Lompat ke isi

Standar internal: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28486040; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Sebuah '''standar internal''' dalam [[kimia analitik]] adalah suatu [[zat kimia]] yang ditambahkan dalam jumlah yang tetap ke dalam sampel, blanko dan standar [[kalibrasi]] dalam suatu [[analisis kimia]]. Zat tersebut kemudian dapat digunakan dalam kalibrasi dengan memplotkan rasio antara sinyal [[analit]] terhadap sinyal standar internal sebagai fungsi konsentrasi analit standar. Hal ini dilakukan sebagai koreksi terhadap kehilangan analit selama preparasi sampel atau saat sampel dimasukkan. Standar internal adalah senyawa yang hampir serupa, tetapi tidak identik dengan spesi kimia yang utama pada sampel, sebagaimana seharusnya dampak yang ditimbulkan saat preparasi sampel, berbanding lurus dengan jumlah dari tiap spesi, harus sama terhadap sinyal pada standar internal sebagaimana pada sinyal dari spesi utama pada kasus yang ideal. Penambahan sejumlah kuantitas analit utama dengan jumlah yang diketahui merupakan teknik khusus yang disebut [[penambahan standar]], yang dilakukan untuk mengkoreksi [[efek matriks]].
Sebuah '''standar internal''' dalam [[kimia analitik]] adalah suatu [[zat kimia]] yang ditambahkan dalam jumlah yang tetap ke dalam sampel, blanko dan standar [[kalibrasi]] dalam suatu [[analisis kimia]].<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Standar+internal&oldid=28486040 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Zat tersebut kemudian dapat digunakan dalam kalibrasi dengan memplotkan rasio antara sinyal [[analit]] terhadap sinyal standar internal sebagai fungsi konsentrasi analit standar. Hal ini dilakukan sebagai koreksi terhadap kehilangan analit selama preparasi sampel atau saat sampel dimasukkan. Standar internal adalah senyawa yang hampir serupa, tetapi tidak identik dengan spesi kimia yang utama pada sampel, sebagaimana seharusnya dampak yang ditimbulkan saat preparasi sampel, berbanding lurus dengan jumlah dari tiap spesi, harus sama terhadap sinyal pada standar internal sebagaimana pada sinyal dari spesi utama pada kasus yang ideal. Penambahan sejumlah kuantitas analit utama dengan jumlah yang diketahui merupakan teknik khusus yang disebut [[penambahan standar]], yang dilakukan untuk mengkoreksi [[efek matriks]].<ref>Skoog, Douglas A. [https://archive.org/details/principlesofinst0000skoo Principles of Instrumental Analysis: Introduction]. Harcourt Brace. 1998. hlm. [https://archive.org/details/principlesofinst0000skoo/page/18 18]. ISBN 0-03-002078-6.</ref><ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Standar+internal&oldid=28486040 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>


Rasio dari sampel tersebut kemudian digunakan untuk memperoleh konsentrasi analit utama mereka melalui kurva kalibrasi. Standar internal yang digunakan harus menghasilkan sinyal yang mirip dengan sinyal analit dalam kebanyakan cara tapi cukup dapat dibedakan sehingga dua sinyal mudah dibedakan oleh instrumen. Sebagai contoh, [[klorobenzena]] [[deuterium|terdeuterasi]] (C<sub>6</sub>D<sub>5</sub>Cl) adalah standar internal yang digunakan pada analisis cairan mudah menguap pada [[GC-MS]] karena hampir serupa dengan [[klorobenzena]] tetapi tidak mudah ditemukan secara alami. [[Norleusin]] juga merupakan salah satu standar internal yang populer pada analisis asam amino menggunakan GC-MS.
Rasio dari sampel tersebut kemudian digunakan untuk memperoleh konsentrasi analit utama mereka melalui kurva kalibrasi. Standar internal yang digunakan harus menghasilkan sinyal yang mirip dengan sinyal analit dalam kebanyakan cara tapi cukup dapat dibedakan sehingga dua sinyal mudah dibedakan oleh instrumen. Sebagai contoh, [[klorobenzena]] [[deuterium|terdeuterasi]] (C<sub>6</sub>D<sub>5</sub>Cl) adalah standar internal yang digunakan pada analisis cairan mudah menguap pada [[GC-MS]] karena hampir serupa dengan [[klorobenzena]] tetapi tidak mudah ditemukan secara alami. [[Norleusin]] juga merupakan salah satu standar internal yang populer pada analisis asam amino menggunakan GC-MS.
Baris 5: Baris 5:
== Aplikasi ==
== Aplikasi ==
=== Spektroskopi NMR ===
=== Spektroskopi NMR ===
Dalam [[spektroskopi]] [[NMR]], contohnya pada inti <sup>1</sup>H, <sup>13</sup>C and <sup>29</sup>Si, frekuensi bergantung pada medan magnetik, yang tidak pernah sama pada setiap eksperimen. Karenanya, frekuensi tersebut dilaporkan sebagai perbedaan relatif terhadap standar internal [[tetrametilsilan]] (TMS). Perbedaan relatif terhadap TMS tersebut dikenal sebagai ''pergeseran kimia'', dan diukur dalam satuan bagian per juta (''parts per million'').
Dalam [[spektroskopi]] [[NMR]], contohnya pada inti <sup>1</sup>H, <sup>13</sup>C and <sup>29</sup>Si, frekuensi bergantung pada medan magnetik, yang tidak pernah sama pada setiap eksperimen. Karenanya, frekuensi tersebut dilaporkan sebagai perbedaan relatif terhadap standar internal [[tetrametilsilan]] (TMS). Perbedaan relatif terhadap TMS tersebut dikenal sebagai ''pergeseran kimia'', dan diukur dalam satuan bagian per juta (''parts per million'').<ref>Unang Supratman. ''Elusidasi Struktur Senyawa Organik: Metode Spektroskopi untuk Penentuan Senyawa Organik''. Widya Padjadjaran. 2010. ISBN 978-602-832-350-5.</ref>


Pada praktiknya, perbedaan antara sinyal dari pelarut umum dan TMS diketahui, dan karena instrumen modern mampu mendeteksi pelarut terprotonasi pada pelarut terdeuterasi komersial hingga jumlah yang kecil, TMS tidak perlu ditambahkan. Dengan menentukan pelarut kunci yang akan digunakan, spektrometer modern mampu untuk mengkoreksi sampel referensi; akibatnya, pelarut itu sendiri berfungsi sebagai standar internal.
Pada praktiknya, perbedaan antara sinyal dari pelarut umum dan TMS diketahui, dan karena instrumen modern mampu mendeteksi pelarut terprotonasi pada pelarut terdeuterasi komersial hingga jumlah yang kecil, TMS tidak perlu ditambahkan. Dengan menentukan pelarut kunci yang akan digunakan, spektrometer modern mampu untuk mengkoreksi sampel referensi; akibatnya, pelarut itu sendiri berfungsi sebagai standar internal.<ref>Jerry R. Mohrig. [https://books.google.com/books?id=21acgWiaB5cC&pg=PA273&lpg=PA273 Techniques in Organic Chemistry]. Januari 2006. hlm. 273–274. ISBN 978-0-7167-6935-4.</ref>


=== Kromatografi ===
=== Kromatografi ===
Dalam [[kromatografi]], standar internal digunakan untuk menentukan konsentrasi analit lain dengan menghitung [[faktor respon]]. Standar internal yang dipilih harus kembali mirip dengan analit serta memiliki waktu retensi yang sama. Standar internal tersebut harus stabil dan tidak mengganggu komponen sampel.
Dalam [[kromatografi]], standar internal digunakan untuk menentukan konsentrasi analit lain dengan menghitung [[faktor respon]]. Standar internal yang dipilih harus kembali mirip dengan analit serta memiliki waktu retensi yang sama. Standar internal tersebut harus stabil dan tidak mengganggu komponen sampel.<ref>Skoog, Douglas A. [https://archive.org/details/principlesofinst0000skoo Principles of Instrumental Analysis: Introduction]. Harcourt Brace. 1998. hlm. [https://archive.org/details/principlesofinst0000skoo/page/18 18]. ISBN 0-03-002078-6.</ref>
 
== Referensi ==
 


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [https://www.isosciences.com/internal-standards.html Standar internal - IsoSciences]
* [https://www.isosciences.com/internal-standards.html Standar internal - IsoSciences]
* [https://www.sepscience.com/Techniques/GC/Articles/189-/GC-Solutions-20-Calibration-Curves--Part-2-Internal-Standard-Approach Pendekatan standar internal pada kromatografi gas]
* [https://www.sepscience.com/Techniques/GC/Articles/189-/GC-Solutions-20-Calibration-Curves--Part-2-Internal-Standard-Approach Pendekatan standar internal pada kromatografi gas]


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Standar+internal&oldid=28486040 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28486040 (2025-11-14T09:32:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Standar+internal&oldid=28486040 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28486040 (2025-11-14T09:32:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 14.57

Sebuah standar internal dalam kimia analitik adalah suatu zat kimia yang ditambahkan dalam jumlah yang tetap ke dalam sampel, blanko dan standar kalibrasi dalam suatu analisis kimia.[1] Zat tersebut kemudian dapat digunakan dalam kalibrasi dengan memplotkan rasio antara sinyal analit terhadap sinyal standar internal sebagai fungsi konsentrasi analit standar. Hal ini dilakukan sebagai koreksi terhadap kehilangan analit selama preparasi sampel atau saat sampel dimasukkan. Standar internal adalah senyawa yang hampir serupa, tetapi tidak identik dengan spesi kimia yang utama pada sampel, sebagaimana seharusnya dampak yang ditimbulkan saat preparasi sampel, berbanding lurus dengan jumlah dari tiap spesi, harus sama terhadap sinyal pada standar internal sebagaimana pada sinyal dari spesi utama pada kasus yang ideal. Penambahan sejumlah kuantitas analit utama dengan jumlah yang diketahui merupakan teknik khusus yang disebut penambahan standar, yang dilakukan untuk mengkoreksi efek matriks.[2][3]

Rasio dari sampel tersebut kemudian digunakan untuk memperoleh konsentrasi analit utama mereka melalui kurva kalibrasi. Standar internal yang digunakan harus menghasilkan sinyal yang mirip dengan sinyal analit dalam kebanyakan cara tapi cukup dapat dibedakan sehingga dua sinyal mudah dibedakan oleh instrumen. Sebagai contoh, klorobenzena terdeuterasi (C6D5Cl) adalah standar internal yang digunakan pada analisis cairan mudah menguap pada GC-MS karena hampir serupa dengan klorobenzena tetapi tidak mudah ditemukan secara alami. Norleusin juga merupakan salah satu standar internal yang populer pada analisis asam amino menggunakan GC-MS.

Aplikasi

Spektroskopi NMR

Dalam spektroskopi NMR, contohnya pada inti 1H, 13C and 29Si, frekuensi bergantung pada medan magnetik, yang tidak pernah sama pada setiap eksperimen. Karenanya, frekuensi tersebut dilaporkan sebagai perbedaan relatif terhadap standar internal tetrametilsilan (TMS). Perbedaan relatif terhadap TMS tersebut dikenal sebagai pergeseran kimia, dan diukur dalam satuan bagian per juta (parts per million).[4]

Pada praktiknya, perbedaan antara sinyal dari pelarut umum dan TMS diketahui, dan karena instrumen modern mampu mendeteksi pelarut terprotonasi pada pelarut terdeuterasi komersial hingga jumlah yang kecil, TMS tidak perlu ditambahkan. Dengan menentukan pelarut kunci yang akan digunakan, spektrometer modern mampu untuk mengkoreksi sampel referensi; akibatnya, pelarut itu sendiri berfungsi sebagai standar internal.[5]

Kromatografi

Dalam kromatografi, standar internal digunakan untuk menentukan konsentrasi analit lain dengan menghitung faktor respon. Standar internal yang dipilih harus kembali mirip dengan analit serta memiliki waktu retensi yang sama. Standar internal tersebut harus stabil dan tidak mengganggu komponen sampel.[6]

Pranala luar

Referensi

  1. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  2. Skoog, Douglas A. Principles of Instrumental Analysis: Introduction. Harcourt Brace. 1998. hlm. 18. ISBN 0-03-002078-6.
  3. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  4. Unang Supratman. Elusidasi Struktur Senyawa Organik: Metode Spektroskopi untuk Penentuan Senyawa Organik. Widya Padjadjaran. 2010. ISBN 978-602-832-350-5.
  5. Jerry R. Mohrig. Techniques in Organic Chemistry. Januari 2006. hlm. 273–274. ISBN 978-0-7167-6935-4.
  6. Skoog, Douglas A. Principles of Instrumental Analysis: Introduction. Harcourt Brace. 1998. hlm. 18. ISBN 0-03-002078-6.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28486040 (2025-11-14T09:32:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.