Lompat ke isi

Metalurgi besi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29570437; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Metalurgi besi''' adalah [[metalurgi]] untuk [[besi]] dan [[Daftar logam paduan#Besi|logam paduannya]]. Kegiatan ini sudah berlangsung sejak zaman [[prasejarah]]. [[Artefak]] besi dari milenium ke-4 SM di [[Mesir]], baru-baru ini berhasil ditemukan, yang terbuat dari [[paduan besi-nikel]] [[meteorit]].
[[File:Bas_fourneau.png|thumb|right|280px|Bas fourneau]]


Belum diketahui secara pasti kapan atau di mana [[peleburan]] besi dari [[bijih]] dimulai, tetapi pada akhir milenium ke-2 SM besi diproduksi dari [[bijih besi]], mulai dari [[Sub-Sahara Afrika]] hingga [[Tiongkok]]. Penggunaan [[besi tempa]] mulai dikenal pada milenium pertama SM, dan penyebarannya menandai [[Zaman Besi]]. Dalam periode [[abad pertengahan]], peralatan dan teknik [[finery forge]] diciptakan di Eropa untuk memproduksi besi tempa dari [[besi tuang]] (dalam konteks ini dikenal sebagai [[besi kasar]]), yang dalam prosesnya membutuhkan [[arang]] sebagai [[bahan bakar]]nya.
'''Metalurgi besi''' adalah [[metalurgi]] untuk [[besi]] dan [[Daftar logam paduan#Besi|logam paduannya]]. Kegiatan ini sudah berlangsung sejak zaman [[prasejarah]]. [[Artefak]] besi dari milenium ke-4 SM di [[Mesir]], baru-baru ini berhasil ditemukan,<ref>T Rehren. [http://discovery.ucl.ac.uk/1430496/1/Rehren_et_al_2013_Petrie_iron_beads_JAS_40.pdf 5,000 years old Egyptian iron beads made from hammered meteoritic iron]. ''Journal of Archaeological Science''. 2013. Vol. 40 (12). hlm. 4785–4792. doi:10.1016/j.jas.2013.06.002.</ref> yang terbuat dari [[paduan besi-nikel]] [[meteorit]].<ref>E. Photos. ''The Question of Meteoritic versus Smelted Nickel-Rich Iron: Archaeological Evidence and Experimental Results''. ''World Archaeology''. 1989. Vol. 20 (3). hlm. 403–421. doi:10.1080/00438243.1989.9980081.</ref>
 
Belum diketahui secara pasti kapan atau di mana [[peleburan]] besi dari [[bijih]] dimulai, tetapi pada akhir milenium ke-2 SM besi diproduksi dari [[bijih besi]], mulai dari [[Sub-Sahara Afrika]] hingga [[Tiongkok]].<ref>Duncan E. Miller. [https://archive.org/details/sim_journal-of-african-history_1994_35_1/page/1 Early Metal Working in Sub-Saharan Africa: A Review of Recent Research]. ''Journal of African History''. 1994. Vol. 35. hlm. 1–36. doi:10.1017/s0021853700025949.</ref><ref>Minze Stuiver. [https://archive.org/details/sim_current-anthropology_1968-02_9_1/page/54 Radiocarbon Chronology of the Iron Age in Sub-Saharan Africa]. ''Current Anthropology''. 1968. Vol. 9. hlm. 54–58. doi:10.1086/200878.</ref> Penggunaan [[besi tempa]] mulai dikenal pada milenium pertama SM, dan penyebarannya menandai [[Zaman Besi]]. Dalam periode [[abad pertengahan]], peralatan dan teknik [[finery forge]] diciptakan di Eropa untuk memproduksi besi tempa dari [[besi tuang]] (dalam konteks ini dikenal sebagai [[besi kasar]]), yang dalam prosesnya membutuhkan [[arang]] sebagai [[bahan bakar]]nya.


== Catatan ==
== Catatan ==
== Referensi ==
* Ebrey, Walthall, Palais, (2006). ''East Asia: A Cultural, Social, and Political History''. Boston: Houghton Mifflin Company.
* Knowles, Anne Kelly. (2013) ''Mastering Iron: The Struggle to Modernize an American Industry, 1800–1868'' (University of Chicago Press) 334 pages
* Needham, Joseph (1986). ''Science and Civilization in China: Volume 4, Part 2''; Needham, Joseph (1986). ''Science and Civilization in China: Volume 4, Part 3''.
== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
*
*


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Metalurgi+besi&oldid=29570437 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29570437 (2026-08-13T07:53:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Metalurgi+besi&oldid=29570437 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29570437 (2026-08-13T07:53:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 04.03

Bas fourneau

Metalurgi besi adalah metalurgi untuk besi dan logam paduannya. Kegiatan ini sudah berlangsung sejak zaman prasejarah. Artefak besi dari milenium ke-4 SM di Mesir, baru-baru ini berhasil ditemukan,[1] yang terbuat dari paduan besi-nikel meteorit.[2]

Belum diketahui secara pasti kapan atau di mana peleburan besi dari bijih dimulai, tetapi pada akhir milenium ke-2 SM besi diproduksi dari bijih besi, mulai dari Sub-Sahara Afrika hingga Tiongkok.[3][4] Penggunaan besi tempa mulai dikenal pada milenium pertama SM, dan penyebarannya menandai Zaman Besi. Dalam periode abad pertengahan, peralatan dan teknik finery forge diciptakan di Eropa untuk memproduksi besi tempa dari besi tuang (dalam konteks ini dikenal sebagai besi kasar), yang dalam prosesnya membutuhkan arang sebagai bahan bakarnya.

Catatan

Pranala luar

Referensi

  1. T Rehren. 5,000 years old Egyptian iron beads made from hammered meteoritic iron. Journal of Archaeological Science. 2013. Vol. 40 (12). hlm. 4785–4792. doi:10.1016/j.jas.2013.06.002.
  2. E. Photos. The Question of Meteoritic versus Smelted Nickel-Rich Iron: Archaeological Evidence and Experimental Results. World Archaeology. 1989. Vol. 20 (3). hlm. 403–421. doi:10.1080/00438243.1989.9980081.
  3. Duncan E. Miller. Early Metal Working in Sub-Saharan Africa: A Review of Recent Research. Journal of African History. 1994. Vol. 35. hlm. 1–36. doi:10.1017/s0021853700025949.
  4. Minze Stuiver. Radiocarbon Chronology of the Iron Age in Sub-Saharan Africa. Current Anthropology. 1968. Vol. 9. hlm. 54–58. doi:10.1086/200878.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29570437 (2026-08-13T07:53:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.