Ortonitrat: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26534667; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Oronitrat''' adalah sebuah [[oksoanion]] tetrahedral dari [[nitrogen]] dengan rumus . Ia pertama kali diidentifikasi pada 1977 dan saat ini hanya diketahui dua senyawa, natrium ortonitrat (Na<sub>3</sub>NO<sub>4</sub>) dan kalium ortonitrat (K<sub>3</sub>NO<sub>4</sub>). Ini dapat dibuat melalui fusi nitrat dan oksida logam pada suhu tinggi dan tekanan tinggi yang ideal (beberapa [[Pascal (unit)|GPa]]). | '''Oronitrat''' adalah sebuah [[oksoanion]] tetrahedral dari [[nitrogen]] dengan rumus . Ia pertama kali diidentifikasi pada 1977<ref>Martin Jansen. ''Detection of an Orthonitrate by Vibrational Spectroscopy: Na 3 NO 4''. ''Angewandte Chemie International Edition in English''. August 1977. Vol. 16 (8). hlm. 534–535. doi:10.1002/anie.197705341.</ref> dan saat ini hanya diketahui dua senyawa, natrium ortonitrat (Na<sub>3</sub>NO<sub>4</sub>) dan kalium ortonitrat (K<sub>3</sub>NO<sub>4</sub>). Ini dapat dibuat melalui fusi nitrat dan oksida logam pada suhu tinggi<ref>Martin Jansen. ''Crystal Structure of Na 3 NO 4''. ''Angewandte Chemie International Edition in English''. 1979-08-31. Vol. 18 (9). hlm. 698–699. doi:10.1002/anie.197906982.</ref> dan tekanan tinggi yang ideal (beberapa [[Pascal (unit)|GPa]]).<ref>R. Quesada Cabrera. ''High-pressure synthesis and structural behavior of sodium orthonitrate Na 3 NO 4''. ''Journal of Solid State Chemistry''. April 2011. Vol. 184 (4). hlm. 915–920. doi:10.1016/j.jssc.2011.02.013.</ref> | ||
:NaNO<sub>3</sub> + Na<sub>2</sub>O → Na<sub>3</sub>NO<sub>4</sub> (300 °C selama 3 hari) | :NaNO<sub>3</sub> + Na<sub>2</sub>O → Na<sub>3</sub>NO<sub>4</sub> (300 °C selama 3 hari)<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ortonitrat&oldid=26534667 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | ||
Ortonitrat yang dihasilkan adalah padatan putih yang sangat lembap dan CO<sub>2</sub> sensitif, terurai dalam beberapa menit menjadi karbonat dan hidroksida saat terpapar dengan udara. | Ortonitrat yang dihasilkan adalah padatan putih yang sangat lembap dan CO<sub>2</sub> sensitif, terurai dalam beberapa menit menjadi karbonat dan hidroksida saat terpapar dengan udara.<ref>Martin Jansen. ''Detection of an Orthonitrate by Vibrational Spectroscopy: Na 3 NO 4''. ''Angewandte Chemie International Edition in English''. August 1977. Vol. 16 (8). hlm. 534–535. doi:10.1002/anie.197705341.</ref> | ||
:Na<sub>3</sub>NO<sub>4</sub> + CO<sub>2</sub> → NaNO<sub>3</sub> + Na<sub>2</sub>CO<sub>3</sub> | :Na<sub>3</sub>NO<sub>4</sub> + CO<sub>2</sub> → NaNO<sub>3</sub> + Na<sub>2</sub>CO<sub>3</sub> | ||
:Na<sub>3</sub>NO<sub>4</sub> + H<sub>2</sub>O → NaNO<sub>3</sub> + 2NaOH | :Na<sub>3</sub>NO<sub>4</sub> + H<sub>2</sub>O → NaNO<sub>3</sub> + 2NaOH | ||
Ion ortonitrat adalah tetrahedral dengan [[panjang ikatan]] N-O 139 pm, yang tiba-tiba memendek, menunjukkan bahwa interaksi polar memperpendek ikatan karena orbital dπ memiliki energi yang terlalu tinggi untuk dilibatkan. Panjang ikatan pendek ini sejajar dengan yang dari oksoanion yang mengandung unsur baris ketiga seperti PO<sub>4</sub><sup>3−</sup> dan SO<sub>4</sub><sup>2−</sup>, di mana ikatan pπ-dπ sebelumnya dikemukakan sebagai penjelasan untuk panjang ikatan pendek dan dengan demikian, berpendapat bertentangan dengan pentingnya penjelasan ini untuk anion-anion yang lebih berat ini. (''Lihat artikel mengenai ''[[Molekul hipervalen|hipervalensi]]'' untuk diskusi mengenai model ikatan'') | Ion ortonitrat adalah tetrahedral dengan [[panjang ikatan]] N-O 139 pm, yang tiba-tiba memendek, menunjukkan bahwa interaksi polar memperpendek ikatan karena orbital dπ memiliki energi yang terlalu tinggi untuk dilibatkan.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ortonitrat&oldid=26534667 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Panjang ikatan pendek ini sejajar dengan yang dari oksoanion yang mengandung unsur baris ketiga seperti PO<sub>4</sub><sup>3−</sup> dan SO<sub>4</sub><sup>2−</sup>, di mana ikatan pπ-dπ sebelumnya dikemukakan sebagai penjelasan untuk panjang ikatan pendek dan dengan demikian, berpendapat bertentangan dengan pentingnya penjelasan ini untuk anion-anion yang lebih berat ini.<ref>Martin Jansen. ''Crystal Structure of Na 3 NO 4''. ''Angewandte Chemie International Edition in English''. 1979-08-31. Vol. 18 (9). hlm. 698–699. doi:10.1002/anie.197906982.</ref> (''Lihat artikel mengenai ''[[Molekul hipervalen|hipervalensi]]'' untuk diskusi mengenai model ikatan'') | ||
== Oksoanion nitrogen lainnya == | == Oksoanion nitrogen lainnya == | ||
| Baris 14: | Baris 14: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ortonitrat&oldid=26534667 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26534667 (2024-11-17T06:04:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ortonitrat&oldid=26534667 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26534667 (2024-11-17T06:04:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 23.12
Oronitrat adalah sebuah oksoanion tetrahedral dari nitrogen dengan rumus . Ia pertama kali diidentifikasi pada 1977[1] dan saat ini hanya diketahui dua senyawa, natrium ortonitrat (Na3NO4) dan kalium ortonitrat (K3NO4). Ini dapat dibuat melalui fusi nitrat dan oksida logam pada suhu tinggi[2] dan tekanan tinggi yang ideal (beberapa GPa).[3]
- NaNO3 + Na2O → Na3NO4 (300 °C selama 3 hari)[4]
Ortonitrat yang dihasilkan adalah padatan putih yang sangat lembap dan CO2 sensitif, terurai dalam beberapa menit menjadi karbonat dan hidroksida saat terpapar dengan udara.[5]
- Na3NO4 + CO2 → NaNO3 + Na2CO3
- Na3NO4 + H2O → NaNO3 + 2NaOH
Ion ortonitrat adalah tetrahedral dengan panjang ikatan N-O 139 pm, yang tiba-tiba memendek, menunjukkan bahwa interaksi polar memperpendek ikatan karena orbital dπ memiliki energi yang terlalu tinggi untuk dilibatkan.[6] Panjang ikatan pendek ini sejajar dengan yang dari oksoanion yang mengandung unsur baris ketiga seperti PO43− dan SO42−, di mana ikatan pπ-dπ sebelumnya dikemukakan sebagai penjelasan untuk panjang ikatan pendek dan dengan demikian, berpendapat bertentangan dengan pentingnya penjelasan ini untuk anion-anion yang lebih berat ini.[7] (Lihat artikel mengenai hipervalensi untuk diskusi mengenai model ikatan)
Oksoanion nitrogen lainnya
Referensi
- ↑ Martin Jansen. Detection of an Orthonitrate by Vibrational Spectroscopy: Na 3 NO 4. Angewandte Chemie International Edition in English. August 1977. Vol. 16 (8). hlm. 534–535. doi:10.1002/anie.197705341.
- ↑ Martin Jansen. Crystal Structure of Na 3 NO 4. Angewandte Chemie International Edition in English. 1979-08-31. Vol. 18 (9). hlm. 698–699. doi:10.1002/anie.197906982.
- ↑ R. Quesada Cabrera. High-pressure synthesis and structural behavior of sodium orthonitrate Na 3 NO 4. Journal of Solid State Chemistry. April 2011. Vol. 184 (4). hlm. 915–920. doi:10.1016/j.jssc.2011.02.013.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Martin Jansen. Detection of an Orthonitrate by Vibrational Spectroscopy: Na 3 NO 4. Angewandte Chemie International Edition in English. August 1977. Vol. 16 (8). hlm. 534–535. doi:10.1002/anie.197705341.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Martin Jansen. Crystal Structure of Na 3 NO 4. Angewandte Chemie International Edition in English. 1979-08-31. Vol. 18 (9). hlm. 698–699. doi:10.1002/anie.197906982.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26534667 (2024-11-17T06:04:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.