Lompat ke isi

Air lelehan: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27974918; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Air lelehan''' adalah air yang dihasilkan dari [[Pencairan|mencair]]<nowiki/>nya [[salju]] atau [[es]], termasuk es [[gletser]], [[gunung es]] tabular, dan [[paparan es]] di laut. Air lelehan umum ditemukan pada awal [[musim semi]], saat kumpulan salju dan [[sungai]] beku meleleh seiring temperatur meningkat, dan di [[zona ablasi]] pada gletser yang mana tingkat tutupan esnya berkurang. Air lelehan juga dapat dihasilkan dari [[letusan gunung]], dengan cara yang mirip dengan proses pembentukan [[lahar]], atau dari panas yang dihasilkan dari aliran itu sendiri.
'''Air lelehan''' adalah air yang dihasilkan dari [[Pencairan|mencair]]<nowiki/>nya [[salju]] atau [[es]], termasuk es [[gletser]], [[gunung es]] tabular, dan [[paparan es]] di laut. Air lelehan umum ditemukan pada awal [[musim semi]], saat kumpulan salju dan [[sungai]] beku meleleh seiring temperatur meningkat, dan di [[zona ablasi]] pada gletser yang mana tingkat tutupan esnya berkurang. Air lelehan juga dapat dihasilkan dari [[letusan gunung]], dengan cara yang mirip dengan proses pembentukan [[lahar]], atau dari panas yang dihasilkan dari aliran itu sendiri.


Saat air lelehan berkumpul pada suatu titik, maka air tersebut membentuk [[kolam lelehan]] (''melt ponds''), yang akan membeku kembali saat cuaca disekitarnya mendingin. Air lelehan juga dapat terkumpul dan mencair dibawah permukaan es, membentuk [[danau subglasial]]. Danau jenis ini dapat terbentuk karena gabungan dari panas [[Energi panas bumi|geotermal]] dan gaya [[Gaya gesek|gesek]].
Saat air lelehan berkumpul pada suatu titik, maka air tersebut membentuk [[kolam lelehan]] (''melt ponds''), yang akan membeku kembali saat cuaca disekitarnya mendingin. Air lelehan juga dapat terkumpul dan mencair dibawah permukaan es, membentuk [[danau subglasial]]. Danau jenis ini dapat terbentuk karena gabungan dari panas [[Energi panas bumi|geotermal]] dan gaya [[Gaya gesek|gesek]].<ref>[https://www.oxfordreference.com/display/10.1093/oi/authority.20110803100149124 meltwater]. ''Oxford Reference''. doi:10.1093/oi/authority.20110803100149124.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Air+lelehan&oldid=27974918 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27974918 (2025-10-15T15:32:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Air+lelehan&oldid=27974918 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27974918 (2025-10-15T15:32:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 14.59

Air lelehan adalah air yang dihasilkan dari mencairnya salju atau es, termasuk es gletser, gunung es tabular, dan paparan es di laut. Air lelehan umum ditemukan pada awal musim semi, saat kumpulan salju dan sungai beku meleleh seiring temperatur meningkat, dan di zona ablasi pada gletser yang mana tingkat tutupan esnya berkurang. Air lelehan juga dapat dihasilkan dari letusan gunung, dengan cara yang mirip dengan proses pembentukan lahar, atau dari panas yang dihasilkan dari aliran itu sendiri.

Saat air lelehan berkumpul pada suatu titik, maka air tersebut membentuk kolam lelehan (melt ponds), yang akan membeku kembali saat cuaca disekitarnya mendingin. Air lelehan juga dapat terkumpul dan mencair dibawah permukaan es, membentuk danau subglasial. Danau jenis ini dapat terbentuk karena gabungan dari panas geotermal dan gaya gesek.[1]

Referensi

  1. meltwater. Oxford Reference. doi:10.1093/oi/authority.20110803100149124.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27974918 (2025-10-15T15:32:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.