Lompat ke isi

Kloroetana: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28032992; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Kloroetana''', yang umumnya dikenal sebagai '''etil klorida''', adalah [[senyawa kimia]] dengan [[rumus kimia]] CH<sub>3</sub>CH<sub>2</sub>Cl. Dahulu, kloroetana banyak digunakan dalam produksi [[tetraetiltimbal]], zat aditif [[bensin]]. Senyawa ini adalah gas atau cairan dingin yang tidak berwarna dan mudah terbakar dengan bau yang agak manis.
[[File:Chloroethane-3D-vdW.png|thumb|right|280px|Chloroethane-3D-vdW]]


Etil klorida pertama kali disintesis oleh Basil Valentine dengan mereaksikan [[etanol]] dan [[asam klorida]] pada tahun 1440. Glauber membuatnya pada tahun 1648 dengan mereaksikan etanol dan [[seng klorida]].
'''Kloroetana''', yang umumnya dikenal sebagai '''etil klorida''', adalah [[senyawa kimia]] dengan [[rumus kimia]] CH<sub>3</sub>CH<sub>2</sub>Cl. Dahulu, kloroetana banyak digunakan dalam produksi [[tetraetiltimbal]], zat aditif [[bensin]]. Senyawa ini adalah gas atau cairan dingin yang tidak berwarna dan mudah terbakar dengan bau yang agak manis.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kloroetana&oldid=28032992 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>
 
Etil klorida pertama kali disintesis oleh Basil Valentine dengan mereaksikan [[etanol]] dan [[asam klorida]] pada tahun 1440. Glauber membuatnya pada tahun 1648 dengan mereaksikan etanol dan [[seng klorida]].<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kloroetana&oldid=28032992 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>


==Produksi==
==Produksi==
Kloroetana diproduksi melalui hidroklorinasi [[etena|etilena]]:
Kloroetana diproduksi melalui hidroklorinasi [[etena|etilena]]:<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kloroetana&oldid=28032992 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>
:C<sub>2</sub>H<sub>4</sub> + HCl → C<sub>2</sub>H<sub>5</sub>Cl
:C<sub>2</sub>H<sub>4</sub> + HCl → C<sub>2</sub>H<sub>5</sub>Cl


Baris 10: Baris 12:


==Kegunaan==
==Kegunaan==
Kloroetana adalah agen etilasi yang murah. Ia bereaksi dengan logam [[aluminium]] untuk menghasilkan etilaluminium seskuiklorida, prekursor polimer dan senyawa organoaluminium bermanfaat lainnya. Kloroetana digunakan untuk mengubah [[selulosa]] menjadi [[etil selulosa]]; serta agen pengental dan pengikat dalam [[cat]], [[kosmetik]], dan produk serupa.
Kloroetana adalah agen etilasi yang murah. Ia bereaksi dengan logam [[aluminium]] untuk menghasilkan etilaluminium seskuiklorida, prekursor polimer dan senyawa organoaluminium bermanfaat lainnya.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kloroetana&oldid=28032992 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Kloroetana digunakan untuk mengubah [[selulosa]] menjadi [[etil selulosa]]; serta agen pengental dan pengikat dalam [[cat]], [[kosmetik]], dan produk serupa.


Seperti [[hidrokarbon]] terklorinasi lainnya, kloroetana telah digunakan sebagai [[refrigerasi|refrigeran]], propelan semprotan aerosol, anestesi, dan agen peniup untuk pengemasan busa. Selama beberapa waktu, ia digunakan sebagai bahan kimia promotor dalam proses katalis aluminium klorida untuk menghasilkan [[etilbenzena]], prekursor untuk monomer [[stirena]]. Namun, saat ini, ia tidak banyak digunakan dalam peran-peran ini.
Seperti [[hidrokarbon]] terklorinasi lainnya, kloroetana telah digunakan sebagai [[refrigerasi|refrigeran]], propelan semprotan aerosol, anestesi, dan agen peniup untuk pengemasan busa. Selama beberapa waktu, ia digunakan sebagai bahan kimia promotor dalam proses katalis aluminium klorida untuk menghasilkan [[etilbenzena]], prekursor untuk monomer [[stirena]]. Namun, saat ini, ia tidak banyak digunakan dalam peran-peran ini.


===Penggunaan yang sudah tidak berlaku lagi===
===Penggunaan yang sudah tidak berlaku lagi===
Dimulai pada tahun 1922 dan berlanjut hingga sebagian besar abad ke-20, penggunaan utama kloroetana adalah untuk memproduksi [[tetraetiltimbal]] (TEL), aditif [[zat anti ketuk|anti-ketukan]] untuk bensin. TEL telah atau sedang dihapuskan di sebagian besar negara industri, dan permintaan akan kloroetana telah menurun tajam.
Dimulai pada tahun 1922 dan berlanjut hingga sebagian besar abad ke-20, penggunaan utama kloroetana adalah untuk memproduksi [[tetraetiltimbal]] (TEL), aditif [[zat anti ketuk|anti-ketukan]] untuk bensin. TEL telah atau sedang dihapuskan di sebagian besar negara industri, dan permintaan akan kloroetana telah menurun tajam.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kloroetana&oldid=28032992 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>


===Obat rekreasional===
===Obat rekreasional===
Kloroetana merupakan obat hirup rekreasional, meskipun tidak boleh disamakan dengan debu atau udara kalengan, yang terdiri dari hidrokarbon berbobot rendah terfluorinasi seperti tetrafluorometana, klorodifluorometana, atau gas serupa lainnya.
Kloroetana merupakan obat hirup rekreasional, meskipun tidak boleh disamakan dengan debu atau udara kalengan, yang terdiri dari hidrokarbon berbobot rendah terfluorinasi seperti tetrafluorometana, klorodifluorometana, atau gas serupa lainnya.


Di Brasil, zat ini merupakan komponen utama obat tradisional (meskipun ilegal) yang dikonsumsi selama Karnaval, yang dikenal secara lokal sebagai ''lança-perfume'' (secara harfiah berarti pelontar atau penyemprot parfum).
Di Brasil, zat ini merupakan komponen utama obat tradisional (meskipun ilegal) yang dikonsumsi selama Karnaval, yang dikenal secara lokal sebagai ''lança-perfume''<ref>Meredith Melnick. [https://healthland.time.com/2010/12/02/whats-lanca-perfume-the-biggest-drug-in-rio-youve-never-heard-of/ What's Lança-Perfume? The Drug from Rio's Bust You've Never Heard of]. 2 December 2010.</ref> (secara harfiah berarti pelontar atau penyemprot parfum).


Penyalahgunaan kloroetana dengan menghirup zat tersebut dari produk komersial (misalnya semprotan otot, pelarut pembersih) telah dilaporkan secara berkala. Disfungsi serebelum merupakan ciri klinis umum dari toksisitas, tetapi studi pencitraan otak sering kali tidak menunjukkan hal yang luar biasa. Penyalahguna dapat mengalami [[aritmia]] jantung, beberapa di antaranya dapat berakibat fatal.
Penyalahgunaan kloroetana dengan menghirup zat tersebut dari produk komersial (misalnya semprotan otot, pelarut pembersih) telah dilaporkan secara berkala. Disfungsi serebelum merupakan ciri klinis umum dari toksisitas, tetapi studi pencitraan otak sering kali tidak menunjukkan hal yang luar biasa. Penyalahguna dapat mengalami [[aritmia]] jantung, beberapa di antaranya dapat berakibat fatal.<ref>You-Jiang Tan. [https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/15563650.2024.2424460 Ethyl chloride poisoning from inhalational misuse: clinical features and outcomes]. ''Clinical Toxicology''. 2025-01-02. Vol. 63 (1). hlm. 50–56. doi:10.1080/15563650.2024.2424460.</ref>


==Keamanan==
==Keamanan==
Pada konsentrasi >12% jantung, paru-paru, dan ginjal korban mulai gagal berfungsi. CPR segera diikuti dengan tindakan dukungan medis mungkin diperlukan untuk mencegah gagal ginjal, paru-paru, dan jantung yang fatal. Penyanyi Darius Campbell Danesh meninggal karena "efek toksik kloroetana" serta sesak napas.
Pada konsentrasi >12% jantung, paru-paru, dan ginjal korban mulai gagal berfungsi. CPR segera diikuti dengan tindakan dukungan medis mungkin diperlukan untuk mencegah gagal ginjal, paru-paru, dan jantung yang fatal. Penyanyi Darius Campbell Danesh meninggal karena "efek toksik kloroetana" serta sesak napas.<ref>[https://www.theguardian.com/music/2022/sep/10/darius-danesh-died-of-accidental-inhalation-of-chloroethane Darius Campbell Danesh died of inhalation of chloroethane]. ''TheGuardian.com''. 10 September 2022.</ref>


Meskipun kloroetana tidak diklasifikasikan sebagai [[karsinogen]]ik bagi manusia secara khusus, kloroetana masih digunakan dalam pengobatan sebagai [[anestesi lokal]].
Meskipun kloroetana tidak diklasifikasikan sebagai [[karsinogen]]ik bagi manusia secara khusus,<ref>[http://monographs.iarc.fr/ENG/Monographs/vol71/mono71-81.pdf Chloroethane], IARC</ref> kloroetana masih digunakan dalam pengobatan sebagai [[anestesi lokal]].<ref>[https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Chloroethane Chloroethane].</ref>
 
==Referensi==


==Pranala luar==
==Pranala luar==
*
*
*
*
Baris 39: Baris 38:
*[https://web.archive.org/web/20050617092706/http://www.npi.gov.au/database/substance-info/profiles/22.html National Pollutant Inventory - Chloroethane]
*[https://web.archive.org/web/20050617092706/http://www.npi.gov.au/database/substance-info/profiles/22.html National Pollutant Inventory - Chloroethane]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kloroetana&oldid=28032992 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28032992 (2025-10-16T20:09:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kloroetana&oldid=28032992 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28032992 (2025-10-16T20:09:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 08.57

Chloroethane-3D-vdW

Kloroetana, yang umumnya dikenal sebagai etil klorida, adalah senyawa kimia dengan rumus kimia CH3CH2Cl. Dahulu, kloroetana banyak digunakan dalam produksi tetraetiltimbal, zat aditif bensin. Senyawa ini adalah gas atau cairan dingin yang tidak berwarna dan mudah terbakar dengan bau yang agak manis.[1]

Etil klorida pertama kali disintesis oleh Basil Valentine dengan mereaksikan etanol dan asam klorida pada tahun 1440. Glauber membuatnya pada tahun 1648 dengan mereaksikan etanol dan seng klorida.[2]

Produksi

Kloroetana diproduksi melalui hidroklorinasi etilena:[3]

C2H4 + HCl → C2H5Cl

Pada berbagai waktu di masa lalu, kloroetana juga diproduksi dari etanol dan asam klorida, dari etana dan klorin, atau dari etanol dan fosfor triklorida, tetapi rute ini tidak lagi ekonomis. Sebagian kloroetana dihasilkan sebagai produk sampingan dari produksi polivinil klorida.

Kegunaan

Kloroetana adalah agen etilasi yang murah. Ia bereaksi dengan logam aluminium untuk menghasilkan etilaluminium seskuiklorida, prekursor polimer dan senyawa organoaluminium bermanfaat lainnya.[4] Kloroetana digunakan untuk mengubah selulosa menjadi etil selulosa; serta agen pengental dan pengikat dalam cat, kosmetik, dan produk serupa.

Seperti hidrokarbon terklorinasi lainnya, kloroetana telah digunakan sebagai refrigeran, propelan semprotan aerosol, anestesi, dan agen peniup untuk pengemasan busa. Selama beberapa waktu, ia digunakan sebagai bahan kimia promotor dalam proses katalis aluminium klorida untuk menghasilkan etilbenzena, prekursor untuk monomer stirena. Namun, saat ini, ia tidak banyak digunakan dalam peran-peran ini.

Penggunaan yang sudah tidak berlaku lagi

Dimulai pada tahun 1922 dan berlanjut hingga sebagian besar abad ke-20, penggunaan utama kloroetana adalah untuk memproduksi tetraetiltimbal (TEL), aditif anti-ketukan untuk bensin. TEL telah atau sedang dihapuskan di sebagian besar negara industri, dan permintaan akan kloroetana telah menurun tajam.[5]

Obat rekreasional

Kloroetana merupakan obat hirup rekreasional, meskipun tidak boleh disamakan dengan debu atau udara kalengan, yang terdiri dari hidrokarbon berbobot rendah terfluorinasi seperti tetrafluorometana, klorodifluorometana, atau gas serupa lainnya.

Di Brasil, zat ini merupakan komponen utama obat tradisional (meskipun ilegal) yang dikonsumsi selama Karnaval, yang dikenal secara lokal sebagai lança-perfume[6] (secara harfiah berarti pelontar atau penyemprot parfum).

Penyalahgunaan kloroetana dengan menghirup zat tersebut dari produk komersial (misalnya semprotan otot, pelarut pembersih) telah dilaporkan secara berkala. Disfungsi serebelum merupakan ciri klinis umum dari toksisitas, tetapi studi pencitraan otak sering kali tidak menunjukkan hal yang luar biasa. Penyalahguna dapat mengalami aritmia jantung, beberapa di antaranya dapat berakibat fatal.[7]

Keamanan

Pada konsentrasi >12% jantung, paru-paru, dan ginjal korban mulai gagal berfungsi. CPR segera diikuti dengan tindakan dukungan medis mungkin diperlukan untuk mencegah gagal ginjal, paru-paru, dan jantung yang fatal. Penyanyi Darius Campbell Danesh meninggal karena "efek toksik kloroetana" serta sesak napas.[8]

Meskipun kloroetana tidak diklasifikasikan sebagai karsinogenik bagi manusia secara khusus,[9] kloroetana masih digunakan dalam pengobatan sebagai anestesi lokal.[10]

Pranala luar

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28032992 (2025-10-16T20:09:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.