Lompat ke isi

Pelopium: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29594576; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Pelopium''' adalah nama yang diusulkan untuk suatu unsur baru yang ditemukan oleh kimiawan [[Heinrich Rose]] pada tahun 1845. Nama tersebut berasal dari nama raja Yunani dan kemudian dewa, [[Pelops]], putra [[Tantalos]]. Saat menganalisis mineral [[tantalit]], dia menyimpulkan bahwa mineral tersebut mengandung unsur yang mirip dengan [[niobium]] dan [[tantalum]]. Kemiripan reaktivitas niobium dan tantalum menyulitkan pembuatan sampel murni. Oleh karena itu, beberapa unsur baru kemudian diusulkan, yang pada akhirnya diketahui sebenarnya merupakan campuran niobium dan tantalum.
'''Pelopium''' adalah nama yang diusulkan untuk suatu unsur baru yang ditemukan oleh kimiawan [[Heinrich Rose]] pada tahun 1845.<ref>Heinrich Rose. [https://zenodo.org/record/1431073 On a new metal, pelopium, contained in the Bavarian tantalite]. ''Philosophical Magazine''. 1846. Vol. 29 (195). hlm. 409–416. doi:10.1080/14786444608645529.</ref><ref>Heinrich Rose. [https://zenodo.org/record/1431047 On two new metals, pelopium and niobium, discovered in the bavarian tantalites]. ''Philosophical Magazine''. 1845. Vol. 26 (171). hlm. 179–181. doi:10.1080/14786444508562692.</ref><ref>''Niobium und Pelopium''. ''Annalen der Chemie und Pharmacie''. 1846. Vol. 60 (2). hlm. 206–208. doi:10.1002/jlac.18460600233.</ref> Nama tersebut berasal dari nama raja Yunani dan kemudian dewa, [[Pelops]], putra [[Tantalos]]. Saat menganalisis mineral [[tantalit]], dia menyimpulkan bahwa mineral tersebut mengandung unsur yang mirip dengan [[niobium]] dan [[tantalum]]. Kemiripan reaktivitas niobium dan tantalum menyulitkan pembuatan sampel murni. Oleh karena itu, beberapa unsur baru kemudian diusulkan, yang pada akhirnya diketahui sebenarnya merupakan campuran niobium dan tantalum.


Perbedaan antara tantalum dan niobium, serta fakta bahwa tidak terdapat unsur lain yang serupa, ditunjukkan secara tegas pada tahun 1864 oleh [[Christian Wilhelm Blomstrand|Christian W. Blomstrand]] dan [[Henri Étienne Sainte-Claire Deville|Henri É. S. C. Deville]], serta oleh [[Louis Joseph Troost|Louis J. Troost]], yang menentukan rumus beberapa senyawanya pada tahun 1865. Hal tersebut akhirnya dipastikan oleh kimiawan Swiss [[Jean Charles Galissard de Marignac|Jean C. G. de Marignac]].
Perbedaan antara tantalum dan niobium, serta fakta bahwa tidak terdapat unsur lain yang serupa, ditunjukkan secara tegas pada tahun 1864 oleh [[Christian Wilhelm Blomstrand|Christian W. Blomstrand]]<ref>Marignac, Blomstrand, H. Deville, L. Troost und R. Hermann. ''Tantalsäure, Niobsäure, (Ilmensäure) und Titansäure''. ''Fresenius' Journal of Analytical Chemistry''. 1866. Vol. 5 (1). hlm. 384–389. doi:10.1007/BF01302537.</ref> dan [[Henri Étienne Sainte-Claire Deville|Henri É. S. C. Deville]], serta oleh [[Louis Joseph Troost|Louis J. Troost]], yang menentukan rumus beberapa senyawanya pada tahun 1865.<ref>Marignac, Blomstrand, H. Deville, L. Troost und R. Hermann. ''Tantalsäure, Niobsäure, (Ilmensäure) und Titansäure''. ''Fresenius' Journal of Analytical Chemistry''. 1866. Vol. 5 (1). hlm. 384–389. doi:10.1007/BF01302537.</ref><ref>C. K. Gupta. ''Extractive Metallurgy of Niobium''. CRC Press. 1994. hlm. 1–16. ISBN 978-0-8493-6071-8.</ref> Hal tersebut akhirnya dipastikan oleh kimiawan Swiss [[Jean Charles Galissard de Marignac|Jean C. G. de Marignac]].<ref>M. C. Marignac. [http://gallica.bnf.fr/ark:/12148/bpt6k34818t/f4.table Recherches sur les combinaisons du niobium]. ''Annales de chimie et de physique''. 1866. Vol. 4 (8). hlm. 7–75.</ref>
 
Kebingungan ini muncul karena perbedaan yang diamati antara tantalum dan niobium sangat kecil. Baik tantalum maupun niobium bereaksi dengan [[klorin]] dan sejumlah kecil [[oksigen]], termasuk oksigen dalam konsentrasi atmosfer. Niobium membentuk dua senyawa, yaitu [[Niobium(V) klorida|niobium pentaklorida]] (NbCl<sub>5</sub>) berwarna putih yang mudah menguap serta [[niobium oksiklorida]] (NbOCl<sub>3</sub>) yang tidak mudah menguap. Unsur-unsur baru yang diklaim, yaitu ''pelopium'', ''[[ilmenium]]'' dan ''[[dianium]]'', ternyata sebenarnya identik dengan niobium atau merupakan campuran niobium dan tantalum.
==Referensi==


Kebingungan ini muncul karena perbedaan yang diamati antara tantalum dan niobium sangat kecil. Baik tantalum maupun niobium bereaksi dengan [[klorin]] dan sejumlah kecil [[oksigen]], termasuk oksigen dalam konsentrasi atmosfer. Niobium membentuk dua senyawa, yaitu [[Niobium(V) klorida|niobium pentaklorida]] (NbCl<sub>5</sub>) berwarna putih yang mudah menguap serta [[niobium oksiklorida]] (NbOCl<sub>3</sub>) yang tidak mudah menguap. Unsur-unsur baru yang diklaim, yaitu ''pelopium'', ''[[ilmenium]]'' dan ''[[dianium]]'',<ref>V. Kobell. [https://zenodo.org/record/1427822 Ueber eine eigenthümliche Säure, Diansäure, in der Gruppe der Tantal- und Niob- verbindungen]. ''Journal für Praktische Chemie''. 1860. Vol. 79 (1). hlm. 291–303. doi:10.1002/prac.18600790145.</ref> ternyata sebenarnya identik dengan niobium atau merupakan campuran niobium dan tantalum.<ref>Marignac, Blomstrand, H. Deville, L. Troost und R. Hermann. ''Tantalsäure, Niobsäure, (Ilmensäure) und Titansäure''. ''Fresenius' Journal of Analytical Chemistry''. 1866. Vol. 5 (1). hlm. 384–389. doi:10.1007/BF01302537.</ref>


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pelopium&oldid=29594576 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29594576 (2026-08-18T04:51:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pelopium&oldid=29594576 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29594576 (2026-08-18T04:51:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 04.03

Pelopium adalah nama yang diusulkan untuk suatu unsur baru yang ditemukan oleh kimiawan Heinrich Rose pada tahun 1845.[1][2][3] Nama tersebut berasal dari nama raja Yunani dan kemudian dewa, Pelops, putra Tantalos. Saat menganalisis mineral tantalit, dia menyimpulkan bahwa mineral tersebut mengandung unsur yang mirip dengan niobium dan tantalum. Kemiripan reaktivitas niobium dan tantalum menyulitkan pembuatan sampel murni. Oleh karena itu, beberapa unsur baru kemudian diusulkan, yang pada akhirnya diketahui sebenarnya merupakan campuran niobium dan tantalum.

Perbedaan antara tantalum dan niobium, serta fakta bahwa tidak terdapat unsur lain yang serupa, ditunjukkan secara tegas pada tahun 1864 oleh Christian W. Blomstrand[4] dan Henri É. S. C. Deville, serta oleh Louis J. Troost, yang menentukan rumus beberapa senyawanya pada tahun 1865.[5][6] Hal tersebut akhirnya dipastikan oleh kimiawan Swiss Jean C. G. de Marignac.[7]

Kebingungan ini muncul karena perbedaan yang diamati antara tantalum dan niobium sangat kecil. Baik tantalum maupun niobium bereaksi dengan klorin dan sejumlah kecil oksigen, termasuk oksigen dalam konsentrasi atmosfer. Niobium membentuk dua senyawa, yaitu niobium pentaklorida (NbCl5) berwarna putih yang mudah menguap serta niobium oksiklorida (NbOCl3) yang tidak mudah menguap. Unsur-unsur baru yang diklaim, yaitu pelopium, ilmenium dan dianium,[8] ternyata sebenarnya identik dengan niobium atau merupakan campuran niobium dan tantalum.[9]

Referensi

  1. Heinrich Rose. On a new metal, pelopium, contained in the Bavarian tantalite. Philosophical Magazine. 1846. Vol. 29 (195). hlm. 409–416. doi:10.1080/14786444608645529.
  2. Heinrich Rose. On two new metals, pelopium and niobium, discovered in the bavarian tantalites. Philosophical Magazine. 1845. Vol. 26 (171). hlm. 179–181. doi:10.1080/14786444508562692.
  3. Niobium und Pelopium. Annalen der Chemie und Pharmacie. 1846. Vol. 60 (2). hlm. 206–208. doi:10.1002/jlac.18460600233.
  4. Marignac, Blomstrand, H. Deville, L. Troost und R. Hermann. Tantalsäure, Niobsäure, (Ilmensäure) und Titansäure. Fresenius' Journal of Analytical Chemistry. 1866. Vol. 5 (1). hlm. 384–389. doi:10.1007/BF01302537.
  5. Marignac, Blomstrand, H. Deville, L. Troost und R. Hermann. Tantalsäure, Niobsäure, (Ilmensäure) und Titansäure. Fresenius' Journal of Analytical Chemistry. 1866. Vol. 5 (1). hlm. 384–389. doi:10.1007/BF01302537.
  6. C. K. Gupta. Extractive Metallurgy of Niobium. CRC Press. 1994. hlm. 1–16. ISBN 978-0-8493-6071-8.
  7. M. C. Marignac. Recherches sur les combinaisons du niobium. Annales de chimie et de physique. 1866. Vol. 4 (8). hlm. 7–75.
  8. V. Kobell. Ueber eine eigenthümliche Säure, Diansäure, in der Gruppe der Tantal- und Niob- verbindungen. Journal für Praktische Chemie. 1860. Vol. 79 (1). hlm. 291–303. doi:10.1002/prac.18600790145.
  9. Marignac, Blomstrand, H. Deville, L. Troost und R. Hermann. Tantalsäure, Niobsäure, (Ilmensäure) und Titansäure. Fresenius' Journal of Analytical Chemistry. 1866. Vol. 5 (1). hlm. 384–389. doi:10.1007/BF01302537.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29594576 (2026-08-18T04:51:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.