Kekurangan seng: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28704442; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Kekurangan seng''' memiliki dua definisi, yaitu kekurangan [[seng]] untuk memenuhi kebutuhan tubuh atau kondisi ketika kadar serum seng lebih rendah daripada kadar normal. Namun, penurunan konsentrasi serum hanya dapat diketahui setelah terjadi penipisan jangka panjang atau yang parah, sehingga serum seng bukanlah [[biopenanda]] yang efektif untuk status seng. Gejala kekurangan seng yang sering muncul adalah peningkatan kejadian [[diare]]. Kekurangan seng berdampak terhadap kulit, [[saluran pencernaan]], otak, [[sistem saraf pusat]], kekebalan tubuh, tulang, dan [[sistem reproduksi]]. | '''Kekurangan seng''' memiliki dua definisi, yaitu kekurangan [[seng]] untuk memenuhi kebutuhan tubuh atau kondisi ketika kadar serum seng lebih rendah daripada kadar normal. Namun, penurunan konsentrasi serum hanya dapat diketahui setelah terjadi penipisan jangka panjang atau yang parah, sehingga serum seng bukanlah [[biopenanda]] yang efektif untuk status seng.<ref>''Use of serum zinc concentration as an indicator of population zinc status''. ''Food and Nutrition Bulletin''. September 2007. Vol. 28 (3 Suppl). hlm. S403-29. doi:10.1177/15648265070283S303.</ref> Gejala kekurangan seng yang sering muncul adalah peningkatan kejadian [[diare]]. Kekurangan seng berdampak terhadap kulit, [[saluran pencernaan]], otak, [[sistem saraf pusat]], kekebalan tubuh, tulang, dan [[sistem reproduksi]]. | ||
Kekurangan seng diakibatkan oleh kurangnya konsumsi makanan yang mengandung seng, penyerapan seng yang tidak cukup, atau meningkatnya penggunaan sistem tubuh. Penyebab utamanya adalah kekurangan makanan yang mengandung seng. Di [[Amerika Serikat]], pedoman asupan seng setiap harinya adalah 8 mg untuk perempuan dan 11 mg untuk laki-laki. Makanan dengan kandungan seng yang tinggi adalah [[tiram]], [[daging]], dan [[kacang]]. | Kekurangan seng diakibatkan oleh kurangnya konsumsi makanan yang mengandung seng, penyerapan seng yang tidak cukup, atau meningkatnya penggunaan sistem tubuh. Penyebab utamanya adalah kekurangan makanan yang mengandung seng. Di [[Amerika Serikat]], pedoman asupan seng setiap harinya adalah 8 mg untuk perempuan dan 11 mg untuk laki-laki.<ref>Connie W. Bales. [https://books.google.com/books?id=jtsBbP2087wC&pg=PA151 Handbook of Clinical Nutrition and Aging]. Springer. May 21, 2009. hlm. 151–. ISBN 978-1-60327-384-8.</ref> Makanan dengan kandungan seng yang tinggi adalah [[tiram]], [[daging]], dan [[kacang]]. | ||
Diperkirakan terdapat dua miliar orang di seluruh dunia yang mengalami kekurangan seng.<ref>''Discovery of human zinc deficiency: 50 years later''. ''Journal of Trace Elements in Medicine and Biology''. June 2012. Vol. 26 (2-3). hlm. 66–9. doi:10.1016/j.jtemb.2012.04.004.</ref> | |||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kekurangan+seng&oldid=28704442 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28704442 (2025-12-16T02:59:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kekurangan+seng&oldid=28704442 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28704442 (2025-12-16T02:59:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 09.02
Kekurangan seng memiliki dua definisi, yaitu kekurangan seng untuk memenuhi kebutuhan tubuh atau kondisi ketika kadar serum seng lebih rendah daripada kadar normal. Namun, penurunan konsentrasi serum hanya dapat diketahui setelah terjadi penipisan jangka panjang atau yang parah, sehingga serum seng bukanlah biopenanda yang efektif untuk status seng.[1] Gejala kekurangan seng yang sering muncul adalah peningkatan kejadian diare. Kekurangan seng berdampak terhadap kulit, saluran pencernaan, otak, sistem saraf pusat, kekebalan tubuh, tulang, dan sistem reproduksi.
Kekurangan seng diakibatkan oleh kurangnya konsumsi makanan yang mengandung seng, penyerapan seng yang tidak cukup, atau meningkatnya penggunaan sistem tubuh. Penyebab utamanya adalah kekurangan makanan yang mengandung seng. Di Amerika Serikat, pedoman asupan seng setiap harinya adalah 8 mg untuk perempuan dan 11 mg untuk laki-laki.[2] Makanan dengan kandungan seng yang tinggi adalah tiram, daging, dan kacang.
Diperkirakan terdapat dua miliar orang di seluruh dunia yang mengalami kekurangan seng.[3]
Pranala luar
Referensi
- ↑ Use of serum zinc concentration as an indicator of population zinc status. Food and Nutrition Bulletin. September 2007. Vol. 28 (3 Suppl). hlm. S403-29. doi:10.1177/15648265070283S303.
- ↑ Connie W. Bales. Handbook of Clinical Nutrition and Aging. Springer. May 21, 2009. hlm. 151–. ISBN 978-1-60327-384-8.
- ↑ Discovery of human zinc deficiency: 50 years later. Journal of Trace Elements in Medicine and Biology. June 2012. Vol. 26 (2-3). hlm. 66–9. doi:10.1016/j.jtemb.2012.04.004.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28704442 (2025-12-16T02:59:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.