Opus signinum: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 21805262; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''''Opus signinum''''' ('cocciopesto' dalam [[bahasa Italia]] modern) adalah bahan bangunan yang digunakan di [[Roma kuno]]. Bahan tersebut terbuat dari ubin yang dipecah menjadi potongan-potongan yang sangat kecil, dicampur dengan mortar, dan kemudian dipukul dengan dorongan kuat-kuat. [[Pliny the Elder]] dalam ''[[Natural History]]'' mendeskripsikan pembuatannya: "Bahkan tembikar pecah telah digunakan; ditemukan bahwa, dipukul menjadi bubuk, dan ditempa dengan kapur, menjadi lebih padat dan tahan lama dibandingkan bahan lain yang sejenis; membentuk semen dikenal sebagai komposisi ''Signine'', sehingga banyak digunakan bahkan untuk membuat trotoar rumah". Penggunaan istilah "Signine" oleh Plinius merujuk pada Signia ([[Segni]] modern), nama sebuah kota di Latium yang terkenal dengan ubinnya. | [[File:Canal_Italica.jpg|thumb|right|280px|Canal Italica]] | ||
'''''Opus signinum''''' ('cocciopesto' dalam [[bahasa Italia]] modern) adalah bahan bangunan yang digunakan di [[Roma kuno]]. Bahan tersebut terbuat dari ubin yang dipecah menjadi potongan-potongan yang sangat kecil, dicampur dengan mortar, dan kemudian dipukul dengan dorongan kuat-kuat.<ref>Signīnum Opus. Harry Thurston Peck, Harpers Dictionary of Classical Antiquities (1898). [http://www.perseus.tufts.edu/hopper/text?doc=Perseus:text:1999.02.0137:book=35:chapter=46&highlight=signinum%2Copus]</ref> [[Pliny the Elder]] dalam ''[[Natural History]]'' mendeskripsikan pembuatannya: "Bahkan tembikar pecah telah digunakan; ditemukan bahwa, dipukul menjadi bubuk, dan ditempa dengan kapur, menjadi lebih padat dan tahan lama dibandingkan bahan lain yang sejenis; membentuk semen dikenal sebagai komposisi ''Signine'', sehingga banyak digunakan bahkan untuk membuat trotoar rumah".<ref>[http://old.perseus.tufts.edu/cgi-bin/ptext?doc=Perseus:text:1999.02.0137&layout=&loc=35.46 Pliny, Natural History, book 35, chapter 46].</ref> Penggunaan istilah "Signine" oleh Plinius merujuk pada Signia ([[Segni]] modern), nama sebuah kota di Latium yang terkenal dengan ubinnya.<ref>[https://en.oxforddictionaries.com/definition/opus_signinum Salinan arsip].</ref> | |||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Opus+signinum&oldid=21805262 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 21805262 (2022-10-17T02:14:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 23.15

Opus signinum ('cocciopesto' dalam bahasa Italia modern) adalah bahan bangunan yang digunakan di Roma kuno. Bahan tersebut terbuat dari ubin yang dipecah menjadi potongan-potongan yang sangat kecil, dicampur dengan mortar, dan kemudian dipukul dengan dorongan kuat-kuat.[1] Pliny the Elder dalam Natural History mendeskripsikan pembuatannya: "Bahkan tembikar pecah telah digunakan; ditemukan bahwa, dipukul menjadi bubuk, dan ditempa dengan kapur, menjadi lebih padat dan tahan lama dibandingkan bahan lain yang sejenis; membentuk semen dikenal sebagai komposisi Signine, sehingga banyak digunakan bahkan untuk membuat trotoar rumah".[2] Penggunaan istilah "Signine" oleh Plinius merujuk pada Signia (Segni modern), nama sebuah kota di Latium yang terkenal dengan ubinnya.[3]
Referensi
- ↑ Signīnum Opus. Harry Thurston Peck, Harpers Dictionary of Classical Antiquities (1898). [1]
- ↑ Pliny, Natural History, book 35, chapter 46.
- ↑ Salinan arsip.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 21805262 (2022-10-17T02:14:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.