Jam gajah: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27560727; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 5: | Baris 5: | ||
== Mekanisme == | == Mekanisme == | ||
Mekanisme waktu didasarkan pada baskom berisi air yang tersembunyi di dalam gajah. Di dalam ember ada mangkuk yang dalam mengambang di air, tetapi dengan lubang kecil di tengahnya. Mangkuk membutuhkan waktu setengah jam untuk mengisi melalui lubang ini. Dalam proses penenggelaman, mangkuk menarik seutas tali yang menempel pada mekanisme [[jungkat-jungkit]] di menara di atas gajah. Ini melepaskan bola yang jatuh ke mulut seekor ular, menyebabkan ular itu berguling ke depan, yang menarik mangkuk yang cekung keluar dari air melalui tali. Pada saat yang sama, sistem senar menyebabkan sosok di menara mengangkat tangan kiri atau kanan dan pawang (pengendara gajah di depan) memukul genderang. Ini menunjukkan setengah atau jam penuh. Selanjutnya, ujung ular kembali. Siklus kemudian berulang, selama bola tetap berada di reservoir atas untuk memberi daya pada pengosongan mangkuk. | Mekanisme waktu didasarkan pada baskom berisi air yang tersembunyi di dalam gajah. Di dalam ember ada mangkuk yang dalam mengambang di air, tetapi dengan lubang kecil di tengahnya. Mangkuk membutuhkan waktu setengah jam untuk mengisi melalui lubang ini. Dalam proses penenggelaman, mangkuk menarik seutas tali yang menempel pada mekanisme [[jungkat-jungkit]] di menara di atas gajah. Ini melepaskan bola yang jatuh ke mulut seekor ular, menyebabkan ular itu berguling ke depan, yang menarik mangkuk yang cekung keluar dari air melalui tali. Pada saat yang sama, sistem senar menyebabkan sosok di menara mengangkat tangan kiri atau kanan dan pawang (pengendara gajah di depan) memukul genderang. Ini menunjukkan setengah atau jam penuh. Selanjutnya, ujung ular kembali. Siklus kemudian berulang, selama bola tetap berada di reservoir atas untuk memberi daya pada pengosongan mangkuk. | ||
| Baris 13: | Baris 11: | ||
=== Passage of temporal hours === | === Passage of temporal hours === | ||
Fitur inovatif lain dari jam ini adalah bagaimana ia mencatat berlalunya jam sementara, yang berarti bahwa laju aliran harus diubah setiap hari agar sesuai dengan panjang hari yang tidak merata sepanjang tahun. Untuk mencapai hal ini, jam memiliki dua tangki. Tangki atas terhubung ke mekanisme penunjuk waktu dan bagian bawah terhubung ke pengatur kontrol aliran. Saat fajar menyingsing, keran dibuka dan air mengalir dari tangki atas ke tangki bawah melalui pengatur pelampung yang mempertahankan tekanan konstan di tangki penerima. | Fitur inovatif lain dari jam ini adalah bagaimana ia mencatat berlalunya jam sementara, yang berarti bahwa laju aliran harus diubah setiap hari agar sesuai dengan panjang hari yang tidak merata sepanjang tahun. Untuk mencapai hal ini, jam memiliki dua tangki. Tangki atas terhubung ke mekanisme penunjuk waktu dan bagian bawah terhubung ke pengatur kontrol aliran. Saat fajar menyingsing, keran dibuka dan air mengalir dari tangki atas ke tangki bawah melalui pengatur pelampung yang mempertahankan tekanan konstan di tangki penerima.<ref>Ahmad Y Hassan. [https://archive.org/details/islamictechnolog0000hasa/page/57 Islamic Technology: An Illustrated History]. Cambridge University Press. 1986. hlm. [https://archive.org/details/islamictechnolog0000hasa/page/57 57–59]. ISBN 0-521-26333-6.</ref> | ||
== Pembuatan ulang masa kini == | == Pembuatan ulang masa kini == | ||
Beberapa reproduksi modern Jam Gajah telah dibuat oleh organisasi 1001 Inventions. Reproduksi ini ditampilkan sebagai bagian dari pertunjukan sains pendidikan 1001 Inventions yang telah berkeliling dunia sejak tahun 2006. Selama kunjungan ke London Science Museum pada Januari 2010, jurnalis BBC Nick Higham menggambarkan replika Jam Gajah setinggi lima meter yang diproduksi. oleh 1001 Penemuan sebagai "luar biasa". | Beberapa reproduksi modern Jam Gajah telah dibuat oleh organisasi 1001 Inventions. Reproduksi ini ditampilkan sebagai bagian dari pertunjukan sains pendidikan 1001 Inventions yang telah berkeliling dunia sejak tahun 2006. Selama kunjungan ke London Science Museum pada Januari 2010, jurnalis BBC Nick Higham menggambarkan replika Jam Gajah setinggi lima meter yang diproduksi. oleh 1001 Penemuan sebagai "luar biasa".<ref>[http://news.bbc.co.uk/1/hi/uk/8473477.stm Science Museum exhibition of Muslim heritage]. BBC News. 21 January 2010.</ref><ref>[http://www.timeout.com/london/attractions/1001-inventions-discover-the-muslim-heritage-in-our-world 1001 Inventions: Discover the Muslim Heritage in Our World]. Time Out London.</ref> | ||
Reproduksi kerja ukuran penuh modern dapat ditemukan sebagai pusat perhatian di Ibn Battuta Mall, sebuah pusat perbelanjaan di Dubai, Uni Emirat Arab. Reproduksi kerja lainnya dapat dilihat di luar Musée d'Horlogerie du Locle, Château des Monts, di Le Locle, Swiss. Yang lain dapat ditemukan di ''Museum of Sciene and Technology in Islam'' di [[Universitas Raja Abdullah untuk Sains dan Teknologi|King Abdullah University of Science and Technology]] di Arab Saudi. | Reproduksi kerja ukuran penuh modern dapat ditemukan sebagai pusat perhatian di Ibn Battuta Mall, sebuah pusat perbelanjaan di Dubai, Uni Emirat Arab. Reproduksi kerja lainnya dapat dilihat di luar Musée d'Horlogerie du Locle, Château des Monts, di Le Locle, Swiss. Yang lain dapat ditemukan di ''Museum of Sciene and Technology in Islam'' di [[Universitas Raja Abdullah untuk Sains dan Teknologi|King Abdullah University of Science and Technology]] di Arab Saudi. | ||
== Lihat juga == | == Lihat juga == | ||
* Inventions in the Muslim world | * Inventions in the Muslim world | ||
* Dar al-Magana | * Dar al-Magana | ||
* Dar al-Muwaqqit | * Dar al-Muwaqqit | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [https://web.archive.org/web/20070621170709/http://www.ameinfo.com/57404.html Article including a photograph of the Ibn Battuta Mall elephant clock]. | * [https://web.archive.org/web/20070621170709/http://www.ameinfo.com/57404.html Article including a photograph of the Ibn Battuta Mall elephant clock]. | ||
* [https://www.metmuseum.org/Works_of_Art/viewOne.asp?dep=14&viewMode=0&item=57%2E51%2E23 Information] from the [[Museum Seni Metropolitan|Metropolitan Museum]], [[Kota New York|New York]]. | * [https://www.metmuseum.org/Works_of_Art/viewOne.asp?dep=14&viewMode=0&item=57%2E51%2E23 Information] from the [[Museum Seni Metropolitan|Metropolitan Museum]], [[Kota New York|New York]]. | ||
| Baris 36: | Baris 29: | ||
* Elephant Clock (English) on Vimeo | * Elephant Clock (English) on Vimeo | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jam+gajah&oldid=27560727 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27560727 (2025-07-17T02:17:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jam+gajah&oldid=27560727 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27560727 (2025-07-17T02:17:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 09.08
Jam gajah adalah model jam air yang ditemukan oleh rekayasawan Islam abad pertengahan Ismail al-Jazari (1136-1206). Desainnya dirinci dalam bukunya, The Book of Knowledge of Ingenious Mechanical Devices.
Pemameran kemultibudayaan
Setelah menyelesaikan pengembangan dan pembangunan jam gajahnya, Al-Jazari menulis: "Gajah mewakili budaya India dan Afrika, dua naga mewakili budaya Cina, burung phoenix mewakili budaya Persia, karya air mewakili budaya Yunani, dan sorban mewakili budaya. budaya Islam,” mengungkapkan mentalitas multikulturalnya.
Mekanisme
Mekanisme waktu didasarkan pada baskom berisi air yang tersembunyi di dalam gajah. Di dalam ember ada mangkuk yang dalam mengambang di air, tetapi dengan lubang kecil di tengahnya. Mangkuk membutuhkan waktu setengah jam untuk mengisi melalui lubang ini. Dalam proses penenggelaman, mangkuk menarik seutas tali yang menempel pada mekanisme jungkat-jungkit di menara di atas gajah. Ini melepaskan bola yang jatuh ke mulut seekor ular, menyebabkan ular itu berguling ke depan, yang menarik mangkuk yang cekung keluar dari air melalui tali. Pada saat yang sama, sistem senar menyebabkan sosok di menara mengangkat tangan kiri atau kanan dan pawang (pengendara gajah di depan) memukul genderang. Ini menunjukkan setengah atau jam penuh. Selanjutnya, ujung ular kembali. Siklus kemudian berulang, selama bola tetap berada di reservoir atas untuk memberi daya pada pengosongan mangkuk.
Otomat
Dalam mekanismenya, robot humanoid menyerang simbal dan burung mekanis berkicau, seperti pada jam kukuk selanjutnya.
Passage of temporal hours
Fitur inovatif lain dari jam ini adalah bagaimana ia mencatat berlalunya jam sementara, yang berarti bahwa laju aliran harus diubah setiap hari agar sesuai dengan panjang hari yang tidak merata sepanjang tahun. Untuk mencapai hal ini, jam memiliki dua tangki. Tangki atas terhubung ke mekanisme penunjuk waktu dan bagian bawah terhubung ke pengatur kontrol aliran. Saat fajar menyingsing, keran dibuka dan air mengalir dari tangki atas ke tangki bawah melalui pengatur pelampung yang mempertahankan tekanan konstan di tangki penerima.[1]
Pembuatan ulang masa kini
Beberapa reproduksi modern Jam Gajah telah dibuat oleh organisasi 1001 Inventions. Reproduksi ini ditampilkan sebagai bagian dari pertunjukan sains pendidikan 1001 Inventions yang telah berkeliling dunia sejak tahun 2006. Selama kunjungan ke London Science Museum pada Januari 2010, jurnalis BBC Nick Higham menggambarkan replika Jam Gajah setinggi lima meter yang diproduksi. oleh 1001 Penemuan sebagai "luar biasa".[2][3]
Reproduksi kerja ukuran penuh modern dapat ditemukan sebagai pusat perhatian di Ibn Battuta Mall, sebuah pusat perbelanjaan di Dubai, Uni Emirat Arab. Reproduksi kerja lainnya dapat dilihat di luar Musée d'Horlogerie du Locle, Château des Monts, di Le Locle, Swiss. Yang lain dapat ditemukan di Museum of Sciene and Technology in Islam di King Abdullah University of Science and Technology di Arab Saudi.
Lihat juga
- Inventions in the Muslim world
- Dar al-Magana
- Dar al-Muwaqqit
Pranala luar
- Article including a photograph of the Ibn Battuta Mall elephant clock.
- Information from the Metropolitan Museum, New York.
- Saudi Aramco World: The Third Dimension by Richard Covington, including Dr Fuat Sezgin, his museum of Arabic–Islamic science in Frankfurt, and in particular a model of the elephant clock.
- Elephant Clock (English) on Vimeo
Referensi
- ↑ Ahmad Y Hassan. Islamic Technology: An Illustrated History. Cambridge University Press. 1986. hlm. 57–59. ISBN 0-521-26333-6.
- ↑ Science Museum exhibition of Muslim heritage. BBC News. 21 January 2010.
- ↑ 1001 Inventions: Discover the Muslim Heritage in Our World. Time Out London.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27560727 (2025-07-17T02:17:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.