Pemlastis: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29356168; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Plasticizers.png|thumb|right|280px|Pemlastis adalah bahan aditif yang digunakan untuk meningkatkan fleksibilitas dan elastisitas dari suatu bahan lain. Salah satu jenis pemlastis adalah gliserol. Di industri plastik telah digunakan 50 jenis senyawa kimia untuk tujuan komersial. Pemlastik dimanfaatkan untuk pembuatan sendal, permen karet dan produk polivinil klorida]] | |||
'''Pemlastis''' adalah bahan aditif yang digunakan untuk meningkatkan fleksibiltas dan [[Elastisitas (fisika)|elastisitas]] dari suatu [[bahan]] lain. Salah satu jenis pemlastis adalah [[gliserol]]. Di industri plastik telah digunakan 50 jenis senyawa kimia untuk tujuan [[komersial]]. Pemlastik dimanfaatkan untuk pembuatan [[sandal]], [[permen karet]] dan produk [[polivinil klorida]]. | '''Pemlastis''' adalah bahan aditif yang digunakan untuk meningkatkan fleksibiltas dan [[Elastisitas (fisika)|elastisitas]] dari suatu [[bahan]] lain. Salah satu jenis pemlastis adalah [[gliserol]]. Di industri plastik telah digunakan 50 jenis senyawa kimia untuk tujuan [[komersial]]. Pemlastik dimanfaatkan untuk pembuatan [[sandal]], [[permen karet]] dan produk [[polivinil klorida]]. | ||
== Karakteristik == | == Karakteristik == | ||
Pemlastis merupakan [[bahan]] yang bersifat aditif. | Pemlastis merupakan [[bahan]] yang bersifat aditif.<ref>Fitria Hidayanti. [http://repository.unas.ac.id/3972/1/BUKU%20AJAR%20Fisika%20Material%20-%20Fitria%20Hidayanti%20%281%29.pdf Fisika Material: Material Biokomposit]. LP UNAS. 2021. hlm. 9. ISBN 978-623-7273-07-3.</ref> | ||
== Jenis == | == Jenis == | ||
=== Gliserol === | === Gliserol === | ||
[[Gliserol]] adalah [[larutan]] yang tidak berwarna, memiliki sifat yang kental dan berasa manis. Umumnya gliserol digunakan sebagai bahan pemlastis untuk pembuatan [[bioplastik]]. Gliserol berperan sebagai pemlastis pada kemasan. Penggunaan gliserol dipertimbangkan dari tingkat keberlimpahannya yang ditemukan banyak di [[alam]]. Selain itu, gliserol memiliki sifat [[ramah lingkungan]]. Gliserol dapat memberikan rasa dingin pada [[kulit]] juga menerima reaksi dari air dan [[alkohol]]. Sumber bahan untuk membuat gliserol dapat dari [[minyak sawit]], [[minyak kelapa]] dan [[minyak inti kelapa sawit]]. | [[Gliserol]] adalah [[larutan]] yang tidak berwarna, memiliki sifat yang kental dan berasa manis. Umumnya gliserol digunakan sebagai bahan pemlastis untuk pembuatan [[bioplastik]].<ref>Rosida, D. F., Hapsari, N., dan Dewati, R. [http://repository.upnjatim.ac.id/1638/2/1.2.buku%20edible.pdf Edible Coating dan Film dari Biopolimer Bahan Alami Terbarukan]. Uwais Inspirasi Indonesia. 2018. hlm. 38. ISBN 978-602-5891-57-1.</ref> Gliserol berperan sebagai pemlastis pada kemasan.<ref>Dewata, I., dan Danha, Y. H. [http://repository.unp.ac.id/32784/2/INDANG_DEWATA_Toksikologi_Lingkungan.pdf Toksikologi Lingkungan: Konsep dan Aplikatif]. Rajawali Pers. 2021. hlm. 247. ISBN 978-623-231-973-8.</ref> Penggunaan gliserol dipertimbangkan dari tingkat keberlimpahannya yang ditemukan banyak di [[alam]]. Selain itu, gliserol memiliki sifat [[ramah lingkungan]]. Gliserol dapat memberikan rasa dingin pada [[kulit]] juga menerima reaksi dari air dan [[alkohol]]. Sumber bahan untuk membuat gliserol dapat dari [[minyak sawit]], [[minyak kelapa]] dan [[minyak inti kelapa sawit]].<ref>Rosida, D. F., Hapsari, N., dan Dewati, R. [http://repository.upnjatim.ac.id/1638/2/1.2.buku%20edible.pdf Edible Coating dan Film dari Biopolimer Bahan Alami Terbarukan]. Uwais Inspirasi Indonesia. 2018. hlm. 38. ISBN 978-602-5891-57-1.</ref> | ||
== Penelitian == | == Penelitian == | ||
Selama 40 tahun (1981–2021 M), sedikitnya 30.000 [[senyawa kimia]] telah diujicoba sebagai bahan pemlastis. Di industri plastik hingga tahun 2014 hanya terdapat 50 senyawa kimia yang memperoleh komersialisasi. | Selama 40 tahun (1981–2021 M), sedikitnya 30.000 [[senyawa kimia]] telah diujicoba sebagai bahan pemlastis. Di industri plastik hingga tahun 2014 hanya terdapat 50 senyawa kimia yang memperoleh komersialisasi.<ref>Agus Haryono. [https://drive.google.com/file/d/14clZHrDWEClmxMfbmHakkEv-e9ekYOhB/view Orasi Pengukuhan Profesor Riset Bidang Kimia Makromolekul: Modifikasi Struktur Makromolekul untuk Optimalisasi Sifat Mekanik dan Termal pada Kemasan Ramah Lingkungan Berbasis Bioplasticizer Turunan Kelapa Sawit]. Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah. 2021. hlm. 5.</ref> | ||
== Produk == | == Produk == | ||
=== Sandal === | === Sandal === | ||
Bahan pembuatan [[sandal]] adalah campuran antara senyawa pemlastis dengan [[polivinil klorida]] dan [[agen peniup]]. Senyawa pemlastis yang digunakan untuk campuran bahan sandal adalah dioctylin phthalate. Sedangkan agen peniup berfungsi sebagai bahan pengembang. | Bahan pembuatan [[sandal]] adalah campuran antara senyawa pemlastis dengan [[polivinil klorida]] dan [[agen peniup]]. Senyawa pemlastis yang digunakan untuk campuran bahan sandal adalah dioctylin phthalate. Sedangkan agen peniup berfungsi sebagai bahan pengembang.<ref>Ermaniardo, Y. D., dan Hadi, S. [https://www.researchgate.net/publication/333387779_Analisis_Pemlastis_DOP_dalam_Resin_PVC_terhadap_Kekuatan_Tarik_Alas_Sandal_Simetri/fulltext/5cea86fb458515712ec3bf95/Analisis-Pemlastis-DOP-dalam-Resin-PVC-terhadap-Kekuatan-Tarik-Alas-Sandal-Simetri.pdf Analisis Pemlastis DOP dalam Resin PVC terhadap Kekuatan Tarik Alas Sandal Simetri]. ''Intek: Jurnal Penelitian''. 2019. Vol. 6 (1). hlm. 8. doi:10.31963/intek.v6i1.1122.</ref> | ||
=== Permen karet === | === Permen karet === | ||
Pemlastis merupakan salah satu [[bahan baku]] dalam pembuatan [[permen karet]]. Fungsinya sebagai pelembut. Pemberian pemlastis pada permen karet membuat bahan dasarnya mengalami peningkatan [[Elastisitas (fisika)|elastisitas]] dan fleksibilitas. | Pemlastis merupakan salah satu [[bahan baku]] dalam pembuatan [[permen karet]]. Fungsinya sebagai pelembut. Pemberian pemlastis pada permen karet membuat bahan dasarnya mengalami peningkatan [[Elastisitas (fisika)|elastisitas]] dan fleksibilitas.<ref>Badan Pemeriksa Obat dan Makanan Republik Indonesia. [https://standarpangan.pom.go.id/dokumen/pedoman/Pedoman-Spesifikasi-dan-Penggunaan-Bahan-Dasar-Permen-Karet.pdf Pedoman Spesifikasi dan Penggunaan Bahan Dasar Permen Karet]. Direktorat Standardisasi Pangan Olahan. 2019. hlm. 15. ISBN 978-979-3665-44-3.</ref> | ||
=== Produk polivinil klorida === | === Produk polivinil klorida === | ||
Bahan pemlastis untuk produk [[polivinil klorida]] menggunakan minyak sawit terepoksidasi. | Bahan pemlastis untuk produk [[polivinil klorida]] menggunakan minyak sawit terepoksidasi.<ref>Peneliti Libang GRS 2018. [https://www.bpdp.or.id/uploads/Riset/E-book-Grant-Riset-Sawit-2019-medium.pdf Grant Riset Sawit 2019]. Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit. 2020. hlm. 29.</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pemlastis&oldid=29356168 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29356168 (2026-06-17T05:55:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 23.07

Pemlastis adalah bahan aditif yang digunakan untuk meningkatkan fleksibiltas dan elastisitas dari suatu bahan lain. Salah satu jenis pemlastis adalah gliserol. Di industri plastik telah digunakan 50 jenis senyawa kimia untuk tujuan komersial. Pemlastik dimanfaatkan untuk pembuatan sandal, permen karet dan produk polivinil klorida.
Karakteristik
Pemlastis merupakan bahan yang bersifat aditif.[1]
Jenis
Gliserol
Gliserol adalah larutan yang tidak berwarna, memiliki sifat yang kental dan berasa manis. Umumnya gliserol digunakan sebagai bahan pemlastis untuk pembuatan bioplastik.[2] Gliserol berperan sebagai pemlastis pada kemasan.[3] Penggunaan gliserol dipertimbangkan dari tingkat keberlimpahannya yang ditemukan banyak di alam. Selain itu, gliserol memiliki sifat ramah lingkungan. Gliserol dapat memberikan rasa dingin pada kulit juga menerima reaksi dari air dan alkohol. Sumber bahan untuk membuat gliserol dapat dari minyak sawit, minyak kelapa dan minyak inti kelapa sawit.[4]
Penelitian
Selama 40 tahun (1981–2021 M), sedikitnya 30.000 senyawa kimia telah diujicoba sebagai bahan pemlastis. Di industri plastik hingga tahun 2014 hanya terdapat 50 senyawa kimia yang memperoleh komersialisasi.[5]
Produk
Sandal
Bahan pembuatan sandal adalah campuran antara senyawa pemlastis dengan polivinil klorida dan agen peniup. Senyawa pemlastis yang digunakan untuk campuran bahan sandal adalah dioctylin phthalate. Sedangkan agen peniup berfungsi sebagai bahan pengembang.[6]
Permen karet
Pemlastis merupakan salah satu bahan baku dalam pembuatan permen karet. Fungsinya sebagai pelembut. Pemberian pemlastis pada permen karet membuat bahan dasarnya mengalami peningkatan elastisitas dan fleksibilitas.[7]
Produk polivinil klorida
Bahan pemlastis untuk produk polivinil klorida menggunakan minyak sawit terepoksidasi.[8]
Referensi
- ↑ Fitria Hidayanti. Fisika Material: Material Biokomposit. LP UNAS. 2021. hlm. 9. ISBN 978-623-7273-07-3.
- ↑ Rosida, D. F., Hapsari, N., dan Dewati, R. Edible Coating dan Film dari Biopolimer Bahan Alami Terbarukan. Uwais Inspirasi Indonesia. 2018. hlm. 38. ISBN 978-602-5891-57-1.
- ↑ Dewata, I., dan Danha, Y. H. Toksikologi Lingkungan: Konsep dan Aplikatif. Rajawali Pers. 2021. hlm. 247. ISBN 978-623-231-973-8.
- ↑ Rosida, D. F., Hapsari, N., dan Dewati, R. Edible Coating dan Film dari Biopolimer Bahan Alami Terbarukan. Uwais Inspirasi Indonesia. 2018. hlm. 38. ISBN 978-602-5891-57-1.
- ↑ Agus Haryono. Orasi Pengukuhan Profesor Riset Bidang Kimia Makromolekul: Modifikasi Struktur Makromolekul untuk Optimalisasi Sifat Mekanik dan Termal pada Kemasan Ramah Lingkungan Berbasis Bioplasticizer Turunan Kelapa Sawit. Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah. 2021. hlm. 5.
- ↑ Ermaniardo, Y. D., dan Hadi, S. Analisis Pemlastis DOP dalam Resin PVC terhadap Kekuatan Tarik Alas Sandal Simetri. Intek: Jurnal Penelitian. 2019. Vol. 6 (1). hlm. 8. doi:10.31963/intek.v6i1.1122.
- ↑ Badan Pemeriksa Obat dan Makanan Republik Indonesia. Pedoman Spesifikasi dan Penggunaan Bahan Dasar Permen Karet. Direktorat Standardisasi Pangan Olahan. 2019. hlm. 15. ISBN 978-979-3665-44-3.
- ↑ Peneliti Libang GRS 2018. Grant Riset Sawit 2019. Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit. 2020. hlm. 29.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29356168 (2026-06-17T05:55:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.