Lompat ke isi

Briket biomassa: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 18666563; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Briket biomassa''' merupakan [[briket]] yang dibuat dari [[biomassa]] sebagai pengganti [[arang]] dan [[batu bara]]. Contoh [[limbah biomassa]] yang digunakan diantaranya [[bagasse]], [[tempurung]] [[kelapa]], cangkang [[kelapa sawit]], kulit [[kacang]], dan [[sekam]] [[padi]]. Briket biomassa dibandingkan pembakaran biomassa secara langsung menghasilkan panas lebih tinggi per satuan volume serta memudahkan transportasi karena briket biomassa dibuat dengan menekan limbah biomassa menjadi bentuk tertentu dan lebih padat. Dibandingkan [[bahan bakar fosil]], briket biomassa memiliki total [[emisi gas rumah kaca]] yang rendah karena komponennya merupakan bagian dari [[siklus karbon]] pendek.
'''Briket biomassa''' merupakan [[briket]] yang dibuat dari [[biomassa]] sebagai pengganti [[arang]] dan [[batu bara]]. Contoh [[limbah biomassa]] yang digunakan diantaranya [[bagasse]], [[tempurung]] [[kelapa]], cangkang [[kelapa sawit]], kulit [[kacang]], dan [[sekam]] [[padi]]. Briket biomassa dibandingkan pembakaran biomassa secara langsung menghasilkan panas lebih tinggi per satuan volume serta memudahkan transportasi karena briket biomassa dibuat dengan menekan limbah biomassa menjadi bentuk tertentu dan lebih padat.<ref>"[http://www.biomass.net/Feed-Biomass.html Feed Biomass].</ref> Dibandingkan [[bahan bakar fosil]], briket biomassa memiliki total [[emisi gas rumah kaca]] yang rendah karena komponennya merupakan bagian dari [[siklus karbon]] pendek.<ref>"[http://www.bionomicfuel.com/biomass-briquettes-for-green-electricity-production/ Biomass Briquettes for Green Electricity Production]." Bionomicfuel.com.</ref>


Selain dengan menekan limbah biomassa menjadi ukuran yang padat, briket biomassa juga dibuat dengan pengeringan, [[karbonisasi]], dan [[pirolisis]] sehingga dapat menghasilkan energi yang lebih tinggi. Dengan membuat rongga pada bagian tengah dari briket dapat menyebabkan luas permukaan briket lebih besar sehingga laju pembakaran lebih tinggi.
Selain dengan menekan limbah biomassa menjadi ukuran yang padat, briket biomassa juga dibuat dengan pengeringan, [[karbonisasi]], dan [[pirolisis]] sehingga dapat menghasilkan energi yang lebih tinggi.<ref>Chohfi, Cortez, Luengo, Rocha, and Juan Miguel. "[http://www.techtp.com/recentpapers/Technology%20to%20produce%20high%20energy%20biomass%20briquettes.pdf Technology to Produce High Energy Biomass Briquettes.]" Techtp.com.</ref> Dengan membuat rongga pada bagian tengah dari briket dapat menyebabkan luas permukaan briket lebih besar sehingga laju pembakaran lebih tinggi.<ref>http://ces.iisc.ernet.in/energy/HC270799/RWEDP/fd46ch1.html</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Briket+biomassa&oldid=18666563 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 18666563 (2021-07-12T10:52:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Briket+biomassa&oldid=18666563 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 18666563 (2021-07-12T10:52:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 04.08

Briket biomassa merupakan briket yang dibuat dari biomassa sebagai pengganti arang dan batu bara. Contoh limbah biomassa yang digunakan diantaranya bagasse, tempurung kelapa, cangkang kelapa sawit, kulit kacang, dan sekam padi. Briket biomassa dibandingkan pembakaran biomassa secara langsung menghasilkan panas lebih tinggi per satuan volume serta memudahkan transportasi karena briket biomassa dibuat dengan menekan limbah biomassa menjadi bentuk tertentu dan lebih padat.[1] Dibandingkan bahan bakar fosil, briket biomassa memiliki total emisi gas rumah kaca yang rendah karena komponennya merupakan bagian dari siklus karbon pendek.[2]

Selain dengan menekan limbah biomassa menjadi ukuran yang padat, briket biomassa juga dibuat dengan pengeringan, karbonisasi, dan pirolisis sehingga dapat menghasilkan energi yang lebih tinggi.[3] Dengan membuat rongga pada bagian tengah dari briket dapat menyebabkan luas permukaan briket lebih besar sehingga laju pembakaran lebih tinggi.[4]

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 18666563 (2021-07-12T10:52:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.