Lompat ke isi

Hidrosililasi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27574422; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Hidrosililasi''', juga disebut '''hidrosilasi katalitik''', menjelaskan penambahan ikatan Si-H pada [[Senyawa jenuh dan tak jenuh|ikatan tak jenuh]]. Biasanya reaksi dilakukan secara katalitik dan biasanya substratnya adalah [[senyawa organik]] tak jenuh. [[Alkena]] dan [[alkuna]] menghasilkan [[alkil]] dan [[vinilsilan]]; [[aldehida]] dan [[keton]] menghasilkan silil eter. Hidrosililasi telah disebut sebagai "aplikasi paling penting dari platina dalam katalisis homogen."
'''Hidrosililasi''', juga disebut '''hidrosilasi katalitik''', menjelaskan penambahan ikatan Si-H pada [[Senyawa jenuh dan tak jenuh|ikatan tak jenuh]].<ref>"Hydrosilylation A Comprehensive Review on Recent Advances" B. Marciniec (ed.), Advances in Silicon Science, Springer Science, 2009.</ref> Biasanya reaksi dilakukan secara katalitik dan biasanya substratnya adalah [[senyawa organik]] tak jenuh. [[Alkena]] dan [[alkuna]] menghasilkan [[alkil]] dan [[vinilsilan]]; [[aldehida]] dan [[keton]] menghasilkan silil eter. Hidrosililasi telah disebut sebagai "aplikasi paling penting dari platina dalam katalisis homogen."<ref>Renner, H. ''Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry''. Wiley. 2002. doi:10.1002/14356007.a21_075.</ref>


== Ruang lingkup dan mekanisme ==
== Ruang lingkup dan mekanisme ==
Hidrosililasi alkena merupakan metode yang penting secara komersial untuk membuat [[senyawa organosilikon]]. Proses ini secara mekanis mirip dengan [[hidrogenasi]] alkena. Bahkan, katalis serupa kadang-kadang digunakan untuk dua proses katalitik.
Hidrosililasi alkena merupakan metode yang penting secara komersial untuk membuat [[senyawa organosilikon]]. Proses ini secara mekanis mirip dengan [[hidrogenasi]] alkena. Bahkan, katalis serupa kadang-kadang digunakan untuk dua proses katalitik.


Mekanisme umum, yang disebut '''mekanisme Chalk-Harrod''', mengasumsikan kompleks logam antara yang mengandung [[hidrida]], ligan silil (R<sub>3</sub>Si), dan substrat alkena. Adisi oksidatif berlangsung melalui intermediasi [[Kompleks silan logam transisi|kompleks sigma]], di mana ikatan Si-H tidak sepenuhnya putus.
Mekanisme umum, yang disebut '''mekanisme Chalk-Harrod''', mengasumsikan kompleks logam antara yang mengandung [[hidrida]], ligan silil (R<sub>3</sub>Si), dan substrat alkena. Adisi oksidatif berlangsung melalui intermediasi [[Kompleks silan logam transisi|kompleks sigma]], di mana ikatan Si-H tidak sepenuhnya putus.


Hidrosililasi alkena biasanya berlangsung melalui [[Aturan Markovnikov#Reaksi anti-Markovnikov|adisi anti-Markovnikov]], yaitu, silikon ditempatkan pada karbon terminal ketika penghidrosililasian sebuah variasi alkena terminal dari mekanisme Chalk-Harrod. Beberapa kasus melibatkan penyisipan alkena ke dalam ikatan M-Si diikuti oleh eliminasi reduktif, kebalikan dari urutan dalam mekanisme Chalk-Harrod. Dalam kasus tertentu, hidrosililasi menghasilkan vinil atau silan alilik yang dihasilkan dari [[eliminasi hidrida beta]].
Hidrosililasi alkena biasanya berlangsung melalui [[Aturan Markovnikov#Reaksi anti-Markovnikov|adisi anti-Markovnikov]], yaitu, silikon ditempatkan pada karbon terminal ketika penghidrosililasian sebuah variasi alkena terminal<ref>"Hydrosilylation A Comprehensive Review on Recent Advances" B. Marciniec (ed.), Advances in Silicon Science, Springer Science, 2009.</ref> dari mekanisme Chalk-Harrod. Beberapa kasus melibatkan penyisipan alkena ke dalam ikatan M-Si diikuti oleh eliminasi reduktif, kebalikan dari urutan dalam mekanisme Chalk-Harrod. Dalam kasus tertentu, hidrosililasi menghasilkan vinil atau silan alilik yang dihasilkan dari [[eliminasi hidrida beta]].<ref>Troegel, D. ''Recent Advances and Actual Challenges in Late Transition Metal Catalyzed Hydrosilylation of Olefins from an Industrial Point of View''. ''Coord. Chem. Rev''. 2011. Vol. 255. hlm. 1440–1459. doi:10.1016/j.ccr.2010.12.025.</ref>


Alkuna juga mengalami hidrosililasi, misalnya, penambahan [[trietilsilan]] ke [[difenilasetilen]]:
Alkuna juga mengalami hidrosililasi, misalnya, penambahan [[trietilsilan]] ke [[difenilasetilen]]:<ref>James L. Fry, Ronald J. Rahaim Jr., Robert E. Maleczka, Jr. "Triethylsilane", ''Encyclopedia of Reagents for Organic Synthesis'', John Wiley & Sons, 2007.</ref>
:Et<sub>3</sub>SiH  +  PhC≡CPh  →  Et<sub>3</sub>Si(Ph)C=CH(Ph)
:Et<sub>3</sub>SiH  +  PhC≡CPh  →  Et<sub>3</sub>Si(Ph)C=CH(Ph)


Baris 15: Baris 14:
Menggunakan fosfin [[Kiralitas (kimia)|kiral]] sebagai [[ligan]] spektator, katalis telah dikembangkan untuk hidrosilasi asimetris katalitik. Reaksi yang dipelajari dengan baik adalah penambahan [[triklorosilan]] ke [[stirena]] untuk menghasilkan 1-fenil-1-(triklorosilil)[[etana]]:
Menggunakan fosfin [[Kiralitas (kimia)|kiral]] sebagai [[ligan]] spektator, katalis telah dikembangkan untuk hidrosilasi asimetris katalitik. Reaksi yang dipelajari dengan baik adalah penambahan [[triklorosilan]] ke [[stirena]] untuk menghasilkan 1-fenil-1-(triklorosilil)[[etana]]:
:Cl<sub>3</sub>SiH + PhCH=CH<sub>2</sub> → (Ph)(CH<sub>3</sub>)CHSiCl<sub>3</sub>
:Cl<sub>3</sub>SiH + PhCH=CH<sub>2</sub> → (Ph)(CH<sub>3</sub>)CHSiCl<sub>3</sub>
[[Enantiomer|Enantioselektivitas]] yang hampir sempurna dapat dicapai dengan menggunakan [[Reaksi penggandengan silang|katalis paladium]] yang didukung oleh ligan monofosfin yang tersubstitusi binaftil.
[[Enantiomer|Enantioselektivitas]] yang hampir sempurna dapat dicapai dengan menggunakan [[Reaksi penggandengan silang|katalis paladium]] yang didukung oleh ligan monofosfin yang tersubstitusi binaftil.<ref>T. Hayashi. ''Comprehensive Organometallic Chemistry III''. Elsevier. 2007. doi:10.1016/B0-08-045047-4/00140-0. ISBN 978-0-08-045047-6.</ref>


== Hidrosililasi permukaan ==
== Hidrosililasi permukaan ==
Baris 22: Baris 21:
:Si-''H'' + H<sub>2</sub>C=CH(CH<sub>2</sub>)<sub>7</sub>CH<sub>3</sub> → Si-CH<sub>2</sub>CH''H''-(CH<sub>2</sub>)<sub>7</sub>CH<sub>3</sub>
:Si-''H'' + H<sub>2</sub>C=CH(CH<sub>2</sub>)<sub>7</sub>CH<sub>3</sub> → Si-CH<sub>2</sub>CH''H''-(CH<sub>2</sub>)<sub>7</sub>CH<sub>3</sub>


Reaksi hidrosililasi dapat dimulai dengan sinar UV pada [[suhu kamar]] atau dengan panas (suhu reaksi khas 120-200&nbsp;°C), di bawah kondisi bebas uap air dan oksigen. Lapisan tunggal yang dihasilkan, yang stabil dan [[lengai]], menghambat oksidasi lapisan silikon dasar, yang relevan dengan berbagai aplikasi perangkat.
Reaksi hidrosililasi dapat dimulai dengan sinar UV pada [[suhu kamar]] atau dengan panas (suhu reaksi khas 120-200&nbsp;°C), di bawah kondisi bebas uap air dan oksigen.<ref>"Photoreactivity of Unsaturated Compounds with Hydrogen-Terminated Silicon (111)," R. L. Cicero, M. R. Linford, C. E. D. Chidsey, Langmuir 16, 5688-5695 (2000)</ref> Lapisan tunggal yang dihasilkan, yang stabil dan [[lengai]], menghambat oksidasi lapisan silikon dasar, yang relevan dengan berbagai aplikasi perangkat.<ref>Direct electrical detection of DNA Hybridization at DNA-modified silicon surfaces, W.Cai, J. Peck, D. van der Weide, and R.J. Hamers, Biosensors and Bioelectronics 19, 1013-1019 (2004)</ref>


== Katalis ==
== Katalis ==
Sebelum pengenalan katalis platina oleh Speier, hidrosililasi tidak dipraktikkan secara luas. Proses katalis peroksida dilaporkan dalam literatur akademis pada tahun 1947,<ref>L. Sommer. ''Peroxide-catalyzed addition of trichlorosilane to 1-octene''. ''J. Am. Chem. Soc''. Vol. 69 (1). hlm. 188. doi:10.1021/ja01193a508.</ref> tetapi pengenalan [[Asam kloroplatinat|katalis Speier]] (H<sub>2</sub>PtCl<sub>6</sub>) merupakan terobosan besar.


Sebelum pengenalan katalis platina oleh Speier, hidrosililasi tidak dipraktikkan secara luas. Proses katalis peroksida dilaporkan dalam literatur akademis pada tahun 1947, tetapi pengenalan [[Asam kloroplatinat|katalis Speier]] (H<sub>2</sub>PtCl<sub>6</sub>) merupakan terobosan besar.
[[Katalis Karstedt]] kemudian diperkenalkan. Katalis ini merupakan kompleks lipofilik yang larut dalam substrat organik bagi kepentingan industri.<ref>C. Elschenbroich, ''Organometallics'' (2006) Wiley and Sons-VCH: Weinheim.</ref> Kompleks dan senyawa yang mengkatalisis hidrogenasi sering kali merupakan katalis yang efektif untuk hidrosililasi, misalnya [[katalis Wilkinson]].
 
[[Katalis Karstedt]] kemudian diperkenalkan. Katalis ini merupakan kompleks lipofilik yang larut dalam substrat organik bagi kepentingan industri. Kompleks dan senyawa yang mengkatalisis hidrogenasi sering kali merupakan katalis yang efektif untuk hidrosililasi, misalnya [[katalis Wilkinson]].
 
== Referensi ==
 


== Bacaan lebih lanjut ==
== Bacaan lebih lanjut ==
Baris 37: Baris 32:
*Applied homogeneous catalysis with organometallic compounds : a comprehensive handbook : applications, developments. Boy Cornils; W A Herrmann. Publisher: Weinheim ; New York : Wiley-VCH, 2000.
*Applied homogeneous catalysis with organometallic compounds : a comprehensive handbook : applications, developments. Boy Cornils; W A Herrmann. Publisher: Weinheim ; New York : Wiley-VCH, 2000.
*Comprehensive handbook on hydrosilylation. Bogdan Marciniec. Publisher: Oxford [u.a.] : Pergamon Press, 1992.
*Comprehensive handbook on hydrosilylation. Bogdan Marciniec. Publisher: Oxford [u.a.] : Pergamon Press, 1992.
*Rhodium complexes as hydrosilylation catalysts. N.K. Skvortsov. //  Rhodium Express. 1994.  No 4 (May). P. 3 - 36 (Eng). [http://sites.google.com/site/rhodiumexpress/]
*Rhodium complexes as hydrosilylation catalysts. N.K. Skvortsov. //  Rhodium Express. 1994.  No 4 (May). P. 3 - 36 (Eng). [http://sites.google.com/site/rhodiumexpress/]


'''Artikel'''
'''Artikel'''
Baris 45: Baris 40:
*"Covalently Modified Silicon and Diamond Surfaces: Resistance to Non-Specific Protein Adsorption and Optimization for Biosensing," T.L. Lasseter, B.H. Clare, N.L. Abbott, and R.J. Hamers.  J. Am. Chem. Soc. 2004, 126, 10220-10221.
*"Covalently Modified Silicon and Diamond Surfaces: Resistance to Non-Specific Protein Adsorption and Optimization for Biosensing," T.L. Lasseter, B.H. Clare, N.L. Abbott, and R.J. Hamers.  J. Am. Chem. Soc. 2004, 126, 10220-10221.


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hidrosililasi&oldid=27574422 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27574422 (2025-07-20T08:55:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hidrosililasi&oldid=27574422 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27574422 (2025-07-20T08:55:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 04.00

Hidrosililasi, juga disebut hidrosilasi katalitik, menjelaskan penambahan ikatan Si-H pada ikatan tak jenuh.[1] Biasanya reaksi dilakukan secara katalitik dan biasanya substratnya adalah senyawa organik tak jenuh. Alkena dan alkuna menghasilkan alkil dan vinilsilan; aldehida dan keton menghasilkan silil eter. Hidrosililasi telah disebut sebagai "aplikasi paling penting dari platina dalam katalisis homogen."[2]

Ruang lingkup dan mekanisme

Hidrosililasi alkena merupakan metode yang penting secara komersial untuk membuat senyawa organosilikon. Proses ini secara mekanis mirip dengan hidrogenasi alkena. Bahkan, katalis serupa kadang-kadang digunakan untuk dua proses katalitik.

Mekanisme umum, yang disebut mekanisme Chalk-Harrod, mengasumsikan kompleks logam antara yang mengandung hidrida, ligan silil (R3Si), dan substrat alkena. Adisi oksidatif berlangsung melalui intermediasi kompleks sigma, di mana ikatan Si-H tidak sepenuhnya putus.

Hidrosililasi alkena biasanya berlangsung melalui adisi anti-Markovnikov, yaitu, silikon ditempatkan pada karbon terminal ketika penghidrosililasian sebuah variasi alkena terminal[3] dari mekanisme Chalk-Harrod. Beberapa kasus melibatkan penyisipan alkena ke dalam ikatan M-Si diikuti oleh eliminasi reduktif, kebalikan dari urutan dalam mekanisme Chalk-Harrod. Dalam kasus tertentu, hidrosililasi menghasilkan vinil atau silan alilik yang dihasilkan dari eliminasi hidrida beta.[4]

Alkuna juga mengalami hidrosililasi, misalnya, penambahan trietilsilan ke difenilasetilen:[5]

Et3SiH + PhC≡CPh → Et3Si(Ph)C=CH(Ph)

Hidrosililasi asimetris

Menggunakan fosfin kiral sebagai ligan spektator, katalis telah dikembangkan untuk hidrosilasi asimetris katalitik. Reaksi yang dipelajari dengan baik adalah penambahan triklorosilan ke stirena untuk menghasilkan 1-fenil-1-(triklorosilil)etana:

Cl3SiH + PhCH=CH2 → (Ph)(CH3)CHSiCl3

Enantioselektivitas yang hampir sempurna dapat dicapai dengan menggunakan katalis paladium yang didukung oleh ligan monofosfin yang tersubstitusi binaftil.[6]

Hidrosililasi permukaan

Wafer silikon dapat digores dalam asam fluorida (HF) untuk menghilangkan oksida asli dan membentuk permukaan silikon yang diakhiri hidrogen. Permukaan yang diakhiri hidrogen mengalami hidrosilasi dengan senyawa tak jenuh (seperti alkena dan alkuna terminal), untuk membentuk lapisan tunggal yang stabil pada permukaan. Sebagai contoh:

Si-H + H2C=CH(CH2)7CH3 → Si-CH2CHH-(CH2)7CH3

Reaksi hidrosililasi dapat dimulai dengan sinar UV pada suhu kamar atau dengan panas (suhu reaksi khas 120-200 °C), di bawah kondisi bebas uap air dan oksigen.[7] Lapisan tunggal yang dihasilkan, yang stabil dan lengai, menghambat oksidasi lapisan silikon dasar, yang relevan dengan berbagai aplikasi perangkat.[8]

Katalis

Sebelum pengenalan katalis platina oleh Speier, hidrosililasi tidak dipraktikkan secara luas. Proses katalis peroksida dilaporkan dalam literatur akademis pada tahun 1947,[9] tetapi pengenalan katalis Speier (H2PtCl6) merupakan terobosan besar.

Katalis Karstedt kemudian diperkenalkan. Katalis ini merupakan kompleks lipofilik yang larut dalam substrat organik bagi kepentingan industri.[10] Kompleks dan senyawa yang mengkatalisis hidrogenasi sering kali merupakan katalis yang efektif untuk hidrosililasi, misalnya katalis Wilkinson.

Bacaan lebih lanjut

Buku

  • Applied homogeneous catalysis with organometallic compounds : a comprehensive handbook : applications, developments. Boy Cornils; W A Herrmann. Publisher: Weinheim ; New York : Wiley-VCH, 2000.
  • Comprehensive handbook on hydrosilylation. Bogdan Marciniec. Publisher: Oxford [u.a.] : Pergamon Press, 1992.
  • Rhodium complexes as hydrosilylation catalysts. N.K. Skvortsov. // Rhodium Express. 1994. No 4 (May). P. 3 - 36 (Eng). [1]

Artikel

  • "Alkyl Monolayers on Silicon Prepared from 1-Alkenes and Hydrogen-Terminated Silicon," M. R. Linford, P. Fenter, P. M. Eisenberger and C. E. D. Chidsey, J. Am. Chem. Soc. 117, 3145-3155 (1995).
  • "Synthesis and characterization of DNA-modified Si(111) Surfaces," T. Strother, W. CAi, X. Zhao, R.J. Hamers, and L.M. Smith, J. Am. Chem. Soc. 122, 1205-1209 (2000).
  • "T. Strother, R.J. Hamers, and L.M. Smith, "Surface Chemistry of DNA Covalent Attachment to the Silicon(100) Surface". Langmuir, 2002, 18, 788-796.
  • "Covalently Modified Silicon and Diamond Surfaces: Resistance to Non-Specific Protein Adsorption and Optimization for Biosensing," T.L. Lasseter, B.H. Clare, N.L. Abbott, and R.J. Hamers. J. Am. Chem. Soc. 2004, 126, 10220-10221.

Referensi

  1. "Hydrosilylation A Comprehensive Review on Recent Advances" B. Marciniec (ed.), Advances in Silicon Science, Springer Science, 2009.
  2. Renner, H. Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry. Wiley. 2002. doi:10.1002/14356007.a21_075.
  3. "Hydrosilylation A Comprehensive Review on Recent Advances" B. Marciniec (ed.), Advances in Silicon Science, Springer Science, 2009.
  4. Troegel, D. Recent Advances and Actual Challenges in Late Transition Metal Catalyzed Hydrosilylation of Olefins from an Industrial Point of View. Coord. Chem. Rev. 2011. Vol. 255. hlm. 1440–1459. doi:10.1016/j.ccr.2010.12.025.
  5. James L. Fry, Ronald J. Rahaim Jr., Robert E. Maleczka, Jr. "Triethylsilane", Encyclopedia of Reagents for Organic Synthesis, John Wiley & Sons, 2007.
  6. T. Hayashi. Comprehensive Organometallic Chemistry III. Elsevier. 2007. doi:10.1016/B0-08-045047-4/00140-0. ISBN 978-0-08-045047-6.
  7. "Photoreactivity of Unsaturated Compounds with Hydrogen-Terminated Silicon (111)," R. L. Cicero, M. R. Linford, C. E. D. Chidsey, Langmuir 16, 5688-5695 (2000)
  8. Direct electrical detection of DNA Hybridization at DNA-modified silicon surfaces, W.Cai, J. Peck, D. van der Weide, and R.J. Hamers, Biosensors and Bioelectronics 19, 1013-1019 (2004)
  9. L. Sommer. Peroxide-catalyzed addition of trichlorosilane to 1-octene. J. Am. Chem. Soc. Vol. 69 (1). hlm. 188. doi:10.1021/ja01193a508.
  10. C. Elschenbroich, Organometallics (2006) Wiley and Sons-VCH: Weinheim.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27574422 (2025-07-20T08:55:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.