Lompat ke isi

Rantai dingin: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 22863970; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Rantai dingin''' adalah jenis [[rantai pasok]] yang menjaga [[suhu]] agar tetap rendah. Rantai dingin yang tersambung merupakan serangkaian aktivitas, mulai dari produksi, penyimpanan, dan distribusi yang berpendingin, serta peralatan dan logistik terkait, yang bertujuan menjaga kualitas produk dengan cara mempertahankan kisaran suhu rendah yang diinginkan. Rantai ini dipakai untuk mengawetkan atau memperpanjang [[umur simpan]] produk-produk tertentu, seperti produk pertanian segar, [[makanan laut]], [[makanan beku]], [[film fotografi]], bahan-bahan kimia, dan [[Obat|produk farmasi]]. Saat ditransportasikan dan saat disimpan untuk sementara, produk-produk semacam itu terkadang disebut sebagai kargo dingin. Tak seperti barang atau pernak-pernik lain, barang-barang rantai dingin mudah rusak dan selalu dalam rute menuju pemakaian akhir atau tujuan akhir, bahkan ketika disimpan secara temporer di tempat-tempat penyimpanan dingin. Oleh karena itu, mereka umumnya disebut sebagai "kargo" pada sepanjang seluruh siklus logistiknya. Penyimpanan dingin yang memadai dapat bersifat krusial untuk menghindari [[Sampah makanan|kehilangan pangan]], baik secara kuantitatif maupun kualitatif.
[[File:FE_left_view.jpg|thumb|right|280px|FE left view]]
 
==Referensi==


'''Rantai dingin''' adalah jenis [[rantai pasok]] yang menjaga [[suhu]] agar tetap rendah. Rantai dingin yang tersambung merupakan serangkaian aktivitas, mulai dari produksi, penyimpanan, dan distribusi yang berpendingin, serta peralatan dan logistik terkait, yang bertujuan menjaga kualitas produk dengan cara mempertahankan kisaran suhu rendah yang diinginkan.<ref>[https://www.who.int/immunization/documents/IIP2015_Module2.pdf The Vaccine Cold Chain]. ''www.who.int''. WHO.</ref> Rantai ini dipakai untuk mengawetkan atau memperpanjang [[umur simpan]] produk-produk tertentu, seperti produk pertanian segar,<ref>Pawanexh Kohli. [http://crosstree.info/Documents/Care%20of%20F%20n%20V.pdf Fruits and Vegetables Post-Harvest Care: The Basics]. CrossTree techno-visors.</ref> [[makanan laut]], [[makanan beku]], [[film fotografi]], bahan-bahan kimia, dan [[Obat|produk farmasi]].<ref>S. W. Gyesley. ''Total Systems Approach to Predict Shelf Life of Packaged Foods''. 1991.</ref> Saat ditransportasikan dan saat disimpan untuk sementara, produk-produk semacam itu terkadang disebut sebagai kargo dingin.<ref>Lou Smyrlis (19 September 2013). [http://www.ctl.ca/news/cns-claude-mongeau-preaches-eco-system-of-collaboration-at-port-days/1002607171/ "CN's Claude Mongeau preaches 'eco-system of collaboration' at Port Days"] , Canadian Transportation Logistics, Retrieved 20 September 2013</ref> Tak seperti barang atau pernak-pernik lain, barang-barang rantai dingin mudah rusak dan selalu dalam rute menuju pemakaian akhir atau tujuan akhir, bahkan ketika disimpan secara temporer di tempat-tempat penyimpanan dingin. Oleh karena itu, mereka umumnya disebut sebagai "kargo" pada sepanjang seluruh siklus logistiknya. Penyimpanan dingin yang memadai dapat bersifat krusial untuk menghindari [[Sampah makanan|kehilangan pangan]], baik secara kuantitatif maupun kualitatif.<ref>[http://www.fao.org/documents/card/en/c/ca6122en The State of Food and Agriculture 2019. Moving forward on food loss and waste reduction, In brief]. FAO. 2019. hlm. 12.</ref>


== Bacaan tambahan ==
== Bacaan tambahan ==
* [http://www.ams.usda.gov/AMSv1.0/getfile?dDocName=STELDEV3021003 Protecting Perishable Foods During Transport by Truck] , USDA Handbook 669, 1995
* [http://www.ams.usda.gov/AMSv1.0/getfile?dDocName=STELDEV3021003 Protecting Perishable Foods During Transport by Truck] , USDA Handbook 669, 1995
* Brian Lassen, "Is livestock production prepared for an electrically paralysed world?" J. Sci. Food Agric. 2013;93(1):2–4, Explains the vulnerability of the cold chain from electricity dependence.
* Brian Lassen, "Is livestock production prepared for an electrically paralysed world?" J. Sci. Food Agric. 2013;93(1):2–4, Explains the vulnerability of the cold chain from electricity dependence.
* ''Manual on the Management, Maintenance and Use of Blood Cold Chain Equipment'', [[World Health Organization]], 2005,
* ''Manual on the Management, Maintenance and Use of Blood Cold Chain Equipment'', [[World Health Organization]], 2005,  
* Pawanexh Kohli, "Fruits and Vegetables Post-Harvest Care: The Basics", Explains why the cold chain is required for fruits and vegetables.
* Pawanexh Kohli, "Fruits and Vegetables Post-Harvest Care: The Basics", Explains why the cold chain is required for fruits and vegetables.
* Clive, D., ''Cold and Chilled Storage Technology'', 1997,
* Clive, D., ''Cold and Chilled Storage Technology'', 1997,  
* EN 12830:1999 Temperature recorders for the transport, storage and distribution of chilled, frozen and deep-frozen/quick-frozen food and ice cream
* EN 12830:1999 Temperature recorders for the transport, storage and distribution of chilled, frozen and deep-frozen/quick-frozen food and ice cream
* Ray Cowland, Developing ISTA Cold Chain Environmental Standards, 2007.
* Ray Cowland, Developing ISTA Cold Chain Environmental Standards, 2007.


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Rantai+dingin&oldid=22863970 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 22863970 (2023-02-05T07:03:40Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Rantai+dingin&oldid=22863970 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 22863970 (2023-02-05T07:03:40Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 09.09

FE left view

Rantai dingin adalah jenis rantai pasok yang menjaga suhu agar tetap rendah. Rantai dingin yang tersambung merupakan serangkaian aktivitas, mulai dari produksi, penyimpanan, dan distribusi yang berpendingin, serta peralatan dan logistik terkait, yang bertujuan menjaga kualitas produk dengan cara mempertahankan kisaran suhu rendah yang diinginkan.[1] Rantai ini dipakai untuk mengawetkan atau memperpanjang umur simpan produk-produk tertentu, seperti produk pertanian segar,[2] makanan laut, makanan beku, film fotografi, bahan-bahan kimia, dan produk farmasi.[3] Saat ditransportasikan dan saat disimpan untuk sementara, produk-produk semacam itu terkadang disebut sebagai kargo dingin.[4] Tak seperti barang atau pernak-pernik lain, barang-barang rantai dingin mudah rusak dan selalu dalam rute menuju pemakaian akhir atau tujuan akhir, bahkan ketika disimpan secara temporer di tempat-tempat penyimpanan dingin. Oleh karena itu, mereka umumnya disebut sebagai "kargo" pada sepanjang seluruh siklus logistiknya. Penyimpanan dingin yang memadai dapat bersifat krusial untuk menghindari kehilangan pangan, baik secara kuantitatif maupun kualitatif.[5]

Bacaan tambahan

  • Protecting Perishable Foods During Transport by Truck , USDA Handbook 669, 1995
  • Brian Lassen, "Is livestock production prepared for an electrically paralysed world?" J. Sci. Food Agric. 2013;93(1):2–4, Explains the vulnerability of the cold chain from electricity dependence.
  • Manual on the Management, Maintenance and Use of Blood Cold Chain Equipment, World Health Organization, 2005,
  • Pawanexh Kohli, "Fruits and Vegetables Post-Harvest Care: The Basics", Explains why the cold chain is required for fruits and vegetables.
  • Clive, D., Cold and Chilled Storage Technology, 1997,
  • EN 12830:1999 Temperature recorders for the transport, storage and distribution of chilled, frozen and deep-frozen/quick-frozen food and ice cream
  • Ray Cowland, Developing ISTA Cold Chain Environmental Standards, 2007.

Referensi

  1. The Vaccine Cold Chain. www.who.int. WHO.
  2. Pawanexh Kohli. Fruits and Vegetables Post-Harvest Care: The Basics. CrossTree techno-visors.
  3. S. W. Gyesley. Total Systems Approach to Predict Shelf Life of Packaged Foods. 1991.
  4. Lou Smyrlis (19 September 2013). "CN's Claude Mongeau preaches 'eco-system of collaboration' at Port Days" , Canadian Transportation Logistics, Retrieved 20 September 2013
  5. The State of Food and Agriculture 2019. Moving forward on food loss and waste reduction, In brief. FAO. 2019. hlm. 12.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22863970 (2023-02-05T07:03:40Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.