Lompat ke isi

Propulsi listrik emisi medan: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28422547; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Propulsi listrik emisi medan''' ('''FEEP''') adalah konsep propulsi ruang angkasa elektrostatik canggih, suatu bentuk [[pendorong ion]], yang menggunakan [[logam]] cair sebagai propelan – biasanya berupa [[sesium]], [[indium]], atau [[raksa]].
'''Propulsi listrik emisi medan''' ('''FEEP''') adalah konsep propulsi ruang angkasa elektrostatik canggih, suatu bentuk [[pendorong ion]], yang menggunakan [[logam]] cair sebagai propelan – biasanya berupa [[sesium]], [[indium]], atau [[raksa]].<ref>L. Massotti. ''The Next Generation Gravity Mission and the qualifcation of the indium‑fed mN‑FEEP thruster''. CEAS Space Journal. 2021. hlm. 2.</ref>


Perangkat FEEP terdiri dari emitor dan elektrode akselerator. Perbedaan potensial sebesar 10&nbsp;kV diterapkan di antara keduanya, yang menghasilkan [[medan listrik]] yang kuat di ujung permukaan logam. Interaksi antara gaya listrik dan tegangan permukaan logam cair menghasilkan ketidakstabilan permukaan, yang menimbulkan [[kerucut Taylor]] pada permukaan cairan. Pada nilai medan yang diterapkan cukup tinggi, ion diekstraksi dari ujung kerucut melalui penguapan medan atau mekanisme serupa, yang kemudian dipercepat secara elektrik hingga kecepatan tinggi – biasanya 100&nbsp;km/detik atau lebih. Meskipun kecepatan gas buang ion tinggi, massanya sangat rendah, sehingga menghasilkan gaya akselerasi yang sangat lemah. Manfaatnya berasal dari gaya akselerasi yang berkelanjutan dalam jangka waktu yang lama.
Perangkat FEEP terdiri dari emitor dan elektrode akselerator. Perbedaan potensial sebesar 10&nbsp;kV diterapkan di antara keduanya, yang menghasilkan [[medan listrik]] yang kuat di ujung permukaan logam. Interaksi antara gaya listrik dan tegangan permukaan logam cair menghasilkan ketidakstabilan permukaan, yang menimbulkan [[kerucut Taylor]] pada permukaan cairan.<ref>Sourav Basu. ''An analytical review on electric Propulsion system for space satellites''. INCAS. 2010. hlm. 7.</ref> Pada nilai medan yang diterapkan cukup tinggi, ion diekstraksi dari ujung kerucut melalui penguapan medan atau mekanisme serupa, yang kemudian dipercepat secara elektrik hingga kecepatan tinggi – biasanya 100&nbsp;km/detik atau lebih. Meskipun kecepatan gas buang ion tinggi, massanya sangat rendah, sehingga menghasilkan gaya akselerasi yang sangat lemah. Manfaatnya berasal dari gaya akselerasi yang berkelanjutan dalam jangka waktu yang lama.<ref>David DeFelice. [https://www.nasa.gov/centers/glenn/technology/Ion_Propulsion1.html#:~:text=Current%20ion%20thrusters%20can%20provide,U.S.%20quarters%20in%20your%20hand. NASA - Ion Propulsion: Farther, Faster, Cheaper]. ''www.nasa.gov''. 7 Desember 2004.</ref>
 
Karena daya dorongnya yang sangat rendah (dalam kisaran [[newton|mikronewton (μN)]] hingga milinewton (mN)), pendorong FEEP digunakan terutama untuk [[kontrol attitude|kontrol sikap]] mikroradian, mikronewton pada [[wahana antariksa]], seperti pada wahana antariksa ilmiah ESA/NASA [[LISA Pathfinder]]. Pendorong FEEP juga dijadwalkan untuk dipasang pada wahana antariksa [[Gravity Field and Steady-State Ocean Circulation Explorer]], tetapi [[pendorong ion berjajar]] digunakan sebagai gantinya. Pendorong FEEP pertama yang dioperasikan di luar angkasa adalah IFM Nano Thruster, yang berhasil ditugaskan di [[Orbit rendah Bumi|Orbit Rendah Bumi]] pada tahun 2018.
==Referensi==


Karena daya dorongnya yang sangat rendah (dalam kisaran [[newton|mikronewton (μN)]] hingga milinewton (mN)), pendorong FEEP digunakan terutama untuk [[kontrol attitude|kontrol sikap]] mikroradian, mikronewton pada [[wahana antariksa]], seperti pada wahana antariksa ilmiah ESA/NASA [[LISA Pathfinder]]. Pendorong FEEP juga dijadwalkan untuk dipasang pada wahana antariksa [[Gravity Field and Steady-State Ocean Circulation Explorer]],<ref>[http://sci2.esa.int/hyper/docs/HYP-5-02_v30final.pdf FEEP feasibility report]. ''European Space Agency (ESA)''.</ref> tetapi [[pendorong ion berjajar]] digunakan sebagai gantinya.<ref>[http://sci2.esa.int/hyper/docs/HYP-5-02_v30final.pdf Gravity field and steady-state Ocean Circulation Explorer (GOCE)]. ''European Space Agency (ESA)''.</ref> Pendorong FEEP pertama yang dioperasikan di luar angkasa adalah IFM Nano Thruster, yang berhasil ditugaskan di [[Orbit rendah Bumi|Orbit Rendah Bumi]] pada tahun 2018.<ref>David Krejci. [https://www.researchgate.net/publication/325486881 Demonstration of the IFM nano FEEP thruster in low Earth orbit]. ''ResearchGate''.</ref>
==Pranala luar==
==Pranala luar==
*
*
*


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Propulsi+listrik+emisi+medan&oldid=28422547 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28422547 (2025-11-12T07:32:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Propulsi+listrik+emisi+medan&oldid=28422547 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28422547 (2025-11-12T07:32:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 23.11

Propulsi listrik emisi medan (FEEP) adalah konsep propulsi ruang angkasa elektrostatik canggih, suatu bentuk pendorong ion, yang menggunakan logam cair sebagai propelan – biasanya berupa sesium, indium, atau raksa.[1]

Perangkat FEEP terdiri dari emitor dan elektrode akselerator. Perbedaan potensial sebesar 10 kV diterapkan di antara keduanya, yang menghasilkan medan listrik yang kuat di ujung permukaan logam. Interaksi antara gaya listrik dan tegangan permukaan logam cair menghasilkan ketidakstabilan permukaan, yang menimbulkan kerucut Taylor pada permukaan cairan.[2] Pada nilai medan yang diterapkan cukup tinggi, ion diekstraksi dari ujung kerucut melalui penguapan medan atau mekanisme serupa, yang kemudian dipercepat secara elektrik hingga kecepatan tinggi – biasanya 100 km/detik atau lebih. Meskipun kecepatan gas buang ion tinggi, massanya sangat rendah, sehingga menghasilkan gaya akselerasi yang sangat lemah. Manfaatnya berasal dari gaya akselerasi yang berkelanjutan dalam jangka waktu yang lama.[3]

Karena daya dorongnya yang sangat rendah (dalam kisaran mikronewton (μN) hingga milinewton (mN)), pendorong FEEP digunakan terutama untuk kontrol sikap mikroradian, mikronewton pada wahana antariksa, seperti pada wahana antariksa ilmiah ESA/NASA LISA Pathfinder. Pendorong FEEP juga dijadwalkan untuk dipasang pada wahana antariksa Gravity Field and Steady-State Ocean Circulation Explorer,[4] tetapi pendorong ion berjajar digunakan sebagai gantinya.[5] Pendorong FEEP pertama yang dioperasikan di luar angkasa adalah IFM Nano Thruster, yang berhasil ditugaskan di Orbit Rendah Bumi pada tahun 2018.[6]

Pranala luar

Referensi

  1. L. Massotti. The Next Generation Gravity Mission and the qualifcation of the indium‑fed mN‑FEEP thruster. CEAS Space Journal. 2021. hlm. 2.
  2. Sourav Basu. An analytical review on electric Propulsion system for space satellites. INCAS. 2010. hlm. 7.
  3. David DeFelice. NASA - Ion Propulsion: Farther, Faster, Cheaper. www.nasa.gov. 7 Desember 2004.
  4. FEEP feasibility report. European Space Agency (ESA).
  5. Gravity field and steady-state Ocean Circulation Explorer (GOCE). European Space Agency (ESA).
  6. David Krejci. Demonstration of the IFM nano FEEP thruster in low Earth orbit. ResearchGate.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28422547 (2025-11-12T07:32:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.