Lompat ke isi

Pabrik kimia: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29510431; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Pabrik kimia''' adalah [[pabrik|fasilitas]] [[proses industri]] yang memproduksi atau mengolah [[zat kimia|bahan kimia]], umumnya dalam skala besar. Tujuan utamanya adalah menghasilkan nilai ekonomi melalui transformasi kimia atau biologis maupun pemisahan bahan. Pabrik kimia menggunakan peralatan, unit, dan teknologi khusus dalam proses produksinya. Berbagai jenis fasilitas lain, seperti pabrik [[polimer]], farmasi, makanan dan minuman, [[pembangkit listrik]], [[kilang minyak]], [[pemrosesan gas alam]] dan pabrik biokimia, instalasi pengolahan [[air]] dan [[air limbah]], serta fasilitas pengendalian [[pencemaran]], menggunakan banyak teknologi yang memiliki kesamaan dengan teknologi pabrik kimia, seperti sistem fluida dan sistem reaktor kimia. Sebagian orang menganggap kilang minyak dan [[Pemanufakturan|produsen]] farmasi atau polimer secara efektif sebagai sebuah pabrik kimia.
[[File:BASF_Schwarzheide_GmbH_Werksansicht_01.jpg|thumb|right|280px|BASF Schwarzheide GmbH Werksansicht 01]]


Pabrik [[petrokimia]] (pabrik yang menggunakan bahan kimia dari minyak bumi sebagai bahan baku atau '' umpan'') biasanya berlokasi di sebelah kilang minyak untuk [[Optimisasi|meminimalkan]] biaya [[transportasi]] bahan baku yang dihasilkan oleh kilang tersebut. Pabrik [[bahan kimia khusus]] dan [[bahan kimia murni]] biasanya berukuran jauh lebih kecil dan tidak terlalu sensitif terhadap lokasi. Berbagai alat telah dikembangkan untuk mengonversi biaya proyek dasar dari satu lokasi geografis ke lokasi lainnya.
'''Pabrik kimia''' adalah [[pabrik|fasilitas]] [[proses industri]] yang memproduksi atau mengolah [[zat kimia|bahan kimia]], umumnya dalam skala besar.<ref>Ellison-Taylor. ''Chemical Plant Technology: An Introductory Manual''. Longmans. 1970.</ref> Tujuan utamanya adalah menghasilkan nilai ekonomi melalui transformasi kimia atau biologis maupun pemisahan bahan.<ref>James M. Douglas. ''Conceptual Design of Chemical Processes''. McGraw-Hill. 1988. ISBN 978-0-07-017762-8.</ref> Pabrik kimia menggunakan peralatan, unit, dan teknologi khusus dalam proses produksinya. Berbagai jenis fasilitas lain, seperti pabrik [[polimer]], farmasi, makanan dan minuman, [[pembangkit listrik]], [[kilang minyak]], [[pemrosesan gas alam]] dan pabrik biokimia, instalasi pengolahan [[air]] dan [[air limbah]], serta fasilitas pengendalian [[pencemaran]], menggunakan banyak teknologi yang memiliki kesamaan dengan teknologi pabrik kimia, seperti sistem fluida dan sistem reaktor kimia. Sebagian orang menganggap kilang minyak dan [[Pemanufakturan|produsen]] farmasi atau polimer secara efektif sebagai sebuah pabrik kimia.
 
Pabrik [[petrokimia]] (pabrik yang menggunakan bahan kimia dari minyak bumi sebagai bahan baku atau '' umpan'') biasanya berlokasi di sebelah kilang minyak untuk [[Optimisasi|meminimalkan]] biaya [[transportasi]] bahan baku yang dihasilkan oleh kilang tersebut. Pabrik [[bahan kimia khusus]]<ref>William Stork. [http://pubs.acs.org/supplements/chemchronicles2/pdf/035.pdf Speciality Chemicals]. Chemical & Engineering News supplement 82. 2004. hlm. 35–39.</ref> dan [[bahan kimia murni]] biasanya berukuran jauh lebih kecil dan tidak terlalu sensitif terhadap lokasi. Berbagai alat telah dikembangkan untuk mengonversi biaya proyek dasar dari satu lokasi geografis ke lokasi lainnya.<ref>[http://base.intratec.us/home/location-factor Plant Construction Location Factor - Intratec Knowledge Base]</ref>
==Proses kimia==
==Proses kimia==
Pabrik kimia menggunakan proses kimia, yaitu metode berskala industri yang terperinci, untuk mengubah bahan kimia umpan menjadi produk. Proses kimia yang sama dapat digunakan di lebih dari satu pabrik kimia, dengan kapasitas skala yang mungkin berbeda di setiap pabrik. Selain itu, sebuah pabrik kimia di suatu lokasi dapat dibangun untuk memanfaatkan lebih dari satu proses kimia, misalnya untuk menghasilkan berbagai produk.
Pabrik kimia menggunakan proses kimia, yaitu metode berskala industri yang terperinci, untuk mengubah bahan kimia umpan menjadi produk. Proses kimia yang sama dapat digunakan di lebih dari satu pabrik kimia, dengan kapasitas skala yang mungkin berbeda di setiap pabrik. Selain itu, sebuah pabrik kimia di suatu lokasi dapat dibangun untuk memanfaatkan lebih dari satu proses kimia, misalnya untuk menghasilkan berbagai produk.


Baris 23: Baris 24:
*[[Satuan operasi]]
*[[Satuan operasi]]
*[[Tangki dan bejana plastik diperkuat-serat]]
*[[Tangki dan bejana plastik diperkuat-serat]]
==Referensi==
==Bacaan lebih lanjut==
==Bacaan lebih lanjut==
* [https://cstools.asme.org/csconnect/CommitteePages.cfm?Committee=C34000000 ASME B73 Standards Committee, Chemical Standard Pumps]
* [https://cstools.asme.org/csconnect/CommitteePages.cfm?Committee=C34000000 ASME B73 Standards Committee, Chemical Standard Pumps]
*
*
*
*
*
*  
*
*  
*
*  
*  [https://web.archive.org/web/20170517075328/http://sanwariyafebchem.com/ Pabrik Kimia]
*  [https://web.archive.org/web/20170517075328/http://sanwariyafebchem.com/ Pabrik Kimia]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pabrik+kimia&oldid=29510431 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29510431 (2026-07-31T18:48:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pabrik+kimia&oldid=29510431 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29510431 (2026-07-31T18:48:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 14.56

BASF Schwarzheide GmbH Werksansicht 01

Pabrik kimia adalah fasilitas proses industri yang memproduksi atau mengolah bahan kimia, umumnya dalam skala besar.[1] Tujuan utamanya adalah menghasilkan nilai ekonomi melalui transformasi kimia atau biologis maupun pemisahan bahan.[2] Pabrik kimia menggunakan peralatan, unit, dan teknologi khusus dalam proses produksinya. Berbagai jenis fasilitas lain, seperti pabrik polimer, farmasi, makanan dan minuman, pembangkit listrik, kilang minyak, pemrosesan gas alam dan pabrik biokimia, instalasi pengolahan air dan air limbah, serta fasilitas pengendalian pencemaran, menggunakan banyak teknologi yang memiliki kesamaan dengan teknologi pabrik kimia, seperti sistem fluida dan sistem reaktor kimia. Sebagian orang menganggap kilang minyak dan produsen farmasi atau polimer secara efektif sebagai sebuah pabrik kimia.

Pabrik petrokimia (pabrik yang menggunakan bahan kimia dari minyak bumi sebagai bahan baku atau umpan) biasanya berlokasi di sebelah kilang minyak untuk meminimalkan biaya transportasi bahan baku yang dihasilkan oleh kilang tersebut. Pabrik bahan kimia khusus[3] dan bahan kimia murni biasanya berukuran jauh lebih kecil dan tidak terlalu sensitif terhadap lokasi. Berbagai alat telah dikembangkan untuk mengonversi biaya proyek dasar dari satu lokasi geografis ke lokasi lainnya.[4]

Proses kimia

Pabrik kimia menggunakan proses kimia, yaitu metode berskala industri yang terperinci, untuk mengubah bahan kimia umpan menjadi produk. Proses kimia yang sama dapat digunakan di lebih dari satu pabrik kimia, dengan kapasitas skala yang mungkin berbeda di setiap pabrik. Selain itu, sebuah pabrik kimia di suatu lokasi dapat dibangun untuk memanfaatkan lebih dari satu proses kimia, misalnya untuk menghasilkan berbagai produk.

Sebuah pabrik kimia umumnya memiliki bejana atau bagian yang berukuran besar yang disebut unit atau lini, yang saling dihubungkan dengan perpipaan atau peralatan pemindah material lainnya yang dapat membawa aliran material. Aliran material tersebut dapat berupa fluida (gas atau terkadang cairan yang dibawa dalam perpipaan) atau terkadang padatan atau campuran seperti belubur. Sebuah proses kimia secara keseluruhan umumnya terdiri dari langkah-langkah yang disebut satuan operasi yang terjadi di unit-unit individual. Bahan yang masuk ke dalam proses atau pabrik kimia sebagai masukan untuk diubah menjadi produk umumnya disebut bahan baku, atau disingkat umpan. Selain bahan baku untuk pabrik secara keseluruhan, aliran masukan material yang akan diproses dalam unit tertentu juga dapat dianggap sebagai umpan untuk unit tersebut. Aliran keluaran dari pabrik secara keseluruhan adalah produk akhir, dan terkadang aliran keluaran dari unit individual dapat dianggap sebagai produk antara untuk unit tersebut. Namun, produk akhir dari satu pabrik dapat menjadi bahan kimia antara yang digunakan sebagai bahan baku di pabrik lain untuk pemrosesan lebih lanjut. Sebagai contoh, beberapa produk dari kilang minyak dapat digunakan sebagai bahan baku di pabrik petrokimia, yang pada gilirannya dapat menghasilkan bahan baku untuk pabrik farmasi.

Entah bahan baku, produk, atau keduanya dapat berupa senyawa tunggal atau campuran. Seringkali tidak ada gunanya memisahkan komponen-komponen dalam campuran ini secara sempurna; tingkat kemurnian tertentu bergantung pada persyaratan produk dan keekonomisan proses.

Lihat pula

Bacaan lebih lanjut

Referensi

  1. Ellison-Taylor. Chemical Plant Technology: An Introductory Manual. Longmans. 1970.
  2. James M. Douglas. Conceptual Design of Chemical Processes. McGraw-Hill. 1988. ISBN 978-0-07-017762-8.
  3. William Stork. Speciality Chemicals. Chemical & Engineering News supplement 82. 2004. hlm. 35–39.
  4. Plant Construction Location Factor - Intratec Knowledge Base

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29510431 (2026-07-31T18:48:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.