Air Bulan: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29084388; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Chandrayaan1_Spacecraft_Discovery_Moon_Water.jpg|thumb|right|280px|Chandrayaan1 Spacecraft Discovery Moon Water]] | |||
'''Air Bulan''' adalah [[air]] yang terlihat di [[bulan]]. [[Ilmuwan]] menemukan adanya air [[Magmatisme|magmatik]] atau air yang berasal dari bagian dalam bulan lalu muncul ke permukaan. | '''Air Bulan''' adalah [[air]] yang terlihat di [[bulan]]. [[Ilmuwan]] menemukan adanya air [[Magmatisme|magmatik]] atau air yang berasal dari bagian dalam bulan lalu muncul ke permukaan. | ||
Meskipun keberadaan es air di Bulan telah diperkirakan oleh berbagai ilmuwan sejak tahun 1960-an, bukti yang tidak meyakinkan tentang es air bebas juga telah diidentifikasi. Bukti pertama yang tak terbantahkan tentang adanya air di Bulan diberikan oleh muatan Chace yang dibawa oleh Moon Impact Probe yang dilepaskan oleh [[Chandrayaan-1]](चन्द्रयान-1, சந்திரயான்-1) pada tahun 2009, yang kemudian dikonfirmasi dan dibuktikan oleh NASA. | Meskipun keberadaan es air di Bulan telah diperkirakan oleh berbagai ilmuwan sejak tahun 1960-an, bukti yang tidak meyakinkan tentang es air bebas juga telah diidentifikasi. Bukti pertama yang tak terbantahkan tentang adanya air di Bulan diberikan oleh muatan Chace yang dibawa oleh Moon Impact Probe yang dilepaskan oleh [[Chandrayaan-1]](चन्द्रयान-1, சந்திரயான்-1) pada tahun 2009, yang kemudian dikonfirmasi dan dibuktikan oleh NASA.<ref>Staff Reporter. [http://m.thehindu.com/sci-tech/science/mip-detected-water-on-moon-way-back-in-june-isro-chairman/article24854.ece MIP detected water on Moon way back in June: ISRO Chairman]. ''The Hindu''. 25 September 2009.</ref><ref>[http://m.ndtv.com/sci-tech/did-india-beat-nasa-to-find-water-on-moon-402138 Did India beat NASA to find water on moon?]. ''m.ndtv.com''.</ref><ref>[https://www.britannica.com/topic/Chandrayaan-1 Chandrayaan-1 Indian space probe]. ''Encyclopædia Britannica''.</ref> | ||
Bukti keberadaan air magmatik tersebut ditemukan dengan bantuan ''Moon Mineralogy Mapper'' milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat ([[Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat|NASA]]) yang ada di wahana milik [[India]], Chandrayaan-1. Rachel Klima, pakar [[geologi]] keplanetan dari ''[[Universitas Johns Hopkins|Johns Hopkins University]],'' memublikasikan temuan itu di [[Jurnal ilmiah|jurnal]] ''[[Nature Geoscience]]''. | Bukti keberadaan air magmatik tersebut ditemukan dengan bantuan ''Moon Mineralogy Mapper'' milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat ([[Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat|NASA]]) yang ada di wahana milik [[India]], Chandrayaan-1. Rachel Klima, pakar [[geologi]] keplanetan dari ''[[Universitas Johns Hopkins|Johns Hopkins University]],'' memublikasikan temuan itu di [[Jurnal ilmiah|jurnal]] ''[[Nature Geoscience]]''. | ||
| Baris 19: | Baris 20: | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[24 Themis]] (deteksi air di asteroid) | * [[24 Themis]] (deteksi air di asteroid) | ||
* Pengorbit bulan [[Chandrayaan-1]] | * Pengorbit bulan [[Chandrayaan-1]] | ||
| Baris 29: | Baris 29: | ||
== Sumber == | == Sumber == | ||
* http://sains.kompas.com/read/2013/08/28/1319424/Bukti.Adanya.Air.di.Bawah.Permukaan.Bulan.Ditemukan. | * http://sains.kompas.com/read/2013/08/28/1319424/Bukti.Adanya.Air.di.Bawah.Permukaan.Bulan.Ditemukan. | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
| Baris 39: | Baris 36: | ||
* [http://science.slashdot.org/story/09/09/24/0212221/Unambiguous-Evidence-of-Water-On-the-Moon Unambiguous evidence of water on the Moon] — Slashdot Science Story | * [http://science.slashdot.org/story/09/09/24/0212221/Unambiguous-Evidence-of-Water-On-the-Moon Unambiguous evidence of water on the Moon] — Slashdot Science Story | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Air+Bulan&oldid=29084388 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29084388 (2026-03-29T15:02:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 14.56
Air Bulan adalah air yang terlihat di bulan. Ilmuwan menemukan adanya air magmatik atau air yang berasal dari bagian dalam bulan lalu muncul ke permukaan.
Meskipun keberadaan es air di Bulan telah diperkirakan oleh berbagai ilmuwan sejak tahun 1960-an, bukti yang tidak meyakinkan tentang es air bebas juga telah diidentifikasi. Bukti pertama yang tak terbantahkan tentang adanya air di Bulan diberikan oleh muatan Chace yang dibawa oleh Moon Impact Probe yang dilepaskan oleh Chandrayaan-1(चन्द्रयान-1, சந்திரயான்-1) pada tahun 2009, yang kemudian dikonfirmasi dan dibuktikan oleh NASA.[1][2][3]
Bukti keberadaan air magmatik tersebut ditemukan dengan bantuan Moon Mineralogy Mapper milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) yang ada di wahana milik India, Chandrayaan-1. Rachel Klima, pakar geologi keplanetan dari Johns Hopkins University, memublikasikan temuan itu di jurnal Nature Geoscience.
Keberhasilan pengungkapan air magmatik di bulan dimulai dari hasil penelitian lima tahun lalu. Saat itu, ilmuwan mengungkap bahwa interior bulan tidak kering seperti yang diduga. Para ilmuwan juga berhasil menemukan air, berupa lapisan tipis yang diduga berasal dari angin matahari yang menumbuk permukaan bulan.
Penelitian tersebut tidak langsung memberi tanda keberadaan air magmatik. Namun, dari temuan itu ilmuwan bisa mengidentifikasi tipe batuan di kawah bulan bernama Bullialdus. Identifikasi ini membantu memecahkan asal muasal air.
Menurut ilmuwan, tipe batuan di kawah itu disebut norite. Batuan tersebut biasanya mengkristal dan terjebak saat magma keluar dari bagian dalam. Melalui penelitian selanjutnya, ilmuwan mengungkapkan bahwa jenis batuan ini tidak hanya ditemukan di kawah Bullialdus.
Dalam risetnya, Klima menganalisis lingkungan kawah Bullialdus dengan bantuan Moon Mineralogy Mapper. Terungkap bahwa kawah itu punya kandungan hidroksil lebih banyak dari lingkungannya. Hidroksil ialah molekul yang terdiri atas satu atom oksigen dan satu atom hidrogen, komponen penyusun air.
Menurut ilmuwan, wilayah kawah Bullialdus bukan merupakan wilayah yang terpapar angin matahari. Jadi, bila ada air di tempat itu, asalnya bukan dari tumbukan angin matahari dan permukaan bulan. Namun diduga kuat, hidroksil merupakan bukti adanya air magmatik.
Keberadaan air magmatik ini, menyuguhkan informasi baru akan proses vulkanik dan komposisi internal bulan seperti yang diberitakan Universe Today, Pemahaman akan hal tersebut akan membantu mengetahui proses pembentukan bulan serta perubahan proses magmatik.
Lihat pula
- 24 Themis (deteksi air di asteroid)
- Pengorbit bulan Chandrayaan-1
- Pengorbit dan penjelajah bulan Chandrayaan-2
- Perusahaan Energi Shackleton
- Air di Mars
- Tanah bulan
Sumber
- http://sains.kompas.com/read/2013/08/28/1319424/Bukti.Adanya.Air.di.Bawah.Permukaan.Bulan.Ditemukan.
Pranala luar
- Ice on the Moon — NASA Goddard Space Flight Center
- Fluxes of fast and epithermal neutrons from Lunar Prospector: Evidence for water ice at the lunar poles — Science
- Moon has a litre of water for every tonne of soil — Times Online
- Unambiguous evidence of water on the Moon — Slashdot Science Story
Referensi
- ↑ Staff Reporter. MIP detected water on Moon way back in June: ISRO Chairman. The Hindu. 25 September 2009.
- ↑ Did India beat NASA to find water on moon?. m.ndtv.com.
- ↑ Chandrayaan-1 Indian space probe. Encyclopædia Britannica.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29084388 (2026-03-29T15:02:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.