Psikrometrika: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29490222; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Psikrometrika''' ( ; juga disebut '''higrometri''') adalah disiplin teknik yang berhubungan dengan sifat fisik dan [[termodinamika]] [[campuran]] [[gas]] - [[uap]]. | '''Psikrometrika''' ( ;<ref>Henry George Liddell, Robert Scott. [https://www.perseus.tufts.edu/cgi-bin/ptext?doc=Perseus%3Atext%3A1999.04.0057%3Aentry%3D%23115938 ''psychron'']. ''A Greek-English Lexicon''.</ref><ref>Henry George Liddell, Robert Scott. [https://www.perseus.tufts.edu/cgi-bin/ptext?doc=Perseus%3Atext%3A1999.04.0057%3Aentry%3D%2367261 ''metron'']. ''A Greek-English Lexicon''.</ref> juga disebut '''higrometri''') adalah disiplin teknik yang berhubungan dengan sifat fisik dan [[termodinamika]] [[campuran]] [[gas]] - [[uap]]. | ||
== Sejarah == | == Sejarah == | ||
Dengan penemuan higrometer dan termometer, teori penggabungan keduanya mulai muncul selama abad keenam belas dan ketujuh belas. Pada tahun 1818, seorang penemu asal [[Jerman]], [[Ernst Ferdinand August]] (1795-1870), mematenkan istilah “psikrometer”, dari bahasa Yunani yang berarti “pengukuran dingin”. Psikrometer adalah instrumen [[Higrometer|higrometri]] yang didasarkan pada prinsip bahwa udara kering meningkatkan penguapan, tidak seperti udara basah, yang memperlambatnya. | Dengan penemuan higrometer dan termometer, teori penggabungan keduanya mulai muncul selama abad keenam belas dan ketujuh belas. Pada tahun 1818, seorang penemu asal [[Jerman]], [[Ernst Ferdinand August]] (1795-1870), mematenkan istilah “psikrometer”, dari bahasa Yunani yang berarti “pengukuran dingin”. Psikrometer adalah instrumen [[Higrometer|higrometri]] yang didasarkan pada prinsip bahwa udara kering meningkatkan penguapan, tidak seperti udara basah, yang memperlambatnya.<ref>Gallicchio, Nicole. "The Evolution of Meteorology: A Look into the Past, Present, and Future of Weather Forecasting" (2017) p. 11-17,</ref> | ||
== Penerapan umum == | == Penerapan umum == | ||
| Baris 14: | Baris 14: | ||
== Sifat-sifat psikrometrik == | == Sifat-sifat psikrometrik == | ||
=== Temperatur bola kering === | === Temperatur bola kering === | ||
Temperatur bola kering adalah [[Suhu|temperatur]] yang ditunjukkan oleh termometer yang terpapar ke udara di tempat yang terlindung dari radiasi matahari langsung. Istilah bola kering biasanya ditambahkan ke temperatur untuk membedakannya dari temperatur bola basah dan temperatur titik embun. Dalam meteorologi dan psikrometrika, kata temperatur sendiri biasanya berarti temperatur bola kering. Secara teknis, temperatur yang tercatat oleh termometer bola kering pada psikrometer. Namanya menyiratkan bahwa bola atau elemen penginderaannya kering. [[Organisasi Meteorologi Dunia|WMO]] menyediakan panduan setebal 23 halaman tentang pengukuran temperatur. | Temperatur bola kering adalah [[Suhu|temperatur]] yang ditunjukkan oleh termometer yang terpapar ke udara di tempat yang terlindung dari radiasi matahari langsung. Istilah bola kering biasanya ditambahkan ke temperatur untuk membedakannya dari temperatur bola basah dan temperatur titik embun. Dalam meteorologi dan psikrometrika, kata temperatur sendiri biasanya berarti temperatur bola kering. Secara teknis, temperatur yang tercatat oleh termometer bola kering pada psikrometer. Namanya menyiratkan bahwa bola atau elemen penginderaannya kering. [[Organisasi Meteorologi Dunia|WMO]] menyediakan panduan setebal 23 halaman tentang pengukuran temperatur. | ||
| Baris 31: | Baris 30: | ||
=== Kelembapan === | === Kelembapan === | ||
==== Kelembapan spesifik ==== | ==== Kelembapan spesifik ==== | ||
Kelembapan spesifik didefinisikan sebagai massa uap air sebagai proporsi massa sampel udara lembap (termasuk udara kering dan uap air); ia terkait erat dengan rasio kelembapan dan selalu lebih rendah nilainya. | Kelembapan spesifik didefinisikan sebagai massa uap air sebagai proporsi massa sampel udara lembap (termasuk udara kering dan uap air); ia terkait erat dengan rasio kelembapan dan selalu lebih rendah nilainya. | ||
==== Kelembapan absolut ==== | ==== Kelembapan absolut ==== | ||
Massa uap air per satuan massa udara kering mengandung uap air. Besaran ini juga dikenal sebagai kerapatan uap air. | Massa uap air per satuan massa udara kering mengandung uap air. Besaran ini juga dikenal sebagai kerapatan uap air.<ref>[http://www.ametsoc.org/amsedu/wes/glossary.html#W AMS Weather Glossary]. American Meteorological Society.</ref> | ||
==== Kelembapan relatif ==== | ==== Kelembapan relatif ==== | ||
| Baris 48: | Baris 46: | ||
=== Rasio psikrometrik === | === Rasio psikrometrik === | ||
'''Rasio psikrometrik''' adalah rasio [[koefisien perpindahan panas]] terhadap hasil kali [[koefisien perpindahan massa]] dan panas lembap pada permukaan basah. Hal ini dapat dievaluasi dengan persamaan berikut: | '''Rasio psikrometrik''' adalah rasio [[koefisien perpindahan panas]] terhadap hasil kali [[koefisien perpindahan massa]] dan panas lembap pada permukaan basah. Hal ini dapat dievaluasi dengan persamaan berikut:<ref>http://www.che.iitb.ac.in/courses/uglab/manuals/coollabmanual.pdf , accessed 20080408</ref><ref>http://www.probec.org/fileuploads/fl120336971099294500CHAP12_Dryers.pdf , accessed 20080408</ref> | ||
: <math> | : <math> | ||
| Baris 65: | Baris 63: | ||
=== Kalor lembap === | === Kalor lembap === | ||
'''Kalor lembap''' adalah [[Kalor jenis|kalor spesifik]] udara lembap pada tekanan konstan, per satuan massa udara kering. Kalor lembap adalah jumlah panas yang dibutuhkan untuk mengubah suhu satuan massa campuran uap air - udara sebesar 1 °C. | '''Kalor lembap''' adalah [[Kalor jenis|kalor spesifik]] udara lembap pada tekanan konstan, per satuan massa udara kering.<ref>[http://www.engin.umich.edu/class/che360/coursepack/ch13-cooltower.doc Archived copy].</ref> Kalor lembap adalah jumlah panas yang dibutuhkan untuk mengubah suhu satuan massa campuran uap air - udara sebesar 1 °C. | ||
=== Tekanan === | === Tekanan === | ||
| Baris 74: | Baris 72: | ||
== Bagan psikrometrik == | == Bagan psikrometrik == | ||
Bagan psikrometrik adalah grafik parameter termodinamika udara lembap pada tekanan konstan, yang sering disamakan dengan ketinggian relatif terhadap permukaan laut. Bagan psikrometrik gaya [[ASHRAE]], yang ditunjukkan di sini, dipelopori oleh [[Willis Carrier]] pada tahun 1904.<ref>D.P. Gatley. [http://www.hevac-heritage.org/history_of_psychrometrics/history_of_psychrometrics.htm Psychrometric chart celebrates 100th anniversary]. ''ASHRAE Journal''. 2004. Vol. 46 (11). hlm. 16–20.</ref> Bagan ini menggambarkan parameter-parameter ini dan dengan demikian merupakan [[persamaan keadaan]] grafis. Parameternya adalah: | |||
Bagan psikrometrik adalah grafik parameter termodinamika udara lembap pada tekanan konstan, yang sering disamakan dengan ketinggian relatif terhadap permukaan laut. Bagan psikrometrik gaya [[ASHRAE]], yang ditunjukkan di sini, dipelopori oleh [[Willis Carrier]] pada tahun 1904. Bagan ini menggambarkan parameter-parameter ini dan dengan demikian merupakan [[persamaan keadaan]] grafis. Parameternya adalah: | |||
* [[Temperatur bola kering]] | * [[Temperatur bola kering]] | ||
| Baris 84: | Baris 80: | ||
* [[Rasio kelembaban]] | * [[Rasio kelembaban]] | ||
* [[Entalpi|Entalpi spesifik]], | * [[Entalpi|Entalpi spesifik]], | ||
* Volume spesifik adalah volume campuran (udara kering ditambah uap air) yang mengandung satu satuan massa "udara kering". Satuan SI adalah meter kubik per kilogram udara kering; satuan lainnya adalah kaki kubik per pon udara kering. Kebalikan dari volume spesifik biasanya disalahartikan sebagai kepadatan campuran. Namun, untuk mendapatkan kepadatan campuran sebenarnya ( <math> \rho </math> ) kita harus mengalikan kebalikan dari volume spesifik dengan kesatuan ditambah nilai rasio kelembapan pada titik yang diinginkan: | * Volume spesifik adalah volume campuran (udara kering ditambah uap air) yang mengandung satu satuan massa "udara kering". Satuan SI adalah meter kubik per kilogram udara kering; satuan lainnya adalah kaki kubik per pon udara kering. Kebalikan dari volume spesifik biasanya disalahartikan sebagai kepadatan campuran.<ref>[https://www.cibsejournal.com/cpd/modules/2009-08/ Module 7: Applying the psychrometric relationships].</ref> Namun, untuk mendapatkan kepadatan campuran sebenarnya ( <math> \rho </math> ) kita harus mengalikan kebalikan dari volume spesifik dengan kesatuan ditambah nilai rasio kelembapan pada titik yang diinginkan:<ref>''2001 ASHRAE Handbook – Fundamentals (SI)''. Scott A. Zeh, Nancy F. Thysell, and Jayne E. Jackson. 2001. hlm. 6.8.</ref> | ||
: <math> | : <math> | ||
| Baris 103: | Baris 99: | ||
Daerah di atas kurva saturasi merupakan daerah dua fase yang merupakan campuran udara lembap jenuh dan air cair, dalam kesetimbangan termal. | Daerah di atas kurva saturasi merupakan daerah dua fase yang merupakan campuran udara lembap jenuh dan air cair, dalam kesetimbangan termal. | ||
Busur derajat pada kiri atas grafik memiliki dua skala. Skala bagian dalam melambangkan rasio panas total ''sensible''. Skala luar memberikan rasio perbedaan entalpi terhadap perbedaan kelembapan. Skala ini digunakan untuk menetapkan kemiringan garis kondisi antara dua proses. Komponen horizontal dari garis kondisi adalah perubahan panas sensibel sedangkan komponen vertikal adalah perubahan panas laten. | Busur derajat pada kiri atas grafik memiliki dua skala. Skala bagian dalam melambangkan rasio panas total ''sensible''. Skala luar memberikan rasio perbedaan entalpi terhadap perbedaan kelembapan. Skala ini digunakan untuk menetapkan kemiringan garis kondisi antara dua proses. Komponen horizontal dari garis kondisi adalah perubahan panas sensibel sedangkan komponen vertikal adalah perubahan panas laten.<ref>Biasca, Karyn. [http://www.uwsp.edu/papersci/biasca/currentpages/ "Psychrometric Chart Tutorial"] , accessed November 20, 2010.</ref> | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[Siklus Carnot]] | * [[Siklus Carnot]] | ||
* [[siklus Cromer]] | * [[siklus Cromer]] | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Psikrometrika&oldid=29490222 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29490222 (2026-07-24T05:47:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Psikrometrika&oldid=29490222 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29490222 (2026-07-24T05:47:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 08.57
Psikrometrika ( ;[1][2] juga disebut higrometri) adalah disiplin teknik yang berhubungan dengan sifat fisik dan termodinamika campuran gas - uap.
Sejarah
Dengan penemuan higrometer dan termometer, teori penggabungan keduanya mulai muncul selama abad keenam belas dan ketujuh belas. Pada tahun 1818, seorang penemu asal Jerman, Ernst Ferdinand August (1795-1870), mematenkan istilah “psikrometer”, dari bahasa Yunani yang berarti “pengukuran dingin”. Psikrometer adalah instrumen higrometri yang didasarkan pada prinsip bahwa udara kering meningkatkan penguapan, tidak seperti udara basah, yang memperlambatnya.[3]
Penerapan umum
Meskipun prinsip-prinsip psikrometri berlaku untuk sistem fisik apa pun yang terdiri dari campuran gas-uap, sistem yang paling umum menjadi sorotan adalah campuran uap air dan udara, karena penerapannya dalam pemanasan, ventilasi, dan penyejuk udara serta meteorologi. Dalam istilah manusia, kenyamanan termal kita sebagian besar merupakan konsekuensi tidak hanya dari suhu udara sekitar, tetapi (karena kita mendinginkan diri melalui keringat) sejauh mana udara tersebut jenuh dengan uap air.
Sejumlah besar zat bersifat higroskopis, dalam arti zat tersebut menarik air, dan biasanya sebanding dengan kelembapan relatif atau di atas kelembaban relatif kritis. Zat-zat tersebut meliputi kapas, kertas, selulosa, produk kayu lainnya, gula, kalsium oksida (kapur bakar), dan banyak bahan kimia serta pupuk. Industri yang menggunakan bahan-bahan ini memperhatikan pengendalian kelembapan relatif dalam produksi dan penyimpanan bahan-bahan tersebut. Kelembapan relatif sering dikontrol di area manufaktur tempat bahan yang mudah terbakar ditangani, untuk menghindari kebakaran yang disebabkan oleh pelepasan listrik statis yang dapat terjadi di udara yang sangat kering.
Dalam penerapan pengeringan di industri, seperti pengeringan kertas, produsen biasanya mencoba mencapai titik optimum antara kelembapan relatif rendah, yang meningkatkan laju pengeringan, dan penggunaan energi, yang menurun seiring meningkatnya kelembapan relatif pembuangan. Dalam banyak penerapan industri, penting untuk menghindari kondensasi yang dapat merusak produk atau menyebabkan korosi.
Jamur dan fungi dapat dikendalikan dengan menjaga kelembapan relatif tetap rendah. Jamur perusak kayu umumnya tidak tumbuh pada kelembapan relatif di bawah 75%.
Sifat-sifat psikrometrik
Temperatur bola kering
Temperatur bola kering adalah temperatur yang ditunjukkan oleh termometer yang terpapar ke udara di tempat yang terlindung dari radiasi matahari langsung. Istilah bola kering biasanya ditambahkan ke temperatur untuk membedakannya dari temperatur bola basah dan temperatur titik embun. Dalam meteorologi dan psikrometrika, kata temperatur sendiri biasanya berarti temperatur bola kering. Secara teknis, temperatur yang tercatat oleh termometer bola kering pada psikrometer. Namanya menyiratkan bahwa bola atau elemen penginderaannya kering. WMO menyediakan panduan setebal 23 halaman tentang pengukuran temperatur.
Temperatur bola basah
Temperatur bola basah termodinamik merupakan sifat termodinamika campuran udara dan uap air. Nilai yang ditunjukkan oleh termometer bola basah sering kali memberikan perkiraan yang memadai tentang temperatur bola basah termodinamik.
Keakuratan termometer bola basah sederhana bergantung pada seberapa cepat udara melewati bola dan seberapa baik termometer terlindungi dari temperatur radiasi di sekelilingnya. Kecepatan hingga 5.000 kaki/menit (~60 kecepatan 25,4 km/jam m/s) adalah yang terbaik tetapi mungkin berbahaya untuk menggerakkan termometer pada kecepatan tersebut. Kesalahan hingga 15% dapat terjadi jika pergerakan udara terlalu lambat atau jika terdapat terlalu banyak panas radiasi (dari sinar matahari, misalnya).
Temperatur bola basah yang diambil dengan udara yang bergerak sekitar 1–2 m/s disebut sebagai temperatur layar, sedangkan temperatur yang diambil dengan udara yang bergerak sekitar 3,5 m/s atau lebih disebut temperatur sling .
Psikrometer adalah perangkat yang mencakup termometer bola kering dan termometer bola basah. Psikrometer sling memerlukan pengoperasian manual untuk menciptakan aliran udara di atas bohlam, tetapi psikrometer bertenaga menyertakan kipas untuk fungsi ini. Mengetahui temperatur bola kering dan temperatur bola basah, seseorang dapat menentukan kelembapan relatif (RH) dari bagan psikrometrik yang sesuai dengan tekanan udara.
Temperatur titik embun
Temperatur jenuh uap air yang ada dalam sampel udara, juga dapat didefinisikan sebagai temperatur di mana uap berubah menjadi cair (kondensasi). Biasanya ketinggian di mana uap air berubah menjadi cair menandai dasar awan di atmosfer, oleh karena itu disebut ketinggian kondensasi. Jadi nilai temperatur yang memungkinkan proses ini (kondensasi) berlangsung disebut 'temperatur titik embun'. Definisi yang disederhanakan adalah temperatur di mana uap air berubah menjadi "embun" (Chamunoda Zambuko 2012).
Kelembapan
Kelembapan spesifik
Kelembapan spesifik didefinisikan sebagai massa uap air sebagai proporsi massa sampel udara lembap (termasuk udara kering dan uap air); ia terkait erat dengan rasio kelembapan dan selalu lebih rendah nilainya.
Kelembapan absolut
Massa uap air per satuan massa udara kering mengandung uap air. Besaran ini juga dikenal sebagai kerapatan uap air.[4]
Kelembapan relatif
Adalah rasio, dinyatakan dalam persen, dari jumlah kelembapan atmosfer yang ada relatif terhadap jumlah yang akan ada jika udara jenuh.
Entalpi spesifik
Analog dengan entalpi spesifik zat murni. Dalam psikrometrika, istilah ini mengukur total energi udara kering dan uap air per kilogram udara kering.
Volume spesifik
Analog dengan volume spesifik suatu zat murni. Namun, dalam psikrometrika, istilah tersebut mengukur volume total udara kering dan uap air per satuan massa udara kering.
Rasio psikrometrik
Rasio psikrometrik adalah rasio koefisien perpindahan panas terhadap hasil kali koefisien perpindahan massa dan panas lembap pada permukaan basah. Hal ini dapat dievaluasi dengan persamaan berikut:[5][6]
- Di mana:
- = rasio psikrometrik, tak berdimensi
- = koefisien perpindahan panas konvektif, W m−2 K−1
- = koefisien perpindahan massa konvektif, kg m−2 s−1
- = kalor lembap, J kg−1 K−1
Rasio psikrometrik merupakan sifat penting dalam bidang psikrometri, karena ia menghubungkan kelembapan absolut dan kelembapan saturasi dengan perbedaan antara temperatur bola kering dan temperatur saturasi adiabatik.
Campuran udara dan uap air merupakan sistem yang paling umum ditemui dalam psikrometri. Rasio psikrometrik campuran udara-uap air kurang lebih sama, yang berarti perbedaan antara temperatur saturasi adiabatik dan temperatur bola basah campuran udara-uap air adalah kecil. Sifat sistem udara-uap air ini menyederhanakan perhitungan pengeringan dan pendinginan yang sering dilakukan menggunakan hubungan psikrometrik.
Kalor lembap
Kalor lembap adalah kalor spesifik udara lembap pada tekanan konstan, per satuan massa udara kering.[7] Kalor lembap adalah jumlah panas yang dibutuhkan untuk mengubah suhu satuan massa campuran uap air - udara sebesar 1 °C.
Tekanan
Banyak sifat psikrometrik bergantung pada konsep tekanan:
- tekanan uap air;
- tekanan atmosfer di lokasi sampel.
Bagan psikrometrik
Bagan psikrometrik adalah grafik parameter termodinamika udara lembap pada tekanan konstan, yang sering disamakan dengan ketinggian relatif terhadap permukaan laut. Bagan psikrometrik gaya ASHRAE, yang ditunjukkan di sini, dipelopori oleh Willis Carrier pada tahun 1904.[8] Bagan ini menggambarkan parameter-parameter ini dan dengan demikian merupakan persamaan keadaan grafis. Parameternya adalah:
- Temperatur bola kering
- Temperatur bola basah
- Temperatur titik embun
- Kelembaban relatif
- Rasio kelembaban
- Entalpi spesifik,
- Volume spesifik adalah volume campuran (udara kering ditambah uap air) yang mengandung satu satuan massa "udara kering". Satuan SI adalah meter kubik per kilogram udara kering; satuan lainnya adalah kaki kubik per pon udara kering. Kebalikan dari volume spesifik biasanya disalahartikan sebagai kepadatan campuran.[9] Namun, untuk mendapatkan kepadatan campuran sebenarnya ( ) kita harus mengalikan kebalikan dari volume spesifik dengan kesatuan ditambah nilai rasio kelembapan pada titik yang diinginkan:[10]
- Di mana:
- = massa udara kering
- = massa uap air
- = volume totalnya
- = volume spesifik udara lembap, m3kg−1
- = rasio kelembapan
Bagan psikrometrik memungkinkan semua parameter udara lembap ditentukan dari tiga parameter independen, yang salah satunya haruslah tekanan. Perubahan keadaan, seperti saat dua aliran udara bercampur, dapat dimodelkan dengan mudah dan agak grafis menggunakan bagan psikrometrik yang tepat untuk tekanan udara atau ketinggian lokasi relatif terhadap permukaan laut. Untuk lokasi dengan ketinggian tidak lebih dari 2000 kaki (600 m), merupakan praktik umum untuk menggunakan bagan psikrometrik permukaan laut.
Pada grafik ω - t, temperatur bola kering ( t ) muncul sebagai sumbu absis (horizontal) dan rasio kelembapan ( ω ) muncul sebagai sumbu ordinat (vertikal). Bagan berlaku untuk tekanan udara tertentu (atau ketinggian di atas permukaan laut). Dari dua parameter independen di antara keenam parameter tersebut, yakni temperatur bola kering, temperatur bola basah, kelembapan relatif, rasio kelembapan, entalpi spesifik, dan volume spesifik, semua parameter lainnya dapat ditentukan. Ada kemungkinan kombinasi parameter independen dan turunan.
Daerah di atas kurva saturasi merupakan daerah dua fase yang merupakan campuran udara lembap jenuh dan air cair, dalam kesetimbangan termal.
Busur derajat pada kiri atas grafik memiliki dua skala. Skala bagian dalam melambangkan rasio panas total sensible. Skala luar memberikan rasio perbedaan entalpi terhadap perbedaan kelembapan. Skala ini digunakan untuk menetapkan kemiringan garis kondisi antara dua proses. Komponen horizontal dari garis kondisi adalah perubahan panas sensibel sedangkan komponen vertikal adalah perubahan panas laten.[11]
Lihat pula
Referensi
- ↑ Henry George Liddell, Robert Scott. psychron. A Greek-English Lexicon.
- ↑ Henry George Liddell, Robert Scott. metron. A Greek-English Lexicon.
- ↑ Gallicchio, Nicole. "The Evolution of Meteorology: A Look into the Past, Present, and Future of Weather Forecasting" (2017) p. 11-17,
- ↑ AMS Weather Glossary. American Meteorological Society.
- ↑ http://www.che.iitb.ac.in/courses/uglab/manuals/coollabmanual.pdf , accessed 20080408
- ↑ http://www.probec.org/fileuploads/fl120336971099294500CHAP12_Dryers.pdf , accessed 20080408
- ↑ Archived copy.
- ↑ D.P. Gatley. Psychrometric chart celebrates 100th anniversary. ASHRAE Journal. 2004. Vol. 46 (11). hlm. 16–20.
- ↑ Module 7: Applying the psychrometric relationships.
- ↑ 2001 ASHRAE Handbook – Fundamentals (SI). Scott A. Zeh, Nancy F. Thysell, and Jayne E. Jackson. 2001. hlm. 6.8.
- ↑ Biasca, Karyn. "Psychrometric Chart Tutorial" , accessed November 20, 2010.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29490222 (2026-07-24T05:47:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.