Lompat ke isi

Sintilator: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28078671; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:SGCat24454-scint-gris.noirEtBlanc.jpg|thumb|right|280px|Scintillation crystal surrounded by various scintillation detector assemblies]]
'''Sintilator''' adalah bahan yang menunjukkan kilau - pendaran saat dengan radiasi pengion. Bahan luminescent, bila dipukul oleh partikel yang masuk, menyerap energi dan Scintillate, (yaitu, re-memancarkan energi yang diserap dalam bentuk cahaya). Kadang-kadang, keadaan tereksitasi metastabil, sehingga relaksasi kembali turun dari negara bersemangat untuk bahan yang lebih rendah ditunda (memerlukan mana saja dari beberapa nanodetik untuk jam tergantung pada materi): proses kemudian sesuai dengan salah satu dari dua fenomena, tergantung pada jenis transisi dan karenanya [[panjang gelombang]] dari foton optik yang dipancarkan: fluoresensi atau [[fosfor]], juga disebut setelah glow.
'''Sintilator''' adalah bahan yang menunjukkan kilau - pendaran saat dengan radiasi pengion. Bahan luminescent, bila dipukul oleh partikel yang masuk, menyerap energi dan Scintillate, (yaitu, re-memancarkan energi yang diserap dalam bentuk cahaya). Kadang-kadang, keadaan tereksitasi metastabil, sehingga relaksasi kembali turun dari negara bersemangat untuk bahan yang lebih rendah ditunda (memerlukan mana saja dari beberapa nanodetik untuk jam tergantung pada materi): proses kemudian sesuai dengan salah satu dari dua fenomena, tergantung pada jenis transisi dan karenanya [[panjang gelombang]] dari foton optik yang dipancarkan: fluoresensi atau [[fosfor]], juga disebut setelah glow.


== Referensi ==
== Sumber dan atribusi ==
 
* Leo, W. R. (1994). [http://books.google.com/books?id=8VufE4SD-AkC&printsec=frontcover “Techniques for Nuclear and particle Physics Experiments”], 2nd edition, Springer, ISBN 354057280
* Duclos, Steven J. (2003). [Scintillator Phosphores for Medical Imagining]
* [http://crystalclear.web.cern.ch/crystalclear/ Crystal Clear Collaboration]  at [[CERN]]
* [http://btc.montana.edu/messenger/instruments/grns.htm Gamma Ray and Neutron Spectrometer]
* [http://www.mt-berlin.com/frames_cryst/descriptions/scintillators_gen%20.htm Scintillation crystals and their general characteristics]
* [http://scintillator.lbl.gov/ Scintillation Properties], from [[Lawrence Berkeley National Laboratory]]
 


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sintilator&oldid=28078671 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28078671 (2025-10-17T18:32:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sintilator&oldid=28078671 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28078671 (2025-10-17T18:32:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 14.59

Scintillation crystal surrounded by various scintillation detector assemblies

Sintilator adalah bahan yang menunjukkan kilau - pendaran saat dengan radiasi pengion. Bahan luminescent, bila dipukul oleh partikel yang masuk, menyerap energi dan Scintillate, (yaitu, re-memancarkan energi yang diserap dalam bentuk cahaya). Kadang-kadang, keadaan tereksitasi metastabil, sehingga relaksasi kembali turun dari negara bersemangat untuk bahan yang lebih rendah ditunda (memerlukan mana saja dari beberapa nanodetik untuk jam tergantung pada materi): proses kemudian sesuai dengan salah satu dari dua fenomena, tergantung pada jenis transisi dan karenanya panjang gelombang dari foton optik yang dipancarkan: fluoresensi atau fosfor, juga disebut setelah glow.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28078671 (2025-10-17T18:32:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.