Lompat ke isi

Sfingosina: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28077177; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Sfingosina  ('''2-amino-4-trans-octadecene-1,3-diol''')'''  adalah senyawa yang terdiri dari gugus kepala [[alkanolamina]] dengan dua [[hidroksil]] yang menempel pada 18 rantai [[hidrokarbon]] tak jenuh. Spingosina, [[keramida]] dan [[spingosina-1-fosfat]] yang merupakan komponen penyusun dari [[sfingolipid]] yang memiliki fungsi dalam mengontrol [[proliferasi sel]] dan [[apoptosis]]. Senyawa ini akan mengalami dua tipe reaksi  dalam membentuk spingosina-1-fosfat, yaitu melalui dua [[enzim]] [[sfingosina kinase]] (SphK) yang memiliki dua bentuk [[Protein isoform|isoform]] , yaitu SphK1 dan SphK12.
'''Sfingosina  ('''2-amino-4-trans-octadecene-1,3-diol''')'''  adalah senyawa yang terdiri dari gugus kepala [[alkanolamina]] dengan dua [[hidroksil]] yang menempel pada 18 rantai [[hidrokarbon]] tak jenuh.<ref>Elena R. Alonso. [https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/B9780128175866000049 4 - The role of the intramolecular interactions in the structural behavior of biomolecules: Insights from rotational spectroscopy]. Elsevier. 2021. hlm. 93–141. doi:10.1016/b978-0-12-817586-6.00004-9. ISBN 978-0-12-817586-6.</ref> Spingosina, [[keramida]] dan [[spingosina-1-fosfat]] yang merupakan komponen penyusun dari [[sfingolipid]] yang memiliki fungsi dalam mengontrol [[proliferasi sel]] dan [[apoptosis]].<ref>Olivier Cuvillier. [https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1388198102003360 Sphingosine in apoptosis signaling]. ''Biochimica et Biophysica Acta (BBA) - Molecular and Cell Biology of Lipids''. 2002. Vol. 1585 (2). hlm. 153–162. doi:10.1016/S1388-1981(02)00336-0.</ref> Senyawa ini akan mengalami dua tipe reaksi  dalam membentuk spingosina-1-fosfat, yaitu melalui dua [[enzim]] [[sfingosina kinase]] (SphK) yang memiliki dua bentuk [[Protein isoform|isoform]] , yaitu SphK1 dan SphK12.<ref>Alessandro Cannavo. [https://www.frontiersin.org/articles/10.3389/fphar.2017.00556 Sphingosine Kinases and Sphingosine 1-Phosphate Receptors: Signaling and Actions in the Cardiovascular System]. ''Frontiers in Pharmacology''. 2017. Vol. 8. doi:10.3389/fphar.2017.00556.</ref>


== Daftar pustaka ==
== Daftar pustaka ==


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sfingosina&oldid=28077177 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28077177 (2025-10-17T17:45:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sfingosina&oldid=28077177 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28077177 (2025-10-17T17:45:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 04.06

Sfingosina (2-amino-4-trans-octadecene-1,3-diol) adalah senyawa yang terdiri dari gugus kepala alkanolamina dengan dua hidroksil yang menempel pada 18 rantai hidrokarbon tak jenuh.[1] Spingosina, keramida dan spingosina-1-fosfat yang merupakan komponen penyusun dari sfingolipid yang memiliki fungsi dalam mengontrol proliferasi sel dan apoptosis.[2] Senyawa ini akan mengalami dua tipe reaksi dalam membentuk spingosina-1-fosfat, yaitu melalui dua enzim sfingosina kinase (SphK) yang memiliki dua bentuk isoform , yaitu SphK1 dan SphK12.[3]

Daftar pustaka

Referensi

  1. Elena R. Alonso. 4 - The role of the intramolecular interactions in the structural behavior of biomolecules: Insights from rotational spectroscopy. Elsevier. 2021. hlm. 93–141. doi:10.1016/b978-0-12-817586-6.00004-9. ISBN 978-0-12-817586-6.
  2. Olivier Cuvillier. Sphingosine in apoptosis signaling. Biochimica et Biophysica Acta (BBA) - Molecular and Cell Biology of Lipids. 2002. Vol. 1585 (2). hlm. 153–162. doi:10.1016/S1388-1981(02)00336-0.
  3. Alessandro Cannavo. Sphingosine Kinases and Sphingosine 1-Phosphate Receptors: Signaling and Actions in the Cardiovascular System. Frontiers in Pharmacology. 2017. Vol. 8. doi:10.3389/fphar.2017.00556.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28077177 (2025-10-17T17:45:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.