Lompat ke isi

Tetranitrometana: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26560621; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Tetranitrometana''' atau '''TNM''' adalah [[oksidator]] organik dengan [[rumus kimia]] C(NO2)4. Struktur kimianya terdiri dari empat gugus nitro yang terikat pada satu atom [[karbon]]. Pada tahun 1857, zat ini pertama kali disintesis melalui reaksi [[natrium sianoasetamida]] dengan [[asam nitrat]].
'''Tetranitrometana''' atau '''TNM''' adalah [[oksidator]] organik dengan [[rumus kimia]] C(NO2)4. Struktur kimianya terdiri dari empat gugus nitro yang terikat pada satu atom [[karbon]]. Pada tahun 1857, zat ini pertama kali disintesis melalui reaksi [[natrium sianoasetamida]] dengan [[asam nitrat]].<ref>L. N. Shishkov. [http://gallica.bnf.fr/ark:/12148/bpt6k347908/f309.table Sur la constitution de l'acetic fulminique et un nouvelle serie de corps derives de l'acide acetique]. ''Annales de chimie et de physique''. 1857. Vol. 49 (11). hlm. 310.</ref><ref>J. G. Tschinkel. ''Tetranitromethane as Oxidizer in Rocket Propellants''. ''Industrial and Engineering Chemistry''. 1956. Vol. 48 (4). hlm. 732–735. doi:10.1021/ie50556a022.</ref><ref>John Drury Clark. [https://books.google.com/books?id=BdU4DwAAQBAJ&q=tetranitromethane Ignition!: An Informal History of Liquid Rocket Propellants]. Rutgers University Press. 23 May 2018. hlm. 17–18. ISBN 978-0-8135-9918-2.</ref><ref>K. V. Altukhov, V. V. Perekalin. ''The Chemistry of Tetranitromethane''. ''Russian Chemical Reviews''. 1976. Vol. 45 (11). hlm. 1052–1066. doi:10.1070/RC1976v045n11ABEH002759.</ref>


Telah diteliti untuk digunakan sebagai oksidator dalam [[roket bipropelan]]. Tetranitrometana yang sangat murni tidak dapat dibuat meledak, tetapi sensitivitasnya meningkat secara dramatis oleh kontaminan yang dapat dioksidasi, seperti aditif anti-beku. Zat murni juga memiliki titik beku yang terlalu tinggi untuk tetap meleleh dengan baik, meskipun eutektik dengan dinitrogen tetroksida membeku pada suhu yang jauh lebih rendah -30 °C dan kurang meledak daripada tetranitrometana yang hampir murni. Meskipun demikian, oksidator masih terlalu sensitif untuk penggunaan yang efektif.
Telah diteliti untuk digunakan sebagai oksidator dalam [[roket bipropelan]]. Tetranitrometana yang sangat murni tidak dapat dibuat meledak, tetapi sensitivitasnya meningkat secara dramatis oleh kontaminan yang dapat dioksidasi, seperti aditif anti-beku. Zat murni juga memiliki titik beku yang terlalu tinggi untuk tetap meleleh dengan baik, meskipun eutektik dengan dinitrogen tetroksida membeku pada suhu yang jauh lebih rendah -30 °C dan kurang meledak daripada tetranitrometana yang hampir murni. Meskipun demikian, oksidator masih terlalu sensitif untuk penggunaan yang efektif.  


Di laboratorium, ia digunakan sebagai reagen untuk mendeteksi ikatan rangkap dalam senyawa organik dan sebagai reagen nitrasi. Ia juga digunakan sebagai aditif untuk bahan bakar diesel untuk meningkatkan angka setana.
Di laboratorium, ia digunakan sebagai reagen untuk mendeteksi ikatan rangkap dalam senyawa organik dan sebagai reagen nitrasi. Ia juga digunakan sebagai aditif untuk bahan bakar diesel untuk meningkatkan angka setana.
Baris 20: Baris 20:
* [[Propelan]]
* [[Propelan]]
* [[Propelan roket cair]]
* [[Propelan roket cair]]


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
*
*
*
 
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tetranitrometana&oldid=26560621 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26560621 (2024-11-24T09:29:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tetranitrometana&oldid=26560621 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26560621 (2024-11-24T09:29:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 23.14

Tetranitrometana atau TNM adalah oksidator organik dengan rumus kimia C(NO2)4. Struktur kimianya terdiri dari empat gugus nitro yang terikat pada satu atom karbon. Pada tahun 1857, zat ini pertama kali disintesis melalui reaksi natrium sianoasetamida dengan asam nitrat.[1][2][3][4]

Telah diteliti untuk digunakan sebagai oksidator dalam roket bipropelan. Tetranitrometana yang sangat murni tidak dapat dibuat meledak, tetapi sensitivitasnya meningkat secara dramatis oleh kontaminan yang dapat dioksidasi, seperti aditif anti-beku. Zat murni juga memiliki titik beku yang terlalu tinggi untuk tetap meleleh dengan baik, meskipun eutektik dengan dinitrogen tetroksida membeku pada suhu yang jauh lebih rendah -30 °C dan kurang meledak daripada tetranitrometana yang hampir murni. Meskipun demikian, oksidator masih terlalu sensitif untuk penggunaan yang efektif.

Di laboratorium, ia digunakan sebagai reagen untuk mendeteksi ikatan rangkap dalam senyawa organik dan sebagai reagen nitrasi. Ia juga digunakan sebagai aditif untuk bahan bakar diesel untuk meningkatkan angka setana.

Lihat pula

Referensi

  1. L. N. Shishkov. Sur la constitution de l'acetic fulminique et un nouvelle serie de corps derives de l'acide acetique. Annales de chimie et de physique. 1857. Vol. 49 (11). hlm. 310.
  2. J. G. Tschinkel. Tetranitromethane as Oxidizer in Rocket Propellants. Industrial and Engineering Chemistry. 1956. Vol. 48 (4). hlm. 732–735. doi:10.1021/ie50556a022.
  3. John Drury Clark. Ignition!: An Informal History of Liquid Rocket Propellants. Rutgers University Press. 23 May 2018. hlm. 17–18. ISBN 978-0-8135-9918-2.
  4. K. V. Altukhov, V. V. Perekalin. The Chemistry of Tetranitromethane. Russian Chemical Reviews. 1976. Vol. 45 (11). hlm. 1052–1066. doi:10.1070/RC1976v045n11ABEH002759.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26560621 (2024-11-24T09:29:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.