Tampon: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28084638; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Tampon''' adalah massa silinder yang berfungsi sebagai alat serap, umumnya digunakan sebagai produk kesehatan wanita. Secara historis, kata "tampon" berasal dari [[bahasa Prancis]] “tampion,” yang berarti "potongan pakaian untuk menyumbat lubang". Saat ini, tampon dirancang untuk dapat disisipkan dengan mudah ke dalam [[vagina]] saat [[menstruasi]] dan mampu menyerap aliran darah menstruasi. Beberapa negara menetapkan tampon sebagai perangkat medis. Di [[Amerika Serikat]], tampon ditetapkan sebagai perangkat medis Kelas II oleh [[Food and Drug Administration]] (FDA). | [[File:Tampon.JPG|thumb|right|280px|Tampon digital (tampon yang dijual tanpa aplikator)]] | ||
'''Tampon''' adalah massa silinder yang berfungsi sebagai alat serap, umumnya digunakan sebagai produk kesehatan wanita. Secara historis, kata "tampon" berasal dari [[bahasa Prancis]] “tampion,” yang berarti "potongan pakaian untuk menyumbat lubang".<ref>[http://www.askoxford.com/concise_oed/tampon Definition and etymology of tampon].</ref> Saat ini, tampon dirancang untuk dapat disisipkan dengan mudah ke dalam [[vagina]] saat [[menstruasi]] dan mampu menyerap aliran darah menstruasi. Beberapa negara menetapkan tampon sebagai perangkat medis. Di [[Amerika Serikat]], tampon ditetapkan sebagai perangkat medis Kelas II oleh [[Food and Drug Administration]] (FDA). | |||
== Sejarah == | == Sejarah == | ||
Wanita telah menggunakan tampon ketika [[menstruasi]] selama ribuan tahun. Dalam bukunya ''Everything You Must Know About Tampons'' (1981), [[Nancy Friedman]] menulis, "Ada bukti penggunaan tampon di sepanjang sejarah dalam banyak kebudayaan. Dokumen medis cetak tertua "[[papyrus]] [[Habiru|ebers]] (Habiru)", menyebutkan penggunaan tampon papyrus lunak oleh wanita [[Mesir kuno]] pada abad ke-15 SM. Wanita Romawi menggunakan tampon [[wol]]. Wanita [[Jepang]] kuno menggunakan tampon dari kertas, merekatkannya di daerah kewanitaan dengan perban dan menggantinya setiap 10 sampai 12 hari. Wanita Hawaii tradisional memakai tampon dari pakis yang disebut [[hapu'u]]; dan [[rumput|rerumputan]], serta [[lumut]]." | Wanita telah menggunakan tampon ketika [[menstruasi]] selama ribuan tahun. Dalam bukunya ''Everything You Must Know About Tampons'' (1981), [[Nancy Friedman]] menulis, "Ada bukti penggunaan tampon di sepanjang sejarah dalam banyak kebudayaan. Dokumen medis cetak tertua "[[papyrus]] [[Habiru|ebers]] (Habiru)", menyebutkan penggunaan tampon papyrus lunak oleh wanita [[Mesir kuno]] pada abad ke-15 SM. Wanita Romawi menggunakan tampon [[wol]]. Wanita [[Jepang]] kuno menggunakan tampon dari kertas, merekatkannya di daerah kewanitaan dengan perban dan menggantinya setiap 10 sampai 12 hari. Wanita Hawaii tradisional memakai tampon dari pakis yang disebut [[hapu'u]]; dan [[rumput|rerumputan]], serta [[lumut]]."<ref>[http://www.straightdope.com/columns/read/2252/who-invented-tampons Who invented tampons?] June 6, 2006 The Straight Dope</ref> | ||
Tampon telah digunakan sebagai perangkat medis sejak abad ke-18, setelah tampon kapas [[antiseptik]] yang dicampur dengan [[Asam salisilis|salisilat]] digunakan untuk menghentikan [[Perdarahan|pendarahan]] akibat luka tembak. | Tampon telah digunakan sebagai perangkat medis sejak abad ke-18, setelah tampon kapas [[antiseptik]] yang dicampur dengan [[Asam salisilis|salisilat]] digunakan untuk menghentikan [[Perdarahan|pendarahan]] akibat luka tembak.<ref>Cheyne, William Watson (1885) ''Manual of the antiseptic treatment of wounds'', J. H. Vail, pp. 107–109.</ref> | ||
Drs. [[Earle Haas]] mematenkan tampon modern pertama, [[Tampax]], dengan desain tabung di dalam aplikator tabung. Gertrude Tendrich membeli hak patennya dan menjadikannya [[merek dagang]] perusahaan yang juga bernama Tampax, yang mulai beroperasi pada tahun 1933. Pada tahun 1940-an, ginekolog Jerman Dr. [[Judith Esser-Mittag]] mengembangkan tampon digital yang bisa disisipkan ke daerah kewanitaan tanpa aplikator. Desain tampon ini kemudian dikembangkan lagi oleh Dr. Carl Hahn melalui perusahaan [[Johnson & Johnson|Johnson and Johnson]]. | Drs. [[Earle Haas]] mematenkan tampon modern pertama, [[Tampax]], dengan desain tabung di dalam aplikator tabung. Gertrude Tendrich membeli hak patennya dan menjadikannya [[merek dagang]] perusahaan yang juga bernama Tampax, yang mulai beroperasi pada tahun 1933.<ref>''A Short History of Periods''</ref> Pada tahun 1940-an, ginekolog Jerman Dr. [[Judith Esser-Mittag]] mengembangkan tampon digital yang bisa disisipkan ke daerah kewanitaan tanpa aplikator. Desain tampon ini kemudian dikembangkan lagi oleh Dr. Carl Hahn melalui perusahaan [[Johnson & Johnson|Johnson and Johnson]].<ref>[http://www.fundinguniverse.com/company-histories/johnson-johnson-history/ Johnson & Johnson History]. Funding Universe.</ref> | ||
== Desain == | == Desain == | ||
Desain tampon bervariasi menurut perusahaan, yang menawarkan beragam produk dengan bahan, aplikator, dan daya serap yang berbeda-beda.<ref>[http://www.pamf.org/teen/health/femalehealth/periods/tampons.html Tampons]. ''Palo Alto Medical Foundation''.</ref> Aplikator tampon dapat terbuat dari plastik atau karton, dan desainnya menyerupai jarum suntik. Aplikator terdiri dari dua tabung atau barel. Tabung bagian luar memiliki permukaan yang lembut agar mudah disisipkan ke daerah kewanitaan dan umumnya memiliki ujung yang bulat.<ref>[http://www.steadyhealth.com/articles/Using_tampons__Facts_and_Myths_a53.html Using Tampons: Facts And Myths]. ''SteadyHealth''.</ref><ref>Lynda Madaras. [http://books.google.com/books?id=QCC5Kbvy1fwC&pg=PA180 What's Happening to My Body? Book for Girls: Revised Edition]. Newmarket Press. 8 June 2007. hlm. 180–. ISBN 978-1-55704-768-7.</ref> | |||
Perbedaan utama antar tampon adalah cara tampon mengembang saat disisipkan. Tampon aplikator umumnya mengembang secara aksial (panjangnya bertambah), sedangkan tampon digital mengembang secara radial (diameternya bertambah).<ref>[http://www.steadyhealth.com/medical-answers/pain-while-inserting-a-tampon.html Pain While Inserting A Tampon]. ''Steadyhealth.com''.</ref> Sebagian besar tampon memiliki kabel atau tali yang berfungsi sebagai pelepas saat disisipkan. Mayoritas tampon yang dijual terbuat dari [[rayon]], atau campuran rayon dan [[katun]].<ref>[http://www.edana.org/docs/default-source/default-document-library/tampons-for-menstrual-hygiene---modern-products-with-ancient-roots.pdf?sfvrsn=0 Tampons for menstrual hygiene: Modern products with ancient roots].</ref> | |||
Perbedaan utama antar tampon adalah cara tampon mengembang saat disisipkan. Tampon aplikator umumnya mengembang secara aksial (panjangnya bertambah), sedangkan tampon digital mengembang secara radial (diameternya bertambah). Sebagian besar tampon memiliki kabel atau tali yang berfungsi sebagai pelepas saat disisipkan. Mayoritas tampon yang dijual terbuat dari [[rayon]], atau campuran rayon dan [[katun]]. | |||
== Daya serap == | == Daya serap == | ||
Tampon tersedia dalam berbagai tingkat daya serap: | Tampon tersedia dalam berbagai tingkat daya serap:<ref>[http://pms.about.com/od/hygiene/f/tampon_absorben.htm Tampon Absorbency Ratings - Which Tampon is Right for You]. ''Pms.about.com''.</ref> | ||
* Daya serap Junior/Light: 6 g dan di bawahnya | * Daya serap Junior/Light: 6 g dan di bawahnya | ||
* Daya serap Regular: 6 sampai 9 g | * Daya serap Regular: 6 sampai 9 g | ||
| Baris 23: | Baris 24: | ||
== Dampak lingkungan == | == Dampak lingkungan == | ||
Dampak ekologi tampon bervariasi menurut metode pembuangan (apakah tampon dibuang ke [[toilet]] atau ke tempat sampah). Faktor-faktor seperti komposisi tampon juga akan berdampak terhadap sistem pengolahan air atau [[pengolahan limbah]]. | Dampak ekologi tampon bervariasi menurut metode pembuangan (apakah tampon dibuang ke [[toilet]] atau ke tempat sampah). Faktor-faktor seperti komposisi tampon juga akan berdampak terhadap sistem pengolahan air atau [[pengolahan limbah]].<ref>Nina Rastogi. [http://www.slate.com/articles/health_and_science/the_green_lantern/2010/03/greening_the_crimson_tide.html What's the environmental impact of my period?]. ''Slate.com''.</ref> | ||
== Lihat juga == | == Lihat juga == | ||
* [[Cangkir menstruasi]] | * [[Cangkir menstruasi]] | ||
* [[Pembalut wanita]] | * [[Pembalut wanita]] | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://www.freepatentsonline.com/1926900.html Original patent by Dr. Earle Haas] | * [http://www.freepatentsonline.com/1926900.html Original patent by Dr. Earle Haas] | ||
* [https://web.archive.org/web/20110715120036/http://www.professorpatents.com/tampon.htm Tampon Related Patents] (archived) | * [https://web.archive.org/web/20110715120036/http://www.professorpatents.com/tampon.htm Tampon Related Patents] (archived) | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tampon&oldid=28084638 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28084638 (2025-10-17T21:40:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 09.08
Tampon adalah massa silinder yang berfungsi sebagai alat serap, umumnya digunakan sebagai produk kesehatan wanita. Secara historis, kata "tampon" berasal dari bahasa Prancis “tampion,” yang berarti "potongan pakaian untuk menyumbat lubang".[1] Saat ini, tampon dirancang untuk dapat disisipkan dengan mudah ke dalam vagina saat menstruasi dan mampu menyerap aliran darah menstruasi. Beberapa negara menetapkan tampon sebagai perangkat medis. Di Amerika Serikat, tampon ditetapkan sebagai perangkat medis Kelas II oleh Food and Drug Administration (FDA).
Sejarah
Wanita telah menggunakan tampon ketika menstruasi selama ribuan tahun. Dalam bukunya Everything You Must Know About Tampons (1981), Nancy Friedman menulis, "Ada bukti penggunaan tampon di sepanjang sejarah dalam banyak kebudayaan. Dokumen medis cetak tertua "papyrus ebers (Habiru)", menyebutkan penggunaan tampon papyrus lunak oleh wanita Mesir kuno pada abad ke-15 SM. Wanita Romawi menggunakan tampon wol. Wanita Jepang kuno menggunakan tampon dari kertas, merekatkannya di daerah kewanitaan dengan perban dan menggantinya setiap 10 sampai 12 hari. Wanita Hawaii tradisional memakai tampon dari pakis yang disebut hapu'u; dan rerumputan, serta lumut."[2]
Tampon telah digunakan sebagai perangkat medis sejak abad ke-18, setelah tampon kapas antiseptik yang dicampur dengan salisilat digunakan untuk menghentikan pendarahan akibat luka tembak.[3]
Drs. Earle Haas mematenkan tampon modern pertama, Tampax, dengan desain tabung di dalam aplikator tabung. Gertrude Tendrich membeli hak patennya dan menjadikannya merek dagang perusahaan yang juga bernama Tampax, yang mulai beroperasi pada tahun 1933.[4] Pada tahun 1940-an, ginekolog Jerman Dr. Judith Esser-Mittag mengembangkan tampon digital yang bisa disisipkan ke daerah kewanitaan tanpa aplikator. Desain tampon ini kemudian dikembangkan lagi oleh Dr. Carl Hahn melalui perusahaan Johnson and Johnson.[5]
Desain
Desain tampon bervariasi menurut perusahaan, yang menawarkan beragam produk dengan bahan, aplikator, dan daya serap yang berbeda-beda.[6] Aplikator tampon dapat terbuat dari plastik atau karton, dan desainnya menyerupai jarum suntik. Aplikator terdiri dari dua tabung atau barel. Tabung bagian luar memiliki permukaan yang lembut agar mudah disisipkan ke daerah kewanitaan dan umumnya memiliki ujung yang bulat.[7][8]
Perbedaan utama antar tampon adalah cara tampon mengembang saat disisipkan. Tampon aplikator umumnya mengembang secara aksial (panjangnya bertambah), sedangkan tampon digital mengembang secara radial (diameternya bertambah).[9] Sebagian besar tampon memiliki kabel atau tali yang berfungsi sebagai pelepas saat disisipkan. Mayoritas tampon yang dijual terbuat dari rayon, atau campuran rayon dan katun.[10]
Daya serap
Tampon tersedia dalam berbagai tingkat daya serap:[11]
- Daya serap Junior/Light: 6 g dan di bawahnya
- Daya serap Regular: 6 sampai 9 g
- Daya serap Super: 9 sampai 12 g
- Daya serap Super Plus: 12 sampai 15 g
- Daya serap Ultra: 15–18 g
Dampak lingkungan
Dampak ekologi tampon bervariasi menurut metode pembuangan (apakah tampon dibuang ke toilet atau ke tempat sampah). Faktor-faktor seperti komposisi tampon juga akan berdampak terhadap sistem pengolahan air atau pengolahan limbah.[12]
Lihat juga
Pranala luar
Referensi
- ↑ Definition and etymology of tampon.
- ↑ Who invented tampons? June 6, 2006 The Straight Dope
- ↑ Cheyne, William Watson (1885) Manual of the antiseptic treatment of wounds, J. H. Vail, pp. 107–109.
- ↑ A Short History of Periods
- ↑ Johnson & Johnson History. Funding Universe.
- ↑ Tampons. Palo Alto Medical Foundation.
- ↑ Using Tampons: Facts And Myths. SteadyHealth.
- ↑ Lynda Madaras. What's Happening to My Body? Book for Girls: Revised Edition. Newmarket Press. 8 June 2007. hlm. 180–. ISBN 978-1-55704-768-7.
- ↑ Pain While Inserting A Tampon. Steadyhealth.com.
- ↑ Tampons for menstrual hygiene: Modern products with ancient roots.
- ↑ Tampon Absorbency Ratings - Which Tampon is Right for You. Pms.about.com.
- ↑ Nina Rastogi. What's the environmental impact of my period?. Slate.com.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28084638 (2025-10-17T21:40:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.