Lompat ke isi

Tabung nano karbon: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29620944; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Tabung nano karbon''' adalah komposisi senyawa karbon yang berbentuk tabung berukuran [[nano]]. Dibentuk dengan rasio perbandingan panjang:lebar 132.000.000:1, lebih besar dibanding material lainnya. [[Molekul]] [[silinder]] karbon ini memiliki sifat yang tidak biasa dan sangat bermanfaat di bidang [[nanoteknologi]],[[elektronik]], [[optik]], dan berbagai bidang ilmu dan teknologi material. Karena mereka memiliki [[konduktivitas termal]] maupun sifat mekanis dan [[listrik]] yang dimiliki, tabung nano karbon dapat diaplikasikan untuk berbagai macam bahan struktur.
[[File:Kohlenstoffnanoroehre_Animation.gif|thumb|right|280px|Kohlenstoffnanoroehre Animation]]
 
'''Tabung nano karbon''' adalah komposisi senyawa karbon yang berbentuk tabung berukuran [[nano]]. Dibentuk dengan rasio perbandingan panjang:lebar 132.000.000:1,<ref>X. Wang. ''Fabrication of Ultralong and Electrically Uniform Single-Walled Carbon Nanotubes on Clean Substrates''. ''Nano Letters''. 2009. Vol. 9 (9). hlm. 3137–3141. doi:10.1021/nl901260b.</ref> lebih besar dibanding material lainnya. [[Molekul]] [[silinder]] karbon ini memiliki sifat yang tidak biasa dan sangat bermanfaat di bidang [[nanoteknologi]],[[elektronik]], [[optik]], dan berbagai bidang ilmu dan teknologi material. Karena mereka memiliki [[konduktivitas termal]] maupun sifat mekanis dan [[listrik]] yang dimiliki, tabung nano karbon dapat diaplikasikan untuk berbagai macam bahan struktur.


Tabung nano termasuk salah satu anggota struktural [[fulerena]]. Nama tabung nano berasal dari bentuknya yang panjang dan berlubang dengan dinding yang dibentuk oleh lembaran satu atom tebal [[karbon]], disebut [[grafena]]. Lembaran karbon ini digulung pada diskret dan sudut tertentu. Tabung nano dikategorikan sebagai tabung nano berdinding tunggal atau [[tabung nano berdinding tunggal|SWNTs]] dan tabung nano berdinding banyak ([[tabung nano berdinding banyak|MWNTs]]). Suatu tabung nano secara alami akan menyesuaikan diri membentuk ikatan yang dipertahankan oleh [[gaya van der Waals]]. Lebih spesifiknya berupa susunan-pi.
Tabung nano termasuk salah satu anggota struktural [[fulerena]]. Nama tabung nano berasal dari bentuknya yang panjang dan berlubang dengan dinding yang dibentuk oleh lembaran satu atom tebal [[karbon]], disebut [[grafena]]. Lembaran karbon ini digulung pada diskret dan sudut tertentu. Tabung nano dikategorikan sebagai tabung nano berdinding tunggal atau [[tabung nano berdinding tunggal|SWNTs]] dan tabung nano berdinding banyak ([[tabung nano berdinding banyak|MWNTs]]). Suatu tabung nano secara alami akan menyesuaikan diri membentuk ikatan yang dipertahankan oleh [[gaya van der Waals]]. Lebih spesifiknya berupa susunan-pi.
Baris 10: Baris 12:


=== Berdinding tunggal ===
=== Berdinding tunggal ===
Kebanyakan nanotube berdinding tunggal ([[nanotube berdinding tunggal|SWNT]]) mempunyai diameter mencapai 1 nanometer dengan lebar tabung dapat mencapai jutaan kalinya. Struktur dari [[nanotube berdinding tunggal|SWNT]] dapat dikonsepkan dengan membengkokan [[grafit]] selebar satu atom yang disebut [[graphene]] hingga membentuk silinder. Cara lembaran [[graphene]] menggulung dapat dipresentasikan oleh sepasang indeks (''n'',''m''). Integral dari ''n'' dan ''m'' menunjukan jumlah vektor satuan sepanjang dua arah dalam sturuktur kisi sarang lebah kristal [[graphene]]. Jika ''m'' = 0, nanotube disebut sebagai nanotube Zig-zag, dan jika n = m, disebut sebagai nanotube ''armchair''. Sebaliknya disebut kiral. Diameter nanotube yang ideal dapat dihitung dari indeks (''n'',''m'') sebagai berikut
Kebanyakan nanotube berdinding tunggal ([[nanotube berdinding tunggal|SWNT]]) mempunyai diameter mencapai 1 nanometer dengan lebar tabung dapat mencapai jutaan kalinya. Struktur dari [[nanotube berdinding tunggal|SWNT]] dapat dikonsepkan dengan membengkokan [[grafit]] selebar satu atom yang disebut [[graphene]] hingga membentuk silinder. Cara lembaran [[graphene]] menggulung dapat dipresentasikan oleh sepasang indeks (''n'',''m''). Integral dari ''n'' dan ''m'' menunjukan jumlah vektor satuan sepanjang dua arah dalam sturuktur kisi sarang lebah kristal [[graphene]]. Jika ''m'' = 0, nanotube disebut sebagai nanotube Zig-zag, dan jika n = m, disebut sebagai nanotube ''armchair''. Sebaliknya disebut kiral. Diameter nanotube yang ideal dapat dihitung dari indeks (''n'',''m'') sebagai berikut


Baris 18: Baris 18:
di mana ''a'' = 0.246&nbsp;nm.
di mana ''a'' = 0.246&nbsp;nm.


SWNT sangat penting dari berbagai nanotube karena sebagian besar sifat mereka berubah secara signifikan dengan nilai (''n'', ''m'') dan ketergantungan ini bersifat non-monoton. Khususnya, [[Rentang Energi]] nanotube dapat bervariasi dari nol sampai sekitar 2 eV dan [[konduktivitas listrik]] mereka dapat menunjukkan perilaku [[logam]] atau [[semikonduktor]]. Nanotube berdinding tunggal ini kemungkinan untuk meminiatur elektronik.satu kegunaan penting dari SWNT ialah pengembangan pertama antarmolekul pertama efek medan transistor (FET). Gerbang logika antar molekul menggunakan SWNT FETs yang dibuat tahun 2001.
SWNT sangat penting dari berbagai nanotube karena sebagian besar sifat mereka berubah secara signifikan dengan nilai (''n'', ''m'') dan ketergantungan ini bersifat non-monoton. Khususnya, [[Rentang Energi]] nanotube dapat bervariasi dari nol sampai sekitar 2 eV dan [[konduktivitas listrik]] mereka dapat menunjukkan perilaku [[logam]] atau [[semikonduktor]]. Nanotube berdinding tunggal ini kemungkinan untuk meminiatur elektronik.satu kegunaan penting dari SWNT ialah pengembangan pertama antarmolekul pertama efek medan transistor (FET). Gerbang logika antar molekul menggunakan SWNT FETs yang dibuat tahun 2001.<ref>R. Martel. ''Ambipolar Electrical Transport in Semiconducting Single-Wall Carbon Nanotubes''. ''Phys. Rev. Lett''. 2001. Vol. 87 (25). hlm. 256805. doi:10.1103/PhysRevLett.87.256805.</ref>


=== Berdinding ganda ===
=== Berdinding ganda ===
Baris 24: Baris 24:


=== Torus ===
=== Torus ===
Secara teori, [[nanotorus]] ialah karbon nanotube yang menggulung membentuk bentuk donat. [[nanotorus|Nanotori]] diperkirakan memiliki berbagai macam sifat unik, seperti memiliki momen magnetik 1000 kali lebih besar dibanding perkiraan sebelumnya untuk radius tertentu. Seperti sifat [[momen magnetik]], kesetimbangan thermal,dll.
Secara teori, [[nanotorus]] ialah karbon nanotube yang menggulung membentuk bentuk donat. [[nanotorus|Nanotori]] diperkirakan memiliki berbagai macam sifat unik, seperti memiliki momen magnetik 1000 kali lebih besar dibanding perkiraan sebelumnya untuk radius tertentu.<ref>L. Liu. ''Colossal Paramagnetic Moments in Metallic Carbon Nanotori''. ''Phys. Rev. Lett''. 2002. Vol. 88 (21). hlm. 217206. doi:10.1103/PhysRevLett.88.217206.</ref> Seperti sifat [[momen magnetik]], kesetimbangan thermal,dll.<ref>L. Liu. ''Colossal Paramagnetic Moments in Metallic Carbon Nanotori''. ''Phys. Rev. Lett''. 2002. Vol. 88 (21). hlm. 217206. doi:10.1103/PhysRevLett.88.217206.</ref><ref>M. Huhtala. [http://www.princeton.edu/~msammalk/publications/cpc146_02.pdf Carbon nanotube structures: Molecular dynamics simulation at realistic limit]. ''Computer Physics Communications''. 2002. Vol. 146. hlm. 30. doi:10.1016/S0010-4655(02)00432-0.</ref>


=== Nanobud ===
=== Nanobud ===
Baris 30: Baris 30:


=== Peapod ===
=== Peapod ===
Karbon peapod adalah bahan karbon hybrid baru yang merangkap fullerene dalam nanotube karbon. Hal ini dapat memiliki sifat magnet yang menarik dengan pemanasan dan penyinaran. Hal ini juga dapat diterapkan sebagai osilator selama investigasi teoretis dan prediksi.
Karbon peapod <ref>Brian W. Smith. [https://archive.org/details/sim_nature-uk_1998-11-26_396_6709/page/323 Encapsulated C-60 in carbon nanotubes]. ''Nature''. 1998. Vol. 396. hlm. 323–324. doi:10.1038/24521.</ref><ref>B.W. Smith. [https://archive.org/details/sim_chemical-physics-letters_2000-04-21_321_1-2/page/169 Formation mechanism of fullerene peapods and coaxial tubes: a path to large scale synthesis]. ''Chem. Phys. Lett''. 2000. Vol. 321. hlm. 169–174. doi:10.1016/S0009-2614(00)00307-9.</ref> adalah bahan karbon hybrid baru yang merangkap fullerene dalam nanotube karbon. Hal ini dapat memiliki sifat magnet yang menarik dengan pemanasan dan penyinaran. Hal ini juga dapat diterapkan sebagai osilator selama investigasi teoretis dan prediksi.<ref>H. Su. ''Dynamic friction force in a carbon peapod oscillator''. ''Nanotechnology''. 2006. Vol. 17 (22). hlm. 5691–5695. doi:10.1088/0957-4484/17/22/026.</ref><ref>M. Wang. ''An oscillator in a carbon peapod controllable by an external electric field: A molecular dynamics study''. ''Nanotechnology''. 2010. Vol. 21 (3). hlm. 035704. doi:10.1088/0957-4484/21/3/035704.</ref>


=== Karbon Nanotube Ekstrem ===
=== Karbon Nanotube Ekstrem ===
Pengamatan nanotube karbon terpanjang tumbuh sejauh ini lebih dari 1/2 m (Panjang: 550&nbsp;mm) disampaikan pada 2013.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tabung+nano+karbon&oldid=29620944 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> nanotube ini ditumbuhkan pada substrat Si menggunakan metode [[deposisi uap kimia]] yang ditingkatkan (CVD) dan mewakili susunan elektrik yang seragam pada nanotube karbon berdinding tunggal.<ref>X. Wang. ''Fabrication of Ultralong and Electrically Uniform Single-Walled Carbon Nanotubes on Clean Substrates''. ''Nano Letters''. 2009. Vol. 9 (9). hlm. 3137–3141. doi:10.1021/nl901260b.</ref>


Tabung karbon nano terpendek adalah senyawa organik cycloparafenilin yang disintesis pada tahun 2009.<ref>[http://newscenter.lbl.gov/feature-stories/2009/01/05/better-way-to-make-nanotubes/ A Better Way to Make Nanotubes]. Lawrence Berkeley National Laboratory. January 5, 2009.</ref><ref>C. Bertozzi. [http://www.lbl.gov/msd/assets/docs/highlights/09-Bertozzi.pdf Carbon Nanohoops: Shortest Segment of a Carbon Nanotube Synthesized]. Lawrence Berkeley National Laboratory. 2009.</ref>


Pengamatan nanotube karbon terpanjang tumbuh sejauh ini lebih dari 1/2 m (Panjang: 550&nbsp;mm) disampaikan pada 2013. nanotube ini ditumbuhkan pada substrat Si menggunakan metode [[deposisi uap kimia]] yang ditingkatkan (CVD) dan mewakili susunan elektrik yang seragam pada nanotube karbon berdinding tunggal.
Karbon nanotube tertipis ialah ''armchair'' (2,2) CNT dengan diametrnya 3 Å. Nanotube ini ditumbuhkan di dalam nanotube karbon berdinding multi. Merupan jenis karbon nanotube yang dilakukan dengan kombinasi [[mikroskop elektron]] transmisi beresolusi tinggi (HRTEM), [[spektroskopi raman]], kalkulasi [[teori kerapatan fungsional]] (DFT).<ref>X. Zhao. ''Smallest Carbon Nanotube is 3 Å in Diameter''. ''Phys. Rev. Lett''. 2004. Vol. 92 (12). hlm. 125502. doi:10.1103/PhysRevLett.92.125502.</ref>
 
Tabung karbon nano terpendek adalah senyawa organik cycloparafenilin yang disintesis pada tahun 2009.
 
Karbon nanotube tertipis ialah ''armchair'' (2,2) CNT dengan diametrnya 3 Å. Nanotube ini ditumbuhkan di dalam nanotube karbon berdinding multi. Merupan jenis karbon nanotube yang dilakukan dengan kombinasi [[mikroskop elektron]] transmisi beresolusi tinggi (HRTEM), [[spektroskopi raman]], kalkulasi [[teori kerapatan fungsional]] (DFT).


Tertipis berdiri bebas karbon nanotube berdinding tunggal adalah sekitar 4,3 Å diameter. Para peneliti mengemukakan bahwa karbon nanotube itu dapat berupa (5,1) atau (4,2) SWCNT, tetapi jenis dari karbon nanotube tetap dipertanyakan. (3,3), (4,3) dan (5,1) nanotube karbon (semua diameter 4 Å ) yang dengan jelas diidentifikasi menggunakan penyimpangan-dikoreksi resolusi tinggi mikroskop elektron transmisi dalam CNT berdinding ganda.
Tertipis berdiri bebas karbon nanotube berdinding tunggal adalah sekitar 4,3 Å diameter. Para peneliti mengemukakan bahwa karbon nanotube itu dapat berupa (5,1) atau (4,2) SWCNT, tetapi jenis dari karbon nanotube tetap dipertanyakan.<ref>Takuya Hayashi. ''Smallest Freestanding Single-Walled Carbon Nanotube''. ''Nano Letters''. 2003. Vol. 3 (7). hlm. 887–889. doi:10.1021/nl034080r.</ref> (3,3), (4,3) dan (5,1) nanotube karbon (semua diameter 4 Å ) yang dengan jelas diidentifikasi menggunakan penyimpangan-dikoreksi resolusi tinggi mikroskop elektron transmisi dalam CNT berdinding ganda.<ref>L. Guan. ''Smallest Carbon Nanotube Assigned with Atomic Resolution Accuracy''. ''Nano Letters''. 2008. Vol. 8 (2). hlm. 459–462. doi:10.1021/nl072396j.</ref>


Kepadatan tertinggi CNT dicapai pada tahun 2013, tumbuh pada permukaan tembaga berlapis titanium konduktif yang dilapisi dengan co-katalis kobalt dan molibdenum pada lebih rendah dari suhu 450&nbsp;°C. Ketinggian tabung rata-rata 0,38 m dan kepadatan massa 1,6 g cm-3. Materi yang menunjukkan konduktivitas ohmik (resistensi terendah ~ 22 kΩ)
Kepadatan tertinggi CNT dicapai pada tahun 2013, tumbuh pada permukaan tembaga berlapis titanium konduktif yang dilapisi dengan co-katalis kobalt dan molibdenum pada lebih rendah dari suhu 450&nbsp;°C. Ketinggian tabung rata-rata 0,38 m dan kepadatan massa 1,6 g cm-3. Materi yang menunjukkan konduktivitas ohmik (resistensi terendah ~ 22 kΩ)<ref>[http://www.kurzweilai.net/densest-array-of-carbon-nanotubes-grown-to-date Densest array of carbon nanotubes grown to date]. KurzweilAI. 2013-09-27.</ref><ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tabung+nano+karbon&oldid=29620944 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>


== Lihat juga ==
== Lihat juga ==
* [[Boron nitrida#Boron nitrida nanotube|Boron nitrida nanotube]]
* [[Boron nitrida#Boron nitrida nanotube|Boron nitrida nanotube]]
* [[Karbon nanofiber]]
* [[Karbon nanofiber]]
Baris 59: Baris 55:
* [[Nanoflower]]
* [[Nanoflower]]
* [[Ninithi]] (Pemodelan Software nanotube)
* [[Ninithi]] (Pemodelan Software nanotube)
== Referensi ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://www.nanohedron.com Nanohedron.com]  galeri foto karbon tabung nano
* [http://www.nanohedron.com Nanohedron.com]  galeri foto karbon tabung nano
* [http://www.nanofluid.ir]
* [http://www.nanofluid.ir]  
* [http://news.com.com/The+stuff+of+dreams/2009-1008_3-5091267.html?tag=nl The stuff of dreams], [[CNET]]
* [http://news.com.com/The+stuff+of+dreams/2009-1008_3-5091267.html?tag=nl The stuff of dreams], [[CNET]]
* [http://www.pa.msu.edu/cmp/csc/nanotube.html The Nanotube site] .
* [http://www.pa.msu.edu/cmp/csc/nanotube.html The Nanotube site] .
Baris 74: Baris 65:
* [http://www.vega.org.uk/video/programme/223 C<sub>60</sub> and Carbon Nanotubes a short video explaining how nanotubes can be made from modified graphite sheets and the three different types of nanotubes that are formed]
* [http://www.vega.org.uk/video/programme/223 C<sub>60</sub> and Carbon Nanotubes a short video explaining how nanotubes can be made from modified graphite sheets and the three different types of nanotubes that are formed]
* [http://education.mrsec.wisc.edu/143.htm Carbon Nanotubes & Buckyballs] .
* [http://education.mrsec.wisc.edu/143.htm Carbon Nanotubes & Buckyballs] .
* [http://students.chem.tue.nl/ifp03/Wondrous%20World%20of%20Carbon%20Nanotubes_Final.pdf The Wondrous World of Carbon Nanotubes]
* [http://students.chem.tue.nl/ifp03/Wondrous%20World%20of%20Carbon%20Nanotubes_Final.pdf The Wondrous World of Carbon Nanotubes]  
* Learning module for [http://nanohub.org/resources/2762 Bandstructure of Carbon Nanotubes and Nanoribbons]
* Learning module for [http://nanohub.org/resources/2762 Bandstructure of Carbon Nanotubes and Nanoribbons]
* [http://www.safeworkaustralia.gov.au/AboutSafeWorkAustralia/WhatWeDo/Publications/Pages/DurabilityCarbonNanotubes.aspx Durability of carbon nanotubes and their potential to cause inflammation]  by Dr Megan Osmond and others. (SafeWork Australia, May 2011). This was a collaboration between the [[Institute of Occupational Medicine]], Edinburgh University and CSIRO in Australia.
* [http://www.safeworkaustralia.gov.au/AboutSafeWorkAustralia/WhatWeDo/Publications/Pages/DurabilityCarbonNanotubes.aspx Durability of carbon nanotubes and their potential to cause inflammation]  by Dr Megan Osmond and others. (SafeWork Australia, May 2011). This was a collaboration between the [[Institute of Occupational Medicine]], Edinburgh University and CSIRO in Australia.
Baris 82: Baris 73:
* [http://www.bbc.co.uk/news/science-environment-24232896 First computer made of carbon nanotubes is unveiled ([[BBC News]])] 2013-09-25
* [http://www.bbc.co.uk/news/science-environment-24232896 First computer made of carbon nanotubes is unveiled ([[BBC News]])] 2013-09-25


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tabung+nano+karbon&oldid=29620944 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29620944 (2026-08-23T10:43:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tabung+nano+karbon&oldid=29620944 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29620944 (2026-08-23T10:43:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 22.58

Kohlenstoffnanoroehre Animation

Tabung nano karbon adalah komposisi senyawa karbon yang berbentuk tabung berukuran nano. Dibentuk dengan rasio perbandingan panjang:lebar 132.000.000:1,[1] lebih besar dibanding material lainnya. Molekul silinder karbon ini memiliki sifat yang tidak biasa dan sangat bermanfaat di bidang nanoteknologi,elektronik, optik, dan berbagai bidang ilmu dan teknologi material. Karena mereka memiliki konduktivitas termal maupun sifat mekanis dan listrik yang dimiliki, tabung nano karbon dapat diaplikasikan untuk berbagai macam bahan struktur.

Tabung nano termasuk salah satu anggota struktural fulerena. Nama tabung nano berasal dari bentuknya yang panjang dan berlubang dengan dinding yang dibentuk oleh lembaran satu atom tebal karbon, disebut grafena. Lembaran karbon ini digulung pada diskret dan sudut tertentu. Tabung nano dikategorikan sebagai tabung nano berdinding tunggal atau SWNTs dan tabung nano berdinding banyak (MWNTs). Suatu tabung nano secara alami akan menyesuaikan diri membentuk ikatan yang dipertahankan oleh gaya van der Waals. Lebih spesifiknya berupa susunan-pi.

Dalam kimia kuantum terapan, secara spesifik, hibridisasi orbital paling baik mendeskripsikan ikatan kimia di dalam tabung nano. Ikatan kimia dari tabung nano terbentuk dari ikatan sp2 mirip dengan grafit. Ikatan ini lebih kuat dibanding ikatan sp3 yang ditemukan di alkana dan berlian. Membuat tabung nano memiliki sifat kekuat yang unik.

Tipe tabung nano karbon dan strukturnya

Pengantar

Tidak ada konsensus tentang beberapa istilah yang menjelaskan karbon nanotube ialah literatur ilmiah: baik itu dinding "-wall" dan berdinding "-walled" selalu digunakan dengan kombinasi single, double, atau multi. Dan huruf C sering dihilangkan dalam singkatan, contohnya: multi-walled carbon nanotube (MWNT).

Berdinding tunggal

Kebanyakan nanotube berdinding tunggal (SWNT) mempunyai diameter mencapai 1 nanometer dengan lebar tabung dapat mencapai jutaan kalinya. Struktur dari SWNT dapat dikonsepkan dengan membengkokan grafit selebar satu atom yang disebut graphene hingga membentuk silinder. Cara lembaran graphene menggulung dapat dipresentasikan oleh sepasang indeks (n,m). Integral dari n dan m menunjukan jumlah vektor satuan sepanjang dua arah dalam sturuktur kisi sarang lebah kristal graphene. Jika m = 0, nanotube disebut sebagai nanotube Zig-zag, dan jika n = m, disebut sebagai nanotube armchair. Sebaliknya disebut kiral. Diameter nanotube yang ideal dapat dihitung dari indeks (n,m) sebagai berikut

d=aπ(n2+nm+m2)=78.3((n+m)2nm)pm,

di mana a = 0.246 nm.

SWNT sangat penting dari berbagai nanotube karena sebagian besar sifat mereka berubah secara signifikan dengan nilai (n, m) dan ketergantungan ini bersifat non-monoton. Khususnya, Rentang Energi nanotube dapat bervariasi dari nol sampai sekitar 2 eV dan konduktivitas listrik mereka dapat menunjukkan perilaku logam atau semikonduktor. Nanotube berdinding tunggal ini kemungkinan untuk meminiatur elektronik.satu kegunaan penting dari SWNT ialah pengembangan pertama antarmolekul pertama efek medan transistor (FET). Gerbang logika antar molekul menggunakan SWNT FETs yang dibuat tahun 2001.[2]

Berdinding ganda

Nanotube berdinding ganda (MWNT) terdiri dari beberapa lapis (tabung konsentris) graphene. Terdapat 2 jenis model yang dapat mendeskripsikan struktur dari nanotube berdinding banyak. Dalam model berputar Ru nanotube berdinding banyak model Doll. Lebar grafit diatur dalam silinder konsentris. Dalam model Parchment, satu lembar grafit yang tergulung disekitar itu sendiri menyerupai gulungan perkamen atau gulungan koran. Jarak lapisan terdalam di dalam nanotube berdinding banyak berjarak dekat di antara lapisan graphene di dalam grafit,sekitar 3.4 Å.

Torus

Secara teori, nanotorus ialah karbon nanotube yang menggulung membentuk bentuk donat. Nanotori diperkirakan memiliki berbagai macam sifat unik, seperti memiliki momen magnetik 1000 kali lebih besar dibanding perkiraan sebelumnya untuk radius tertentu.[3] Seperti sifat momen magnetik, kesetimbangan thermal,dll.[4][5]

Nanobud

Karbon Nanobud ialah material terbaru yang dibentuk oleh Karbon Nanotube dan fulerena. Material hibrida ini memiliki sifat yang berguna baik bagi fullerene maupun nanotube. Terutama, nanobud telah dibuat untuk menjadi medan emitter yang efisien.

Peapod

Karbon peapod [6][7] adalah bahan karbon hybrid baru yang merangkap fullerene dalam nanotube karbon. Hal ini dapat memiliki sifat magnet yang menarik dengan pemanasan dan penyinaran. Hal ini juga dapat diterapkan sebagai osilator selama investigasi teoretis dan prediksi.[8][9]

Karbon Nanotube Ekstrem

Pengamatan nanotube karbon terpanjang tumbuh sejauh ini lebih dari 1/2 m (Panjang: 550 mm) disampaikan pada 2013.[10] nanotube ini ditumbuhkan pada substrat Si menggunakan metode deposisi uap kimia yang ditingkatkan (CVD) dan mewakili susunan elektrik yang seragam pada nanotube karbon berdinding tunggal.[11]

Tabung karbon nano terpendek adalah senyawa organik cycloparafenilin yang disintesis pada tahun 2009.[12][13]

Karbon nanotube tertipis ialah armchair (2,2) CNT dengan diametrnya 3 Å. Nanotube ini ditumbuhkan di dalam nanotube karbon berdinding multi. Merupan jenis karbon nanotube yang dilakukan dengan kombinasi mikroskop elektron transmisi beresolusi tinggi (HRTEM), spektroskopi raman, kalkulasi teori kerapatan fungsional (DFT).[14]

Tertipis berdiri bebas karbon nanotube berdinding tunggal adalah sekitar 4,3 Å diameter. Para peneliti mengemukakan bahwa karbon nanotube itu dapat berupa (5,1) atau (4,2) SWCNT, tetapi jenis dari karbon nanotube tetap dipertanyakan.[15] (3,3), (4,3) dan (5,1) nanotube karbon (semua diameter 4 Å ) yang dengan jelas diidentifikasi menggunakan penyimpangan-dikoreksi resolusi tinggi mikroskop elektron transmisi dalam CNT berdinding ganda.[16]

Kepadatan tertinggi CNT dicapai pada tahun 2013, tumbuh pada permukaan tembaga berlapis titanium konduktif yang dilapisi dengan co-katalis kobalt dan molibdenum pada lebih rendah dari suhu 450 °C. Ketinggian tabung rata-rata 0,38 m dan kepadatan massa 1,6 g cm-3. Materi yang menunjukkan konduktivitas ohmik (resistensi terendah ~ 22 kΩ)[17][18]

Lihat juga

Pranala luar

Referensi

  1. X. Wang. Fabrication of Ultralong and Electrically Uniform Single-Walled Carbon Nanotubes on Clean Substrates. Nano Letters. 2009. Vol. 9 (9). hlm. 3137–3141. doi:10.1021/nl901260b.
  2. R. Martel. Ambipolar Electrical Transport in Semiconducting Single-Wall Carbon Nanotubes. Phys. Rev. Lett. 2001. Vol. 87 (25). hlm. 256805. doi:10.1103/PhysRevLett.87.256805.
  3. L. Liu. Colossal Paramagnetic Moments in Metallic Carbon Nanotori. Phys. Rev. Lett. 2002. Vol. 88 (21). hlm. 217206. doi:10.1103/PhysRevLett.88.217206.
  4. L. Liu. Colossal Paramagnetic Moments in Metallic Carbon Nanotori. Phys. Rev. Lett. 2002. Vol. 88 (21). hlm. 217206. doi:10.1103/PhysRevLett.88.217206.
  5. M. Huhtala. Carbon nanotube structures: Molecular dynamics simulation at realistic limit. Computer Physics Communications. 2002. Vol. 146. hlm. 30. doi:10.1016/S0010-4655(02)00432-0.
  6. Brian W. Smith. Encapsulated C-60 in carbon nanotubes. Nature. 1998. Vol. 396. hlm. 323–324. doi:10.1038/24521.
  7. B.W. Smith. Formation mechanism of fullerene peapods and coaxial tubes: a path to large scale synthesis. Chem. Phys. Lett. 2000. Vol. 321. hlm. 169–174. doi:10.1016/S0009-2614(00)00307-9.
  8. H. Su. Dynamic friction force in a carbon peapod oscillator. Nanotechnology. 2006. Vol. 17 (22). hlm. 5691–5695. doi:10.1088/0957-4484/17/22/026.
  9. M. Wang. An oscillator in a carbon peapod controllable by an external electric field: A molecular dynamics study. Nanotechnology. 2010. Vol. 21 (3). hlm. 035704. doi:10.1088/0957-4484/21/3/035704.
  10. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  11. X. Wang. Fabrication of Ultralong and Electrically Uniform Single-Walled Carbon Nanotubes on Clean Substrates. Nano Letters. 2009. Vol. 9 (9). hlm. 3137–3141. doi:10.1021/nl901260b.
  12. A Better Way to Make Nanotubes. Lawrence Berkeley National Laboratory. January 5, 2009.
  13. C. Bertozzi. Carbon Nanohoops: Shortest Segment of a Carbon Nanotube Synthesized. Lawrence Berkeley National Laboratory. 2009.
  14. X. Zhao. Smallest Carbon Nanotube is 3 Å in Diameter. Phys. Rev. Lett. 2004. Vol. 92 (12). hlm. 125502. doi:10.1103/PhysRevLett.92.125502.
  15. Takuya Hayashi. Smallest Freestanding Single-Walled Carbon Nanotube. Nano Letters. 2003. Vol. 3 (7). hlm. 887–889. doi:10.1021/nl034080r.
  16. L. Guan. Smallest Carbon Nanotube Assigned with Atomic Resolution Accuracy. Nano Letters. 2008. Vol. 8 (2). hlm. 459–462. doi:10.1021/nl072396j.
  17. Densest array of carbon nanotubes grown to date. KurzweilAI. 2013-09-27.
  18. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29620944 (2026-08-23T10:43:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.