Lompat ke isi

Aksara Biblos: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28900004; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:National_Museum_of_Beirut_–_Byblos_syllabary.jpg|thumb|right|280px|National Museum of Beirut – Byblos syllabary]]
'''Aksara Biblos''', juga dikenal sebagai '''aksara silabis Biblos''', '''aksara pseudo-hieroglif''', atau '''proto-biblos''' adalah sistem penulisan yang tidak terbaca, dikenal melalui sepuluh prasasti yang ditemukan di [[Biblos]]. Aksara ini terukir di piring perunggu, spatula dan batu. Digali oleh [[Maurice Dunand]] dari [[1928]] hingga [[1932]], dan diterbitkan pada [[1945]] dalam monografinya '''Byblia Grammata'''. Prasasti tersebut berasal dari milenium kedua SM, diduga antara abad ke-XVIII dan ke-XV SM.
'''Aksara Biblos''', juga dikenal sebagai '''aksara silabis Biblos''', '''aksara pseudo-hieroglif''', atau '''proto-biblos''' adalah sistem penulisan yang tidak terbaca, dikenal melalui sepuluh prasasti yang ditemukan di [[Biblos]]. Aksara ini terukir di piring perunggu, spatula dan batu. Digali oleh [[Maurice Dunand]] dari [[1928]] hingga [[1932]], dan diterbitkan pada [[1945]] dalam monografinya '''Byblia Grammata'''. Prasasti tersebut berasal dari milenium kedua SM, diduga antara abad ke-XVIII dan ke-XV SM.


Contoh aksara ini juga ditemukan di [[Mesir]], [[Italia]], dan [[Tel Megiddo|Megiddo]] (Garbini, Colless).
Contoh aksara ini juga ditemukan di [[Mesir]], [[Italia]], dan [[Tel Megiddo|Megiddo]] (Garbini, Colless).


[[Jan Best]], [[Prasejarah|sejarawan prasejarah]] dan [[protosejarah]] dari [[Bangsa Belanda|Belanda]], percaya bahwa dia berhasil menguraikan suku kata Biblos setelah 40 tahun penelitian. Ulasan bukunya pada [[2010]] ''Het Byblosschrift ontcijferd'' (''Uraian Aksara Biblos'') agak kacau. Yang terbaik adalah bahwa aksara [[Linear A]] dari Kreta memiliki sejumlah karakteristik Semit. Namun para sarjana bahasa Yunani kuno menentang pernyataan ini, mereka cenderung percaya bahwa Kreta berhubungan dengan asal-usul budaya Helenistik.
[[Jan Best]], [[Prasejarah|sejarawan prasejarah]] dan [[protosejarah]] dari [[Bangsa Belanda|Belanda]], percaya bahwa dia berhasil menguraikan suku kata Biblos setelah 40 tahun penelitian.<ref>[https://www.propylaeum.de/metaopac/search?id=1650528701&View=prop ''Best J.'' Suruya in the Byblos Script: Corpus. // Ugarit-Forschungen 40. — 2009. — PP. 129—141]</ref> Ulasan bukunya pada [[2010]] ''Het Byblosschrift ontcijferd'' (''Uraian Aksara Biblos'') agak kacau. Yang terbaik adalah bahwa aksara [[Linear A]] dari Kreta memiliki sejumlah karakteristik Semit. Namun para sarjana bahasa Yunani kuno menentang pernyataan ini, mereka cenderung percaya bahwa Kreta berhubungan dengan asal-usul budaya Helenistik.<ref>[http://www.nwtonline.nl/00/nt/nl/0/product/61192/index.html NWT Online] en [http://www.volkskrant.nl/vk/nl/2844/Archief/article/detail/982518/2010/05/29/Amsterdamse-archeoloog-kraakt-oud-Byblos-schrift.dhtml Volkskrant, Frank van Kolfschooten, 29 mei 2010]</ref>


==Kesusasteraan==
==Kesusasteraan==
Baris 28: Baris 30:
*[[Abjad Proto-Sinai]]
*[[Abjad Proto-Sinai]]
*[[Abjad Fenisiа]]
*[[Abjad Fenisiа]]
==Referensi==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
*[http://www.jangpbest.nl  website Jan Best]
*[http://www.jangpbest.nl  website Jan Best]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Aksara+Biblos&oldid=28900004 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28900004 (2026-01-27T23:37:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Aksara+Biblos&oldid=28900004 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28900004 (2026-01-27T23:37:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 09.09

National Museum of Beirut – Byblos syllabary

Aksara Biblos, juga dikenal sebagai aksara silabis Biblos, aksara pseudo-hieroglif, atau proto-biblos adalah sistem penulisan yang tidak terbaca, dikenal melalui sepuluh prasasti yang ditemukan di Biblos. Aksara ini terukir di piring perunggu, spatula dan batu. Digali oleh Maurice Dunand dari 1928 hingga 1932, dan diterbitkan pada 1945 dalam monografinya Byblia Grammata. Prasasti tersebut berasal dari milenium kedua SM, diduga antara abad ke-XVIII dan ke-XV SM.

Contoh aksara ini juga ditemukan di Mesir, Italia, dan Megiddo (Garbini, Colless).

Jan Best, sejarawan prasejarah dan protosejarah dari Belanda, percaya bahwa dia berhasil menguraikan suku kata Biblos setelah 40 tahun penelitian.[1] Ulasan bukunya pada 2010 Het Byblosschrift ontcijferd (Uraian Aksara Biblos) agak kacau. Yang terbaik adalah bahwa aksara Linear A dari Kreta memiliki sejumlah karakteristik Semit. Namun para sarjana bahasa Yunani kuno menentang pernyataan ini, mereka cenderung percaya bahwa Kreta berhubungan dengan asal-usul budaya Helenistik.[2]

Kesusasteraan

  • Best, Jan Het Byblosschrift ontcijferd - In het voetspoor van Willem Glasbergen 2010 ()
  • Best, Jan Suruya in the Byblos Script: Corpus, Ugarit-Forschungen 40 (2009), 135-41
  • Best, Jan Breaking the Code of the Byblos Script, Ugarit-Forschungen 40 (2009), 129-33
  • Colless, Brian, "The Byblos Syllabary and the Proto-alphabet", Abr-Nahrain/Ancient Near Eastern Studies 30 (1992), 15-62
  • Colless, Brian, "The Canaanite Syllabary", Ancient Near Eastern Studies 35 (1998), 26-46.
  • Colless, Brian E., "The Origin of the Alphabet: An Examination of the Goldwasser Hypothesis", Antiguo Oriente 12 (2014) 71-104.
  • Daniels, P.T., "Pseudo-hieroglyphs of Byblos", in: P.T. Daniels & W. Bright (eds.), The World's Writing Systems (New York/Oxford, 1996), 29-30.
  • Dhorme, Édouard, 'Déchiffrement des inscriptions pseudohiéroglyphiques de Byblos', in: Syria 25 (1946–1948).
  • Dunand, Maurice, 'Spatule de bronze avec épigraphe phénicienne du XIIIe [actually: Xe] siècle', in: Bulletin du Musée de Beyrouth 2 (1938) 99–107. (Spatula with traces of Proto-Byblian writing)
  • Garbini, Giovanni, [review of Mendenhall's book], in: Rivista di Studi Fenici 16 (1988), 129-131.
  • Martin, Malachi, The Scribal Character of the Dead Sea Scrolls, Vol. 1, Bibliothèque du Muséon 44, Publications Universitaires, Louvain, 1958
  • Martin, Malachi, The Scribal Character of the Dead Sea Scrolls, Vol. 2, Bibliothèque du Muséon 45, Publications Universitaires, Louvain, 1958
  • Martin, Malachi, 'Revision and reclassification of the Proto-Byblian signs', in: Orientalia 31 (1962) 250-271, 339-363.
  • Mendenhall, George E., The Syllabic Inscriptions from Byblos, Beirut, The American University (1985), Syracuse University Press (1986), .
  • Sobelman, Harvey, 'The Proto-Byblian inscriptions: a fresh approach', in: Journal of Semitic Studies 6 (1961) 226-245.
  • Thiollet, Jean-Pierre, Je m'appelle Byblos, H & D (2005), .

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28900004 (2026-01-27T23:37:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.