Lompat ke isi

Lancang-lancang: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29313055; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Lancang-lancang''' dianggap terkait tetapi aktivitasnya berbeda: keduanya mengacu pada seni [[Pelemparan|melempar]] [[batu]] pipih melintasi air sedemikian rupa sehingga memantul ke permukaan. Tujuan dari "memantulkan" adalah untuk melihat berapa kali sebuah batu dapat memantul sebelum tenggelam ke dalam air; Tujuan dari "memantulkan" adalah untuk melihat seberapa jauh batu yang memantul dapat melintasi air sebelum tenggelam ke dalam air. Di [[Jepang]], praktik ini disebut sebagai ''Mizu Kiri'', yang secara longgar diterjemahkan menjadi "memantulkan air".
[[File:Stone_skimming_-Patagonia-9Mar2010.jpg|thumb|right|280px|Sebuah batu yang memantul mmelintasi air]]
 
'''Lancang-lancang'''<ref>[https://kbbi.kemendikdasmen.go.id/Beranda/Error Terjadi Kesalahan - KBBI VI Daring]. ''kbbi.kemendikdasmen.go.id''.</ref> dianggap terkait tetapi aktivitasnya berbeda: keduanya mengacu pada seni [[Pelemparan|melempar]] [[batu]] pipih melintasi air sedemikian rupa sehingga memantul ke permukaan. Tujuan dari "memantulkan" adalah untuk melihat berapa kali sebuah batu dapat memantul sebelum tenggelam ke dalam air; Tujuan dari "memantulkan" adalah untuk melihat seberapa jauh batu yang memantul dapat melintasi air sebelum tenggelam ke dalam air. Di [[Jepang]], praktik ini disebut sebagai ''Mizu Kiri'', yang secara longgar diterjemahkan menjadi "memantulkan air".


== Sejarah ==
== Sejarah ==
Lancang-lancang disinggung oleh [[Marcus Minucius Felix]] dalam dialognya ''Octavius'' yang menggambarkan anak-anak sedang bermain-main di pantai. Sarjana Yunani [[Julius Pollux]] juga mencatat permainan di ''Onomastikon'' . Di antara bukti pertama yang terdokumentasikan bahwa permainan lancang-lancang sebagai [[olahraga]] terdapat di Inggris, di mana permainan tersebut dikenal sebagai "Bebek dan itik" pada tahun 1583. Penjelasan awal tentang fisika lancang-lancang diberikan oleh [[Lazzaro Spallanzani]] pada abad ke-18.
Lancang-lancang disinggung oleh [[Marcus Minucius Felix]] dalam dialognya ''Octavius'' yang menggambarkan anak-anak sedang bermain-main di pantai.<ref>Marcus Minucius Felix: Octavius (cap. 3). [http://khazarzar.skeptik.net/books/octaviul.htm Latin], [http://www.tertullian.org/fathers2/ANF-04/anf04-34.htm English]</ref> Sarjana Yunani [[Julius Pollux]] juga mencatat permainan di ''Onomastikon'' .<ref>Wilhelm Dindorf (ed.): Julii Pollucis Onomasticon. Leipzig 1824, [https://archive.org/stream/onomasticon01polluoft#page/n589/mode/2up archive.org, p. 191 (section 9,119)]</ref> Di antara bukti pertama yang terdokumentasikan bahwa permainan lancang-lancang sebagai [[olahraga]] terdapat di Inggris, di mana permainan tersebut dikenal sebagai "Bebek dan itik" pada tahun 1583.<ref>[https://www.abc.net.au/science/articles/2010/11/02/3054976.htm Skipping stone secrets launch maximum spin]. ABC Science (2010-11-02). Retrieved 2022-10-02.</ref> Penjelasan awal tentang fisika lancang-lancang diberikan oleh [[Lazzaro Spallanzani]] pada abad ke-18.<ref>Molly Pascal. [https://www.washingtonpost.com/outlook/kerplunks-pitty-pats-and-skronkers-the-world-of-competitive-rock-skipping/2019/09/12/f6a3e710-d4c6-11e9-9610-fb56c5522e1c_story.html Kerplunks, pitty-pats and skronkers: The world of competitive rock-skipping]. ''Washington Post''.</ref>


=== Catatan ===
=== Catatan ===
Rekor dunia untuk jumlah pantulan, menurut ''[[Guinness World Records|Guinness Book of Records]]'', adalah 88, oleh [[Kurt Steiner (nakhoda batu)|Kurt "Manusia Gunung" Steiner]]. Pemerannya diraih pada 6 September 2013, di Jembatan Merah di [[Hutan Nasional Allegheny|Hutan Nasional Allegheny, Pennsylvania]] . Rekor sebelumnya adalah 65 lompatan, oleh Max Steiner (tidak ada hubungan keluarga), yang dibuat di Riverfront Park, [[Franklin, Pennsylvania]]. Sebelumnya, rekornya adalah 51 lompatan yang dibuat oleh Russell Byars pada 19 Juli 2007, lompatan di lokasi yang sama. Kurt Steiner juga memegang rekor dunia antara tahun 2002 dan 2007 dengan lemparan 40 lompatan, diraih dalam kompetisi di Franklin, PA.
Rekor dunia untuk jumlah pantulan, menurut ''[[Guinness World Records|Guinness Book of Records]]'', adalah 88, oleh [[Kurt Steiner (nakhoda batu)|Kurt "Manusia Gunung" Steiner]]. Pemerannya diraih pada 6 September 2013, di Jembatan Merah di [[Hutan Nasional Allegheny|Hutan Nasional Allegheny, Pennsylvania]] .<ref>[http://www.guinnessworldrecords.com/world-records/1/most-skips-of-a-skimming-stone Most skips of a skimming stone].</ref> Rekor sebelumnya adalah 65 lompatan, oleh Max Steiner (tidak ada hubungan keluarga), yang dibuat di Riverfront Park, [[Franklin, Pennsylvania]]. Sebelumnya, rekornya adalah 51 lompatan yang dibuat oleh Russell Byars pada 19 Juli 2007, lompatan di lokasi yang sama.<ref>Jonathan D. Silver. [http://www.post-gazette.com/pg/07273/821782-85.stm A stone's throw and then some to a Guinness record]. ''Pittsburgh Post-Gazette''. 2007-09-30.</ref> Kurt Steiner juga memegang rekor dunia antara tahun 2002 dan 2007 dengan lemparan 40 lompatan, diraih dalam kompetisi di Franklin, PA.


Rekor Dunia Guinness untuk jarak terjauh lemparan menggunakan batu alam adalah 121,8m untuk pria, dibuat oleh Dougie Isaacs (Skotlandia), dan 52,5m untuk wanita, yang dilempar oleh Nina Luginbuhl (Swiss). Rekor ini dibuat pada 28 Mei 2018 di Danau Abernant, [[Sumur Llanwrtyd|Llanwrtyd Wells, Powys, Wales.]]
Rekor Dunia Guinness untuk jarak terjauh lemparan menggunakan batu alam adalah 121,8m untuk pria, dibuat oleh Dougie Isaacs (Skotlandia), dan 52,5m untuk wanita, yang dilempar oleh Nina Luginbuhl (Swiss). Rekor ini dibuat pada 28 Mei 2018 di Danau Abernant, [[Sumur Llanwrtyd|Llanwrtyd Wells, Powys, Wales.]]
Baris 12: Baris 14:


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lancang-lancang&oldid=29313055 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29313055 (2026-06-04T18:41:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lancang-lancang&oldid=29313055 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29313055 (2026-06-04T18:41:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 04.02

Sebuah batu yang memantul mmelintasi air

Lancang-lancang[1] dianggap terkait tetapi aktivitasnya berbeda: keduanya mengacu pada seni melempar batu pipih melintasi air sedemikian rupa sehingga memantul ke permukaan. Tujuan dari "memantulkan" adalah untuk melihat berapa kali sebuah batu dapat memantul sebelum tenggelam ke dalam air; Tujuan dari "memantulkan" adalah untuk melihat seberapa jauh batu yang memantul dapat melintasi air sebelum tenggelam ke dalam air. Di Jepang, praktik ini disebut sebagai Mizu Kiri, yang secara longgar diterjemahkan menjadi "memantulkan air".

Sejarah

Lancang-lancang disinggung oleh Marcus Minucius Felix dalam dialognya Octavius yang menggambarkan anak-anak sedang bermain-main di pantai.[2] Sarjana Yunani Julius Pollux juga mencatat permainan di Onomastikon .[3] Di antara bukti pertama yang terdokumentasikan bahwa permainan lancang-lancang sebagai olahraga terdapat di Inggris, di mana permainan tersebut dikenal sebagai "Bebek dan itik" pada tahun 1583.[4] Penjelasan awal tentang fisika lancang-lancang diberikan oleh Lazzaro Spallanzani pada abad ke-18.[5]

Catatan

Rekor dunia untuk jumlah pantulan, menurut Guinness Book of Records, adalah 88, oleh Kurt "Manusia Gunung" Steiner. Pemerannya diraih pada 6 September 2013, di Jembatan Merah di Hutan Nasional Allegheny, Pennsylvania .[6] Rekor sebelumnya adalah 65 lompatan, oleh Max Steiner (tidak ada hubungan keluarga), yang dibuat di Riverfront Park, Franklin, Pennsylvania. Sebelumnya, rekornya adalah 51 lompatan yang dibuat oleh Russell Byars pada 19 Juli 2007, lompatan di lokasi yang sama.[7] Kurt Steiner juga memegang rekor dunia antara tahun 2002 dan 2007 dengan lemparan 40 lompatan, diraih dalam kompetisi di Franklin, PA.

Rekor Dunia Guinness untuk jarak terjauh lemparan menggunakan batu alam adalah 121,8m untuk pria, dibuat oleh Dougie Isaacs (Skotlandia), dan 52,5m untuk wanita, yang dilempar oleh Nina Luginbuhl (Swiss). Rekor ini dibuat pada 28 Mei 2018 di Danau Abernant, Llanwrtyd Wells, Powys, Wales.

Ada beberapa kejuaraan lancang-lancang yang diadakan. Rekor kemenangan Kejuaraan Dunia terbanyak juga dipegang oleh Dougie Isaacs (Skotlandia), dengan 8 kemenangan Kejuaraan Skimming Batu Dunia Putra (2005, 2007, 2010, 2011, 2013, 2014, 2015, 2016) dan rekor kemenangan Kejuaraan Lancang-Lancang. duduk bersama Lucy Wood (Inggris) dengan 5 kemenangan (2012, 2013, 2015, 2016, 2018).

Referensi

  1. Terjadi Kesalahan - KBBI VI Daring. kbbi.kemendikdasmen.go.id.
  2. Marcus Minucius Felix: Octavius (cap. 3). Latin, English
  3. Wilhelm Dindorf (ed.): Julii Pollucis Onomasticon. Leipzig 1824, archive.org, p. 191 (section 9,119)
  4. Skipping stone secrets launch maximum spin. ABC Science (2010-11-02). Retrieved 2022-10-02.
  5. Molly Pascal. Kerplunks, pitty-pats and skronkers: The world of competitive rock-skipping. Washington Post.
  6. Most skips of a skimming stone.
  7. Jonathan D. Silver. A stone's throw and then some to a Guinness record. Pittsburgh Post-Gazette. 2007-09-30.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29313055 (2026-06-04T18:41:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.