolaan sampah|pembuangannya]]. Sebagian besar negara mengatur B3 berdasarkan peraturan perundang-undangan, dan bahan-bahan tersebut juga tunduk pada beberapa perjanjian internasional. Meski demikian, berbagai negara dapat menggunakan simbol belah ketupat dengan kelas yang berbeda untuk produk yang sama. Misalnya, di Australia, amonia anhidrat UN 1005 diklasifikasikan sebagai 2.3 (gas beracun) dengan bahaya tambahan 8 (korosif), sedangkan di AS hanya diklasifikasikan sebagai 2.2 (gas tidak mudah terbakar).<ref>[https://www.cdc.gov/niosh/ershdb/emergencyresponsecard_29750013.html Emergency Response Safety and Health Database]. ''National Institute for Occupational Safety and Health''. 9 July 2021.</ref>
Penanggulangan risiko B3 dapat memerlukan upaya keselamatan dalam pengangkutan, penggunaan, penyimpanan, dan [[Pengelolaan sampah|pembuangannya]]. Sebagian besar negara mengatur B3 berdasarkan peraturan perundang-undangan, dan bahan-bahan tersebut juga tunduk pada beberapa perjanjian internasional. Meski demikian, berbagai negara dapat menggunakan simbol belah ketupat dengan kelas yang berbeda untuk produk yang sama. Misalnya, di Australia, amonia anhidrat UN 1005 diklasifikasikan sebagai 2.3 (gas beracun) dengan bahaya tambahan 8 (korosif), sedangkan di AS hanya diklasifikasikan sebagai 2.2 (gas tidak mudah terbakar).


Petugas yang menangani B3 wajib mengenakan alat pelindung diri (APD), dan pemadam kebakaran (damkar) sering kali memiliki tim tanggap darurat yang dilatih khusus untuk menangani kecelakaan dan tumpahan. Orang-orang yang mungkin bersentuhan dengan B3 dalam pekerjaannya juga sering kali dipantau atau diawasi dalam pekerjaannya untuk memastikan paparannya tidak melebihi batas paparan kerja.
Petugas yang menangani B3 wajib mengenakan alat pelindung diri (APD), dan pemadam kebakaran (damkar) sering kali memiliki tim tanggap darurat yang dilatih khusus untuk menangani kecelakaan dan tumpahan. Orang-orang yang mungkin bersentuhan dengan B3 dalam pekerjaannya juga sering kali dipantau atau diawasi dalam pekerjaannya untuk memastikan paparannya tidak melebihi batas paparan kerja.
Baris 43: Baris 42:


=== Pengemasan ===
=== Pengemasan ===
Tingkat pengemasan B3 pun digunakan untuk menentukan seberapa ketatkah B3 tersebut dilindungi saat pengangkutan.
Tingkat pengemasan B3 pun digunakan untuk menentukan seberapa ketatkah B3 tersebut dilindungi saat pengangkutan.


* Kelompok I: memuat bahaya besar, dan memerlukan kemasan pelindung berlapis-lapis. Gabungan dari berbagai kelas B3 pada kendaraan, peti kemas, atau wadah yang sama dilarang diangkut bersama dengan barang lain yang termasuk dalam Kelompok I.
* Kelompok I: memuat bahaya besar, dan memerlukan kemasan pelindung berlapis-lapis. Gabungan dari berbagai kelas B3 pada kendaraan, peti kemas, atau wadah yang sama dilarang diangkut bersama dengan barang lain yang termasuk dalam Kelompok I.<ref>[http://www.nzta.govt.nz/resources/rules/dangerous-goods-2005.html#s3cola Land Transport Rule - Dangerous Goods]. New Zealand Land Transport Agency.</ref>
* Kelompok II: bahaya sedang
* Kelompok II: bahaya sedang
* Kelompok III: bahaya kecil di antara barang yang diatur, sehingga dapat menggunakan pengemasan yang kurang protektif saat diangkut
* Kelompok III: bahaya kecil di antara barang yang diatur, sehingga dapat menggunakan pengemasan yang kurang protektif saat diangkut


=== Dokumen pengangkutan ===
=== Dokumen pengangkutan ===
Peraturan pengangkutan B3 harus memuat informasi tertulis mengenai bantuan saat situasi darurat, yang harus dibawa dan mudah diakses di kokpit atau kabin pengemudi/masinis/nakhoda.
Peraturan pengangkutan B3 harus memuat informasi tertulis mengenai bantuan saat situasi darurat, yang harus dibawa dan mudah diakses di kokpit atau kabin pengemudi/masinis/nakhoda.<ref>[https://hazmatonline.phmsa.dot.gov/services/publication_documents/Guide%20for%20Preparing%20Shipping%20Papers.pdf Guide for Preparing Shipping Papers]. US Department of Transportation Pipeline and Hazardous Materials Safety Administration.</ref>


Pengiriman B3 juga memerlukan dokumen pengangkutan B3  yang disiapkan oleh pengirim. Dokumen tersebut harus memuat nama dan alamat pengirim; nama dan alamat penerima; deskripsi setiap B3 yang akan diangkut, beserta jumlah, klasifikasi, dan kemasannya; serta informasi kontak darurat. Format yang umum digunakan adalah format yang dikeluarkan oleh [[Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional]] (IATA) untuk pengiriman udara, dan [[Organisasi Maritim Internasional]] (IMO) untuk kargo laut.
Pengiriman B3 juga memerlukan dokumen pengangkutan B3  yang disiapkan oleh pengirim. Dokumen tersebut harus memuat nama dan alamat pengirim; nama dan alamat penerima; deskripsi setiap B3 yang akan diangkut, beserta jumlah, klasifikasi, dan kemasannya; serta informasi kontak darurat. Format yang umum digunakan adalah format yang dikeluarkan oleh [[Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional]] (IATA) untuk pengiriman udara, dan [[Organisasi Maritim Internasional]] (IMO) untuk kargo laut.<ref>[https://unece.org/rev-21-2019 Recommendations on the Transport of Dangerous Goods, Model Regulations]. United Nations. Vol. II.</ref>


=== Pelatihan dan praktik oleh petugas B3 ===
=== Pelatihan dan praktik oleh petugas B3 ===
Kartu izin praktik atau pelatihan petugas B3 juga harus ditunjukkan jika diminta oleh petugas.
Kartu izin praktik atau pelatihan petugas B3 juga harus ditunjukkan jika diminta oleh petugas.<ref>[https://www.phmsa.dot.gov/sites/phmsa.dot.gov/files/docs/Hazmat_Transportation_Training_Requirements.pdf Hazmat transportation training requirements, An overview of 49 CFR parts 172-173]. U.S. Department of Transportation, Pipeline and Hazardous Materials Safety Administration.</ref>


== Masyarakat dan budaya ==
== Masyarakat dan budaya ==
=== Tujuan global ===
=== Tujuan global ===
[[Masyarakat internasional]] telah menetapkan pengelolaan limbah B3 yang bertanggung jawab sebagai bagian penting dari [[pembangunan berkelanjutan]] sesuai dengan [[Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 3|Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Ketiga]]. Target nomor 3.9 memiliki target ini sehubungan dengan B3: "Secara substansial mengurangi jumlah kematian dan penyakit akibat bahan kimia berbahaya dan [[Pencemaran tanah|pencemaran serta kontaminasi udara, air dan tanah]] pada 2030." Lebih lanjut, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Keenam juga menyatakan terkait B3 pada target nomor 6.3: "Meningkatkan kualitas air dengan mengurangi polusi, menghilangkan pembuangan dan meminimalkan pelepasan bahan kimia berbahaya dan beracun [...] pada 2030."
[[Masyarakat internasional]] telah menetapkan pengelolaan limbah B3 yang bertanggung jawab sebagai bagian penting dari [[pembangunan berkelanjutan]] sesuai dengan [[Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 3|Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Ketiga]]. Target nomor 3.9 memiliki target ini sehubungan dengan B3: "Secara substansial mengurangi jumlah kematian dan penyakit akibat bahan kimia berbahaya dan [[Pencemaran tanah|pencemaran serta kontaminasi udara, air dan tanah]] pada 2030."<ref>United Nations (2017) Resolution adopted by the General Assembly on 6 July 2017, Work of the Statistical Commission pertaining to the 2030 Agenda for Sustainable Development ([https://undocs.org/A/RES/71/313 A/RES/71/313])</ref> Lebih lanjut, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Keenam juga menyatakan terkait B3 pada target nomor 6.3: "Meningkatkan kualitas air dengan mengurangi polusi, menghilangkan pembuangan dan meminimalkan pelepasan bahan kimia berbahaya dan beracun [...] pada 2030."<ref>Ritchie, Roser, Mispy, Ortiz-Ospina. [https://sdg-tracker.org/good-health "Measuring progress towards the Sustainable Development Goals, Goal 3"] ''SDG-Tracker.org, website'' (2018).</ref>


== Menurut negara atau wilayah ==
== Menurut negara atau wilayah ==
=== Australia ===
=== Australia ===
Undang-Undang B3 Australia disahkan dengan memenuhi standar internasional impor-ekspor B3 sesuai dengan Rekomendasi PBB tentang Pengangkutan B3. [[Australia]] menggunakan nomor PBB dengan beberapa tanda yang sedikit berbeda di bagian belakang, muka, dan samping kendaraan pengangkutnya. Negara ini menggunakan sistem kode "Hazchem" serupa Britania Raya untuk memberikan informasi peringatan kepada petugas layanan darurat jika terjadi keadaan darurat.
Undang-Undang B3 Australia<ref>[https://www.ntc.gov.au/codes-and-guidelines/australian-dangerous-goods-code Australian Dangerous Goods Code] National Transport Commission</ref> disahkan dengan memenuhi standar internasional impor-ekspor B3 sesuai dengan Rekomendasi PBB tentang Pengangkutan B3. [[Australia]] menggunakan nomor PBB dengan beberapa tanda yang sedikit berbeda di bagian belakang, muka, dan samping kendaraan pengangkutnya. Negara ini menggunakan sistem kode "Hazchem" serupa Britania Raya untuk memberikan informasi peringatan kepada petugas layanan darurat jika terjadi keadaan darurat.


=== Kanada ===
=== Kanada ===
Pengangkutan B3 di [[Kanada]] melalui jalan darat kebanyakan mengikuti yurisdiksi provinsi. Yurisdiksi tingkat federal memiliki peraturan perundang-undangan tentang pengangkutan B3 melalui udara, laut, dan kereta api. Pemerintah federal secara terpusat mengesahkan ''Undang-Undang dan Peraturan Federal tentang Pengangkutan Bahan Berbahaya'', yang diadopsi oleh provinsi secara keseluruhan atau sebagian melalui undang-undang provinsi tentang pengangkutan bahan berbahaya. Hasilnya, semua provinsi menerapkan peraturan federal sebagai acuan untuk membuat peraturan mereka sendiri; dengan beberapa varian kecil dapat ada. Pembuatan peraturan federal dikoordinasikan oleh [[Pengangkutan Kanada|Departemen Perhubungan Kanada]]. Klasifikasi bahaya mengikuti model PBB.
Pengangkutan B3 di [[Kanada]] melalui jalan darat kebanyakan mengikuti yurisdiksi provinsi.<ref>Government of Canada, Transport Canada, Safety and Security, Motor Vehicle Safety. [https://www.tc.gc.ca/eng/motorvehiclesafety/resources-links-index-47.htm#caprov Information Links]. ''www.tc.gc.ca''.</ref> Yurisdiksi tingkat federal memiliki peraturan perundang-undangan tentang pengangkutan B3 melalui udara, laut, dan kereta api. Pemerintah federal secara terpusat mengesahkan ''Undang-Undang dan Peraturan Federal tentang Pengangkutan Bahan Berbahaya'', yang diadopsi oleh provinsi secara keseluruhan atau sebagian melalui undang-undang provinsi tentang pengangkutan bahan berbahaya. Hasilnya, semua provinsi menerapkan peraturan federal sebagai acuan untuk membuat peraturan mereka sendiri; dengan beberapa varian kecil dapat ada. Pembuatan peraturan federal dikoordinasikan oleh [[Pengangkutan Kanada|Departemen Perhubungan Kanada]]. Klasifikasi bahaya mengikuti model PBB.


Standar ketenagakerjaan kebanyakan mengikuti yurisdiksi masing-masing provinsi dan teritori. Namun, komunikasi tentang B3 di tempat kerja telah distandardisasi di seluruh wilayah Kanada melalui Sistem Informasi Bahan Berbahaya di Tempat Kerja (WHMIS) dari Departemen Kesehatan Kanada.
Standar ketenagakerjaan kebanyakan mengikuti yurisdiksi masing-masing provinsi dan teritori. Namun, komunikasi tentang B3 di tempat kerja telah distandardisasi di seluruh wilayah Kanada melalui Sistem Informasi Bahan Berbahaya di Tempat Kerja (WHMIS) dari Departemen Kesehatan Kanada.


=== Eropa ===
=== Eropa ===
[[Uni Eropa]] telah banyak membuat [[Pedoman (Uni Eropa)|arahan]] dan peraturan untuk mencegah penyebaran dan membatasi penggunaan B3, di antaranya [[RoHS|Arahan Pembatasan Zat Berbahaya]] (RoHS) dan peraturan [[Peraturan Registrasi, Evaluasi, Otorisasi, dan Pembatasan Bahan Kimia Uni Eropa|REACH]]. Terdapat pula perjanjian Eropa yang telah lama berlaku seperti ADR, ADN, dan RID yang mengatur pengangkutan bahan berbahaya melalui jalan darat, kereta api, sungai, dan perairan pedalaman, mengikuti panduan peraturan model PBB.
[[Uni Eropa]] telah banyak membuat [[Pedoman (Uni Eropa)|arahan]] dan peraturan untuk mencegah penyebaran dan membatasi penggunaan B3, di antaranya [[RoHS|Arahan Pembatasan Zat Berbahaya]] (RoHS) dan peraturan [[Peraturan Registrasi, Evaluasi, Otorisasi, dan Pembatasan Bahan Kimia Uni Eropa|REACH]]. Terdapat pula perjanjian Eropa yang telah lama berlaku seperti ADR,<ref>[https://unece.org/about-adr About the ADR]. UNECE.</ref> ADN, dan RID yang mengatur pengangkutan bahan berbahaya melalui jalan darat, kereta api, sungai, dan perairan pedalaman, mengikuti panduan peraturan model PBB.


[[Hukum Uni Eropa]] membedakan dengan jelas peristilahan ''dangerous goods'' dan ''hazardous materials'' pada B3. ''Dangerous goods'' mengacu pada pengangkutan B3, termasuk penyimpanan sementara saat akan atau telah diangkut. ''Hazardous materials'' menjelaskan persyaratan penyimpanan (termasuk pergudangan) dan penggunaan B3. Pembedaan ini penting karena terdapat arahan dan perintah hukum Eropa yang berbeda.
[[Hukum Uni Eropa]] membedakan dengan jelas peristilahan ''dangerous goods'' dan ''hazardous materials'' pada B3. ''Dangerous goods'' mengacu pada pengangkutan B3, termasuk penyimpanan sementara saat akan atau telah diangkut. ''Hazardous materials'' menjelaskan persyaratan penyimpanan (termasuk pergudangan) dan penggunaan B3. Pembedaan ini penting karena terdapat arahan dan perintah hukum Eropa yang berbeda.


==== Britania Raya ====
==== Britania Raya ====
[[Britania Raya]] (juga diterapkan di Australia, Malaysia, dan Selandia Baru) menggunakan pelat peringatan Hazchem yang memuat informasi pelayanan darurat saat terjadi suatu insiden. Penomoran Aksi Tanggap Darurat B3 (''Dangerous Goods Emergency Action Code List/''EAC) mencantumkan daftar B3; ditinjau setiap dua tahunan dan merupakan dokumen kepatuhan penting bagi setiap layanan darurat, pemerintah daerah, dan pihak yang dapat mengendalikan perencanaan dan pencegahan keadaan darurat yang melibatkan B3. Versi terbaru 2015 tersedia di situs web Pusat Darurat Kimia Nasional (NCEC). Panduan tersedia dari Lembaga Kesehatan dan Keselamatan Kerja (HSE).
[[Britania Raya]] (juga diterapkan di Australia, Malaysia, dan Selandia Baru) menggunakan pelat peringatan Hazchem yang memuat informasi pelayanan darurat saat terjadi suatu insiden. Penomoran Aksi Tanggap Darurat B3 (''Dangerous Goods Emergency Action Code List/''EAC) mencantumkan daftar B3; ditinjau setiap dua tahunan dan merupakan dokumen kepatuhan penting bagi setiap layanan darurat, pemerintah daerah, dan pihak yang dapat mengendalikan perencanaan dan pencegahan keadaan darurat yang melibatkan B3. Versi terbaru 2015 tersedia di situs web Pusat Darurat Kimia Nasional (NCEC).<ref>[http://the-ncec.com/the-dangerous-goods-emergency-action-code-list-2015/ The Dangerous Goods Emergency Action Code List 2017]. ''the-ncec.com''.</ref> Panduan tersedia dari Lembaga Kesehatan dan Keselamatan Kerja (HSE).<ref>[https://www.hse.gov.uk/cdg/manual/adrcarriage.htm Carriage of Dangerous Goods - ADR and the carriage regulations 2004]. ''www.hse.gov.uk''.</ref>


=== Selandia Baru ===
=== Selandia Baru ===
Peraturan [[Selandia Baru]] tentang Transportasi Darat: Bahan Berbahaya dan Beracun 2005 dan amendemennya pada 2010 membahas aturan yang berlaku untuk pengangkutan B3  di Selandia Baru. Sistem ini mengikuti Rekomendasi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Pengangkutan Barang Berbahaya, dan menggunakan plakat dengan kode Hazchem dan [[nomor PBB]] pada kemasan dan eksterior kendaraan pengangkut untuk menyampaikan informasi kepada petugas layanan darurat.
Peraturan [[Selandia Baru]] tentang Transportasi Darat: Bahan Berbahaya dan Beracun 2005 dan amendemennya pada 2010 membahas aturan yang berlaku untuk pengangkutan B3  di Selandia Baru. Sistem ini mengikuti Rekomendasi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Pengangkutan Barang Berbahaya,<ref>[http://www.unece.org/trans/danger/publi/unrec/12_e.html Rev. 12 (2001) - Transport - UNECE]. ''www.unece.org''.</ref> dan menggunakan plakat dengan kode Hazchem dan [[nomor PBB]] pada kemasan dan eksterior kendaraan pengangkut untuk menyampaikan informasi kepada petugas layanan darurat.


Setiap pengemudi kendaraan yang membawa B3 untuk keperluan niaga, atau membawa B3 dalam jumlah melebihi pedoman, harus mendapatkan perizinan D (barang berbahaya) pada SIM mereka. Pengemudi yang membawa B3 di bawah ambang batas aturan dan untuk tujuan rekreasi atau rumah tangga tidak memerlukan pengesahan khusus.
Setiap pengemudi kendaraan yang membawa B3 untuk keperluan niaga, atau membawa B3 dalam jumlah melebihi pedoman, harus mendapatkan perizinan D (barang berbahaya) pada SIM mereka. Pengemudi yang membawa B3 di bawah ambang batas aturan dan untuk tujuan rekreasi atau rumah tangga tidak memerlukan pengesahan khusus.<ref>[http://www.drivingtests.co.nz/resources/transporting-hazardous-or-dangerous-goods-in-a-truck-or-car/ Transporting Hazardous or Dangerous Goods in a Truck or Car]. 3 May 2015.</ref>


=== Amerika Serikat ===
=== Amerika Serikat ===
Karena meningkatnya ketakutan terhadap [[terorisme]] awal abad ke-21, terkhususnya pasca[[serangan 11 September 2001]], pendanaan untuk kemampuan penanganan B3 yang lebih besar ditingkatkan di seluruh [[Amerika Serikat]], dengan menyadari bahwa zat-zat yang mudah terbakar, beracun, meledak, atau radioaktif dimungkinkan dimanfaatkan untuk terorisme.
Karena meningkatnya ketakutan terhadap [[terorisme]] awal abad ke-21, terkhususnya pasca[[serangan 11 September 2001]], pendanaan untuk kemampuan penanganan B3 yang lebih besar ditingkatkan di seluruh [[Amerika Serikat]], dengan menyadari bahwa zat-zat yang mudah terbakar, beracun, meledak, atau radioaktif dimungkinkan dimanfaatkan untuk terorisme.


Badan Keselamatan Pipa dan Bahan Berbahaya mengatur pengangkutan bahan berbahaya di wilayah AS berdasarkan ''Buku ke-49 dari Kitab Undang-Undang Federal'' (49 CFR).
Badan Keselamatan Pipa dan Bahan Berbahaya mengatur pengangkutan bahan berbahaya di wilayah AS berdasarkan ''Buku ke-49 dari Kitab Undang-Undang Federal'' (49 CFR).


Badan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Amerika Serikat (OSHA) mengatur penanganan B3 di tempat kerja serta respons terhadap insiden terkait B3, terutama melalui Operasi Limbah Berbahaya dan Tanggap Darurat (HAZWOPER), yang ketentuannya ditemukan di 29 CFR 1910.120.
Badan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Amerika Serikat (OSHA) mengatur penanganan B3 di tempat kerja serta respons terhadap insiden terkait B3, terutama melalui Operasi Limbah Berbahaya dan Tanggap Darurat (HAZWOPER),<ref>[https://www.osha.gov/pls/oshaweb/owadisp.show_document?p_table=STANDARDS&p_id=9765 Hazardous waste operations and emergency response (HAZWOPER)]. Occupational Safety and Health Administration (OSHA). 2006.</ref> yang ketentuannya ditemukan di 29 CFR 1910.120.


Pada 1984, OSHA, EPA, USCG, dan NIOSH menerbitkan bersama-sama sebuah Panduan Operasi Limbah B3 serta Tanggap Darurat yang dapat diunduh.
Pada 1984, OSHA, EPA, USCG, dan NIOSH menerbitkan bersama-sama sebuah Panduan Operasi Limbah B3 serta Tanggap Darurat<ref>[https://www.osha.gov/pls/oshaweb/owadisp.show_document?p_table=STANDARDS&p_id=9765 Hazardous waste operations and emergency response (HAZWOPER)]. Occupational Safety and Health Administration (OSHA). 2006.</ref> yang dapat diunduh.<ref>DHHS (NIOSH). [https://www.cdc.gov/niosh/85-115.html Occupational Safety and Health Guidance Manual for Hazardous Waste Site Activities]. October 1985. hlm. 142.</ref>


[[Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat|Badan Perlindungan Lingkungan]] (EPA) mengatur B3 karena memiliki dampak pada masyarakat dan lingkungan, termasuk peraturan khusus untuk pembersihan lingkungan serta penanganan dan pembuangan limbah B3. Misalnya, pengangkutan B3 diatur oleh Undang-Undang Pengangkutan B3. Undang-Undang Konservasi dan Pemulihan Sumber Daya Alam dan undang-undang negara bagian yang serupa juga disahkan untuk lebih melindungi kesehatan manusia dan lingkungan.
[[Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat|Badan Perlindungan Lingkungan]] (EPA) mengatur B3 karena memiliki dampak pada masyarakat dan lingkungan, termasuk peraturan khusus untuk pembersihan lingkungan serta penanganan dan pembuangan limbah B3. Misalnya, pengangkutan B3 diatur oleh Undang-Undang Pengangkutan B3. Undang-Undang Konservasi dan Pemulihan Sumber Daya Alam dan undang-undang negara bagian yang serupa juga disahkan untuk lebih melindungi kesehatan manusia dan lingkungan.<ref>Penny Taylor. [http://www.advancedchemical.net/transporting-and-disposing-of-dangerous-goods-in-the-us-what-you-need-to-know/ Transporting and Disposing of Dangerous Goods in the US: What You Need to Know]. ACT Environmental Services.</ref>


Komisi Keamanan Produk Jadi mengatur B3 yang mungkin digunakan dalam produk yang dijual untuk keperluan rumah tangga dan keperluan konsumen lainnya.
Komisi Keamanan Produk Jadi mengatur B3 yang mungkin digunakan dalam produk yang dijual untuk keperluan rumah tangga dan keperluan konsumen lainnya.


==== Kelas bahaya untuk B3 saat pengangkutan ====
==== Kelas bahaya untuk B3 saat pengangkutan ====
Departemen Perhubungan (DOT) membagi B3 menjadi sembilan kelas mengikuti model PBB, beberapa di antaranya masih dibagi lagi. Bahan berbahaya yang diangkut harus diberi plakat dan memiliki [[Pengemasan|kemasan serta label]] yang ditentukan. Beberapa bahan harus selalu diberi plakat, sementara yang lain mungkin hanya memerlukan plakat dalam keadaan tertentu.
Departemen Perhubungan (DOT) membagi B3 menjadi sembilan kelas mengikuti model PBB, beberapa di antaranya masih dibagi lagi. Bahan berbahaya yang diangkut harus diberi plakat dan memiliki [[Pengemasan|kemasan serta label]] yang ditentukan. Beberapa bahan harus selalu diberi plakat, sementara yang lain mungkin hanya memerlukan plakat dalam keadaan tertentu.<ref>Howard A. Werman. ''Prehospital Emergency Care, 10e''. Pearson Education, Inc. 2014. hlm. 31.</ref>


Kereta gandeng truk yang mengangkut B3 biasanya ditandai dengan [[nomor PBB]] empat digit. Nomor ini, beserta catatan standar informasi B3, dapat dirujuk oleh petugas tanggap darurat (petugas pemadam kebakaran, polisi, dan petugas ambulans) yang dapat menemukan informasi tentang material tersebut dalam ''Buku Panduan Tanggap Darurat''.
Kereta gandeng truk yang mengangkut B3 biasanya ditandai dengan [[nomor PBB]] empat digit. Nomor ini, beserta catatan standar informasi B3, dapat dirujuk oleh petugas tanggap darurat (petugas pemadam kebakaran, polisi, dan petugas ambulans) yang dapat menemukan informasi tentang material tersebut dalam ''Buku Panduan Tanggap Darurat''.<ref>Cory Levins. [http://www.airseacontainers.com/blog/dangerous-goods/ Dangerous Goods].</ref>


==== Fasilitas tetap ====
==== Fasilitas tetap ====
Baris 115: Baris 110:
* [[Peralatan B3]]
* [[Peralatan B3]]
* [[Zat kimia sangat berbahaya]]
* [[Zat kimia sangat berbahaya]]
== Referensi ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [https://www.flickr.com/photos/iaea_imagebank/albums/72157632748140317 Processing Radioactive Materials] - large set of images by the [[Badan Tenaga Atom Internasional|IAEA]] showing automated package labelling and tracking for shipment of hazardous radioactive pharmaceuticals.
* [https://www.flickr.com/photos/iaea_imagebank/albums/72157632748140317 Processing Radioactive Materials] - large set of images by the [[Badan Tenaga Atom Internasional|IAEA]] showing automated package labelling and tracking for shipment of hazardous radioactive pharmaceuticals.
* [https://www.airseadg.com/learn/categorising-dangerous-materials/ Categorising Dangerous Materials] - blog post explaining UN classification of dangerous materials.
* [https://www.airseadg.com/learn/categorising-dangerous-materials/ Categorising Dangerous Materials] - blog post explaining UN classification of dangerous materials.
* [https://mintra.com/insights-and-news/13-03-18/the-9-classes-of-dangerous-goods The 9 Classes of Dangerous Goods] - blog post by [https://mintra.com/ Mintra] explaining the 9 classes of dangerous goods
* [https://mintra.com/insights-and-news/13-03-18/the-9-classes-of-dangerous-goods The 9 Classes of Dangerous Goods] - blog post by [https://mintra.com/ Mintra] explaining the 9 classes of dangerous goods


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bahan+berbahaya+dan+beracun&oldid=28597138 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28597138 (2025-11-22T01:59:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bahan+berbahaya+dan+beracun&oldid=28597138 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28597138 (2025-11-22T01:59:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 22.57

Para teknisi medis darurat berlatih sebagai responden penyelamat (pakaian abu-abu) dan dekontaminasi (pakaian hijau) terhadap situasi kontaminasi bahan berbahaya dan beracun

Bahan berbahaya dan beracun (B3) adalah zat yang menimbulkan risiko kesehatan, keselamatan kerja, properti, atau lingkungan saat diangkut maupun tidak. Yang termasuk B3 contohnya limbah B3, yaitu limbah yang mengancam kesehatan masyarakat atau lingkungan.[1]

B3 tunduk pada peraturan kimia. Tim B3 adalah personel yang dilatih khusus untuk menangani B3, termasuk bahan-bahan dengan sifat radioaktif, mudah terbakar, mudah meledak, korosif, pengoksidasi, asfiksia, bahaya biologis, beracun, patogenik, atau alergenik. Barang yang mengandung B3 dapat berwujud gas, cairan terkompresi, atau bahan panas, atau mungkin memiliki karakteristik lain yang membuatnya berbahaya dalam keadaan tertentu.

B3 sering ditandai dengan simbol belah ketupat pada bendanya (lihat NFPA 704), wadahnya, atau bangunan tempat penyimpanannya. Warna tiap belah ketupat menunjukkan jenis bahayanya, misalnya, mudah terbakar ditandai dengan warna merah, karena api dan panas umumnya berwarna merah, dan mudah meledak ditandai dengan warna oranye, karena pencampuran merah (mudah terbakar) dengan kuning (zat pengoksidasi) menghasilkan warna oranye. Gas yang tidak mudah terbakar dan tidak beracun ditandai dengan warna hijau, karena di Prancis, pasca-Perang Dunia II, setiap bejana udara bertekanan ditandai dengan warna ini, dan Prancis adalah tempat asal mula sistem belah ketupat untuk identifikasi bahan berbahaya.

Peraturan global

Kebanyakan skema regulasi yang diterapkan pada B3 adalah berkaitan dengan pengangkutannya. Dewan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa menerbitkan Rekomendasi PBB tentang Pengangkutan Bahan Berbahaya dan Beracun, yang menjadi dasar bagi sebagian besar skema regulasi regional, nasional, dan internasional. Misalnya, Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) telah mengembangkan regulasi pengangkutan B3 yang didasarkan pada model PBB tetapi dimodifikasi untuk mengakomodasi aspek khas transportasi udara. Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional (IATA) memadukan peraturan ini dengan persyaratan dan ketentuan angkutan udara yang dibuat maskapai penerbangan dan peraturan yang dibuat pemerintah nasional sehingga terbitlah Peraturan B3 IATA (DGR) yang banyak digunakan.[2] Demikian pula, Organisasi Maritim Internasional (IMO) telah Undang-Undang B3 Maritim Internasional (bagian dari Konvensi Internasional untuk Keselamatan Penumpang di Laut) untuk pengangkutan B3 melalui laut. Negara-negara anggota IMO juga telah mengembangkan Konvensi HNS untuk memberikan kompensasi jika terjadi tumpahan B3 di laut.

Organisasi Antarpemerintah untuk Pengangkutan Internasional dengan Kereta Api juga mengembangkan peraturan mengenai Pengangkutan Internasional B3 dengan Kereta Api (Konvensi tentang Pengangkutan Internasional dengan Kereta Api). Banyak negara juga telah menyusun peraturan pengangkutan barang berbahaya mereka agar selaras dengan model PBB dalam hal organisasi maupun persyaratan spesifik.

Sistem Harmonisasi Global Klasifikasi dan Label pada Bahan Kimia (GHS) adalah sistem yang disepakati secara internasional untuk menggantikan berbagai standar klasifikasi dan pelabelan yang digunakan di berbagai negara. GHS menggunakan kriteria yang konsisten untuk klasifikasi dan pelabelan di tingkat global.

Penomoran PBB

B3 wajib dilabeli dengan sistem penomoran PBB dan nama pengiriman yang tepat sesuai dengan klasifikasi bahaya dan komposisinya. Barang berbahaya yang umum dibawa tercantum dalam daftar B3.[3]

Contoh penomoran PBB adalah:

  • 1202 GAS OIL atau DIESEL FUEL atau HEATING OIL, LIGHT
  • 1203 MOTOR SPIRIT atau GASOLINE atau PETROL
  • 3090 LITHIUM METAL BATTERIES
  • 3480 LITHIUM ION BATTERIES, termasuk baterai polimer ion litium

Tabel ringkasan klasifikasi dan pelabelan

Ada sembilan kelas B3 (ditambah beberapa subkategori) berdasarkan sifat-sifat kimiawi spesifik yang menimbulkan risiko.[4]

Keterangan: Grafik dan teks dalam artikel ini yang mewakili tanda keselamatan barang berbahaya berasal dari sistem identifikasi B3 menurut PBB. Tidak semua negara menggunakan grafik yang sama persis (label, plakat, atau informasi teks) dalam peraturan nasional mereka. Beberapa negara menggunakan simbol grafis, tetapi tanpa kata-kata dalam bahasa Inggris atau bahasa nasional mereka. Lihat peraturan pengangkutan barang berbahaya di negara yang dimaksud.

Contohnya dapat membaca di TDG Bulletin: Dangerous Goods Safety Marks[5] berdasarkan Peraturan Pengangkutan B3 Kanada.

Pernyataan di atas berlaku sama untuk semua kelas barang berbahaya yang dibahas dalam artikel ini.

Penanganan dan pengangkutan

Penanganan

Penanggulangan risiko B3 dapat memerlukan upaya keselamatan dalam pengangkutan, penggunaan, penyimpanan, dan pembuangannya. Sebagian besar negara mengatur B3 berdasarkan peraturan perundang-undangan, dan bahan-bahan tersebut juga tunduk pada beberapa perjanjian internasional. Meski demikian, berbagai negara dapat menggunakan simbol belah ketupat dengan kelas yang berbeda untuk produk yang sama. Misalnya, di Australia, amonia anhidrat UN 1005 diklasifikasikan sebagai 2.3 (gas beracun) dengan bahaya tambahan 8 (korosif), sedangkan di AS hanya diklasifikasikan sebagai 2.2 (gas tidak mudah terbakar).[6]

Petugas yang menangani B3 wajib mengenakan alat pelindung diri (APD), dan pemadam kebakaran (damkar) sering kali memiliki tim tanggap darurat yang dilatih khusus untuk menangani kecelakaan dan tumpahan. Orang-orang yang mungkin bersentuhan dengan B3 dalam pekerjaannya juga sering kali dipantau atau diawasi dalam pekerjaannya untuk memastikan paparannya tidak melebihi batas paparan kerja.

Peraturan perundang-undangan tentang penggunaan dan penanganan B3 dapat berbeda-beda, tergantung pada tata cara penggunaan, aktivitas, dan status bahan tersebut. Misalnya, ada persyaratan khusus untuk penggunaannya di tempat kerja, sementara persyaratan yang berbeda mungkin berlaku untuk penanganan tumpahan, penjualan ke konsumen, atau transportasi. Sebagian besar negara mengatur beberapa aspek B3.

Pengemasan

Tingkat pengemasan B3 pun digunakan untuk menentukan seberapa ketatkah B3 tersebut dilindungi saat pengangkutan.

  • Kelompok I: memuat bahaya besar, dan memerlukan kemasan pelindung berlapis-lapis. Gabungan dari berbagai kelas B3 pada kendaraan, peti kemas, atau wadah yang sama dilarang diangkut bersama dengan barang lain yang termasuk dalam Kelompok I.[7]
  • Kelompok II: bahaya sedang
  • Kelompok III: bahaya kecil di antara barang yang diatur, sehingga dapat menggunakan pengemasan yang kurang protektif saat diangkut

Dokumen pengangkutan

Peraturan pengangkutan B3 harus memuat informasi tertulis mengenai bantuan saat situasi darurat, yang harus dibawa dan mudah diakses di kokpit atau kabin pengemudi/masinis/nakhoda.[8]

Pengiriman B3 juga memerlukan dokumen pengangkutan B3 yang disiapkan oleh pengirim. Dokumen tersebut harus memuat nama dan alamat pengirim; nama dan alamat penerima; deskripsi setiap B3 yang akan diangkut, beserta jumlah, klasifikasi, dan kemasannya; serta informasi kontak darurat. Format yang umum digunakan adalah format yang dikeluarkan oleh Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional (IATA) untuk pengiriman udara, dan Organisasi Maritim Internasional (IMO) untuk kargo laut.[9]

Pelatihan dan praktik oleh petugas B3

Kartu izin praktik atau pelatihan petugas B3 juga harus ditunjukkan jika diminta oleh petugas.[10]

Masyarakat dan budaya

Tujuan global

Masyarakat internasional telah menetapkan pengelolaan limbah B3 yang bertanggung jawab sebagai bagian penting dari pembangunan berkelanjutan sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Ketiga. Target nomor 3.9 memiliki target ini sehubungan dengan B3: "Secara substansial mengurangi jumlah kematian dan penyakit akibat bahan kimia berbahaya dan pencemaran serta kontaminasi udara, air dan tanah pada 2030."[11] Lebih lanjut, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Keenam juga menyatakan terkait B3 pada target nomor 6.3: "Meningkatkan kualitas air dengan mengurangi polusi, menghilangkan pembuangan dan meminimalkan pelepasan bahan kimia berbahaya dan beracun [...] pada 2030."[12]

Australia

Undang-Undang B3 Australia[13] disahkan dengan memenuhi standar internasional impor-ekspor B3 sesuai dengan Rekomendasi PBB tentang Pengangkutan B3. Australia menggunakan nomor PBB dengan beberapa tanda yang sedikit berbeda di bagian belakang, muka, dan samping kendaraan pengangkutnya. Negara ini menggunakan sistem kode "Hazchem" serupa Britania Raya untuk memberikan informasi peringatan kepada petugas layanan darurat jika terjadi keadaan darurat.

Kanada

Pengangkutan B3 di Kanada melalui jalan darat kebanyakan mengikuti yurisdiksi provinsi.[14] Yurisdiksi tingkat federal memiliki peraturan perundang-undangan tentang pengangkutan B3 melalui udara, laut, dan kereta api. Pemerintah federal secara terpusat mengesahkan Undang-Undang dan Peraturan Federal tentang Pengangkutan Bahan Berbahaya, yang diadopsi oleh provinsi secara keseluruhan atau sebagian melalui undang-undang provinsi tentang pengangkutan bahan berbahaya. Hasilnya, semua provinsi menerapkan peraturan federal sebagai acuan untuk membuat peraturan mereka sendiri; dengan beberapa varian kecil dapat ada. Pembuatan peraturan federal dikoordinasikan oleh Departemen Perhubungan Kanada. Klasifikasi bahaya mengikuti model PBB.

Standar ketenagakerjaan kebanyakan mengikuti yurisdiksi masing-masing provinsi dan teritori. Namun, komunikasi tentang B3 di tempat kerja telah distandardisasi di seluruh wilayah Kanada melalui Sistem Informasi Bahan Berbahaya di Tempat Kerja (WHMIS) dari Departemen Kesehatan Kanada.

Eropa

Uni Eropa telah banyak membuat arahan dan peraturan untuk mencegah penyebaran dan membatasi penggunaan B3, di antaranya Arahan Pembatasan Zat Berbahaya (RoHS) dan peraturan REACH. Terdapat pula perjanjian Eropa yang telah lama berlaku seperti ADR,[15] ADN, dan RID yang mengatur pengangkutan bahan berbahaya melalui jalan darat, kereta api, sungai, dan perairan pedalaman, mengikuti panduan peraturan model PBB.

Hukum Uni Eropa membedakan dengan jelas peristilahan dangerous goods dan hazardous materials pada B3. Dangerous goods mengacu pada pengangkutan B3, termasuk penyimpanan sementara saat akan atau telah diangkut. Hazardous materials menjelaskan persyaratan penyimpanan (termasuk pergudangan) dan penggunaan B3. Pembedaan ini penting karena terdapat arahan dan perintah hukum Eropa yang berbeda.

Britania Raya

Britania Raya (juga diterapkan di Australia, Malaysia, dan Selandia Baru) menggunakan pelat peringatan Hazchem yang memuat informasi pelayanan darurat saat terjadi suatu insiden. Penomoran Aksi Tanggap Darurat B3 (Dangerous Goods Emergency Action Code List/EAC) mencantumkan daftar B3; ditinjau setiap dua tahunan dan merupakan dokumen kepatuhan penting bagi setiap layanan darurat, pemerintah daerah, dan pihak yang dapat mengendalikan perencanaan dan pencegahan keadaan darurat yang melibatkan B3. Versi terbaru 2015 tersedia di situs web Pusat Darurat Kimia Nasional (NCEC).[16] Panduan tersedia dari Lembaga Kesehatan dan Keselamatan Kerja (HSE).[17]

Selandia Baru

Peraturan Selandia Baru tentang Transportasi Darat: Bahan Berbahaya dan Beracun 2005 dan amendemennya pada 2010 membahas aturan yang berlaku untuk pengangkutan B3 di Selandia Baru. Sistem ini mengikuti Rekomendasi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Pengangkutan Barang Berbahaya,[18] dan menggunakan plakat dengan kode Hazchem dan nomor PBB pada kemasan dan eksterior kendaraan pengangkut untuk menyampaikan informasi kepada petugas layanan darurat.

Setiap pengemudi kendaraan yang membawa B3 untuk keperluan niaga, atau membawa B3 dalam jumlah melebihi pedoman, harus mendapatkan perizinan D (barang berbahaya) pada SIM mereka. Pengemudi yang membawa B3 di bawah ambang batas aturan dan untuk tujuan rekreasi atau rumah tangga tidak memerlukan pengesahan khusus.[19]

Amerika Serikat

Karena meningkatnya ketakutan terhadap terorisme awal abad ke-21, terkhususnya pascaserangan 11 September 2001, pendanaan untuk kemampuan penanganan B3 yang lebih besar ditingkatkan di seluruh Amerika Serikat, dengan menyadari bahwa zat-zat yang mudah terbakar, beracun, meledak, atau radioaktif dimungkinkan dimanfaatkan untuk terorisme.

Badan Keselamatan Pipa dan Bahan Berbahaya mengatur pengangkutan bahan berbahaya di wilayah AS berdasarkan Buku ke-49 dari Kitab Undang-Undang Federal (49 CFR).

Badan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Amerika Serikat (OSHA) mengatur penanganan B3 di tempat kerja serta respons terhadap insiden terkait B3, terutama melalui Operasi Limbah Berbahaya dan Tanggap Darurat (HAZWOPER),[20] yang ketentuannya ditemukan di 29 CFR 1910.120.

Pada 1984, OSHA, EPA, USCG, dan NIOSH menerbitkan bersama-sama sebuah Panduan Operasi Limbah B3 serta Tanggap Darurat[21] yang dapat diunduh.[22]

Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) mengatur B3 karena memiliki dampak pada masyarakat dan lingkungan, termasuk peraturan khusus untuk pembersihan lingkungan serta penanganan dan pembuangan limbah B3. Misalnya, pengangkutan B3 diatur oleh Undang-Undang Pengangkutan B3. Undang-Undang Konservasi dan Pemulihan Sumber Daya Alam dan undang-undang negara bagian yang serupa juga disahkan untuk lebih melindungi kesehatan manusia dan lingkungan.[23]

Komisi Keamanan Produk Jadi mengatur B3 yang mungkin digunakan dalam produk yang dijual untuk keperluan rumah tangga dan keperluan konsumen lainnya.

Kelas bahaya untuk B3 saat pengangkutan

Departemen Perhubungan (DOT) membagi B3 menjadi sembilan kelas mengikuti model PBB, beberapa di antaranya masih dibagi lagi. Bahan berbahaya yang diangkut harus diberi plakat dan memiliki kemasan serta label yang ditentukan. Beberapa bahan harus selalu diberi plakat, sementara yang lain mungkin hanya memerlukan plakat dalam keadaan tertentu.[24]

Kereta gandeng truk yang mengangkut B3 biasanya ditandai dengan nomor PBB empat digit. Nomor ini, beserta catatan standar informasi B3, dapat dirujuk oleh petugas tanggap darurat (petugas pemadam kebakaran, polisi, dan petugas ambulans) yang dapat menemukan informasi tentang material tersebut dalam Buku Panduan Tanggap Darurat.[25]

Fasilitas tetap

Berbagai standar biasanya berlaku untuk penanganan dan penandaan bahan berbahaya di fasilitas tetap, termasuk penandaan belah ketupat NFPA 704 (standar konsensus yang sering diadopsi oleh yurisdiksi pemerintah setempat), peraturan OSHA yang mewajibkan informasi keselamatan kimia bagi karyawan, dan persyaratan CPSC yang mewajibkan pelabelan informatif bagi publik, serta mengenakan pakaian pelindung bahan berbahaya saat menangani bahan berbahaya.

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. Resources Conservation and Recovery Act. US EPA.
  2. Dangerous Goods Regulations (DGR). IATA.
  3. Recommendations on the Transport of Dangerous Goods, Model Regulations. United Nations. Vol. I.
  4. Archived copy.
  5. TDG Bulletin: Dangerous Goods Safety Marks. Transport Canada. January 2015.
  6. Emergency Response Safety and Health Database. National Institute for Occupational Safety and Health. 9 July 2021.
  7. Land Transport Rule - Dangerous Goods. New Zealand Land Transport Agency.
  8. Guide for Preparing Shipping Papers. US Department of Transportation Pipeline and Hazardous Materials Safety Administration.
  9. Recommendations on the Transport of Dangerous Goods, Model Regulations. United Nations. Vol. II.
  10. Hazmat transportation training requirements, An overview of 49 CFR parts 172-173. U.S. Department of Transportation, Pipeline and Hazardous Materials Safety Administration.
  11. United Nations (2017) Resolution adopted by the General Assembly on 6 July 2017, Work of the Statistical Commission pertaining to the 2030 Agenda for Sustainable Development (A/RES/71/313)
  12. Ritchie, Roser, Mispy, Ortiz-Ospina. "Measuring progress towards the Sustainable Development Goals, Goal 3" SDG-Tracker.org, website (2018).
  13. Australian Dangerous Goods Code National Transport Commission
  14. Government of Canada, Transport Canada, Safety and Security, Motor Vehicle Safety. Information Links. www.tc.gc.ca.
  15. About the ADR. UNECE.
  16. The Dangerous Goods Emergency Action Code List 2017. the-ncec.com.
  17. Carriage of Dangerous Goods - ADR and the carriage regulations 2004. www.hse.gov.uk.
  18. Rev. 12 (2001) - Transport - UNECE. www.unece.org.
  19. Transporting Hazardous or Dangerous Goods in a Truck or Car. 3 May 2015.
  20. Hazardous waste operations and emergency response (HAZWOPER). Occupational Safety and Health Administration (OSHA). 2006.
  21. Hazardous waste operations and emergency response (HAZWOPER). Occupational Safety and Health Administration (OSHA). 2006.
  22. DHHS (NIOSH). Occupational Safety and Health Guidance Manual for Hazardous Waste Site Activities. October 1985. hlm. 142.
  23. Penny Taylor. Transporting and Disposing of Dangerous Goods in the US: What You Need to Know. ACT Environmental Services.
  24. Howard A. Werman. Prehospital Emergency Care, 10e. Pearson Education, Inc. 2014. hlm. 31.
  25. Cory Levins. Dangerous Goods.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28597138 (2025-11-22T01:59:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.