Lompat ke isi

Pemrosesan sinyal host: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28895144; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 3: Baris 3:
Perangkat yang menggunakan HSP mencakup modem dan pencetak. Modem berbasis HSP dikenal sebagai softmodem atau host-based modem, sementara printer berbasis HSP sering disebut sebagai printer GDI, winprinter, atau softprinter, merujuk pada ketergantungannya pada pemrosesan oleh sistem operasi dan perangkat lunak host.
Perangkat yang menggunakan HSP mencakup modem dan pencetak. Modem berbasis HSP dikenal sebagai softmodem atau host-based modem, sementara printer berbasis HSP sering disebut sebagai printer GDI, winprinter, atau softprinter, merujuk pada ketergantungannya pada pemrosesan oleh sistem operasi dan perangkat lunak host.


Konsep pemrosesan sinyal berbasis host telah diterapkan sebelum istilah HSP digunakan secara formal. Salah satu contoh awal adalah [[Apple Inc.|Apple]] II Disk II, yang memanfaatkan CPU host untuk memproses sinyal kendali penggerak disket tanpa menggunakan mikrokontroler khusus.
Konsep pemrosesan sinyal berbasis host telah diterapkan sebelum istilah HSP digunakan secara formal. Salah satu contoh awal adalah [[Apple Inc.|Apple]] II Disk II, yang memanfaatkan CPU host untuk memproses sinyal kendali penggerak disket tanpa menggunakan mikrokontroler khusus.<ref>[http://news.bbc.co.uk/2/hi/special_report/1998/04/98/microsoft/215645.stm BBC NEWS Special Report 1998 04/98 Microsoft USA versus Microsoft: the fourth week]. ''news.bbc.co.uk''.</ref>


Pada dekade 1990-an, HSP dan pendekatan serupa digunakan untuk mendukung pemrosesan multimedia dengan memanfaatkan peningkatan kinerja CPU tujuan umum. Pendekatan ini memungkinkan pengurangan kompleksitas perangkat keras dengan memindahkan beban pemrosesan ke [[perangkat lunak]].
Pada dekade 1990-an, HSP dan pendekatan serupa digunakan untuk mendukung pemrosesan multimedia dengan memanfaatkan peningkatan kinerja CPU tujuan umum. Pendekatan ini memungkinkan pengurangan kompleksitas perangkat keras dengan memindahkan beban pemrosesan ke [[perangkat lunak]].<ref>[http://news.bbc.co.uk/2/hi/special_report/1998/04/98/microsoft/215645.stm BBC NEWS Special Report 1998 04/98 Microsoft USA versus Microsoft: the fourth week]. ''news.bbc.co.uk''.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pemrosesan+sinyal+host&oldid=28895144 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28895144 (2026-01-26T14:21:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pemrosesan+sinyal+host&oldid=28895144 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28895144 (2026-01-26T14:21:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 10.36

Pemrosesan sinyal host (Bahasa Inggris: host signal processing) adalah istilah dalam komputasi yang merujuk pada pendekatan emulasi fungsi perangkat keras, seperti modem atau pencetak, melalui perangkat lunak yang dijalankan oleh prosesor utama (CPU) komputer host. Dalam pendekatan ini, fungsi yang sebelumnya ditangani oleh prosesor sinyal digital atau sirkuit khusus (ASIC) dialihkan ke CPU tujuan umum. Intel menyebut pendekatan serupa sebagai native signal processing (NSP).

Perangkat yang menggunakan HSP mencakup modem dan pencetak. Modem berbasis HSP dikenal sebagai softmodem atau host-based modem, sementara printer berbasis HSP sering disebut sebagai printer GDI, winprinter, atau softprinter, merujuk pada ketergantungannya pada pemrosesan oleh sistem operasi dan perangkat lunak host.

Konsep pemrosesan sinyal berbasis host telah diterapkan sebelum istilah HSP digunakan secara formal. Salah satu contoh awal adalah Apple II Disk II, yang memanfaatkan CPU host untuk memproses sinyal kendali penggerak disket tanpa menggunakan mikrokontroler khusus.[1]

Pada dekade 1990-an, HSP dan pendekatan serupa digunakan untuk mendukung pemrosesan multimedia dengan memanfaatkan peningkatan kinerja CPU tujuan umum. Pendekatan ini memungkinkan pengurangan kompleksitas perangkat keras dengan memindahkan beban pemrosesan ke perangkat lunak.[2]

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28895144 (2026-01-26T14:21:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.