Antiblok (aditif): Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28712543; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Antiblok''' (Anti-blocking) adalah suatu [[aditif]] dalam proses [[produksi]] [[plastik]] yang memiliki fungsi atau kegunaan untuk mengurangi gesekan pada permukaan polimer dengan barang plastik lainnya sehingga memudahkan pada waktu memisahkan, begitu juga dalam proses penanganan berikutnya. Pada penggunaan akhir antiblok diaplikasikan misalnya pada [[kantong plastik]], menjadi tidak sukar dibuka dan bersifat [[licin]] (''slip''). | '''Antiblok''' (Anti-blocking) adalah suatu [[aditif]] dalam proses [[produksi]] [[plastik]] yang memiliki fungsi atau kegunaan untuk mengurangi gesekan pada permukaan polimer dengan barang plastik lainnya sehingga memudahkan pada waktu memisahkan, begitu juga dalam proses penanganan berikutnya.<ref>R.E Shalin. ''polymer Matrix Composite''. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.</ref> Pada penggunaan akhir antiblok diaplikasikan misalnya pada [[kantong plastik]], menjadi tidak sukar dibuka dan bersifat [[licin]] (''slip'').<ref>R.E Shalin. ''polymer Matrix Composite''. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.</ref><ref>[https://www.crodapolymeradditives.com/en-gb/discovery-zone/product-effects/anti-block Anti-block]. ''Coroda''. 2017-12-05.</ref> | ||
Antiblok ''anorganik'' tradisional dibuat dari bahan [[silika]] yang ditambahkan kedalam [[Polimer|polimer film]], namun jenis ini memiliki dampak terhadap berkurangnya kejernihan (''transparent'') dari lembaran polimer itu sendiri. | Antiblok ''anorganik'' tradisional dibuat dari bahan [[silika]] yang ditambahkan kedalam [[Polimer|polimer film]], namun jenis ini memiliki dampak terhadap berkurangnya kejernihan (''transparent'') dari lembaran polimer itu sendiri.<ref>R.E Shalin. ''polymer Matrix Composite''. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.</ref><ref>[https://www.crodapolymeradditives.com/en-gb/discovery-zone/product-effects/anti-block Anti-block]. ''Coroda''. 2017-12-05.</ref> | ||
Di dalam proses [[blowing film]], antiblock juga mengacu kepada istilah yang menggambarkan suatu tindakan pencegahan terhadap lembaran [[plastik]] film agar tidak saling menempel satu sama lainnya. | Di dalam proses [[blowing film]], antiblock juga mengacu kepada istilah yang menggambarkan suatu tindakan pencegahan terhadap lembaran [[plastik]] film agar tidak saling menempel satu sama lainnya.<ref>R.E Shalin. ''polymer Matrix Composite''. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.</ref> | ||
Yang mana lembaran film [[poliolefin]] cenderung saling menempel satu sama lainnya dikarenakan adanya interaksi "''van der waals''" yang kuat, atau adanya muatan [[elektrostatik]] saat lembaran plastik saling mendekat, begitu juga kontak yang terjadi pada waktu proses [[produksi]] akan memberikan dampak elektrostatik terhadap poliolefin. | Yang mana lembaran film [[poliolefin]] cenderung saling menempel satu sama lainnya dikarenakan adanya interaksi "''van der waals''" yang kuat, atau adanya muatan [[elektrostatik]] saat lembaran plastik saling mendekat, begitu juga kontak yang terjadi pada waktu proses [[produksi]] akan memberikan dampak elektrostatik terhadap poliolefin.<ref>R.E Shalin. ''polymer Matrix Composite''. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.</ref> | ||
== Kegunaan == | == Kegunaan == | ||
Penggunaan antiblok sekaligus memecahkan dua masalah utama yang sering dihadapi dalam [[industri]] perfilman (baik selama pembuatan atau penggunaan): | Penggunaan antiblok sekaligus memecahkan dua masalah utama yang sering dihadapi dalam [[industri]] perfilman (baik selama pembuatan atau penggunaan): | ||
# Mengurangi risiko udara terjebaknya (''air trap'') pada waktu [[balon]] plastik dilipat dimenara mesin (''collapsing'') kemudian digulung membentuk roll, gelembung [[udara]] yang terjebak dapat mengakibatkan gulungan tidak [[silindris]] dan film yang dihasilkan menjadi tidak rata saat dibuka. | # Mengurangi risiko udara terjebaknya (''air trap'') pada waktu [[balon]] plastik dilipat dimenara mesin (''collapsing'') kemudian digulung membentuk roll, gelembung [[udara]] yang terjebak dapat mengakibatkan gulungan tidak [[silindris]] dan film yang dihasilkan menjadi tidak rata saat dibuka.<ref>[https://www.polytechs.fr/anti-block-masterbatch-ienfdb3 Anti-block masterbatches]. ''Polytech''. 2017-12-05.</ref> | ||
# Efek "pemblokiran" (''blocking'') dimana adanya lapisan tipis dan halus yang memisahkan [[area]] kontak satu samalain, baik dalam proses "CAST" atau "inflasi" (BLOWN). Fenomena ini terutama terkait dengan film [[polietilen]] dan [[polipropilena]], bahkan setelah proses laminasi. | # Efek "pemblokiran" (''blocking'') dimana adanya lapisan tipis dan halus yang memisahkan [[area]] kontak satu samalain, baik dalam proses "CAST" atau "inflasi" (BLOWN). Fenomena ini terutama terkait dengan film [[polietilen]] dan [[polipropilena]], bahkan setelah proses laminasi.<ref>[https://www.polytechs.fr/anti-block-masterbatch-ienfdb3 Anti-block masterbatches]. ''Polytech''. 2017-12-05.</ref><ref>[https://www.polytechs.fr/anti-block-masterbatch-ienfdb3 Anti-block masterbatches]. ''Polytech''. 2017-12-05.</ref> | ||
== Cara kerja == | == Cara kerja == | ||
Untuk menghindari risiko lengket saat terjadi kontak, ''partikulat'' dimasukan kedalam film dengan [[konsentrasi]] yang sangat tipis. | Untuk menghindari risiko lengket saat terjadi kontak, ''partikulat'' dimasukan kedalam film dengan [[konsentrasi]] yang sangat tipis.<ref>R.E Shalin. ''polymer Matrix Composite''. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.</ref> | ||
Dengan maksud memberikan lapisan pada permukaan, untuk meminimalkan area kontak pada lapisan film; jarak antara lembaran film dimaksimalkan dan elektrostatik dapat ditekan. | Dengan maksud memberikan lapisan pada permukaan, untuk meminimalkan area kontak pada lapisan film; jarak antara lembaran film dimaksimalkan dan elektrostatik dapat ditekan.<ref>R.E Shalin. ''polymer Matrix Composite''. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.</ref> | ||
[[Mineral]] yang digunakan dalam [[aplikasi]] ini, harus tidak berdapak terhadap sifat [[mekanik]] film itu sendiri; tidak memberi dampak berkabut, warna, sehingga mengurangi kejernihan dan kilau (''glossy'') dari lembaran filmnya. | [[Mineral]] yang digunakan dalam [[aplikasi]] ini, harus tidak berdapak terhadap sifat [[mekanik]] film itu sendiri; tidak memberi dampak berkabut, warna, sehingga mengurangi kejernihan dan kilau (''glossy'') dari lembaran filmnya.<ref>R.E Shalin. ''polymer Matrix Composite''. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.</ref> | ||
Beberapa mineral yang digunakan untuk tujuan ini seperti: [[talek]], [[kaolin]] dikasinasi, [[kristobalit]], endapan [[silika]], [[tanah]] diatom (''diatomaceous earth''), [[mika]], [[kalsium karbonat]], [[kalsium sulfat]] (anhidrit), [[magnesium karbonat]], [[magnesium sulfat]], dan [[feldspars]]. | Beberapa mineral yang digunakan untuk tujuan ini seperti: [[talek]], [[kaolin]] dikasinasi, [[kristobalit]], endapan [[silika]], [[tanah]] diatom (''diatomaceous earth''), [[mika]], [[kalsium karbonat]], [[kalsium sulfat]] (anhidrit), [[magnesium karbonat]], [[magnesium sulfat]], dan [[feldspars]].<ref>R.E Shalin. ''polymer Matrix Composite''. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.</ref> | ||
[[Alternatif]] [[Senyawa organik|organik]] yang digunakan untuk anti-blocking atau anti ''stick'' adalah [[amida]], amida [[asam lemak]], asam lemak, [[garam]] asam lemak, [[Silikon]], atau yang lainnya. | [[Alternatif]] [[Senyawa organik|organik]] yang digunakan untuk anti-blocking atau anti ''stick'' adalah [[amida]], amida [[asam lemak]], asam lemak, [[garam]] asam lemak, [[Silikon]], atau yang lainnya.<ref>R.E Shalin. ''polymer Matrix Composite''. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.</ref> | ||
Mekanisme kerja ''antiblocking'' organik, berbeda dengan antiblocking anorganik. | Mekanisme kerja ''antiblocking'' organik, berbeda dengan antiblocking anorganik.<ref>R.E Shalin. ''polymer Matrix Composite''. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.</ref> | ||
aditif anorganik, bermigrasi ke permukaan film saat proses pendinginan berlangsung dan membentuk lapisan pelepas. | aditif anorganik, bermigrasi ke permukaan film saat proses pendinginan berlangsung dan membentuk lapisan pelepas.<ref>R.E Shalin. ''polymer Matrix Composite''. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.</ref> | ||
aditive organik memiliki sifat pemblokiran yang kurang bagus dibanding dengan anorganik, tetapi memiliki efek slip yang lebih baik. | aditive organik memiliki sifat pemblokiran yang kurang bagus dibanding dengan anorganik, tetapi memiliki efek slip yang lebih baik.<ref>R.E Shalin. ''polymer Matrix Composite''. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.</ref> | ||
== Macam material antiblok == | == Macam material antiblok == | ||
Pilihan antiblock tergantung kepada [[polimer]] yang digunakan dan persyaratan [[kualitas]] akhir [[produk]], jenis yang banyak beredar diantaranya: | Pilihan antiblock tergantung kepada [[polimer]] yang digunakan dan persyaratan [[kualitas]] akhir [[produk]], jenis yang banyak beredar diantaranya: | ||
# [[Silika]] sintetis: bentuk ''amorf'' dari silikon dioksida dengan ''microporsity'' yang tinggi, permukaan ''hidroksilasi'' yang luas. Dapat digunakan pada film berkualitas tingggi dan memiliki indek bias mendekati [[PE]] dan [[PP]], ini akan menghasilkan film dengan tingkat kejernih yang tinggi. | # [[Silika]] sintetis: bentuk ''amorf'' dari silikon dioksida dengan ''microporsity'' yang tinggi, permukaan ''hidroksilasi'' yang luas. Dapat digunakan pada film berkualitas tingggi dan memiliki indek bias mendekati [[PE]] dan [[PP]], ini akan menghasilkan film dengan tingkat kejernih yang tinggi.<ref>[https://www.pharosproject.net/uploads/files/sources/1828/1371736392.pdf Slip and anti block products]. ''Wells Plastics''. 2017-12-5.</ref> | ||
# [[Limestone]]: kalsium karbonat kadang-kadang bersama dengan magnesium karbonat tergantung pada depositnya. Ini cenderung digunakan sebagai antiblok di bawahnya aplikasi film berkualitas. | # [[Limestone]]: kalsium karbonat kadang-kadang bersama dengan magnesium karbonat tergantung pada depositnya. Ini cenderung digunakan sebagai antiblok di bawahnya aplikasi film berkualitas.<ref>[https://www.pharosproject.net/uploads/files/sources/1828/1371736392.pdf Slip and anti block products]. ''Wells Plastics''. 2017-12-5.</ref> | ||
# Silika alam: Silika alami adalah batuan [[sedimen]] yang tersusun dari kerangka diatom bersel tunggal. Kerangka itu terbuat dari silika ''amorf'' dan memiliki berbagai struktur dan bentuk berpori. Kotoran seperti air dan organik bisa dengan mudah dilepas, tetapi penghilangan kuarsa itu sendiri lebih kompleks sehingga penggunaan silika alami cenderung memiliki tingkat kuarsa berbeda tergantung kebutuhan. | # Silika alam: Silika alami adalah batuan [[sedimen]] yang tersusun dari kerangka diatom bersel tunggal. Kerangka itu terbuat dari silika ''amorf'' dan memiliki berbagai struktur dan bentuk berpori. Kotoran seperti air dan organik bisa dengan mudah dilepas, tetapi penghilangan kuarsa itu sendiri lebih kompleks sehingga penggunaan silika alami cenderung memiliki tingkat kuarsa berbeda tergantung kebutuhan.<ref>[https://www.pharosproject.net/uploads/files/sources/1828/1371736392.pdf Slip and anti block products]. ''Wells Plastics''. 2017-12-5.</ref> | ||
# [[Talek]] (Talc): magnesium hidrosilikat. Ini memiliki kekerasan yang sangat rendah dan indeks bias yang dekat dengan PE dan PP. Banyak terdapat hampir diseluruh negara, meskipun harus melewati proses [[penyulingan]] terlebih dahulu, untuk mendapatkan kualitas yang lebih baik. | # [[Talek]] (Talc): magnesium hidrosilikat. Ini memiliki kekerasan yang sangat rendah dan indeks bias yang dekat dengan PE dan PP. Banyak terdapat hampir diseluruh negara, meskipun harus melewati proses [[penyulingan]] terlebih dahulu, untuk mendapatkan kualitas yang lebih baik.<ref>[https://www.pharosproject.net/uploads/files/sources/1828/1371736392.pdf Slip and anti block products]. ''Wells Plastics''. 2017-12-5.</ref> | ||
# [[Zeolit]]: Ini adalah alumosilikat yang terhidrogenasi. memiliki sifat sangat seragam, struktur tiga dimensi berpori dan lagi indeks bias dekat dengan PE dan PP. Zeolit terjadi secara alami mineral atau bisa disintesis. | # [[Zeolit]]: Ini adalah alumosilikat yang terhidrogenasi. memiliki sifat sangat seragam, struktur tiga dimensi berpori dan lagi indeks bias dekat dengan PE dan PP.<ref>[https://www.pharosproject.net/uploads/files/sources/1828/1371736392.pdf Slip and anti block products]. ''Wells Plastics''. 2017-12-5.</ref> Zeolit terjadi secara alami mineral atau bisa disintesis.<ref>[https://www.pharosproject.net/uploads/files/sources/1828/1371736392.pdf Slip and anti block products]. ''Wells Plastics''. 2017-12-5.</ref> | ||
# [[Aditif]] organik: Bahan organik tertentu seperti lilin keras dan amida asam lemak menunjukkan efek antiblok. Dibandingkan dengan anorganik aditif ini memiliki [[efisiensi]] antiblocking rendah tapi efek slip sangat baik. | # [[Aditif]] organik: Bahan organik tertentu seperti lilin keras dan amida asam lemak menunjukkan efek antiblok.<ref>[https://www.pharosproject.net/uploads/files/sources/1828/1371736392.pdf Slip and anti block products]. ''Wells Plastics''. 2017-12-5.</ref> Dibandingkan dengan anorganik aditif ini memiliki [[efisiensi]] antiblocking rendah tapi efek slip sangat baik.<ref>[https://www.pharosproject.net/uploads/files/sources/1828/1371736392.pdf Slip and anti block products]. ''Wells Plastics''. 2017-12-5.</ref> | ||
Sering slip dan antiblock aditif digunakan bersamaan untuk memberikan keseimbangan antara ''slip'' | Sering slip dan antiblock aditif digunakan bersamaan untuk memberikan keseimbangan antara ''slip'' | ||
dan kinerja antiblok. | dan kinerja antiblok.<ref>[https://www.pharosproject.net/uploads/files/sources/1828/1371736392.pdf Slip and anti block products]. ''Wells Plastics''. 2017-12-5.</ref> | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[Polimer sintetik]] | * [[Polimer sintetik]] | ||
* [[Pembentukan termal]] | * [[Pembentukan termal]] | ||
| Baris 41: | Baris 40: | ||
* [http://www.ides.com/generics/PE.htm Sifat Teknis Polietilena dan Aplikasinya] | * [http://www.ides.com/generics/PE.htm Sifat Teknis Polietilena dan Aplikasinya] | ||
* [http://news.therecord.com/article/354201 Artikel Mengenai Penemuan ''Sphingomonas'' Pendegradasi Polietilena Oleh Remaja Kanada] | * [http://news.therecord.com/article/354201 Artikel Mengenai Penemuan ''Sphingomonas'' Pendegradasi Polietilena Oleh Remaja Kanada] | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Antiblok+%28aditif%29&oldid=28712543 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28712543 (2025-12-18T02:00:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Antiblok+%28aditif%29&oldid=28712543 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28712543 (2025-12-18T02:00:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 23.04
Antiblok (Anti-blocking) adalah suatu aditif dalam proses produksi plastik yang memiliki fungsi atau kegunaan untuk mengurangi gesekan pada permukaan polimer dengan barang plastik lainnya sehingga memudahkan pada waktu memisahkan, begitu juga dalam proses penanganan berikutnya.[1] Pada penggunaan akhir antiblok diaplikasikan misalnya pada kantong plastik, menjadi tidak sukar dibuka dan bersifat licin (slip).[2][3] Antiblok anorganik tradisional dibuat dari bahan silika yang ditambahkan kedalam polimer film, namun jenis ini memiliki dampak terhadap berkurangnya kejernihan (transparent) dari lembaran polimer itu sendiri.[4][5]
Di dalam proses blowing film, antiblock juga mengacu kepada istilah yang menggambarkan suatu tindakan pencegahan terhadap lembaran plastik film agar tidak saling menempel satu sama lainnya.[6] Yang mana lembaran film poliolefin cenderung saling menempel satu sama lainnya dikarenakan adanya interaksi "van der waals" yang kuat, atau adanya muatan elektrostatik saat lembaran plastik saling mendekat, begitu juga kontak yang terjadi pada waktu proses produksi akan memberikan dampak elektrostatik terhadap poliolefin.[7]
Kegunaan
Penggunaan antiblok sekaligus memecahkan dua masalah utama yang sering dihadapi dalam industri perfilman (baik selama pembuatan atau penggunaan):
- Mengurangi risiko udara terjebaknya (air trap) pada waktu balon plastik dilipat dimenara mesin (collapsing) kemudian digulung membentuk roll, gelembung udara yang terjebak dapat mengakibatkan gulungan tidak silindris dan film yang dihasilkan menjadi tidak rata saat dibuka.[8]
- Efek "pemblokiran" (blocking) dimana adanya lapisan tipis dan halus yang memisahkan area kontak satu samalain, baik dalam proses "CAST" atau "inflasi" (BLOWN). Fenomena ini terutama terkait dengan film polietilen dan polipropilena, bahkan setelah proses laminasi.[9][10]
Cara kerja
Untuk menghindari risiko lengket saat terjadi kontak, partikulat dimasukan kedalam film dengan konsentrasi yang sangat tipis.[11] Dengan maksud memberikan lapisan pada permukaan, untuk meminimalkan area kontak pada lapisan film; jarak antara lembaran film dimaksimalkan dan elektrostatik dapat ditekan.[12] Mineral yang digunakan dalam aplikasi ini, harus tidak berdapak terhadap sifat mekanik film itu sendiri; tidak memberi dampak berkabut, warna, sehingga mengurangi kejernihan dan kilau (glossy) dari lembaran filmnya.[13] Beberapa mineral yang digunakan untuk tujuan ini seperti: talek, kaolin dikasinasi, kristobalit, endapan silika, tanah diatom (diatomaceous earth), mika, kalsium karbonat, kalsium sulfat (anhidrit), magnesium karbonat, magnesium sulfat, dan feldspars.[14] Alternatif organik yang digunakan untuk anti-blocking atau anti stick adalah amida, amida asam lemak, asam lemak, garam asam lemak, Silikon, atau yang lainnya.[15] Mekanisme kerja antiblocking organik, berbeda dengan antiblocking anorganik.[16] aditif anorganik, bermigrasi ke permukaan film saat proses pendinginan berlangsung dan membentuk lapisan pelepas.[17] aditive organik memiliki sifat pemblokiran yang kurang bagus dibanding dengan anorganik, tetapi memiliki efek slip yang lebih baik.[18]
Macam material antiblok
Pilihan antiblock tergantung kepada polimer yang digunakan dan persyaratan kualitas akhir produk, jenis yang banyak beredar diantaranya:
- Silika sintetis: bentuk amorf dari silikon dioksida dengan microporsity yang tinggi, permukaan hidroksilasi yang luas. Dapat digunakan pada film berkualitas tingggi dan memiliki indek bias mendekati PE dan PP, ini akan menghasilkan film dengan tingkat kejernih yang tinggi.[19]
- Limestone: kalsium karbonat kadang-kadang bersama dengan magnesium karbonat tergantung pada depositnya. Ini cenderung digunakan sebagai antiblok di bawahnya aplikasi film berkualitas.[20]
- Silika alam: Silika alami adalah batuan sedimen yang tersusun dari kerangka diatom bersel tunggal. Kerangka itu terbuat dari silika amorf dan memiliki berbagai struktur dan bentuk berpori. Kotoran seperti air dan organik bisa dengan mudah dilepas, tetapi penghilangan kuarsa itu sendiri lebih kompleks sehingga penggunaan silika alami cenderung memiliki tingkat kuarsa berbeda tergantung kebutuhan.[21]
- Talek (Talc): magnesium hidrosilikat. Ini memiliki kekerasan yang sangat rendah dan indeks bias yang dekat dengan PE dan PP. Banyak terdapat hampir diseluruh negara, meskipun harus melewati proses penyulingan terlebih dahulu, untuk mendapatkan kualitas yang lebih baik.[22]
- Zeolit: Ini adalah alumosilikat yang terhidrogenasi. memiliki sifat sangat seragam, struktur tiga dimensi berpori dan lagi indeks bias dekat dengan PE dan PP.[23] Zeolit terjadi secara alami mineral atau bisa disintesis.[24]
- Aditif organik: Bahan organik tertentu seperti lilin keras dan amida asam lemak menunjukkan efek antiblok.[25] Dibandingkan dengan anorganik aditif ini memiliki efisiensi antiblocking rendah tapi efek slip sangat baik.[26]
Sering slip dan antiblock aditif digunakan bersamaan untuk memberikan keseimbangan antara slip dan kinerja antiblok.[27]
Lihat pula
Pranala luar
- Kisah Polietilena: Kelahiran tidak sengaja dari kantong plastik
- Sifat Teknis Polietilena dan Aplikasinya
- Artikel Mengenai Penemuan Sphingomonas Pendegradasi Polietilena Oleh Remaja Kanada
Referensi
- ↑ R.E Shalin. polymer Matrix Composite. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.
- ↑ R.E Shalin. polymer Matrix Composite. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.
- ↑ Anti-block. Coroda. 2017-12-05.
- ↑ R.E Shalin. polymer Matrix Composite. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.
- ↑ Anti-block. Coroda. 2017-12-05.
- ↑ R.E Shalin. polymer Matrix Composite. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.
- ↑ R.E Shalin. polymer Matrix Composite. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.
- ↑ Anti-block masterbatches. Polytech. 2017-12-05.
- ↑ Anti-block masterbatches. Polytech. 2017-12-05.
- ↑ Anti-block masterbatches. Polytech. 2017-12-05.
- ↑ R.E Shalin. polymer Matrix Composite. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.
- ↑ R.E Shalin. polymer Matrix Composite. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.
- ↑ R.E Shalin. polymer Matrix Composite. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.
- ↑ R.E Shalin. polymer Matrix Composite. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.
- ↑ R.E Shalin. polymer Matrix Composite. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.
- ↑ R.E Shalin. polymer Matrix Composite. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.
- ↑ R.E Shalin. polymer Matrix Composite. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.
- ↑ R.E Shalin. polymer Matrix Composite. Springer Science & Business Media. 1995. ISBN 9780412613302.
- ↑ Slip and anti block products. Wells Plastics. 2017-12-5.
- ↑ Slip and anti block products. Wells Plastics. 2017-12-5.
- ↑ Slip and anti block products. Wells Plastics. 2017-12-5.
- ↑ Slip and anti block products. Wells Plastics. 2017-12-5.
- ↑ Slip and anti block products. Wells Plastics. 2017-12-5.
- ↑ Slip and anti block products. Wells Plastics. 2017-12-5.
- ↑ Slip and anti block products. Wells Plastics. 2017-12-5.
- ↑ Slip and anti block products. Wells Plastics. 2017-12-5.
- ↑ Slip and anti block products. Wells Plastics. 2017-12-5.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28712543 (2025-12-18T02:00:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.