Yayoi Kusama: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29645225; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Yayoi_Kusama_wax_model_at_Louis_Vitton.jpg|thumb|right|280px|Yayoi Kusama wax model at Louis Vitton]] | |||
Ia besar di [[Matsumoto, Nagano|Matsumoto]] dan mempelajari seni lukis [[nihonga]] di Sekolah Seni dan Kerajinan Kyoto . Kusama terinspirasi oleh aliran [[impresionisme abstrak]] Amerika Serikat. Ia pindah ke New York City tahun 1958 dan menjadi bagian dari lingkar seni [[avant-garde]] New York pada tahun 1960-an, khususnya dalam [[aliran seni|aliran]] [[seni populer]]. Seiring bangkitnya [[kontrabudaya 1960-an|kontrabudaya]] [[hippie]] akhir tahun 1960-an, ia menjadi sorotan publik ketika ia membuat [[pertunjukan jalanan]] yang pesertanya bugil dan dicat [[polkadot]] cerah. Kusama aktif membuat karya seni sejak 1970-an. Instalasi-instalasinya dipamerkan di berbagai museum di seluruh dunia. | adalah [[seni kontemporer|seniman kontemporer]] [[bangsa Jepang|Jepang]] yang berkecimpung di bidang [[patung|pematungan]] dan [[seni instalasi|instalasi]]. Ia juga aktif di bidang [[seni lukis]], [[seni pertunjukan]], [[film]], [[mode]], [[syair]], [[fiksi]], dan lain-lain. Karya-karyanya beraliran [[seni konseptual]] dengan membawa unsur [[feminisme]], [[minimalisme]], [[surealisme]], [[Outsider Art|Art Brut]], seni populer, dan ekspresionisme abstrak dan dipadukan dengan konten [[otobiografi]], [[psikologi]]s, dan [[hubungan seks|seksual]]. Ia diakui sebagai salah satu seniman [[Jepang]] paling berpengaruh di dunia.<ref>Yamamura, Midori (2015) ''Yayoi Kusama: Inventing the Singular.'' MIT Press. [http://www.worldcat.org/oclc/945718733 OCLC 945718733]</ref> | ||
Ia besar di [[Matsumoto, Nagano|Matsumoto]] dan mempelajari seni lukis [[nihonga]] di Sekolah Seni dan Kerajinan Kyoto .<ref>[https://www.guggenheim.org/artwork/artist/yayoi-kusama Yayoi Kusama]. ''www.guggenheim.org''.</ref> Kusama terinspirasi oleh aliran [[impresionisme abstrak]] Amerika Serikat. Ia pindah ke New York City tahun 1958 dan menjadi bagian dari lingkar seni [[avant-garde]] New York pada tahun 1960-an, khususnya dalam [[aliran seni|aliran]] [[seni populer]].<ref>Pollock, Griselda. [https://www.worldcat.org/oclc/62755557 Psychoanalysis and the image : transdisciplinary perspectives]. Blackwell Pub. 2006. ISBN 1-4051-3461-5.</ref> Seiring bangkitnya [[kontrabudaya 1960-an|kontrabudaya]] [[hippie]] akhir tahun 1960-an, ia menjadi sorotan publik ketika ia membuat [[pertunjukan jalanan]] yang pesertanya bugil dan dicat [[polkadot]] cerah.<ref>[https://www.moma.org/collection/works/177001 Yayoi Kusama, Harry Shunk, János Kender. The Anatomic Explosion, New York. 1968 MoMA]. ''The Museum of Modern Art''.</ref><ref>[https://www.moma.org/collection/works/177017?artist_id=3315&locale=en&sov_referrer=artist Yayoi Kusama, Harry Shunk, János Kender. Mirror Performance, New York. 1968 MoMA]. ''The Museum of Modern Art''.</ref> Kusama aktif membuat karya seni sejak 1970-an. Instalasi-instalasinya dipamerkan di berbagai museum di seluruh dunia.<ref>[https://www.theglobeandmail.com/arts/art-and-architecture/how-yayoi-kusama-pushed-pop-art-into-the-newage/article38156757/ How Yayoi Kusama’s Infinity Mirrors pushed pop art into the new age].</ref> | |||
== Biografi == | == Biografi == | ||
=== Kehidupan awal: 1929–1949 === | === Kehidupan awal: 1929–1949 === | ||
Kusama lahir tahun 1929 di [[Matsumoto, Nagano]], dari keluarga [[pedagang]] kaya yang memiliki kebun dan ladang benih, Kusama mulai berkarya ketika masih kecil dan mulai menulis puisi pada usia 18 tahun. Ibunya suka memberi hukuman fisik, dan Kusama ingat bahwa bapaknya adalah "orang yang suka merayu perempuan lain". Kusama mengaku bahwa ibunya sering menyuruhnya memata-matai [[perselingkuhan]] bapaknya sehingga memupuk ketidaksukaan Kusama terhadap [[seksualitas]], terutama tubuh laki-laki dan [[falus]]: "Saya tidak suka seks. Saya pernah terobsesi dengan seks. Saat saya masih kecil, bapak saya punya banyak selingkuhan dan saya sempat melihat dia telanjang. Ibu menyuruh saya memata-matai bapak. Saya tidak mau berhubungan seks dengan siapapun selama bertahun-tahun […] Saya memiliki obsesi seksual dan ketakutan seks secara bersamaan." | Kusama lahir tahun 1929 di [[Matsumoto, Nagano]], dari keluarga [[pedagang]] kaya yang memiliki kebun dan ladang benih,<ref>Farah Nayeri (February 14, 2012), [https://web.archive.org/web/20120216045527/http://www.bloomberg.com/news/2012-02-14/man-hating-artist-kusama-covers-tate-modern-in-dots-interview.html Man-Hating Artist Kusama Covers Tate Modern in Dots: Interview] ''Bloomberg''.</ref> Kusama mulai berkarya ketika masih kecil dan mulai menulis puisi pada usia 18 tahun. Ibunya suka memberi hukuman fisik,<ref>Cornelia Butler. ''WACK! Art and the Feminist Revolution''. MIT Press. 2007. hlm. 257.</ref> dan Kusama ingat bahwa bapaknya adalah "orang yang suka merayu perempuan lain".<ref>Farah Nayeri (February 14, 2012), [https://web.archive.org/web/20120216045527/http://www.bloomberg.com/news/2012-02-14/man-hating-artist-kusama-covers-tate-modern-in-dots-interview.html Man-Hating Artist Kusama Covers Tate Modern in Dots: Interview] ''Bloomberg''.</ref> Kusama mengaku bahwa ibunya sering menyuruhnya memata-matai [[perselingkuhan]] bapaknya sehingga memupuk ketidaksukaan Kusama terhadap [[seksualitas]], terutama tubuh laki-laki dan [[falus]]: "Saya tidak suka seks. Saya pernah terobsesi dengan seks. Saat saya masih kecil, bapak saya punya banyak selingkuhan dan saya sempat melihat dia telanjang. Ibu menyuruh saya memata-matai bapak. Saya tidak mau berhubungan seks dengan siapapun selama bertahun-tahun […] Saya memiliki obsesi seksual dan ketakutan seks secara bersamaan."<ref>[https://www.ft.com/content/52ab168a-4188-11e1-8c33-00144feab49a The world according to Yayoi Kusama]. ''Financial Times''.</ref> | ||
Saat masih berusia sepuluh tahun, ia mulai mengalami [[halusinasi]] nyata berupa "kilatan cahaya, aura, atau pemandangan bintik-bintik padat". Ia juga berhalusinasi melihat [[bunga]] yang berbicara kepada Kusama. Pola-pola [[kain]] yang dilihatnya menjadi hidup, berlipat ganda, lalu mengurung dan menutupi dirinya. Halusinasi yang dialaminya mengilhami karier artistiknya dan diberi julukan "penghancuran diri" (''self-obliteration''). Kabarnya, ia terpesona oleh bebatuan putih halus yang tersebar di dasar sungai dekat rumah keluarganya. Bebatuan tersebut merupakan salah satu hal yang membuatnya selalu suka dengan pola bintik. | Saat masih berusia sepuluh tahun, ia mulai mengalami [[halusinasi]] nyata berupa "kilatan cahaya, aura, atau pemandangan bintik-bintik padat".<ref>Priscilla Frank. [http://www.huffingtonpost.com/entry/yayoi-kusama-retrospective_us_589c8b55e4b0c1284f2af521 Japanese Artist Yayoi Kusama Is About To Make 2017 Infinitely Better]. ''Huffington Post''. 2017-02-09.</ref> Ia juga berhalusinasi melihat [[bunga]] yang berbicara kepada Kusama. Pola-pola [[kain]] yang dilihatnya menjadi hidup, berlipat ganda, lalu mengurung dan menutupi dirinya.<ref>Holland Cotter. [https://www.nytimes.com/2012/07/13/arts/design/yayoi-kusama-at-whitney-museum-of-american-art.html Yayoi Kusama at Whitney Museum of American Art]. ''The New York Times''. 2012-07-12.</ref> Halusinasi yang dialaminya mengilhami karier artistiknya dan diberi julukan "penghancuran diri" (''self-obliteration'').<ref>[http://filmslie.com/watch-yayoi-kusama-self-obliteration-dissolve-identity/ Yayoi Kusama Self-Obliteration Analysis The Dissolve of Identity]. 2014-05-26.</ref> Kabarnya, ia terpesona oleh bebatuan putih halus yang tersebar di dasar sungai dekat rumah keluarganya. Bebatuan tersebut merupakan salah satu hal yang membuatnya selalu suka dengan pola bintik.<ref>Anna Furman. [http://nymag.com/thecut/2017/02/yayoi-kusama-infinity-mirrors-ultimate-instagram-exhibit.html Yayoi Kusama Made the Ultimate Instagram Exhibit]. ''The Cut''.</ref> | ||
Ketika Kusama berusia 13 tahun, ia dikirim untuk bekerja di [[pabrik]] militer sebagai penjahit [[parasut]] untuk [[Angkatan Darat Kekaisaran Jepang]] di tengah [[Perang Dunia II]]. Ia mengaku menghabiskan masa remajanya di "ruang gelap tertutup", tetapi sering mendengar [[sirene serangan udara]] dan melihat pesawat [[Boeing B-29 Superfortress|B-29]] terbang di siang bolong. Masa kecilnya sangat dipengaruhi oleh perang. Menurutnya, saat-saat itulah yang membuatnya mulai menghargai kebebasan pribadi dan kreasi. | Ketika Kusama berusia 13 tahun, ia dikirim untuk bekerja di [[pabrik]] militer sebagai penjahit [[parasut]] untuk [[Angkatan Darat Kekaisaran Jepang]] di tengah [[Perang Dunia II]].<ref>Yamamura, Midori (2015) ''Yayoi Kusama: Inventing the Singular.'' MIT Press. [http://www.worldcat.org/oclc/945718733 OCLC 945718733]</ref> Ia mengaku menghabiskan masa remajanya di "ruang gelap tertutup", tetapi sering mendengar [[sirene serangan udara]] dan melihat pesawat [[Boeing B-29 Superfortress|B-29]] terbang di siang bolong.<ref>Yamamura, Midori (2015) ''Yayoi Kusama: Inventing the Singular.'' MIT Press. [http://www.worldcat.org/oclc/945718733 OCLC 945718733]</ref> Masa kecilnya sangat dipengaruhi oleh perang. Menurutnya, saat-saat itulah yang membuatnya mulai menghargai kebebasan pribadi dan kreasi.<ref>Anna Furman. [http://nymag.com/thecut/2017/02/yayoi-kusama-infinity-mirrors-ultimate-instagram-exhibit.html Yayoi Kusama Made the Ultimate Instagram Exhibit]. ''The Cut''.</ref> | ||
Ia kemudian belajar melukis ''[[Nihonga]]'' di Sekolah Seni dan Kerajinan Kota Kyoto pada tahun 1948. Karena kurang menggemari gaya Jepang, Kusama mulai tertaik dengan [[avant-garde]] ala Eropa dan Amerika. Ia mengadakan [[pameran solo]] lukisan-lukisannya sendiri di Matsumoto dan [[Tokyo]] pada tahun 1950-an. | Ia kemudian belajar melukis ''[[Nihonga]]'' di Sekolah Seni dan Kerajinan Kota Kyoto pada tahun 1948.<ref>[http://interactive.qag.qld.gov.au/looknowseeforever/timeline/ Yayoi Kusama Timeline] Queensland Art Gallery, Brisbane.</ref> Karena kurang menggemari gaya Jepang, Kusama mulai tertaik dengan [[avant-garde]] ala Eropa dan Amerika. Ia mengadakan [[pameran solo]] lukisan-lukisannya sendiri di Matsumoto dan [[Tokyo]] pada tahun 1950-an.<ref>Rachel Taylor. [http://www.tate.org.uk/context-comment/blogs/yayoi-kusamas-early-years Yayoi Kusama's early years]. ''Tate''. 6 March 2012.</ref> | ||
=== Kesuksesan awal di Jepang: 1950–1956 === | === Kesuksesan awal di Jepang: 1950–1956 === | ||
Pada tahun 1950, Kusama menggambar bentuk alami abstrak menggunakan cat air, [[gouache]], dan minyak di medium kertas. Ia mulai melukis [[polka dot]] di berbagai permukaan—tembok, lantai, [[kanvas]], barang rumahan, dan asisten bugil—yang kelak menjadi ciri khas karya seninya. | Pada tahun 1950, Kusama menggambar bentuk alami abstrak menggunakan cat air, [[gouache]], dan minyak di medium kertas. Ia mulai melukis [[polka dot]] di berbagai permukaan—tembok, lantai, [[kanvas]], barang rumahan, dan asisten bugil—yang kelak menjadi ciri khas karya seninya. | ||
Bidang [[polka dot]] yang luas, atau "jaring tak terhingga" (''infinity nets''), terilhami langsung dari halusinasinya. Karya pertama yang diketahui mengandung bintik-bintik ini adalah lukisan tahun 1939 ketika Kusama berusia 10 tahun. Dalam lukisan itu terdapat seorang perempuan Jepang mengenakan [[kimono]], diduga ibunya, yang ditutupi dan "dihancurkan" oleh bintik-bintik. Rangkaian lukisan kanvas besar pertamanya (sebagian berukuran lebih dari 9 meter), ''Infinity Nets'', dipenuhi oleh jaring atau bintik yang sama dengan bayangan halusinasinya. | Bidang [[polka dot]] yang luas, atau "jaring tak terhingga" (''infinity nets''), terilhami langsung dari halusinasinya. Karya pertama yang diketahui mengandung bintik-bintik ini adalah lukisan tahun 1939 ketika Kusama berusia 10 tahun. Dalam lukisan itu terdapat seorang perempuan Jepang mengenakan [[kimono]], diduga ibunya, yang ditutupi dan "dihancurkan" oleh bintik-bintik.<ref>[https://web.archive.org/web/20120304131037/http://www.victoria-miro.com/exhibitions/_292/?a=31 Yayoi Kusama, November 18, 1998 – January 8, 1999] Victoria Miro Gallery, London.</ref> Rangkaian lukisan kanvas besar pertamanya (sebagian berukuran lebih dari 9 meter),<ref>David Pilling (January 20, 2012), [https://www.ft.com/cms/s/2/52ab168a-4188-11e1-8c33-00144feab49a.html#axzz1kDck8rzm The world according to Yayoi Kusama] ''Financial Times Weekend Magazine''.</ref> ''Infinity Nets'', dipenuhi oleh jaring atau bintik yang sama dengan bayangan halusinasinya. | ||
Dalam lukisan ''Flower (D.S.P.S)'' tahun 1954, Kusama mengatakan, | Dalam lukisan ''Flower (D.S.P.S)'' tahun 1954, Kusama mengatakan, | ||
=== New York City: 1957–1972 === | === New York City: 1957–1972 === | ||
Setelah tinggal di Tokyo dan Prancis, Kusama pindah dari Jepang ke Amerika Serikat pada usia 27 tahun. Ia menyatakan bahwa ia mulai menganggap masyarakat Jepang "terlalu kecil, terlalu diperbudak, terlalu feodal, dan terlalu sinis terhadap wanita." Tahun 1957, ia pindah ke [[Seattle]] dan mengadakan pameran lukisan di [[Zoe Dusanne]] Gallery. Ia tinggal di sana selama satu tahun, kemudian pindah ke New York City setelah berkomunikasi dengan [[Georgia O'Keeffe]]. Kusama merasa tertarik dengan kota tersebut dan meminta saran dari O'Keeffe. Selama di Amerika Serikat, Kusama dikenal sebagai pemimpin aliran avant-garde dan mendapat pujian dari kritikus seni anarkis [[Herbert Read]]. Tahun 1961, ia memindahkan studionya ke gedung yang dihuni oleh [[Donald Judd]] dan pemahat [[Eva Hesse]]; Hesse kelak menjadi sahabat Kusama. Pada awal 1960-an, Kusama mulai menutupi tangga, sepatu, dan kursi dengan pahatan putih berbentuk falus. Meski gambar-gambarnya memiliki tingkat kerumitan yang tinggi, ia menggambarnya dengan cepat dan dalam jumlah besar sehingga tercipta pola produktivitas yang masih dipertahankannya sampai saat ini. Ia juga memiliki kebiasaan lain seperti berfoto bersama karya barunya dan tampil di hadapan publik mengenakan wig [[anime]] pendek dan busana avant-garde berwarna. | Setelah tinggal di Tokyo dan Prancis, Kusama pindah dari Jepang ke Amerika Serikat pada usia 27 tahun. Ia menyatakan bahwa ia mulai menganggap masyarakat Jepang "terlalu kecil, terlalu diperbudak, terlalu feodal, dan terlalu sinis terhadap wanita."<ref>Priscilla Frank. [http://www.huffingtonpost.com/entry/yayoi-kusama-retrospective_us_589c8b55e4b0c1284f2af521 Japanese Artist Yayoi Kusama Is About To Make 2017 Infinitely Better]. ''Huffington Post''. 2017-02-09.</ref> Tahun 1957, ia pindah ke [[Seattle]] dan mengadakan pameran lukisan di [[Zoe Dusanne]] Gallery.<ref>Zoë Dusanne: An Art Dealer Who Made a Difference, p99, by Jo Ann Ridley; Fithian Press, 2011</ref> Ia tinggal di sana selama satu tahun,<ref>Holland Cotter (July 12, 2012), [https://www.nytimes.com/2012/07/13/arts/design/yayoi-kusama-at-whitney-museum-of-american-art.html Vivid Hallucinations From a Fragile Life – Yayoi Kusama at Whitney Museum of American Art] ''New York Times''.</ref> kemudian pindah ke New York City setelah berkomunikasi dengan [[Georgia O'Keeffe]]. Kusama merasa tertarik dengan kota tersebut dan meminta saran dari O'Keeffe.<ref>Belin Liu. [http://bitchmagazine.org/post/yayoi-kusama Yayoi Kusama]. Bitch magazine. February 26, 2009.</ref> Selama di Amerika Serikat, Kusama dikenal sebagai pemimpin aliran avant-garde dan mendapat pujian dari kritikus seni anarkis [[Herbert Read]].<ref>Midori Yoshimoto, ''Into Performance: Japanese Women Artists in New York'' (New Brunswick: Rutgers University Press, 2005) p.68</ref> Tahun 1961, ia memindahkan studionya ke gedung yang dihuni oleh [[Donald Judd]] dan pemahat [[Eva Hesse]]; Hesse kelak menjadi sahabat Kusama.<ref>[https://www.artsy.net/artist/yayoi-kusama Yayoi Kusama Art – 100+ Works, Bio, News Artsy]. ''www.artsy.net''.</ref> Pada awal 1960-an, Kusama mulai menutupi tangga, sepatu, dan kursi dengan pahatan putih berbentuk falus.<ref>[http://www.moma.org/collection/artist.php?artist_id=3315 Yayoi Kusama] MoMA Collection, New York.</ref> Meski gambar-gambarnya memiliki tingkat kerumitan yang tinggi, ia menggambarnya dengan cepat dan dalam jumlah besar sehingga tercipta pola produktivitas yang masih dipertahankannya sampai saat ini. Ia juga memiliki kebiasaan lain seperti berfoto bersama karya barunya<ref>Holland Cotter (July 12, 2012), [https://www.nytimes.com/2012/07/13/arts/design/yayoi-kusama-at-whitney-museum-of-american-art.html Vivid Hallucinations From a Fragile Life – Yayoi Kusama at Whitney Museum of American Art] ''New York Times''.</ref> dan tampil di hadapan publik mengenakan wig [[anime]] pendek dan busana avant-garde berwarna.<ref>[https://www.ft.com/content/52ab168a-4188-11e1-8c33-00144feab49a The world according to Yayoi Kusama]. ''Financial Times''.</ref> | ||
Sejak 1963, Kusama melanjutkan pembuatan ruang-ruang ''Mirror/Infinity''. Di dalam instalasi [[cermin tak terhingga]] ini terdapat ruang khusus berdinding kaca berisi sejumlah bola berwarna neon yang menggantung secara acak di atas pengunjung. Ketika berdiri di dalamnya, pengunjung bisa melihat cahaya terpantul berulang-ulang di permukaan cermin sehingga menciptakan ilusi ruang tak terbatas. Beberapa tahun berikutnya, Kusama sangat produktif. Tahun 1966, ia bereksperimen dengan instalasi ruangan independen yang melibatkan cermin, cahaya, dan musik. Ia melibatkan Judd dan [[Joseph Cornell]] beserta para sahabat dan pendukungnya. Namun, ia tidak mendapat untung dari karya tersebut. Waktu itu, Kusama sering dirawat di rumah sakit karena kelelahan kerja. O'Keeffe meminta pedagang seninya, Edith Herbert, membeli beberapa karya Kusama untuk mempermudah kondisi keuangannya. | Sejak 1963, Kusama melanjutkan pembuatan ruang-ruang ''Mirror/Infinity''. Di dalam instalasi [[cermin tak terhingga]] ini terdapat ruang khusus berdinding kaca berisi sejumlah bola berwarna neon yang menggantung secara acak di atas pengunjung. Ketika berdiri di dalamnya, pengunjung bisa melihat cahaya terpantul berulang-ulang di permukaan cermin sehingga menciptakan ilusi ruang tak terbatas.<ref>[https://web.archive.org/web/20050408184836/http://www.qag.qld.gov.au/collection/contemporary_asian_art/yayoi_kusama Yayoi Kusama: ''Soul under the moon'' (2002)] Queensland Art Gallery, Queensland.</ref> Beberapa tahun berikutnya, Kusama sangat produktif. Tahun 1966, ia bereksperimen dengan instalasi ruangan independen yang melibatkan cermin, cahaya, dan musik. Ia melibatkan Judd dan [[Joseph Cornell]] beserta para sahabat dan pendukungnya. Namun, ia tidak mendapat untung dari karya tersebut. Waktu itu, Kusama sering dirawat di rumah sakit karena kelelahan kerja. O'Keeffe meminta pedagang seninya, Edith Herbert, membeli beberapa karya Kusama untuk mempermudah kondisi keuangannya.<ref>[http://interactive.qag.qld.gov.au/looknowseeforever/timeline/ Yayoi Kusama Timeline] Queensland Art Gallery, Brisbane.</ref> | ||
Pada tahun 1960-an, Kusama mengadakan pameran dadakan di tempat-tempat terbuka seperti [[Central Park]] dan [[Jembatan Brooklyn]]. Pameran ini melibatkan [[fotografi glamor|ketelanjangan]] dan sengaja dirancang untuk memprotes [[Perang Vietnam]]. Dalam salah satu pamerannya, ia menulis surat terbuka kepada [[Richard Nixon]] yang berisi tawaran berhubungan seks apabila ia bersedia menghentikan Perang Vietnam. Sejak 1967 sampai 1969, ia membuat pertunjukan yang diiklankan secara besar-besaran. Pertunjukan ini biasanya menampilkan Kusama melukis polka dot di tubuh peserta, misalnya ''Grand Orgy to Awaken the Dead at the MoMA'' (1969) di Sculpture Garden, [[Museum of Modern Art]]. Pada acara mendadak itu, delapan orang di bawah arahan Kusama membuka pakaian mereka, masuk air terjun dalam keadaan telanjang, dan berpose seperti patung-patung buatan [[Pablo Picasso|Picasso]], [[Alberto Giacometti|Giacometti]], dan [[Aristide Maillol|Maillol]] di sekitarnya. | Pada tahun 1960-an, Kusama mengadakan pameran dadakan di tempat-tempat terbuka seperti [[Central Park]] dan [[Jembatan Brooklyn]]. Pameran ini melibatkan [[fotografi glamor|ketelanjangan]] dan sengaja dirancang untuk memprotes [[Perang Vietnam]]. Dalam salah satu pamerannya, ia menulis surat terbuka kepada [[Richard Nixon]] yang berisi tawaran berhubungan seks apabila ia bersedia menghentikan Perang Vietnam.<ref>David Pilling (January 20, 2012), [https://www.ft.com/cms/s/2/52ab168a-4188-11e1-8c33-00144feab49a.html#axzz1kDck8rzm The world according to Yayoi Kusama] ''Financial Times Weekend Magazine''.</ref> Sejak 1967 sampai 1969, ia membuat pertunjukan yang diiklankan secara besar-besaran. Pertunjukan ini biasanya menampilkan Kusama melukis polka dot di tubuh peserta, misalnya ''Grand Orgy to Awaken the Dead at the MoMA'' (1969) di Sculpture Garden, [[Museum of Modern Art]].<ref>[http://www.moma.org/collection/artist.php?artist_id=3315 Yayoi Kusama] MoMA Collection, New York.</ref> Pada acara mendadak itu, delapan orang di bawah arahan Kusama membuka pakaian mereka, masuk air terjun dalam keadaan telanjang, dan berpose seperti patung-patung buatan [[Pablo Picasso|Picasso]], [[Alberto Giacometti|Giacometti]], dan [[Aristide Maillol|Maillol]] di sekitarnya.<ref>Yoshimoto Midori. [https://books.google.com/books?id=pbz_UzxQKwIC&pg=PA75 Into performance: Japanese women artists in New York]. Rutgers University Press. 2005. hlm. 75–76. ISBN 0-8135-4105-0.</ref> | ||
Tahun 1968, Kusama mengadakan pameran dadakan berjudul ''Homosexual Wedding'' at the Church of Self-obliteration di 33 Walker Street, New York, dan mengadakan pertunjukan bersama [[Fleetwood Mac]] dan [[Country Joe and the Fish]] di [[Fillmore East]], New York City. Ia membuka studio lukis telanjang dan klub sosial gay bernama ''Kusama 'Omophile Kompany (kok)''. | Tahun 1968, Kusama mengadakan pameran dadakan berjudul ''Homosexual Wedding'' at the Church of Self-obliteration di 33 Walker Street, New York, dan mengadakan pertunjukan bersama [[Fleetwood Mac]] dan [[Country Joe and the Fish]] di [[Fillmore East]], New York City.<ref>[http://interactive.qag.qld.gov.au/looknowseeforever/timeline/ Yayoi Kusama Timeline] Queensland Art Gallery, Brisbane.</ref> Ia membuka studio lukis telanjang dan klub sosial gay bernama ''Kusama 'Omophile Kompany (kok)''.<ref>Carl Swanson (July 8, 2012), [http://nymag.com/arts/art/features/yayoi-kusama-2012-7/ The Art of the Flame-Out] ''New York Magazine''.</ref> | ||
Tahun 1966, Kusama untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam [[Venice Biennale]] ke-33. ''Narcissus Garden'' yang dipamerkannya terdiri atas ratusan bola cermin luar ruangan yang ia juluki sebagai "karpet kinetik". Ketika instalasi ini dipasang di pekarangan di luar paviliun Italia, Kusama, sambil mengenakan kimono emas, menjual bola-bola tersebut seharga 1.200 lire (US$2) per unit sampai dilarang oleh panitia. ''Narcissus Garden'' adalah karya seni tentang promosi seniman melalui media sekaligus sindiran terhadap mekanisasi dan komodifikasi pasar seni. | Tahun 1966, Kusama untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam [[Venice Biennale]] ke-33. ''Narcissus Garden'' yang dipamerkannya terdiri atas ratusan bola cermin luar ruangan yang ia juluki sebagai "karpet kinetik". Ketika instalasi ini dipasang di pekarangan di luar paviliun Italia, Kusama, sambil mengenakan kimono emas,<ref>David Pilling (January 20, 2012), [https://www.ft.com/cms/s/2/52ab168a-4188-11e1-8c33-00144feab49a.html#axzz1kDck8rzm The world according to Yayoi Kusama] ''Financial Times Weekend Magazine''.</ref> menjual bola-bola tersebut seharga 1.200 lire (US$2) per unit sampai dilarang oleh panitia. ''Narcissus Garden'' adalah karya seni tentang promosi seniman melalui media sekaligus sindiran terhadap mekanisasi dan komodifikasi pasar seni.<ref>Sullivan, Marin R. “Reflective Acts and Mirrored Images: Yayoi Kusama’s Narcissus Garden.” ''History of Photography'' 39.4 (2015): 405-423. Taylor & Francis Online. Web. 20 February 2018.</ref> | ||
Saat tinggal di New York, Kusama sempat menjalin hubungan dengan seniman [[Donald Judd]]. Ia kemudian membina hubungan platonik dengan seniman surealis [[Joseph Cornell]]. Ia 26 tahun lebih muda daripada Cornell—mereka saling menelepon setiap hari, menggambar satu sama lain, dan Cornell mengirim kolase pribadinya kepada Kusama. Hubungan ini berlangsung sampai Cornell meninggal dunia tahun 1972. | Saat tinggal di New York, Kusama sempat menjalin hubungan dengan seniman [[Donald Judd]]. Ia kemudian membina hubungan platonik dengan seniman surealis [[Joseph Cornell]]. Ia 26 tahun lebih muda daripada Cornell—mereka saling menelepon setiap hari, menggambar satu sama lain, dan Cornell mengirim kolase pribadinya kepada Kusama. Hubungan ini berlangsung sampai Cornell meninggal dunia tahun 1972.<ref>[http://www.tate.org.uk/context-comment/blogs/kusamas-relationship-joseph-cornell Kusama's relationship with Joseph Cornell | Tate]</ref> | ||
=== Pulang ke Jepang: 1973–1977 === | === Pulang ke Jepang: 1973–1977 === | ||
Pada tahun 1973, Kusama pulang ke Jepang karena kesehatannya memburuk. Ia mulai menulis novel, cerita pendek, dan puisi yang sangat viseral dan surealis. Ia menjadi pedagang seni, tetapi bangkrut beberapa tahun kemudian. Tahun 1977, Kusama memeriksa kesehatan jiwanya di Rumah Sakit Seiwa. Atas kehendaknya sendiri, ia memutuskan tinggal di rumah sakit secara permanen.<ref>Ashley Chappo. [http://observer.com/2015/04/the-stunning-story-of-the-woman-who-is-the-worlds-most-popular-artist/ The Stunning Story of the Woman Who Is the World’s Most Popular Artist]. ''Observer''.</ref> Studio yang telah menelurkan karya-karyanya sejak pertengahan 1970-an tidak jauh dari rumah sakit tersebut di [[Shinjuku, Tokyo]].<ref>John McDonald. [http://www.smh.com.au/news/Arts/Points-of-no-return/2005/02/11/1108061857857.html Points of no return]. ''Sydney Morning Herald''. February 12, 2005.</ref> Kusama sering mengatakan, "Kalau bukan karena seni, saya mungkin sudah bunuh diri."<ref>[http://www.artreview.com/profiles/blog/show?id=1474022%3ABlogPost%3A791 Art Review]. 2007.</ref> | |||
Dari sini, ia terus membuat karya seni di berbagai medium dan merintis karier sastra dengan menerbitkan sejumlah novel, koleksi puisi, dan otobiografi.<ref>Cornelia Butler. ''WACK! Art and the Feminist Revolution''. MIT Press. 2007. hlm. 257.</ref> Gaya lukisnya beralih menjadi akrilik cerah di kanvas berukuran besar.<ref>Holland Cotter. [https://www.nytimes.com/2012/07/13/arts/design/yayoi-kusama-at-whitney-museum-of-american-art.html Vivid Hallucinations From a Fragile Life – Yayoi Kusama at Whitney Museum of American Art]. ''The New York Times''. July 12, 2012.</ref> | |||
Dari sini, ia terus membuat karya seni di berbagai medium dan merintis karier sastra dengan menerbitkan sejumlah novel, koleksi puisi, dan otobiografi. Gaya lukisnya beralih menjadi akrilik cerah di kanvas berukuran besar. | |||
=== Kebangkitan: 1980-an–sekarang === | === Kebangkitan: 1980-an–sekarang === | ||
Lukisan [[seni abstrak|abstrak]] organik yang terdiri dari satu atau dua warna (seri ''Infinity Nets'') yang mulai dibuat sejak ia tinggal di New York telah disejajarkan dengan lukisan [[Jackson Pollock]], [[Mark Rothko]], dan [[Barnett Newman]]. Ketika ia pulang ke Jepang, namanya terlupakan dari dunia seni sampai akhir 1980-an dan 1990-an ketika sejumlah kegiatan retrospektif membangkitkan ketertarikan masyarakat internasional terhadap Yayoi Kusama. | Lukisan [[seni abstrak|abstrak]] organik yang terdiri dari satu atau dua warna (seri ''Infinity Nets'') yang mulai dibuat sejak ia tinggal di New York telah disejajarkan dengan lukisan [[Jackson Pollock]], [[Mark Rothko]], dan [[Barnett Newman]]. Ketika ia pulang ke Jepang, namanya terlupakan dari dunia seni sampai akhir 1980-an dan 1990-an ketika sejumlah kegiatan retrospektif membangkitkan ketertarikan masyarakat internasional terhadap Yayoi Kusama.<ref>[http://www.moma.org/collection/artist.php?artist_id=3315 Yayoi Kusama]. MoMA.</ref> | ||
Usai suksesnya paviliun Jepang di [[Venice Biennale]] tahun 1993 (berupa ruang cermin berisi patung-patung labu kecil disertai Kusama yang mengenakan pakaian pesulap berwarna khusus), Kusama memproduksi patung labu kuning raksasa yang dipenuhi pola bintik hitam optik. Labu ini mencerminkan alter-ego atau potret diri Kusama. Instalasi selanjutnya, ''I'm Here, but Nothing (2000–2008)'', berupa ruang sederhana berisi meja dan kursi, pernak-pernik dan botol, sofa dan karpet, tetapi dindingnya dipenuhi oleh ratusan polka dot fluoresen yang berpendar apabila terkena cahaya [[ultraviolet|UV]]. Hasilnya adalah ruang tak terhingga yang "menghancurkan" diri dan semua barang di dalam ruangan. | Usai suksesnya paviliun Jepang di [[Venice Biennale]] tahun 1993 (berupa ruang cermin berisi patung-patung labu kecil disertai Kusama yang mengenakan pakaian pesulap berwarna khusus), Kusama memproduksi patung labu kuning raksasa yang dipenuhi pola bintik hitam optik. Labu ini mencerminkan alter-ego atau potret diri Kusama.<ref>[http://www.gagosian.com/exhibitions/2009-04-16_yayoi-kusama/ Yayoi Kusama]. Gagosian Gallery. April 16 – June 27, 2009.</ref> Instalasi selanjutnya, ''I'm Here, but Nothing (2000–2008)'', berupa ruang sederhana berisi meja dan kursi, pernak-pernik dan botol, sofa dan karpet, tetapi dindingnya dipenuhi oleh ratusan polka dot fluoresen yang berpendar apabila terkena cahaya [[ultraviolet|UV]]. Hasilnya adalah ruang tak terhingga yang "menghancurkan" diri dan semua barang di dalam ruangan.<ref>[http://www.victoria-miro.com/exhibitions/_390/?a=31 Yayoi Kusama]. Victoria Miro Gallery. February 7 – March 20, 2008.</ref> | ||
''Guidepost to the New Space'', rangkaian "gundukan" bulat berwarna merah cerah dengan polka dot putih, dipamerkan di Danau Pandanus. Sebagai salah satu karya Kusama yang paling terkenal, berbagai versi ''Narcissus Garden'' telah dipamerkan di seluruh dunia, termasuk Le Consortium, Dijon, 2000; Kunstverein Braunschweig, 2003; [[Whitney Biennial]] di Central Park, New York tahun 2004; dan [[Jardin de Tuileries]] di Paris, 2010. | ''Guidepost to the New Space'', rangkaian "gundukan" bulat berwarna merah cerah dengan polka dot putih, dipamerkan di Danau Pandanus. Sebagai salah satu karya Kusama yang paling terkenal, berbagai versi ''Narcissus Garden'' telah dipamerkan di seluruh dunia, termasuk Le Consortium, Dijon, 2000; Kunstverein Braunschweig, 2003; [[Whitney Biennial]] di Central Park, New York tahun 2004; dan [[Jardin de Tuileries]] di Paris, 2010.<ref>[https://web.archive.org/web/20120304132126/http://www.victoria-miro.com/exhibitions/_411/?a=31 Yayoi Kusama: Flowers That Bloom Tomorrow, October 7, – November 13, 2010] Victoria Miro Gallery, London.</ref> | ||
Pada usia tuanya, Kusama tetap melanjutkan kariernya sebagai seniman. Ia kembali ke masa-masa awalnya dengan menggambar dan melukis. Karya-karyanya tetap inovatif dan multidisipliner. Sebuah pameran tahun 2012 menampilkan beberapa lukisan akrilik di kanvas dan eksplorasi ruang tak terhingga lewat ruang ''Infinity Mirror''. Terdapat ruang kotak berdinding cermin yang dibanjiri air dan lampu nyala-mati. Fitur-fitur ini diartikan sebagai pola kehidupan dan kematian. | Pada usia tuanya, Kusama tetap melanjutkan kariernya sebagai seniman. Ia kembali ke masa-masa awalnya dengan menggambar dan melukis. Karya-karyanya tetap inovatif dan multidisipliner. Sebuah pameran tahun 2012 menampilkan beberapa lukisan akrilik di kanvas dan eksplorasi ruang tak terhingga lewat ruang ''Infinity Mirror''. Terdapat ruang kotak berdinding cermin yang dibanjiri air dan lampu nyala-mati. Fitur-fitur ini diartikan sebagai pola kehidupan dan kematian.<ref>Rachel Taylor. ''Yayoi Kusama: Recent Work 2009–2012''. Tate. 2012. ISBN 9781 85437 939 9.</ref> | ||
Tahun 2017, retrospektif 50 tahun karyanya dibuka di [[Hirshhorn Museum]] di Washington, DC. Pameran ini menampilkan enam ruang ''Infinity Mirror'' dan digilir ke lima museum di Amerika Serikat dan Kanada. Pada tanggal 25 Februari 2017, pameran ''All the Eternal Love I Have for the Pumpkins'', satu dari enam komponen ruang ''Infinity Mirror'' di Hirshhorn Museum, ditutup sementara selama tiga hari karena salah satu patung labunya rusak. Ruang berukuran dan berisi +60 patung labu ini adalah salah satu atraksi museum yang paling populer. Allison Peck, juru bicara Hirshhorn, mengatakan bahwa museum ini "belum pernah memiliki pameran yang jumlah pengunjungnya sebanyak itu." Jumlah pengunjung ruangan mencapai lebih dari 8.000 orang sejak dibuka sampai tutup sementara. Meski media menurunkan berbagai berita tentang kerugian patung yang rusak dan rentetan peristiwanya, Allison Peck mengatakan bahwa "setiap patung tidak punya nilai intrinsik. Patung ini merupakan komponen buatan dari pameran yang lebih besar." Pameran ini ditata ulang sambil menunggu patung baru dari Kusama. | Tahun 2017, retrospektif 50 tahun karyanya dibuka di [[Hirshhorn Museum]] di Washington, DC. Pameran ini menampilkan enam ruang ''Infinity Mirror'' dan digilir ke lima museum di Amerika Serikat dan Kanada.<ref>Sadie Dingfelder. [https://www.washingtonpost.com/express/wp/2017/02/21/this-exhibit-is-going-to-blow-up-your-instagram-feed-and-rewrite-art-history/ This exhibit is going to blow up your Instagram feed — and rewrite art history]. 21 February 2017.</ref><ref>[http://thebroad.org/sites/default/files/pressroom/2016.08.16_the_broad_yayoi_kusama_exhibition_press_release_final.pdf The Broad to Host Yayoi Kusama: Infinity Mirrors Exhibition in Fall 2017]. ''The Broad: News''. August 16, 2016.</ref> Pada tanggal 25 Februari 2017, pameran ''All the Eternal Love I Have for the Pumpkins'', satu dari enam komponen ruang ''Infinity Mirror'' di Hirshhorn Museum, ditutup sementara selama tiga hari karena salah satu patung labunya rusak. Ruang berukuran dan berisi +60 patung labu ini adalah salah satu atraksi museum yang paling populer. Allison Peck, juru bicara Hirshhorn, mengatakan bahwa museum ini "belum pernah memiliki pameran yang jumlah pengunjungnya sebanyak itu." Jumlah pengunjung ruangan mencapai lebih dari 8.000 orang sejak dibuka sampai tutup sementara. Meski media menurunkan berbagai berita tentang kerugian patung yang rusak dan rentetan peristiwanya, Allison Peck mengatakan bahwa "setiap patung tidak punya nilai intrinsik. Patung ini merupakan komponen buatan dari pameran yang lebih besar." Pameran ini ditata ulang sambil menunggu patung baru dari Kusama.<ref>Christine Hauser. [https://www.nytimes.com/2017/02/28/arts/design/hirshhorn-museum-sculpture-damaged.html Kusama Infinity Room Reopens at Hirshhorn Exhibition After Sculpture Damage]. ''The New York Times''. 2017-02-28.</ref> | ||
Pada tahun yang sama, Yayoi Kusama Museum dibuka di Tokyo dan memamerkan karya-karyanya. | Pada tahun yang sama, Yayoi Kusama Museum dibuka di Tokyo dan memamerkan karya-karyanya.<ref>0:00/-:. [http://the-japan-news.com/news/article/0003984914 Yayoi Kusama Museum opens, sells out]. The Japan News.</ref> | ||
== Karya dan publikasi == | == Karya dan publikasi == | ||
=== Pertunjukan === | === Pertunjukan === | ||
Dalam ''Walking Piece'' (1966), pertunjukan yang didokumentasikan oleh delapan belas foto berwarna, Kusama menyusuri jalanan New York City mengenakan kimono tradisional Jepang sambil membawa payung. Kimono menandakan peran perempuan secara tradisional dalam adat Jepang. Payungnya dirancang supaya terlihat palsu karena sebenarnya merupakan payung hitam yang luarnya dicat putih dan dihiasi bunga palsu. Kusama melewati jalanan sepi tanpa tujuan. Ia kemudian berbalik dan tiba-tiba menangis, lalu berjalan menjauh dan menghilang. Pertunjukan yang melibatkan kimono ini menyoroti stereotip yang selalu dihadapi perempuan Asia-Amerika. Namun, sebagai seniman avant-garde yang tinggal di New York, pengalaman hidupnya mengubah konteks busana tersebut sehingga menciptakan percampuran lintas budaya. Kusama mampu menyoroti stereotip yang dilontarkan pengamat karyanya yang berkulit putih dengan menunjukkan bahwa pengelompokkan masyarakat berdasarkan budaya di negara multikultural terbesar di dunia sangat tidak masuk akal. | Dalam ''Walking Piece'' (1966), pertunjukan yang didokumentasikan oleh delapan belas foto berwarna, Kusama menyusuri jalanan New York City mengenakan kimono tradisional Jepang sambil membawa payung. Kimono menandakan peran perempuan secara tradisional dalam adat Jepang. Payungnya dirancang supaya terlihat palsu karena sebenarnya merupakan payung hitam yang luarnya dicat putih dan dihiasi bunga palsu. Kusama melewati jalanan sepi tanpa tujuan. Ia kemudian berbalik dan tiba-tiba menangis, lalu berjalan menjauh dan menghilang. Pertunjukan yang melibatkan kimono ini menyoroti stereotip yang selalu dihadapi perempuan Asia-Amerika. Namun, sebagai seniman avant-garde yang tinggal di New York, pengalaman hidupnya mengubah konteks busana tersebut sehingga menciptakan percampuran lintas budaya. Kusama mampu menyoroti stereotip yang dilontarkan pengamat karyanya yang berkulit putih dengan menunjukkan bahwa pengelompokkan masyarakat berdasarkan budaya di negara multikultural terbesar di dunia sangat tidak masuk akal.<ref>Stacy E. Schultz. ''Asian American Women Artists: Performative Strategies Redefined''. ''Journal of Asian American Studies''. 2012. Vol. 15.1. hlm. 105–27.</ref> | ||
=== Film === | === Film === | ||
Pada tahun 1968, film ''Kusama's Self-Obliteration'' yang diproduseri dan dibintangi Kusama memenangi penghargaan pada ajang International Experimental Film Competition di [[Belgia]] dan [[Maryland Film Festival]] dan juara kedua di [[Ann Arbor Film Festival]]. Tahun 1991, Kusama membintangi film ''Tokyo Decadence'', ditulis dan disutradarai [[Ryu Murakami]]. Tahun 1993, ia berkolaborasi dengan musisi Britania [[Peter Gabriel]] dalam pembuatan instalasi di [[Yokohama]]. | Pada tahun 1968, film ''Kusama's Self-Obliteration'' yang diproduseri dan dibintangi Kusama memenangi penghargaan pada ajang International Experimental Film Competition di [[Belgia]] dan [[Maryland Film Festival]] dan juara kedua di [[Ann Arbor Film Festival]]. Tahun 1991, Kusama membintangi film ''Tokyo Decadence'', ditulis dan disutradarai [[Ryu Murakami]]. Tahun 1993, ia berkolaborasi dengan musisi Britania [[Peter Gabriel]] dalam pembuatan instalasi di [[Yokohama]].<ref>[http://interactive.qag.qld.gov.au/looknowseeforever/timeline/ Yayoi Kusama Timeline] Queensland Art Gallery, Brisbane.</ref> | ||
=== Mode === | === Mode === | ||
Pada tahun 1968, Kusama mendirikan Kusama Fashion Company Ltd dan menjual busana [[avantgarde]] di "Kusama Corner" di [[Bloomingdales]]. Tahun 2009, Kusama merancang ponsel berbentuk tas tangan bernama ''Handbag for Space Travel'', ''My Doggie Ring-Ring'', telepon berbintik merah jambu dengan gagang berbentuk anjing, dan telepon berbintik merah putih di dalam kotak berbintik bernama ''Dots Obsession, Full Happiness With Dots'' untuk [[KDDI Corporation]]. Setiap telepon hanya diproduksi sebanyak 1.000 unit. | Pada tahun 1968, Kusama mendirikan Kusama Fashion Company Ltd dan menjual busana [[avantgarde]] di "Kusama Corner" di [[Bloomingdales]].<ref>Midori Matsui, [http://www.indexmagazine.com/interviews/yayoi_kusama.shtml Interview: Yayoi Kusama, 1998] ''Index Magazine''.</ref> Tahun 2009, Kusama merancang ponsel berbentuk tas tangan bernama ''Handbag for Space Travel'', ''My Doggie Ring-Ring'', telepon berbintik merah jambu dengan gagang berbentuk anjing, dan telepon berbintik merah putih di dalam kotak berbintik bernama ''Dots Obsession, Full Happiness With Dots'' untuk [[KDDI Corporation]].<ref>[https://web.archive.org/web/20120620235340/http://www.au.kddi.com/iida/english/products/art-editions/yayoi-kusama/ Art Editions: Yayoi Kusama] KDDI Corporation.</ref> Setiap telepon hanya diproduksi sebanyak 1.000 unit. | ||
Pada tahun 2011, Kusama membuat karya seni untuk created artwork for six limited-edition lipglosses from [[Lancôme]]. Pada tahun yang sama, ia bekerja sama dengan [[Marc Jacobs]] (Jacobs mengunjungi studio Kusama di Jepang tahun 2006) dalam merancang lini produk [[Louis Vuitton]], termasuk barang berbahan kulit, siap pakai, aksesori, sepatu, jam tangan, dan perhiasan. Produk-produk tersebut dijual tahun 2012 di sebuah toko dadakan di SoHo yang dihiasi polkadot khas Kusama. Enam toko dadakan kemudian dibuka di seluruh dunia. Ketika ditanyai tentang kolaborasinya bersama Marc Jacobs, Kusama menjawab bahwa "pandangan Marc terhadap seni" sejalan dengan pandangan dirinya. | Pada tahun 2011, Kusama membuat karya seni untuk created artwork for six limited-edition lipglosses from [[Lancôme]].<ref>Emili Vesilind (May 24, 2011), [http://latimesblogs.latimes.com/alltherage/2011/05/lanc%C3%B4me-collabs-with-one-of-japans-marquee-artists-on-new-juicy-tubes.html Lancôme collaborates with Japanese artist Yayoi Kusama on new Juicy Tubes] ''Los Angeles Times''.</ref> Pada tahun yang sama, ia bekerja sama dengan [[Marc Jacobs]] (Jacobs mengunjungi studio Kusama di Jepang tahun 2006) dalam merancang lini produk [[Louis Vuitton]],<ref>[http://www.vogue.co.uk/gallery/louis-vuitton-unveils-yayoi-kusama-collection Vuitton And Kusama]. ''British Vogue''.</ref> termasuk barang berbahan kulit, siap pakai, aksesori, sepatu, jam tangan, dan perhiasan.<ref>Ann Binlot (January 9, 2012), [http://www.blouinartinfo.com/news/story/755503/marc-jacobs-recruits-yayoi-kusama-for-latest-louis-vuitton-collaboration Marc Jacobs Recruits Yayoi Kusama for Latest Louis Vuitton Collaboration] ''BLOUINARTINFO''.</ref> Produk-produk tersebut dijual tahun 2012 di sebuah toko dadakan di SoHo yang dihiasi polkadot khas Kusama. Enam toko dadakan kemudian dibuka di seluruh dunia. Ketika ditanyai tentang kolaborasinya bersama Marc Jacobs, Kusama menjawab bahwa "pandangan Marc terhadap seni" sejalan dengan pandangan dirinya.<ref>[http://nymag.com/thecut/2012/07/exclusive-yayoi-kusama-talks-louis-vuitton.html Exclusive: Yayoi Kusama Talks Louis Vuitton, Plus a First Look at the Collection]. ''The Cut''. 2012-07-09.</ref> | ||
=== Tulisan === | === Tulisan === | ||
Tahun 1977, Kusama menerbitkan buku puisi dan lukisan berjudul ''7''. Setahun kemudian, ia menerbitkan novel pertamanya, ''Manhattan Suicide Addict''. Sejak 1983 sampai 1990, ia menerbitkan novel ''The Hustler's Grotto of Christopher Street'' (1983), ''The Burning of St Mark's Church'' (1985), ''Between Heaven and Earth'' (1988), ''Woodstock Phallus Cutter'' (1988), ''Aching Chandelier'' (1989), ''Double Suicide at Sakuragazuka'' (1989), dan ''Angels in Cape Cod'' (1990), serta beberapa edisi majalah ''S&M Sniper'' bekerja sama dengan fotografer [[Nobuyoshi Araki]]. Karya tulis terbarunya adalah otobiografi berjudul ''Infinity Net'' (2003) yang menceritakan kehidupannya saat dibesarkan di Jepang, pindah ke Amerika Serikat, dan pulang ke Jepang. ''Infinity Net'' juga menyertakan sebagian puisi dan foto pameran Kusama. | Tahun 1977, Kusama menerbitkan buku puisi dan lukisan berjudul ''7''. Setahun kemudian, ia menerbitkan novel pertamanya, ''Manhattan Suicide Addict''. Sejak 1983 sampai 1990, ia menerbitkan novel ''The Hustler's Grotto of Christopher Street'' (1983), ''The Burning of St Mark's Church'' (1985), ''Between Heaven and Earth'' (1988), ''Woodstock Phallus Cutter'' (1988), ''Aching Chandelier'' (1989), ''Double Suicide at Sakuragazuka'' (1989), dan ''Angels in Cape Cod'' (1990), serta beberapa edisi majalah ''S&M Sniper'' bekerja sama dengan fotografer [[Nobuyoshi Araki]].<ref>[http://interactive.qag.qld.gov.au/looknowseeforever/timeline/ Yayoi Kusama Timeline] Queensland Art Gallery, Brisbane.</ref> Karya tulis terbarunya adalah otobiografi berjudul ''Infinity Net'' (2003)<ref>Yayoi Kusama. ''Infinity Net''. Tate. 2003.</ref> yang menceritakan kehidupannya saat dibesarkan di Jepang, pindah ke Amerika Serikat, dan pulang ke Jepang. ''Infinity Net'' juga menyertakan sebagian puisi dan foto pameran Kusama. | ||
=== Pesanan === | === Pesanan === | ||
Kusama telah membuat sejumlah patung pesanan luar ruangan berukuran besar. Banyak di antaranya berbentuk tumbuhan dan bunga raksasa berwarna cerah. Patun-patung ini dipamerkan di berbagai lembaga publik dan swasta, termasuk ''Pumpkin'' (1994) di [[Museum Seni Fukuoka|Museum Seni Kota Fukuoka]]; ''The Visionary Flowers'' (2002) di [[Museum Seni Kota Matsumoto]]; ''Tsumari in Bloom'' (2003) di [[Stasiun Matsudai]], Niigata; ''Tulipes de Shangri-La'' (2003) di Euralille di Lille, Prancis; ''Pumpkin'' (2006) di Bunka-mura di Pulau Benesse, Naoshima; ''Hello, Anyang with Love'' (2007) di [[Pyeonghwa Park]], Anyang; dan ''The Hymn of Life: Tulips'' (2007) di [[Beverly Gardens Park]] di Los Angeles. Tahun 1998, ia menggambar mural untuk lorong stasiun kereta bawah tanah [[Gare do Oriente]] di Lisbon. Selain karya-karya monumental tersebut, ia juga membuat patung luar ruangan berukuran kecil seperti ''Key-Chan'' dan ''Ryu-Chan'', sepasang anjing berbintik. Semua patung luar ruangan dicetak menggunakan plastik kaca serat yang tahan banting, lalu dicat menggunakan [[Etil karbamat|uretan]] supaya mengkilap. | Kusama telah membuat sejumlah patung pesanan luar ruangan berukuran besar. Banyak di antaranya berbentuk tumbuhan dan bunga raksasa berwarna cerah. Patun-patung ini dipamerkan di berbagai lembaga publik dan swasta, termasuk ''Pumpkin'' (1994) di [[Museum Seni Fukuoka|Museum Seni Kota Fukuoka]]; ''The Visionary Flowers'' (2002) di [[Museum Seni Kota Matsumoto]]; ''Tsumari in Bloom'' (2003) di [[Stasiun Matsudai]], Niigata; ''Tulipes de Shangri-La'' (2003) di Euralille di Lille, Prancis; ''Pumpkin'' (2006) di Bunka-mura di Pulau Benesse, Naoshima; ''Hello, Anyang with Love'' (2007) di [[Pyeonghwa Park]], Anyang; dan ''The Hymn of Life: Tulips'' (2007) di [[Beverly Gardens Park]] di Los Angeles.<ref>[http://www.gagosian.com/exhibitions/2009-04-16_yayoi-kusama/Yayoi Kusama, April 16 – June 27, 2009] Gagosian Gallery, New York/Los Angeles.</ref> Tahun 1998, ia menggambar mural untuk lorong stasiun kereta bawah tanah [[Gare do Oriente]] di Lisbon. Selain karya-karya monumental tersebut, ia juga membuat patung luar ruangan berukuran kecil seperti ''Key-Chan'' dan ''Ryu-Chan'', sepasang anjing berbintik. Semua patung luar ruangan dicetak menggunakan plastik kaca serat yang tahan banting, lalu dicat menggunakan [[Etil karbamat|uretan]] supaya mengkilap.<ref>[https://web.archive.org/web/20120304115307/http://www.victoria-miro.com/exhibitions/_398/?a=31 Yayoi Kusama: Outdoor Sculptures, June 23, – July 25, 2009] Victoria Miro Gallery, London.</ref> | ||
Pada tahun 2010, Kusama merancang bus bergaya Town Sneaker yang diberi judul ''Mizutama Ranbu (Wild Polka Dot Dance)''. Bus ini berjalan melintasi kampung halamannya, [[Matsumoto, Nagano|Matsumoto]]. Tahun 2011, ia diminta merancang sampul depan peta saku [[London Underground]]; karya ini diberi judul ''Polka Dots Festival in London'' (2011). Bertepatan dengan pameran Kusama di [[Whitney Museum of American Art]] tahun 2012, reproduksi lukisan Kusama berukuran 36 meter, ''Yellow Trees'' (1994), menghiasi gedung apartemen yang sedang dibangun di [[Meatpacking District, Manhattan|New York's Meatpacking District]]. Pada tahun yang sama, Kusama membuat instalasi lantai berjudul ''Thousands of Eyes'' untuk [[Queen Elizabeth II Courts of Law, Brisbane]]. | Pada tahun 2010, Kusama merancang bus bergaya Town Sneaker yang diberi judul ''Mizutama Ranbu (Wild Polka Dot Dance)''. Bus ini berjalan melintasi kampung halamannya, [[Matsumoto, Nagano|Matsumoto]].<ref>[http://interactive.qag.qld.gov.au/looknowseeforever/timeline/ Yayoi Kusama Timeline] Queensland Art Gallery, Brisbane.</ref> Tahun 2011, ia diminta merancang sampul depan peta saku [[London Underground]]; karya ini diberi judul ''Polka Dots Festival in London'' (2011). Bertepatan dengan pameran Kusama di [[Whitney Museum of American Art]] tahun 2012, reproduksi lukisan Kusama berukuran 36 meter, ''Yellow Trees'' (1994), menghiasi gedung apartemen yang sedang dibangun di [[Meatpacking District, Manhattan|New York's Meatpacking District]].<ref>Laura Kusisto (August 2, 2012), [https://www.wsj.com/articles/SB10000872396390443687504577565621696659662 'Yellow Trees' Growing] ''Wall Street Journal''.</ref> Pada tahun yang sama, Kusama membuat instalasi lantai berjudul ''Thousands of Eyes'' untuk [[Queen Elizabeth II Courts of Law, Brisbane]].<ref>Des Houghton (June 08, 2012), [http://www.couriermail.com.au/news/queensland/justice-minister-jarrod-bleijie-condemns-yayoi-kusama-artwork-at-new-supreme-court-and-district-court-building-in-brisbane/story-e6freoof-1226388072451 Justice Minister Jarrod Bleijie condemns Yayoi Kusama artwork at new Supreme Court and District Court building in Brisbane] ''The Courier-Mail''.</ref> | ||
=== Katalog pameran === | === Katalog pameran === | ||
* Rodenbeck, J.F. "Yayoi Kusama: Surface, Stitch, Skin." Zegher, M. Catherine de. ''Inside the Visible: An Elliptical Traverse of 20th Century Art in, of, and from the Feminine.'' Cambridge, Mass: The MIT Press, 1996. | * Rodenbeck, J.F. "Yayoi Kusama: Surface, Stitch, Skin." Zegher, M. Catherine de. ''Inside the Visible: An Elliptical Traverse of 20th Century Art in, of, and from the Feminine.'' Cambridge, Mass: The MIT Press, 1996. | ||
* [[Institute of Contemporary Art, Boston]], 30 Januari–12 Mei 1996. | * [[Institute of Contemporary Art, Boston]], 30 Januari–12 Mei 1996. | ||
* Kusama, Yayoi, and Damien Hirst. ''Yayoi Kusama Now.'' New York, N.Y.: Robert Miller Gallery, 1998. | * Kusama, Yayoi, and Damien Hirst. ''Yayoi Kusama Now.'' New York, N.Y.: Robert Miller Gallery, 1998. | ||
* Robert Miller Gallery, New York, 11 Juni–7 Agustus 1998. | * Robert Miller Gallery, New York, 11 Juni–7 Agustus 1998. | ||
* Kusama, Yayoi, and Lynn Zelevansky. ''Love Forever: Yayoi Kusama, 1958–1968.'' Los Angeles: Los Angeles County Museum of Art, 1998. | * Kusama, Yayoi, and Lynn Zelevansky. ''Love Forever: Yayoi Kusama, 1958–1968.'' Los Angeles: Los Angeles County Museum of Art, 1998. | ||
* [[Los Angeles County Museum of Art]], 8 Maret–8 Juni 1998; tiga lokasi lain sampai 4 Juli 1999. | * [[Los Angeles County Museum of Art]], 8 Maret–8 Juni 1998; tiga lokasi lain sampai 4 Juli 1999. | ||
* Kusama, Yayoi. ''Yayoi Kusama.'' Wien: Kunsthalle Wien, 2002. | * Kusama, Yayoi. ''Yayoi Kusama.'' Wien: Kunsthalle Wien, 2002. | ||
* Kusama, Yayoi. ''Yayoi Kusama.'' Paris: Les Presses du Reel, 2002. | * Kusama, Yayoi. ''Yayoi Kusama.'' Paris: Les Presses du Reel, 2002. | ||
* Tujuh pameran di Prancis, Jerman, Denmark, dll.; 2001–2003. | * Tujuh pameran di Prancis, Jerman, Denmark, dll.; 2001–2003. | ||
* Kusama, Yayoi. ''Kusamatorikkusu = Kusamatrix.'' Tōkyō: Kadokawa Shoten, 2004. | * Kusama, Yayoi. ''Kusamatorikkusu = Kusamatrix.'' Tōkyō: Kadokawa Shoten, 2004. | ||
* [[Mori Art Museum]], 7 Feb.–9 May 2004; Mori Geijutsu Bijutsukan, Sapporo, 5 Juni–22 Agustus 2004. | * [[Mori Art Museum]], 7 Feb.–9 May 2004; Mori Geijutsu Bijutsukan, Sapporo, 5 Juni–22 Agustus 2004. | ||
* Kusama, Yayoi, and Tōru Matsumoto. ''Kusama Yayoi eien no genzai = Yayoi Kusama: eternity-modernity.'' Tōkyō: Bijutsu Shuppansha, 2005. | * Kusama, Yayoi, and Tōru Matsumoto. ''Kusama Yayoi eien no genzai = Yayoi Kusama: eternity-modernity.'' Tōkyō: Bijutsu Shuppansha, 2005. | ||
* Tōkyō Kokuritsu Kindai Bijutsukan, 26 Oktober–19 Desember 2004; Kyōto Kokuritsu Kindai Bijutsukan, 6 Januari–13 Februari 2005; Hiroshima-shi Gendai Bijutsukan, Feb. 22–Apr. 17, 2005; Kumamoto-shi Gendai Bijutsukan, 29 April–3 Juli 2005; at Matsumoto-shi Bijutsukan, 30 Juli–10 Oktober 2005. | * Tōkyō Kokuritsu Kindai Bijutsukan, 26 Oktober–19 Desember 2004; Kyōto Kokuritsu Kindai Bijutsukan, 6 Januari–13 Februari 2005; Hiroshima-shi Gendai Bijutsukan, Feb. 22–Apr. 17, 2005; Kumamoto-shi Gendai Bijutsukan, 29 April–3 Juli 2005; at Matsumoto-shi Bijutsukan, 30 Juli–10 Oktober 2005. | ||
* Applin, Jo, and Yayoi Kusama. ''[https://web.archive.org/web/20110719093353/http://www.victoria-miro.com/artists/_31/ Yayoi Kusama.]'' London: Victoria Miro Gallery, 2007. | * Applin, Jo, and Yayoi Kusama. ''[https://web.archive.org/web/20110719093353/http://www.victoria-miro.com/artists/_31/ Yayoi Kusama.]'' London: Victoria Miro Gallery, 2007. | ||
* [[Victoria Miro Gallery]], London, 10 Oktober–17 November 2007. | * [[Victoria Miro Gallery]], London, 10 Oktober–17 November 2007. | ||
* Kusama, Yayoi. ''Yayoi Kusama.'' New York: Gagosian Gallery, 2009. | * Kusama, Yayoi. ''Yayoi Kusama.'' New York: Gagosian Gallery, 2009. | ||
* [[Gagosian Gallery]], New York, 16 April–27 Juni 2009; Gagosian Gallery, Beverly Hills, 30 Mei –17 Juli 2009. | * [[Gagosian Gallery]], New York, 16 April–27 Juni 2009; Gagosian Gallery, Beverly Hills, 30 Mei –17 Juli 2009. | ||
* Morris, Frances, and Jo Applin. ''Yayoi Kusama.'' London: Tate Publishing, 2012. | * Morris, Frances, and Jo Applin. ''Yayoi Kusama.'' London: Tate Publishing, 2012. | ||
* [[Reina Sofia Museum of Modern Art|Reina Sofia]], Madrid, 10 Mei–12 September 2011; [[Centre Pompidou]], Paris, 10 Oktober 2011 – 9 Januari 2012; [[Whitney Museum of American Art]], New York, 12 Juli–30 September 2012; [[Tate Modern]] (London), 9 Februari–5 Juni 2012. | * [[Reina Sofia Museum of Modern Art|Reina Sofia]], Madrid, 10 Mei–12 September 2011; [[Centre Pompidou]], Paris, 10 Oktober 2011 – 9 Januari 2012; [[Whitney Museum of American Art]], New York, 12 Juli–30 September 2012; [[Tate Modern]] (London), 9 Februari–5 Juni 2012. | ||
* Kusama, Yayoi, and Akira Tatehata. ''[http://davidzwirnerbooks.com/product/yayoi-kusama-i-who-have-arrived-in-heaven Yayoi Kusama: I Who Have Arrived in Heaven.]'' New York: David Zwirner, 2014. | * Kusama, Yayoi, and Akira Tatehata. ''[http://davidzwirnerbooks.com/product/yayoi-kusama-i-who-have-arrived-in-heaven Yayoi Kusama: I Who Have Arrived in Heaven.]'' New York: David Zwirner, 2014. | ||
* [[David Zwirner Gallery]], New York, 8 November–21 Desember 2013. | * [[David Zwirner Gallery]], New York, 8 November–21 Desember 2013. | ||
=== Ilustrasi === | === Ilustrasi === | ||
* Carroll, Lewis and Yayoi Kusama. ''Lewis Carroll's Alice's Adventures in Wonderland.'' London: Penguin Classics, 2012. | * Carroll, Lewis and Yayoi Kusama. ''Lewis Carroll's Alice's Adventures in Wonderland.'' London: Penguin Classics, 2012. | ||
=== Bab === | === Bab === | ||
* Nakajima, Izumi. "Yayoi Kusama between abstraction and pathology." Pollock, Griselda. ''Psychoanalysis and the Image: Transdisciplinary Perspectives.'' Malden, MA: Blackwell Pub, 2006. pp. 127–160. | * Nakajima, Izumi. "Yayoi Kusama between abstraction and pathology." Pollock, Griselda. ''Psychoanalysis and the Image: Transdisciplinary Perspectives.'' Malden, MA: Blackwell Pub, 2006. pp. 127–160. | ||
* Klaus Podoll, "Die Künstlerin Yayoi Kusama als pathographischer Fall." Schulz R, Bonanni G, Bormuth M, eds. ''Wahrheit ist, was uns verbindet: Karl Jaspers' Kunst zu philosophieren.'' Göttingen, Wallstein, 2009. p. 119. | * Klaus Podoll, "Die Künstlerin Yayoi Kusama als pathographischer Fall." Schulz R, Bonanni G, Bormuth M, eds. ''Wahrheit ist, was uns verbindet: Karl Jaspers' Kunst zu philosophieren.'' Göttingen, Wallstein, 2009. p. 119. | ||
* Cutler, Jody B. "Narcissus, Narcosis, Neurosis: The Visions of Yayoi Kusama." Wallace, Isabelle Loring, and Jennie Hirsh. ''Contemporary Art and Classical Myth.'' Farnham, Surrey: Ashgate, 2011. pp. 87–109. | * Cutler, Jody B. "Narcissus, Narcosis, Neurosis: The Visions of Yayoi Kusama." Wallace, Isabelle Loring, and Jennie Hirsh. ''Contemporary Art and Classical Myth.'' Farnham, Surrey: Ashgate, 2011. pp. 87–109. | ||
=== Otobiografi === | === Otobiografi === | ||
* Kusama, Yayoi. ''A Book of Poems and Paintings.'' Tokyo: Japan Edition Art, 1977. | * Kusama, Yayoi. ''A Book of Poems and Paintings.'' Tokyo: Japan Edition Art, 1977. | ||
* Kusama, Yayoi. ''Kusama Yayoi: Driving Image = Yayoi Kusama.'' Tōkyō: PARCO shuppan, 1986. | * Kusama, Yayoi. ''Kusama Yayoi: Driving Image = Yayoi Kusama.'' Tōkyō: PARCO shuppan, 1986. | ||
* Kusama, Yayoi, Ralph F. McCarthy, Hisako Ifshin, and Yayoi Kusama. ''Violet Obsession: Poems.'' Berkeley: Wandering Mind Books, 1998. | * Kusama, Yayoi, Ralph F. McCarthy, Hisako Ifshin, and Yayoi Kusama. ''Violet Obsession: Poems.'' Berkeley: Wandering Mind Books, 1998. | ||
* Kusama, Yayoi, Ralph F. McCarthy, Yayoi Kusama, and Yayoi Kusama. ''Hustlers Grotto: Three Novellas.'' Berkeley, Calif: Wandering Mind Books, 1998. | * Kusama, Yayoi, Ralph F. McCarthy, Yayoi Kusama, and Yayoi Kusama. ''Hustlers Grotto: Three Novellas.'' Berkeley, Calif: Wandering Mind Books, 1998. | ||
* Kusama, Yayoi. ''Infinity Net: The Autobiography of Yayoi Kusama.'' Chicago: The University of Chicago Press, 2011. | * Kusama, Yayoi. ''Infinity Net: The Autobiography of Yayoi Kusama.'' Chicago: The University of Chicago Press, 2011. | ||
* Kusama, Yayoï, and Isabelle Charrier. ''Manhattan Suicide Addict.'' Dijon: Presses du Réel, 2005. | * Kusama, Yayoï, and Isabelle Charrier. ''Manhattan Suicide Addict.'' Dijon: Presses du Réel, 2005. | ||
=== Catalogue raisonné, dll. === | === Catalogue raisonné, dll. === | ||
* Kusama, Yayoi. ''Yayoi Kusama: Print Works.'' Tokyo: Abe Corp, 1992. | * Kusama, Yayoi. ''Yayoi Kusama: Print Works.'' Tokyo: Abe Corp, 1992. | ||
* Hoptman, Laura, Akira Tatehata, and Udo Kultermann. ''Yayoi Kusama.'' London: Phaidon Press, 2003. | * Hoptman, Laura, Akira Tatehata, and Udo Kultermann. ''Yayoi Kusama.'' London: Phaidon Press, 2003. | ||
* Kusama, Yayoi, and Hideki Yasuda. ''Yayoi Kusama Furniture by Graf: Decorative Mode No. 3.'' Tōkyō: Seigensha Art Publishing, 2003. | * Kusama, Yayoi, and Hideki Yasuda. ''Yayoi Kusama Furniture by Graf: Decorative Mode No. 3.'' Tōkyō: Seigensha Art Publishing, 2003. | ||
* Kusama, Yayoi. ''Kusama Yayoi zen hangashū, 1979–2004 = All Prints of Kusama Yayoi, 1979–2004.'' Tōkyō: Abe Shuppan, 2006. | * Kusama, Yayoi. ''Kusama Yayoi zen hangashū, 1979–2004 = All Prints of Kusama Yayoi, 1979–2004.'' Tōkyō: Abe Shuppan, 2006. | ||
* Kusama, Yayoi, Laura Hoptman, Akira Tatehata, Udo Kultermann, [[Catherine Taft]]. ''Yayoi Kusama.'' London: Phaidon Press, 2017. | * Kusama, Yayoi, Laura Hoptman, Akira Tatehata, Udo Kultermann, [[Catherine Taft]]. ''Yayoi Kusama.'' London: Phaidon Press, 2017. | ||
== Pameran == | == Pameran == | ||
Pada tahun 1959, Kusama membuka pameran solo pertamanya di New York di Brata Gallery, sebuah bengkel seni. Ia memamerkan sejumlah lukisan jaring putih yang mendapat pujian dari [[Donald Judd]] (Judd dan [[Frank Stella]] kemudian membeli lukisan dari kegiatan tersebut).<ref>[https://web.archive.org/web/20120304131037/http://www.victoria-miro.com/exhibitions/_292/?a=31 Yayoi Kusama, November 18, 1998 – January 8, 1999] Victoria Miro Gallery, London.</ref> Kusama kemudian memamerkan karyanya bersama sejumlah seniman, antara lain [[Claes Oldenburg]], [[Andy Warhol]], dan [[Jasper Johns]]. Bersama seniman-seniman Eropa seperti [[Lucio Fontana]], [[Pol Bury]], [[Otto Piene]], dan [[Gunther Uecker]], pada tahun 1962, Kusama menjadi satu-satunya seniman perempuan yang terlibat dalam pameran kelompok internasional ''Nul'' di [[Stedelijk Museum]], Amsterdam.<ref>[http://www.boijmans.nl/en/10/press/pressitem/48 Yayoi Kusama: Mirrored Years, 23 August – 19 October 2008] Museum Boijmans Van Beuningen, Rotterdam.</ref> | |||
Pada tahun 1959, Kusama membuka pameran solo pertamanya di New York di Brata Gallery, sebuah bengkel seni. Ia memamerkan sejumlah lukisan jaring putih yang mendapat pujian dari [[Donald Judd]] (Judd dan [[Frank Stella]] kemudian membeli lukisan dari kegiatan tersebut). Kusama kemudian memamerkan karyanya bersama sejumlah seniman, antara lain [[Claes Oldenburg]], [[Andy Warhol]], dan [[Jasper Johns]]. Bersama seniman-seniman Eropa seperti [[Lucio Fontana]], [[Pol Bury]], [[Otto Piene]], dan [[Gunther Uecker]], pada tahun 1962, Kusama menjadi satu-satunya seniman perempuan yang terlibat dalam pameran kelompok internasional ''Nul'' di [[Stedelijk Museum]], Amsterdam. | |||
=== Daftar pameran === | === Daftar pameran === | ||
* 1976: [[Kitakyushu Municipal Museum of Art]] | * 1976: [[Kitakyushu Municipal Museum of Art]] | ||
* 1987: Fukuoka, Jepang | * 1987: Fukuoka, Jepang | ||
| Baris 139: | Baris 135: | ||
* 2004: ''KUSAMATRIX'', [[Mori Art Museum]], Tokyo | * 2004: ''KUSAMATRIX'', [[Mori Art Museum]], Tokyo | ||
* 2004–2005: ''KUSAMATRIX,'' Art Park Museum of Contemporary Art, [[Sapporo]] Art Park, Hokkaido); ''Eternity – Modernity'', [[National Museum of Modern Art, Tokyo]] (keliling Jepang) | * 2004–2005: ''KUSAMATRIX,'' Art Park Museum of Contemporary Art, [[Sapporo]] Art Park, Hokkaido); ''Eternity – Modernity'', [[National Museum of Modern Art, Tokyo]] (keliling Jepang) | ||
* 2007: FINA Festival 2007. Kusama membuat ''Guidepost to the New Space'', instalasi luar ruangan cerah untuk [[Birrarung Marr]] di pinggir [[Sungai Yarra]] di Melbourne. Tahun 2009, ''Guidepost'' dipamerkan di [[Fairchild Tropical Botanic Garden]], kali ini berbentuk "gundukan" terapung di danau. | * 2007: FINA Festival 2007. Kusama membuat ''Guidepost to the New Space'', instalasi luar ruangan cerah untuk [[Birrarung Marr]] di pinggir [[Sungai Yarra]] di Melbourne. Tahun 2009, ''Guidepost'' dipamerkan di [[Fairchild Tropical Botanic Garden]], kali ini berbentuk "gundukan" terapung di danau.<ref>[http://www.fairchildgarden.org/events/festivalpicturelink/Yayoi-Kusama-/ "Yayoi Kusama at Fairchild", December 5, 2009 – May 30, 2010] Fairchild Tropical Botanic Garden.</ref> | ||
* 2008: ''The Mirrored Years'', Museum Boijmans Van Beuningen, Rotterdam, Belanda | * 2008: ''The Mirrored Years'', Museum Boijmans Van Beuningen, Rotterdam, Belanda | ||
* 2009: ''The Mirrored Years'' [[Museum of Contemporary Art, Sydney|Museum of Contemporary Art]], Sydney, dan [[City Gallery Wellington|City Gallery]], Wellington, Selandia Baru | * 2009: ''The Mirrored Years'' [[Museum of Contemporary Art, Sydney|Museum of Contemporary Art]], Sydney, dan [[City Gallery Wellington|City Gallery]], Wellington, Selandia Baru | ||
| Baris 145: | Baris 141: | ||
* 2010: [[Museum Boijmans Van Beuningen]] membeli ''Infinity Mirror Room – Phalli's Field''. Pada 13 September 2010, ruang cermin ini dipamerkan secara permanen di lobi museum. | * 2010: [[Museum Boijmans Van Beuningen]] membeli ''Infinity Mirror Room – Phalli's Field''. Pada 13 September 2010, ruang cermin ini dipamerkan secara permanen di lobi museum. | ||
* Juli 2011: [[Museo Reina Sofía]], Madrid, Spanyol | * Juli 2011: [[Museo Reina Sofía]], Madrid, Spanyol | ||
* 2012: [[Tate Modern]], London. Pameran ini digambarkan "seperti melayang di luar angkasa sembari mengamati planet-planet yang tak terhingga atau seperti sebintik plankton kecil di tengah lautan makhluk hidup mikroskopik yang berpendar." Pameran ini menampilkan retrospektif karier Kusama. | * 2012: [[Tate Modern]], London.<ref>[http://www.tate.org.uk/whats-on/tate-modern/exhibition/yayoi-kusama Yayoi Kusama]. ''What's On''. Tate Modern.</ref> Pameran ini digambarkan "seperti melayang di luar angkasa sembari mengamati planet-planet yang tak terhingga atau seperti sebintik plankton kecil di tengah lautan makhluk hidup mikroskopik yang berpendar."<ref>Trebuchet Magazine http://www.trebuchet-magazine.com/index.php/site/article/tate_modern_yayoi_kusama/</ref> Pameran ini menampilkan retrospektif karier Kusama. | ||
* 15 Juli 2013 – 3 November 2013: Daegu Art Museum, Daegu, Korea Selatan | * 15 Juli 2013 – 3 November 2013: Daegu Art Museum, Daegu, Korea Selatan | ||
* 30 Juni 2013 – 16 September 2013: [[MALBA]], the Latinamerican Art Museum of Buenos Aires, Buenos Aires, Argentina | * 30 Juni 2013 – 16 September 2013: [[MALBA]], the Latinamerican Art Museum of Buenos Aires, Buenos Aires, Argentina | ||
* 22 Mei 2014 – 27 Juni 2014: Instituto [[Tomie Ohtake]], São Paulo, Brasil | * 22 Mei 2014 – 27 Juni 2014: Instituto [[Tomie Ohtake]], São Paulo, Brasil | ||
* 17 September 2015 – 24 Januari 2016: ''In Infinity'', Louisiana Museum of Modern Art, Humlebæk, Denmark | * 17 September 2015 – 24 Januari 2016: ''In Infinity'', Louisiana Museum of Modern Art, Humlebæk, Denmark<ref>Sam Rogers. [http://www.wallpaper.com/art/in-infinity-yayoi-kusamas-dots-take-over-the-louisiana-museum-of-modern-art In infinity: Yayoi Kusama’s dots take over the Louisiana Museum of Modern Art]. ''Wallpaper''. September 25, 2015.</ref> | ||
* 12 Juni – 9 Agustus 2015: ''Yayoi Kusama: Infinity Theory'', The Garage Museum of Contemporary Art, Moskwa, Rusia. Ini adalah pameran solo pertama Kusama di Rusia. | * 12 Juni – 9 Agustus 2015: ''Yayoi Kusama: Infinity Theory'', The Garage Museum of Contemporary Art, Moskwa, Rusia. Ini adalah pameran solo pertama Kusama di Rusia.<ref>[http://garageccc.com/en/event/718 Yayoi Kusama: Infinity Theory [exhibition website]]. ''Garage Museum of Contemporary Art''. 2015.</ref> | ||
* 19 Februari – 15 Mei 2016: ''Yayoi Kusama – I uendeligheten'', [[Henie-Onstad Art Centre|Henie Onstad]] Kunstsenter, Oslo, Norwegia | * 19 Februari – 15 Mei 2016: ''Yayoi Kusama – I uendeligheten'', [[Henie-Onstad Art Centre|Henie Onstad]] Kunstsenter, Oslo, Norwegia | ||
* 20 September 2015 – September 2016: ''Yayoi Kusama: Infinity Mirrored Room'', [[The Broad]], Los Angeles, California | * 20 September 2015 – September 2016: ''Yayoi Kusama: Infinity Mirrored Room'', [[The Broad]], Los Angeles, California | ||
| Baris 156: | Baris 152: | ||
* 1 Mei 2016 – 30 November 2016: ''Yayoi Kusama: Narcissus Garden'', [[Glass House|The Glass House]], New Canaan, Connecticut. | * 1 Mei 2016 – 30 November 2016: ''Yayoi Kusama: Narcissus Garden'', [[Glass House|The Glass House]], New Canaan, Connecticut. | ||
* 25 Mei 2016 – 30 Juli 2016: ''Yayoi Kusama: sculptures, paintings & mirror rooms'', [[Victoria Miro Gallery]], London, Britania Raya. | * 25 Mei 2016 – 30 Juli 2016: ''Yayoi Kusama: sculptures, paintings & mirror rooms'', [[Victoria Miro Gallery]], London, Britania Raya. | ||
* 7 Oktober 2016 – 22 Januari 2017: ''Yayoi Kusama: In Infinity'', diselenggarakan oleh Louisiana Museum of Modern Art bekerja sama dengan Henie Onstad Kunstsenter, Moderna Museet/ArkDes dan Helsinki Art Museum HAM di Helsinki, Finlandia. | * 7 Oktober 2016 – 22 Januari 2017: ''Yayoi Kusama: In Infinity'', diselenggarakan oleh Louisiana Museum of Modern Art bekerja sama dengan Henie Onstad Kunstsenter, Moderna Museet/ArkDes dan Helsinki Art Museum HAM di Helsinki, Finlandia.<ref>[https://www.hamhelsinki.fi/en/exhibition/yayoi-kusama-in-infinity/ Yayoi Kusama: In Infinity].</ref> | ||
* 5 November 2016 – 17 April 2017: "Dot Obsessions – Tasmania," MONA: Museum of Old and New Art, Hobart, Australia. | * 5 November 2016 – 17 April 2017: "Dot Obsessions – Tasmania," MONA: Museum of Old and New Art, Hobart, Australia.<ref>[https://www.victoria-miro.com/news/393 Yayoi Kusama's new installation comes to MONA Tasmania].</ref> | ||
* 23 Februari 2017 – 14 Mei 2017: ''Yayoi Kusama: Infinity Mirrors'', pameran museum keliling yang dimulai di [[Hirshhorn Museum and Sculpture Garden]], Washington, DC | * 23 Februari 2017 – 14 Mei 2017: ''Yayoi Kusama: Infinity Mirrors'', pameran museum keliling yang dimulai di [[Hirshhorn Museum and Sculpture Garden]], Washington, DC <ref>[http://thebroad.org/sites/default/files/pressroom/2016.08.16_the_broad_yayoi_kusama_exhibition_press_release_final.pdf The Broad to Host Yayoi Kusama: Infinity Mirrors Exhibition in Fall 2017]. ''The Broad: News''. August 16, 2016.</ref><ref>Jori Finkel. [https://www.nytimes.com/2016/08/17/arts/design/yayoi-kusama-infinity-mirrors.html Yayoi Kusama to Be the Focus of a Touring Museum Show]. ''The New York Times''. 2016-08-16.</ref> | ||
* 30 Juni 2017 – 10 September 2017: ''Yayoi Kusama: Infinity Mirrors'', [[Seattle Art Museum]], Seattle, Washington | * 30 Juni 2017 – 10 September 2017: ''Yayoi Kusama: Infinity Mirrors'', [[Seattle Art Museum]], Seattle, Washington | ||
* 9 Juni 2017 – 3 September 2017: ''Yayoi Kusama: Life is the Heart of a Rainbow'', National Gallery Singapura. | * 9 Juni 2017 – 3 September 2017: ''Yayoi Kusama: Life is the Heart of a Rainbow'', National Gallery Singapura.<ref>[https://www.apollo-magazine.com/southeast-asian-art-travels-globe-art-highlights-2017/ Yayoi Kusama heads to Singapore, while Southeast Asian art travels the globe]. 2016.</ref> | ||
* Oktober 2017 – Januari 2018: ''Yayoi Kusama: Infinity Mirrors'', [[The Broad]], Los Angeles, California | * Oktober 2017 – Januari 2018: ''Yayoi Kusama: Infinity Mirrors'', [[The Broad]], Los Angeles, California | ||
* Oktober 2017 – Februari 2018: ''Yayoi Kusama: All the Eternal Love I Have for the Pumpkins'', Dallas Museum of Art, Dallas, Texas | * Oktober 2017 – Februari 2018: ''Yayoi Kusama: All the Eternal Love I Have for the Pumpkins'', Dallas Museum of Art, Dallas, Texas | ||
* Maret 2018 – Mai 2018: ''Yayoi Kusama: Infinity Mirrors'', [[Art Gallery of Ontario]], Toronto, Ontario, Kanada | * Maret 2018 – Mai 2018: ''Yayoi Kusama: Infinity Mirrors'', [[Art Gallery of Ontario]], Toronto, Ontario, Kanada | ||
* Maret 2018 – Juli 2018: ''Yayoi Kusama: All About My Love'', [[Matsumoto City Museum of Art]], Matsumoto, Nagano, Jepang | * Maret 2018 – Juli 2018: ''Yayoi Kusama: All About My Love'', [[Matsumoto City Museum of Art]], Matsumoto, Nagano, Jepang | ||
* Mei 2018 – September 2018: ''Yayoi Kusama: Life is the Heart of a Rainbow'', Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara (Museum MACAN), Jakarta, Indonesia | * Mei 2018 – September 2018: ''Yayoi Kusama: Life is the Heart of a Rainbow'', Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara (Museum MACAN), Jakarta, Indonesia<ref>The Jakarta Post. [http://www.thejakartapost.com/life/2018/05/07/yayoi-kusamas-works-finally-arrive-in-jakarta.html Yayoi Kusama’s works finally arrive in Jakarta]. ''The Jakarta Post''.</ref> | ||
* Juli 2018 – Oktober 2018: ''Yayoi Kusama: Infinity Mirrors'', [[Cleveland Museum of Art]], Cleveland, Ohio | * Juli 2018 – Oktober 2018: ''Yayoi Kusama: Infinity Mirrors'', [[Cleveland Museum of Art]], Cleveland, Ohio | ||
=== Instalasi ''Infinity Room'' permanen === | === Instalasi ''Infinity Room'' permanen === | ||
* ''Infinity Dots Mirrored Room'' (1996), [[Mattress Factory]], [[Pittsburgh, Pennsylvania]] | * ''Infinity Dots Mirrored Room'' (1996), [[Mattress Factory]], [[Pittsburgh, Pennsylvania]] | ||
* ''You Who Are Getting Obliterated in the Dancing Swarm of Fireflies'' (2005), [[Phoenix Art Museum]], [[Phoenix, Arizona]] | * ''You Who Are Getting Obliterated in the Dancing Swarm of Fireflies'' (2005), [[Phoenix Art Museum]], [[Phoenix, Arizona]]<ref>[http://www.phxart.org/index.php?r=pamsearch/search&q=yayoi Yayoi Kusama Infinity Mirror Room, Phoenix Art Museum, Firefly Room].</ref> | ||
* ''Gleaming Lights of the Souls'' (2008), [[Louisiana Museum of Modern Art]], [[HUMLEBÆK, Denmark]] | * ''Gleaming Lights of the Souls'' (2008), [[Louisiana Museum of Modern Art]], [[HUMLEBÆK, Denmark]]<ref>[https://en.louisiana.dk/kusama-installation Kusama Installation]. ''Louisiana Museum of Modern Art''.</ref> | ||
* ''Infinity Mirrored Room – The Souls of Millions of Light Years Away'' (2013), [[The Broad]], [[Los Angeles, California]] | * ''Infinity Mirrored Room – The Souls of Millions of Light Years Away'' (2013), [[The Broad]], [[Los Angeles, California]]<ref>[http://thebroad.org/sites/default/files/pressroom/2016.08.16_the_broad_yayoi_kusama_exhibition_press_release_final.pdf The Broad to Host Yayoi Kusama: Infinity Mirrors Exhibition in Fall 2017]. ''The Broad: News''. August 16, 2016.</ref> | ||
* ''Infinity Mirror Room – Phalli's Field'' (1965/2016), [[Museum Boijmans Van Beuningen]], [[Rotterdam, Netherlands]] | * ''Infinity Mirror Room – Phalli's Field'' (1965/2016), [[Museum Boijmans Van Beuningen]], [[Rotterdam, Netherlands]] | ||
| Baris 179: | Baris 175: | ||
== Penghargaan == | == Penghargaan == | ||
Pada tahun 2017, [[retrospektif]] 50 tahun karya Kusama dibuka di [[Hirshhorn Museum and Sculpture Garden|Hirshhorn Museum]] di [[Washington DC]]. Pada tahun itu juga, [[Yayoi Kusama Museum]] dibuka di Tokyo. Retrospektif lainnya telah diselenggarakan di [[Museum of Modern Art]] (1998), [[Whitney Museum]] (2012), dan [[Tate Modern]] (2012). Situs web [[Artsy (situs web)|Artsy]] memasukkan Kusama ke daftar 10 seniman hidup paling berpengaruh tahun 2015. | Pada tahun 2017, [[retrospektif]] 50 tahun karya Kusama dibuka di [[Hirshhorn Museum and Sculpture Garden|Hirshhorn Museum]] di [[Washington DC]]. Pada tahun itu juga, [[Yayoi Kusama Museum]] dibuka di Tokyo. Retrospektif lainnya telah diselenggarakan di [[Museum of Modern Art]] (1998), [[Whitney Museum]] (2012), dan [[Tate Modern]] (2012).<ref>[http://www.moma.org/interactives/exhibitions/1998/kusama/ Love Forever: Yayoi Kusama, 1958–1968, July 9 - September 22, 1998,] The Museum of Modern Art , New York.</ref><ref>[http://whitney.org/Exhibitions/YayoiKusama YAYOI KUSAMA, July 12 – Sept 30, 2012,] Whitney Museum of American Art , New York.</ref><ref>[http://www.tate.org.uk/whats-on/tate-modern/exhibition/yayoi-kusama Yayoi Kusama, 9 February – 5 June 2012,] Tate Modern , London.</ref> Situs web [[Artsy (situs web)|Artsy]] memasukkan Kusama ke daftar 10 seniman hidup paling berpengaruh tahun 2015.<ref>[https://www.artsy.net/article/artsy-editorial-the-top-living-artists The Top 10 Living Artists of 2015]. ''Artsy''. December 16, 2015.</ref> | ||
Kusama mendapat banyak penghargaan, termasuk [[Asahi Prize]] (2001); [[Ordre des Arts et des Lettres]] (2003); National Lifetime Achievement Award dari [[Order of the Rising Sun]] (2006); dan [[Women's Caucus for Art Lifetime Achievement Award|Lifetime Achievement Award from the Women's Caucus for Art]]. Pada Oktober 2006, Kusama menjadi perempuan Jepang pertama yang dianugerahi [[Praemium Imperiale]], salah satu penghargaan tertinggi Jepang untuk seniman yang diakui secara internasional. Ia juga dianugerahi [[Person of Cultural Merit]] (2009) dan Ango Awards (2014). Tahun 2014, Kusama digelari seniman terpopuler tahun itu setelah pamerannya di Amerika Latin, ''Yayoi Kusama: Infinite Obsession'', mencetak rekor jumlah pengunjung. Galeri di [[Buenos Aires]] sampai [[Mexico City]] dikunjungi oleh lebih dari 8.500 orang per hari. | Kusama mendapat banyak penghargaan, termasuk [[Asahi Prize]] (2001); [[Ordre des Arts et des Lettres]] (2003); National Lifetime Achievement Award dari [[Order of the Rising Sun]] (2006); dan [[Women's Caucus for Art Lifetime Achievement Award|Lifetime Achievement Award from the Women's Caucus for Art]].<ref>[http://www.nationalwca.org/awards/pasthonorees.php WCA Past Honorees].</ref> Pada Oktober 2006, Kusama menjadi perempuan Jepang pertama yang dianugerahi [[Praemium Imperiale]], salah satu penghargaan tertinggi Jepang untuk seniman yang diakui secara internasional.<ref>Blouinartinfo. [http://www.blouinartinfo.com/news/story/22774/art-news-kusama-first-japanese-woman-to-win-coveted-art-award/ Art News: Kusama First Japanese Woman to Win Coveted Art Award]. BLOUINARTINFO. January 23, 2007.</ref> Ia juga dianugerahi [[Person of Cultural Merit]] (2009) dan Ango Awards (2014).<ref>[http://www.city.niigata.lg.jp/info/bunka/ango/ango/ 安吾賞-第9回 受賞者]. ''Ango awards''.</ref> Tahun 2014, Kusama digelari seniman terpopuler tahun itu setelah pamerannya di Amerika Latin, ''Yayoi Kusama: Infinite Obsession'', mencetak rekor jumlah pengunjung. Galeri di [[Buenos Aires]] sampai [[Mexico City]] dikunjungi oleh lebih dari 8.500 orang per hari.<ref>Javier Pes. [http://theartnewspaper.com/news/museums/visitor-figures-2014-the-world-goes-dotty-over-yayoi-kusama/ Visitor Figures 2014: The World Goes Dotty Over Yayoi Kusama]. ''The Art Newspaper''.</ref> | ||
Kusama juga mendapat sorotan media setelah bekerja sama dengan [[Hirshhorn Museum and Sculpture Garden]] agar ruang ''Infinity Mirror''-nya bisa diakses oleh penyandang [[disabilitas]] atau mobilitas. Melalui sebuah inisiatif baru yang melibatkan berbagai museum seni, denah enam ruang ''Infinity Mirror'' diterbitkan dan para penyandang disabilitas bisa menikmati setiap aspek ruangan menggunakan [[realitas virtual]] 360 derajat sehingga mereka seolah-olah berjalan di dalam ruangan. | Kusama juga mendapat sorotan media setelah bekerja sama dengan [[Hirshhorn Museum and Sculpture Garden]] agar ruang ''Infinity Mirror''-nya bisa diakses oleh penyandang [[disabilitas]] atau mobilitas. Melalui sebuah inisiatif baru yang melibatkan berbagai museum seni, denah enam ruang ''Infinity Mirror'' diterbitkan dan para penyandang disabilitas bisa menikmati setiap aspek ruangan menggunakan [[realitas virtual]] 360 derajat<ref>Casey Lesser. [https://www.artsy.net/article/artsy-editorial-yayoi-kusamas-infinity-rooms-made-accessible-people-disabilities-first-time Yayoi Kusama’s Infinity Rooms Made Accessible to People with Disabilities for First Time]. ''Artsy''. 2017-02-17.</ref> sehingga mereka seolah-olah berjalan di dalam ruangan.<ref>[https://www.washingtonpost.com/news/innovations/wp/2017/03/09/people-in-wheelchairs-could-not-see-one-of-the-u-s-s-most-exciting-art-exhibits-so-the-museum-found-an-innovative-solution/ People in wheelchairs couldn’t see Yayoi Kusama’s ‘Infinity Mirrors’. The museum found an innovative fix]. ''Washington Post''.</ref> | ||
== Pasar seni == | == Pasar seni == | ||
Pada tahun 1960-an, Gres Gallery milik Beatrice Perry memainkan peran penting dalam merintis karier Kusama di Amerika Serikat. [[Ota Fine Arts]], pedagang lama Kusama di Tokyo, telah bekerja sama dengan Kusama sejak 1980-an.<ref>Bridget Moriarity (March 5, 2009), [http://www.artinfo.com/news/story/30415/yayoi-kusama/ Artist Dossier: Yayoi Kusama] ''ARTINFO''.</ref> Kusama keluar dari [[Gagosian Gallery]] pada akhir 2012; sebelum pindah ke Gagosian, ia bekerja sama dengan [[Robert Miller (pedagang seni)|Robert Miller]] Gallery, New York.<ref>Claudia Bodin (May 5, 2009), [http://www.art-magazin.de/kunst/18087.html Kusama bleibt Kusama] art – Das Kunstmagazin.</ref><ref>Charlotte Burns (14 December 2012), [https://web.archive.org/web/20121217081619/http://www.theartnewspaper.com/articles/Yayoi-Kusama-also-leaves-Gagosian/28263 Yayoi Kusama also leaves Gagosian] ''The Art Newspaper''.</ref> Kusama diwakili oleh [[Victoria Miro Gallery]] sejak awal 2000-an dan bergabung dengan [[David Zwirner]] pada tahun 2013. Saat ini Kusama diwakili oleh [[David Zwirner]], [[Ota Fine Arts]], dan [[Victoria Miro Gallery]]. | |||
Karya-karya Kusama mendapat perhatian tinggi di rumah lelang. Lukisan-lukisan akhir 1950-an dan awal 1960-an menyabet harga tertinggi. Per tahun 2012, nilai karyanya tertinggi di kalangan seniman perempuan yang masih hidup.<ref>Sarah Thornton (May 20, 2012), [https://www.economist.com/blogs/prospero/2012/05/post-war-artists-auction The price of being female] ''The Economist''.</ref> Pada November 2008, [[Christie's]] New York menjual lukisan ''Infinity Net'' putih tahun 1959 yang sebelumnya dimiliki oleh [[Donald Judd]],<ref>[http://interactive.qag.qld.gov.au/looknowseeforever/timeline/ Yayoi Kusama Timeline] Queensland Art Gallery, Brisbane.</ref> ''No. 2'', senilai US$5,1 juta, waktu itu merupakan rekor bagi seniman perempuan yang masih hidup.<ref>[http://www.christies.com/features/2010-february-cross-cultural-journeys-418-1.aspx Cross-Cultural Journeys: Yayoi Kusama and Kenzo Okada] Christie's.</ref> Sebagai perbandingan, harga tertinggi untuk patung Kusama era New York mencapai £72.500 (US$147.687); harga ini disabet oleh ''Golden Macaroni Jacket'' (1965) terjual di [[Sotheby's]] London pada Oktober 2007. Sebuah labu plastik akrilik di kaca serat terjual senilai $264.000, harga tertinggi yang diterima salah satu patungnya, di Sotheby's tahun 2007.<ref>Bridget Moriarity (March 5, 2009), [http://www..artinfo.com/news/story/30415/yayoi-kusama/ Artist Dossier: Yayoi Kusama] ''ARTINFO''.</ref> ''Flame of Life - Dedicated to Tu-Fu (Du-Fu)'' terjual senilai US$960.000 di [[Art Basel|Art Basel/Hong Kong]] pada Mei 2013, harga tertinggi di acara tersebut. Kusama menjadi seniman perempuan hidup termahal di industri lelang setelah ''White No. 28'' (1960) dari rangkaian ''Infinity Nets'' terjual senilai $7,1 juta dalam pelelangan Christie's tahun 2014.<ref>Kelly Crow (November 12, 2014), [https://online.wsj.com/articles/christies-makes-auction-history-with-853-million-sale-of-contemporary-art-1415853549 Christie’s Makes History With $853 Million Sale of Contemporary Art – Andy Warhol’s ‘Triple Elvis [Ferus Type]’ Sells for $82 Million] ''Wall Street Journal''.</ref> | |||
Karya-karya Kusama mendapat perhatian tinggi di rumah lelang. Lukisan-lukisan akhir 1950-an dan awal 1960-an menyabet harga tertinggi. Per tahun 2012, nilai karyanya tertinggi di kalangan seniman perempuan yang masih hidup. Pada November 2008, [[Christie's]] New York menjual lukisan ''Infinity Net'' putih tahun 1959 yang sebelumnya dimiliki oleh [[Donald Judd]], ''No. 2'', senilai US$5,1 juta, waktu itu merupakan rekor bagi seniman perempuan yang masih hidup. Sebagai perbandingan, harga tertinggi untuk patung Kusama era New York mencapai £72.500 (US$147.687); harga ini disabet oleh ''Golden Macaroni Jacket'' (1965) terjual di [[Sotheby's]] London pada Oktober 2007. Sebuah labu plastik akrilik di kaca serat terjual senilai $264.000, harga tertinggi yang diterima salah satu patungnya, di Sotheby's tahun 2007. ''Flame of Life - Dedicated to Tu-Fu (Du-Fu)'' terjual senilai US$960.000 di [[Art Basel|Art Basel/Hong Kong]] pada Mei 2013, harga tertinggi di acara tersebut. Kusama menjadi seniman perempuan hidup termahal di industri lelang setelah ''White No. 28'' (1960) dari rangkaian ''Infinity Nets'' terjual senilai $7,1 juta dalam pelelangan Christie's tahun 2014. | |||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://www.yayoi-kusama.jp/ Official Site] | * [http://www.yayoi-kusama.jp/ Official Site] | ||
* [http://www.moma.org/interactives/exhibitions/1998/kusama/index.html Love Forever: Yayoi Kusama, 1958–1968], [[Museum of Modern Art]] | * [http://www.moma.org/interactives/exhibitions/1998/kusama/index.html Love Forever: Yayoi Kusama, 1958–1968], [[Museum of Modern Art]] | ||
| Baris 202: | Baris 192: | ||
* [https://www.moma.org/artists/3315 Yayoi Kusama in the collection of The Museum of Modern Art] | * [https://www.moma.org/artists/3315 Yayoi Kusama in the collection of The Museum of Modern Art] | ||
* [http://www.artreview.com/profiles/blog/show?id=1474022%3ABlogPost%3A791 2007 Interview at ArtReview.com] <sup>[''[[Link rot|permanent dead link]]]''</sup> | * [http://www.artreview.com/profiles/blog/show?id=1474022%3ABlogPost%3A791 2007 Interview at ArtReview.com] <sup>[''[[Link rot|permanent dead link]]]''</sup> | ||
* | * | ||
* [http://channel.louisiana.dk/video/yayoi-kusama-earth-polka-dot Earth is a polka dot. An interview with Yayoi Kusama] Video by [[Louisiana Channel]] | * [http://channel.louisiana.dk/video/yayoi-kusama-earth-polka-dot Earth is a polka dot. An interview with Yayoi Kusama] Video by [[Louisiana Channel]] | ||
* [http://collections.umfa.utah.edu/index.php/Search/Index?search=kusama Kusama at the UMFA] | * [http://collections.umfa.utah.edu/index.php/Search/Index?search=kusama Kusama at the UMFA] | ||
| Baris 211: | Baris 201: | ||
* [http://www.artnet.com/artists/yayoi-kusama/ Yayoi Kusama/artnet] | * [http://www.artnet.com/artists/yayoi-kusama/ Yayoi Kusama/artnet] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Yayoi+Kusama&oldid=29645225 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29645225 (2026-08-27T04:34:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 15.00

adalah seniman kontemporer Jepang yang berkecimpung di bidang pematungan dan instalasi. Ia juga aktif di bidang seni lukis, seni pertunjukan, film, mode, syair, fiksi, dan lain-lain. Karya-karyanya beraliran seni konseptual dengan membawa unsur feminisme, minimalisme, surealisme, Art Brut, seni populer, dan ekspresionisme abstrak dan dipadukan dengan konten otobiografi, psikologis, dan seksual. Ia diakui sebagai salah satu seniman Jepang paling berpengaruh di dunia.[1]
Ia besar di Matsumoto dan mempelajari seni lukis nihonga di Sekolah Seni dan Kerajinan Kyoto .[2] Kusama terinspirasi oleh aliran impresionisme abstrak Amerika Serikat. Ia pindah ke New York City tahun 1958 dan menjadi bagian dari lingkar seni avant-garde New York pada tahun 1960-an, khususnya dalam aliran seni populer.[3] Seiring bangkitnya kontrabudaya hippie akhir tahun 1960-an, ia menjadi sorotan publik ketika ia membuat pertunjukan jalanan yang pesertanya bugil dan dicat polkadot cerah.[4][5] Kusama aktif membuat karya seni sejak 1970-an. Instalasi-instalasinya dipamerkan di berbagai museum di seluruh dunia.[6]
Biografi
Kehidupan awal: 1929–1949
Kusama lahir tahun 1929 di Matsumoto, Nagano, dari keluarga pedagang kaya yang memiliki kebun dan ladang benih,[7] Kusama mulai berkarya ketika masih kecil dan mulai menulis puisi pada usia 18 tahun. Ibunya suka memberi hukuman fisik,[8] dan Kusama ingat bahwa bapaknya adalah "orang yang suka merayu perempuan lain".[9] Kusama mengaku bahwa ibunya sering menyuruhnya memata-matai perselingkuhan bapaknya sehingga memupuk ketidaksukaan Kusama terhadap seksualitas, terutama tubuh laki-laki dan falus: "Saya tidak suka seks. Saya pernah terobsesi dengan seks. Saat saya masih kecil, bapak saya punya banyak selingkuhan dan saya sempat melihat dia telanjang. Ibu menyuruh saya memata-matai bapak. Saya tidak mau berhubungan seks dengan siapapun selama bertahun-tahun […] Saya memiliki obsesi seksual dan ketakutan seks secara bersamaan."[10]
Saat masih berusia sepuluh tahun, ia mulai mengalami halusinasi nyata berupa "kilatan cahaya, aura, atau pemandangan bintik-bintik padat".[11] Ia juga berhalusinasi melihat bunga yang berbicara kepada Kusama. Pola-pola kain yang dilihatnya menjadi hidup, berlipat ganda, lalu mengurung dan menutupi dirinya.[12] Halusinasi yang dialaminya mengilhami karier artistiknya dan diberi julukan "penghancuran diri" (self-obliteration).[13] Kabarnya, ia terpesona oleh bebatuan putih halus yang tersebar di dasar sungai dekat rumah keluarganya. Bebatuan tersebut merupakan salah satu hal yang membuatnya selalu suka dengan pola bintik.[14]
Ketika Kusama berusia 13 tahun, ia dikirim untuk bekerja di pabrik militer sebagai penjahit parasut untuk Angkatan Darat Kekaisaran Jepang di tengah Perang Dunia II.[15] Ia mengaku menghabiskan masa remajanya di "ruang gelap tertutup", tetapi sering mendengar sirene serangan udara dan melihat pesawat B-29 terbang di siang bolong.[16] Masa kecilnya sangat dipengaruhi oleh perang. Menurutnya, saat-saat itulah yang membuatnya mulai menghargai kebebasan pribadi dan kreasi.[17]
Ia kemudian belajar melukis Nihonga di Sekolah Seni dan Kerajinan Kota Kyoto pada tahun 1948.[18] Karena kurang menggemari gaya Jepang, Kusama mulai tertaik dengan avant-garde ala Eropa dan Amerika. Ia mengadakan pameran solo lukisan-lukisannya sendiri di Matsumoto dan Tokyo pada tahun 1950-an.[19]
Kesuksesan awal di Jepang: 1950–1956
Pada tahun 1950, Kusama menggambar bentuk alami abstrak menggunakan cat air, gouache, dan minyak di medium kertas. Ia mulai melukis polka dot di berbagai permukaan—tembok, lantai, kanvas, barang rumahan, dan asisten bugil—yang kelak menjadi ciri khas karya seninya.
Bidang polka dot yang luas, atau "jaring tak terhingga" (infinity nets), terilhami langsung dari halusinasinya. Karya pertama yang diketahui mengandung bintik-bintik ini adalah lukisan tahun 1939 ketika Kusama berusia 10 tahun. Dalam lukisan itu terdapat seorang perempuan Jepang mengenakan kimono, diduga ibunya, yang ditutupi dan "dihancurkan" oleh bintik-bintik.[20] Rangkaian lukisan kanvas besar pertamanya (sebagian berukuran lebih dari 9 meter),[21] Infinity Nets, dipenuhi oleh jaring atau bintik yang sama dengan bayangan halusinasinya.
Dalam lukisan Flower (D.S.P.S) tahun 1954, Kusama mengatakan,
New York City: 1957–1972
Setelah tinggal di Tokyo dan Prancis, Kusama pindah dari Jepang ke Amerika Serikat pada usia 27 tahun. Ia menyatakan bahwa ia mulai menganggap masyarakat Jepang "terlalu kecil, terlalu diperbudak, terlalu feodal, dan terlalu sinis terhadap wanita."[22] Tahun 1957, ia pindah ke Seattle dan mengadakan pameran lukisan di Zoe Dusanne Gallery.[23] Ia tinggal di sana selama satu tahun,[24] kemudian pindah ke New York City setelah berkomunikasi dengan Georgia O'Keeffe. Kusama merasa tertarik dengan kota tersebut dan meminta saran dari O'Keeffe.[25] Selama di Amerika Serikat, Kusama dikenal sebagai pemimpin aliran avant-garde dan mendapat pujian dari kritikus seni anarkis Herbert Read.[26] Tahun 1961, ia memindahkan studionya ke gedung yang dihuni oleh Donald Judd dan pemahat Eva Hesse; Hesse kelak menjadi sahabat Kusama.[27] Pada awal 1960-an, Kusama mulai menutupi tangga, sepatu, dan kursi dengan pahatan putih berbentuk falus.[28] Meski gambar-gambarnya memiliki tingkat kerumitan yang tinggi, ia menggambarnya dengan cepat dan dalam jumlah besar sehingga tercipta pola produktivitas yang masih dipertahankannya sampai saat ini. Ia juga memiliki kebiasaan lain seperti berfoto bersama karya barunya[29] dan tampil di hadapan publik mengenakan wig anime pendek dan busana avant-garde berwarna.[30]
Sejak 1963, Kusama melanjutkan pembuatan ruang-ruang Mirror/Infinity. Di dalam instalasi cermin tak terhingga ini terdapat ruang khusus berdinding kaca berisi sejumlah bola berwarna neon yang menggantung secara acak di atas pengunjung. Ketika berdiri di dalamnya, pengunjung bisa melihat cahaya terpantul berulang-ulang di permukaan cermin sehingga menciptakan ilusi ruang tak terbatas.[31] Beberapa tahun berikutnya, Kusama sangat produktif. Tahun 1966, ia bereksperimen dengan instalasi ruangan independen yang melibatkan cermin, cahaya, dan musik. Ia melibatkan Judd dan Joseph Cornell beserta para sahabat dan pendukungnya. Namun, ia tidak mendapat untung dari karya tersebut. Waktu itu, Kusama sering dirawat di rumah sakit karena kelelahan kerja. O'Keeffe meminta pedagang seninya, Edith Herbert, membeli beberapa karya Kusama untuk mempermudah kondisi keuangannya.[32]
Pada tahun 1960-an, Kusama mengadakan pameran dadakan di tempat-tempat terbuka seperti Central Park dan Jembatan Brooklyn. Pameran ini melibatkan ketelanjangan dan sengaja dirancang untuk memprotes Perang Vietnam. Dalam salah satu pamerannya, ia menulis surat terbuka kepada Richard Nixon yang berisi tawaran berhubungan seks apabila ia bersedia menghentikan Perang Vietnam.[33] Sejak 1967 sampai 1969, ia membuat pertunjukan yang diiklankan secara besar-besaran. Pertunjukan ini biasanya menampilkan Kusama melukis polka dot di tubuh peserta, misalnya Grand Orgy to Awaken the Dead at the MoMA (1969) di Sculpture Garden, Museum of Modern Art.[34] Pada acara mendadak itu, delapan orang di bawah arahan Kusama membuka pakaian mereka, masuk air terjun dalam keadaan telanjang, dan berpose seperti patung-patung buatan Picasso, Giacometti, dan Maillol di sekitarnya.[35]
Tahun 1968, Kusama mengadakan pameran dadakan berjudul Homosexual Wedding at the Church of Self-obliteration di 33 Walker Street, New York, dan mengadakan pertunjukan bersama Fleetwood Mac dan Country Joe and the Fish di Fillmore East, New York City.[36] Ia membuka studio lukis telanjang dan klub sosial gay bernama Kusama 'Omophile Kompany (kok).[37]
Tahun 1966, Kusama untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam Venice Biennale ke-33. Narcissus Garden yang dipamerkannya terdiri atas ratusan bola cermin luar ruangan yang ia juluki sebagai "karpet kinetik". Ketika instalasi ini dipasang di pekarangan di luar paviliun Italia, Kusama, sambil mengenakan kimono emas,[38] menjual bola-bola tersebut seharga 1.200 lire (US$2) per unit sampai dilarang oleh panitia. Narcissus Garden adalah karya seni tentang promosi seniman melalui media sekaligus sindiran terhadap mekanisasi dan komodifikasi pasar seni.[39]
Saat tinggal di New York, Kusama sempat menjalin hubungan dengan seniman Donald Judd. Ia kemudian membina hubungan platonik dengan seniman surealis Joseph Cornell. Ia 26 tahun lebih muda daripada Cornell—mereka saling menelepon setiap hari, menggambar satu sama lain, dan Cornell mengirim kolase pribadinya kepada Kusama. Hubungan ini berlangsung sampai Cornell meninggal dunia tahun 1972.[40]
Pulang ke Jepang: 1973–1977
Pada tahun 1973, Kusama pulang ke Jepang karena kesehatannya memburuk. Ia mulai menulis novel, cerita pendek, dan puisi yang sangat viseral dan surealis. Ia menjadi pedagang seni, tetapi bangkrut beberapa tahun kemudian. Tahun 1977, Kusama memeriksa kesehatan jiwanya di Rumah Sakit Seiwa. Atas kehendaknya sendiri, ia memutuskan tinggal di rumah sakit secara permanen.[41] Studio yang telah menelurkan karya-karyanya sejak pertengahan 1970-an tidak jauh dari rumah sakit tersebut di Shinjuku, Tokyo.[42] Kusama sering mengatakan, "Kalau bukan karena seni, saya mungkin sudah bunuh diri."[43]
Dari sini, ia terus membuat karya seni di berbagai medium dan merintis karier sastra dengan menerbitkan sejumlah novel, koleksi puisi, dan otobiografi.[44] Gaya lukisnya beralih menjadi akrilik cerah di kanvas berukuran besar.[45]
Kebangkitan: 1980-an–sekarang
Lukisan abstrak organik yang terdiri dari satu atau dua warna (seri Infinity Nets) yang mulai dibuat sejak ia tinggal di New York telah disejajarkan dengan lukisan Jackson Pollock, Mark Rothko, dan Barnett Newman. Ketika ia pulang ke Jepang, namanya terlupakan dari dunia seni sampai akhir 1980-an dan 1990-an ketika sejumlah kegiatan retrospektif membangkitkan ketertarikan masyarakat internasional terhadap Yayoi Kusama.[46]
Usai suksesnya paviliun Jepang di Venice Biennale tahun 1993 (berupa ruang cermin berisi patung-patung labu kecil disertai Kusama yang mengenakan pakaian pesulap berwarna khusus), Kusama memproduksi patung labu kuning raksasa yang dipenuhi pola bintik hitam optik. Labu ini mencerminkan alter-ego atau potret diri Kusama.[47] Instalasi selanjutnya, I'm Here, but Nothing (2000–2008), berupa ruang sederhana berisi meja dan kursi, pernak-pernik dan botol, sofa dan karpet, tetapi dindingnya dipenuhi oleh ratusan polka dot fluoresen yang berpendar apabila terkena cahaya UV. Hasilnya adalah ruang tak terhingga yang "menghancurkan" diri dan semua barang di dalam ruangan.[48]
Guidepost to the New Space, rangkaian "gundukan" bulat berwarna merah cerah dengan polka dot putih, dipamerkan di Danau Pandanus. Sebagai salah satu karya Kusama yang paling terkenal, berbagai versi Narcissus Garden telah dipamerkan di seluruh dunia, termasuk Le Consortium, Dijon, 2000; Kunstverein Braunschweig, 2003; Whitney Biennial di Central Park, New York tahun 2004; dan Jardin de Tuileries di Paris, 2010.[49]
Pada usia tuanya, Kusama tetap melanjutkan kariernya sebagai seniman. Ia kembali ke masa-masa awalnya dengan menggambar dan melukis. Karya-karyanya tetap inovatif dan multidisipliner. Sebuah pameran tahun 2012 menampilkan beberapa lukisan akrilik di kanvas dan eksplorasi ruang tak terhingga lewat ruang Infinity Mirror. Terdapat ruang kotak berdinding cermin yang dibanjiri air dan lampu nyala-mati. Fitur-fitur ini diartikan sebagai pola kehidupan dan kematian.[50]
Tahun 2017, retrospektif 50 tahun karyanya dibuka di Hirshhorn Museum di Washington, DC. Pameran ini menampilkan enam ruang Infinity Mirror dan digilir ke lima museum di Amerika Serikat dan Kanada.[51][52] Pada tanggal 25 Februari 2017, pameran All the Eternal Love I Have for the Pumpkins, satu dari enam komponen ruang Infinity Mirror di Hirshhorn Museum, ditutup sementara selama tiga hari karena salah satu patung labunya rusak. Ruang berukuran dan berisi +60 patung labu ini adalah salah satu atraksi museum yang paling populer. Allison Peck, juru bicara Hirshhorn, mengatakan bahwa museum ini "belum pernah memiliki pameran yang jumlah pengunjungnya sebanyak itu." Jumlah pengunjung ruangan mencapai lebih dari 8.000 orang sejak dibuka sampai tutup sementara. Meski media menurunkan berbagai berita tentang kerugian patung yang rusak dan rentetan peristiwanya, Allison Peck mengatakan bahwa "setiap patung tidak punya nilai intrinsik. Patung ini merupakan komponen buatan dari pameran yang lebih besar." Pameran ini ditata ulang sambil menunggu patung baru dari Kusama.[53]
Pada tahun yang sama, Yayoi Kusama Museum dibuka di Tokyo dan memamerkan karya-karyanya.[54]
Karya dan publikasi
Pertunjukan
Dalam Walking Piece (1966), pertunjukan yang didokumentasikan oleh delapan belas foto berwarna, Kusama menyusuri jalanan New York City mengenakan kimono tradisional Jepang sambil membawa payung. Kimono menandakan peran perempuan secara tradisional dalam adat Jepang. Payungnya dirancang supaya terlihat palsu karena sebenarnya merupakan payung hitam yang luarnya dicat putih dan dihiasi bunga palsu. Kusama melewati jalanan sepi tanpa tujuan. Ia kemudian berbalik dan tiba-tiba menangis, lalu berjalan menjauh dan menghilang. Pertunjukan yang melibatkan kimono ini menyoroti stereotip yang selalu dihadapi perempuan Asia-Amerika. Namun, sebagai seniman avant-garde yang tinggal di New York, pengalaman hidupnya mengubah konteks busana tersebut sehingga menciptakan percampuran lintas budaya. Kusama mampu menyoroti stereotip yang dilontarkan pengamat karyanya yang berkulit putih dengan menunjukkan bahwa pengelompokkan masyarakat berdasarkan budaya di negara multikultural terbesar di dunia sangat tidak masuk akal.[55]
Film
Pada tahun 1968, film Kusama's Self-Obliteration yang diproduseri dan dibintangi Kusama memenangi penghargaan pada ajang International Experimental Film Competition di Belgia dan Maryland Film Festival dan juara kedua di Ann Arbor Film Festival. Tahun 1991, Kusama membintangi film Tokyo Decadence, ditulis dan disutradarai Ryu Murakami. Tahun 1993, ia berkolaborasi dengan musisi Britania Peter Gabriel dalam pembuatan instalasi di Yokohama.[56]
Mode
Pada tahun 1968, Kusama mendirikan Kusama Fashion Company Ltd dan menjual busana avantgarde di "Kusama Corner" di Bloomingdales.[57] Tahun 2009, Kusama merancang ponsel berbentuk tas tangan bernama Handbag for Space Travel, My Doggie Ring-Ring, telepon berbintik merah jambu dengan gagang berbentuk anjing, dan telepon berbintik merah putih di dalam kotak berbintik bernama Dots Obsession, Full Happiness With Dots untuk KDDI Corporation.[58] Setiap telepon hanya diproduksi sebanyak 1.000 unit.
Pada tahun 2011, Kusama membuat karya seni untuk created artwork for six limited-edition lipglosses from Lancôme.[59] Pada tahun yang sama, ia bekerja sama dengan Marc Jacobs (Jacobs mengunjungi studio Kusama di Jepang tahun 2006) dalam merancang lini produk Louis Vuitton,[60] termasuk barang berbahan kulit, siap pakai, aksesori, sepatu, jam tangan, dan perhiasan.[61] Produk-produk tersebut dijual tahun 2012 di sebuah toko dadakan di SoHo yang dihiasi polkadot khas Kusama. Enam toko dadakan kemudian dibuka di seluruh dunia. Ketika ditanyai tentang kolaborasinya bersama Marc Jacobs, Kusama menjawab bahwa "pandangan Marc terhadap seni" sejalan dengan pandangan dirinya.[62]
Tulisan
Tahun 1977, Kusama menerbitkan buku puisi dan lukisan berjudul 7. Setahun kemudian, ia menerbitkan novel pertamanya, Manhattan Suicide Addict. Sejak 1983 sampai 1990, ia menerbitkan novel The Hustler's Grotto of Christopher Street (1983), The Burning of St Mark's Church (1985), Between Heaven and Earth (1988), Woodstock Phallus Cutter (1988), Aching Chandelier (1989), Double Suicide at Sakuragazuka (1989), dan Angels in Cape Cod (1990), serta beberapa edisi majalah S&M Sniper bekerja sama dengan fotografer Nobuyoshi Araki.[63] Karya tulis terbarunya adalah otobiografi berjudul Infinity Net (2003)[64] yang menceritakan kehidupannya saat dibesarkan di Jepang, pindah ke Amerika Serikat, dan pulang ke Jepang. Infinity Net juga menyertakan sebagian puisi dan foto pameran Kusama.
Pesanan
Kusama telah membuat sejumlah patung pesanan luar ruangan berukuran besar. Banyak di antaranya berbentuk tumbuhan dan bunga raksasa berwarna cerah. Patun-patung ini dipamerkan di berbagai lembaga publik dan swasta, termasuk Pumpkin (1994) di Museum Seni Kota Fukuoka; The Visionary Flowers (2002) di Museum Seni Kota Matsumoto; Tsumari in Bloom (2003) di Stasiun Matsudai, Niigata; Tulipes de Shangri-La (2003) di Euralille di Lille, Prancis; Pumpkin (2006) di Bunka-mura di Pulau Benesse, Naoshima; Hello, Anyang with Love (2007) di Pyeonghwa Park, Anyang; dan The Hymn of Life: Tulips (2007) di Beverly Gardens Park di Los Angeles.[65] Tahun 1998, ia menggambar mural untuk lorong stasiun kereta bawah tanah Gare do Oriente di Lisbon. Selain karya-karya monumental tersebut, ia juga membuat patung luar ruangan berukuran kecil seperti Key-Chan dan Ryu-Chan, sepasang anjing berbintik. Semua patung luar ruangan dicetak menggunakan plastik kaca serat yang tahan banting, lalu dicat menggunakan uretan supaya mengkilap.[66]
Pada tahun 2010, Kusama merancang bus bergaya Town Sneaker yang diberi judul Mizutama Ranbu (Wild Polka Dot Dance). Bus ini berjalan melintasi kampung halamannya, Matsumoto.[67] Tahun 2011, ia diminta merancang sampul depan peta saku London Underground; karya ini diberi judul Polka Dots Festival in London (2011). Bertepatan dengan pameran Kusama di Whitney Museum of American Art tahun 2012, reproduksi lukisan Kusama berukuran 36 meter, Yellow Trees (1994), menghiasi gedung apartemen yang sedang dibangun di New York's Meatpacking District.[68] Pada tahun yang sama, Kusama membuat instalasi lantai berjudul Thousands of Eyes untuk Queen Elizabeth II Courts of Law, Brisbane.[69]
Katalog pameran
- Rodenbeck, J.F. "Yayoi Kusama: Surface, Stitch, Skin." Zegher, M. Catherine de. Inside the Visible: An Elliptical Traverse of 20th Century Art in, of, and from the Feminine. Cambridge, Mass: The MIT Press, 1996.
- Institute of Contemporary Art, Boston, 30 Januari–12 Mei 1996.
- Kusama, Yayoi, and Damien Hirst. Yayoi Kusama Now. New York, N.Y.: Robert Miller Gallery, 1998.
- Robert Miller Gallery, New York, 11 Juni–7 Agustus 1998.
- Kusama, Yayoi, and Lynn Zelevansky. Love Forever: Yayoi Kusama, 1958–1968. Los Angeles: Los Angeles County Museum of Art, 1998.
- Los Angeles County Museum of Art, 8 Maret–8 Juni 1998; tiga lokasi lain sampai 4 Juli 1999.
- Kusama, Yayoi. Yayoi Kusama. Wien: Kunsthalle Wien, 2002.
- Kusama, Yayoi. Yayoi Kusama. Paris: Les Presses du Reel, 2002.
- Tujuh pameran di Prancis, Jerman, Denmark, dll.; 2001–2003.
- Kusama, Yayoi. Kusamatorikkusu = Kusamatrix. Tōkyō: Kadokawa Shoten, 2004.
- Mori Art Museum, 7 Feb.–9 May 2004; Mori Geijutsu Bijutsukan, Sapporo, 5 Juni–22 Agustus 2004.
- Kusama, Yayoi, and Tōru Matsumoto. Kusama Yayoi eien no genzai = Yayoi Kusama: eternity-modernity. Tōkyō: Bijutsu Shuppansha, 2005.
- Tōkyō Kokuritsu Kindai Bijutsukan, 26 Oktober–19 Desember 2004; Kyōto Kokuritsu Kindai Bijutsukan, 6 Januari–13 Februari 2005; Hiroshima-shi Gendai Bijutsukan, Feb. 22–Apr. 17, 2005; Kumamoto-shi Gendai Bijutsukan, 29 April–3 Juli 2005; at Matsumoto-shi Bijutsukan, 30 Juli–10 Oktober 2005.
- Applin, Jo, and Yayoi Kusama. Yayoi Kusama. London: Victoria Miro Gallery, 2007.
- Victoria Miro Gallery, London, 10 Oktober–17 November 2007.
- Kusama, Yayoi. Yayoi Kusama. New York: Gagosian Gallery, 2009.
- Gagosian Gallery, New York, 16 April–27 Juni 2009; Gagosian Gallery, Beverly Hills, 30 Mei –17 Juli 2009.
- Morris, Frances, and Jo Applin. Yayoi Kusama. London: Tate Publishing, 2012.
- Reina Sofia, Madrid, 10 Mei–12 September 2011; Centre Pompidou, Paris, 10 Oktober 2011 – 9 Januari 2012; Whitney Museum of American Art, New York, 12 Juli–30 September 2012; Tate Modern (London), 9 Februari–5 Juni 2012.
- Kusama, Yayoi, and Akira Tatehata. Yayoi Kusama: I Who Have Arrived in Heaven. New York: David Zwirner, 2014.
- David Zwirner Gallery, New York, 8 November–21 Desember 2013.
Ilustrasi
- Carroll, Lewis and Yayoi Kusama. Lewis Carroll's Alice's Adventures in Wonderland. London: Penguin Classics, 2012.
Bab
- Nakajima, Izumi. "Yayoi Kusama between abstraction and pathology." Pollock, Griselda. Psychoanalysis and the Image: Transdisciplinary Perspectives. Malden, MA: Blackwell Pub, 2006. pp. 127–160.
- Klaus Podoll, "Die Künstlerin Yayoi Kusama als pathographischer Fall." Schulz R, Bonanni G, Bormuth M, eds. Wahrheit ist, was uns verbindet: Karl Jaspers' Kunst zu philosophieren. Göttingen, Wallstein, 2009. p. 119.
- Cutler, Jody B. "Narcissus, Narcosis, Neurosis: The Visions of Yayoi Kusama." Wallace, Isabelle Loring, and Jennie Hirsh. Contemporary Art and Classical Myth. Farnham, Surrey: Ashgate, 2011. pp. 87–109.
Otobiografi
- Kusama, Yayoi. A Book of Poems and Paintings. Tokyo: Japan Edition Art, 1977.
- Kusama, Yayoi. Kusama Yayoi: Driving Image = Yayoi Kusama. Tōkyō: PARCO shuppan, 1986.
- Kusama, Yayoi, Ralph F. McCarthy, Hisako Ifshin, and Yayoi Kusama. Violet Obsession: Poems. Berkeley: Wandering Mind Books, 1998.
- Kusama, Yayoi, Ralph F. McCarthy, Yayoi Kusama, and Yayoi Kusama. Hustlers Grotto: Three Novellas. Berkeley, Calif: Wandering Mind Books, 1998.
- Kusama, Yayoi. Infinity Net: The Autobiography of Yayoi Kusama. Chicago: The University of Chicago Press, 2011.
- Kusama, Yayoï, and Isabelle Charrier. Manhattan Suicide Addict. Dijon: Presses du Réel, 2005.
Catalogue raisonné, dll.
- Kusama, Yayoi. Yayoi Kusama: Print Works. Tokyo: Abe Corp, 1992.
- Hoptman, Laura, Akira Tatehata, and Udo Kultermann. Yayoi Kusama. London: Phaidon Press, 2003.
- Kusama, Yayoi, and Hideki Yasuda. Yayoi Kusama Furniture by Graf: Decorative Mode No. 3. Tōkyō: Seigensha Art Publishing, 2003.
- Kusama, Yayoi. Kusama Yayoi zen hangashū, 1979–2004 = All Prints of Kusama Yayoi, 1979–2004. Tōkyō: Abe Shuppan, 2006.
- Kusama, Yayoi, Laura Hoptman, Akira Tatehata, Udo Kultermann, Catherine Taft. Yayoi Kusama. London: Phaidon Press, 2017.
Pameran
Pada tahun 1959, Kusama membuka pameran solo pertamanya di New York di Brata Gallery, sebuah bengkel seni. Ia memamerkan sejumlah lukisan jaring putih yang mendapat pujian dari Donald Judd (Judd dan Frank Stella kemudian membeli lukisan dari kegiatan tersebut).[70] Kusama kemudian memamerkan karyanya bersama sejumlah seniman, antara lain Claes Oldenburg, Andy Warhol, dan Jasper Johns. Bersama seniman-seniman Eropa seperti Lucio Fontana, Pol Bury, Otto Piene, dan Gunther Uecker, pada tahun 1962, Kusama menjadi satu-satunya seniman perempuan yang terlibat dalam pameran kelompok internasional Nul di Stedelijk Museum, Amsterdam.[71]
Daftar pameran
- 1976: Kitakyushu Municipal Museum of Art
- 1987: Fukuoka, Jepang
- 1989: Center for International Contemporary Arts, New York
- 1993: Mewakili Jepang di Venice Biennale
- 1996: Karya terbaru di Robert Miller Gallery
- 1998–1999: Pameran retrospektif keliling Amerika Serikat dan Jepang
- 1998: "Love Forever: Yayoi Kusama,1958–1969", LACMA
- 1998–99: "Love Forever: Yayoi Kusama,1958–1969" – Museum of Modern Art, New York, Walker Art Center, Minneapolis dan Museum of Contemporary Art, Tokyo)
- 2000: Le Consortium, Dijon
- 2001–2003: Le Consortium – Maison de la Culture du Japon, Paris; Kunsthallen Brandts, Odense, Denmark; Les Abattoirs, Toulouse; Kunsthalle Wien, Vienna; dan Artsonje Center, Seoul
- 2004: KUSAMATRIX, Mori Art Museum, Tokyo
- 2004–2005: KUSAMATRIX, Art Park Museum of Contemporary Art, Sapporo Art Park, Hokkaido); Eternity – Modernity, National Museum of Modern Art, Tokyo (keliling Jepang)
- 2007: FINA Festival 2007. Kusama membuat Guidepost to the New Space, instalasi luar ruangan cerah untuk Birrarung Marr di pinggir Sungai Yarra di Melbourne. Tahun 2009, Guidepost dipamerkan di Fairchild Tropical Botanic Garden, kali ini berbentuk "gundukan" terapung di danau.[72]
- 2008: The Mirrored Years, Museum Boijmans Van Beuningen, Rotterdam, Belanda
- 2009: The Mirrored Years Museum of Contemporary Art, Sydney, dan City Gallery, Wellington, Selandia Baru
- August 2010: Aichi Triennale 2010, Nagoya. Karya dipamerkan di dalam dan luar Pusat Kesenian Aichi dan melibatkan proyek polka dot mobil Toyota.
- 2010: Museum Boijmans Van Beuningen membeli Infinity Mirror Room – Phalli's Field. Pada 13 September 2010, ruang cermin ini dipamerkan secara permanen di lobi museum.
- Juli 2011: Museo Reina Sofía, Madrid, Spanyol
- 2012: Tate Modern, London.[73] Pameran ini digambarkan "seperti melayang di luar angkasa sembari mengamati planet-planet yang tak terhingga atau seperti sebintik plankton kecil di tengah lautan makhluk hidup mikroskopik yang berpendar."[74] Pameran ini menampilkan retrospektif karier Kusama.
- 15 Juli 2013 – 3 November 2013: Daegu Art Museum, Daegu, Korea Selatan
- 30 Juni 2013 – 16 September 2013: MALBA, the Latinamerican Art Museum of Buenos Aires, Buenos Aires, Argentina
- 22 Mei 2014 – 27 Juni 2014: Instituto Tomie Ohtake, São Paulo, Brasil
- 17 September 2015 – 24 Januari 2016: In Infinity, Louisiana Museum of Modern Art, Humlebæk, Denmark[75]
- 12 Juni – 9 Agustus 2015: Yayoi Kusama: Infinity Theory, The Garage Museum of Contemporary Art, Moskwa, Rusia. Ini adalah pameran solo pertama Kusama di Rusia.[76]
- 19 Februari – 15 Mei 2016: Yayoi Kusama – I uendeligheten, Henie Onstad Kunstsenter, Oslo, Norwegia
- 20 September 2015 – September 2016: Yayoi Kusama: Infinity Mirrored Room, The Broad, Los Angeles, California
- 12 Juni – 18 September 2016: Kusama: At the End of the Universe, Museum of Fine Arts, Houston, Houston, Texas
- 1 Mei 2016 – 30 November 2016: Yayoi Kusama: Narcissus Garden, The Glass House, New Canaan, Connecticut.
- 25 Mei 2016 – 30 Juli 2016: Yayoi Kusama: sculptures, paintings & mirror rooms, Victoria Miro Gallery, London, Britania Raya.
- 7 Oktober 2016 – 22 Januari 2017: Yayoi Kusama: In Infinity, diselenggarakan oleh Louisiana Museum of Modern Art bekerja sama dengan Henie Onstad Kunstsenter, Moderna Museet/ArkDes dan Helsinki Art Museum HAM di Helsinki, Finlandia.[77]
- 5 November 2016 – 17 April 2017: "Dot Obsessions – Tasmania," MONA: Museum of Old and New Art, Hobart, Australia.[78]
- 23 Februari 2017 – 14 Mei 2017: Yayoi Kusama: Infinity Mirrors, pameran museum keliling yang dimulai di Hirshhorn Museum and Sculpture Garden, Washington, DC [79][80]
- 30 Juni 2017 – 10 September 2017: Yayoi Kusama: Infinity Mirrors, Seattle Art Museum, Seattle, Washington
- 9 Juni 2017 – 3 September 2017: Yayoi Kusama: Life is the Heart of a Rainbow, National Gallery Singapura.[81]
- Oktober 2017 – Januari 2018: Yayoi Kusama: Infinity Mirrors, The Broad, Los Angeles, California
- Oktober 2017 – Februari 2018: Yayoi Kusama: All the Eternal Love I Have for the Pumpkins, Dallas Museum of Art, Dallas, Texas
- Maret 2018 – Mai 2018: Yayoi Kusama: Infinity Mirrors, Art Gallery of Ontario, Toronto, Ontario, Kanada
- Maret 2018 – Juli 2018: Yayoi Kusama: All About My Love, Matsumoto City Museum of Art, Matsumoto, Nagano, Jepang
- Mei 2018 – September 2018: Yayoi Kusama: Life is the Heart of a Rainbow, Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara (Museum MACAN), Jakarta, Indonesia[82]
- Juli 2018 – Oktober 2018: Yayoi Kusama: Infinity Mirrors, Cleveland Museum of Art, Cleveland, Ohio
Instalasi Infinity Room permanen
- Infinity Dots Mirrored Room (1996), Mattress Factory, Pittsburgh, Pennsylvania
- You Who Are Getting Obliterated in the Dancing Swarm of Fireflies (2005), Phoenix Art Museum, Phoenix, Arizona[83]
- Gleaming Lights of the Souls (2008), Louisiana Museum of Modern Art, HUMLEBÆK, Denmark[84]
- Infinity Mirrored Room – The Souls of Millions of Light Years Away (2013), The Broad, Los Angeles, California[85]
- Infinity Mirror Room – Phalli's Field (1965/2016), Museum Boijmans Van Beuningen, Rotterdam, Netherlands
Koleksi
Karya-karya Kusama menjadi koleksi museum di seluruh dunia, termasuk Museum of Modern Art, New York; Los Angeles County Museum of Art, Los Angeles; Walker Art Center, Minneapolis; Phoenix Art Museum, Phoenix; Tate Modern, London; Stedelijk Museum, Amsterdam; Centre Pompidou, Paris; Utah Museum of Fine Arts, Salt Lake City, UT; dan National Museum of Modern Art, Tokyo.
Penghargaan
Pada tahun 2017, retrospektif 50 tahun karya Kusama dibuka di Hirshhorn Museum di Washington DC. Pada tahun itu juga, Yayoi Kusama Museum dibuka di Tokyo. Retrospektif lainnya telah diselenggarakan di Museum of Modern Art (1998), Whitney Museum (2012), dan Tate Modern (2012).[86][87][88] Situs web Artsy memasukkan Kusama ke daftar 10 seniman hidup paling berpengaruh tahun 2015.[89]
Kusama mendapat banyak penghargaan, termasuk Asahi Prize (2001); Ordre des Arts et des Lettres (2003); National Lifetime Achievement Award dari Order of the Rising Sun (2006); dan Lifetime Achievement Award from the Women's Caucus for Art.[90] Pada Oktober 2006, Kusama menjadi perempuan Jepang pertama yang dianugerahi Praemium Imperiale, salah satu penghargaan tertinggi Jepang untuk seniman yang diakui secara internasional.[91] Ia juga dianugerahi Person of Cultural Merit (2009) dan Ango Awards (2014).[92] Tahun 2014, Kusama digelari seniman terpopuler tahun itu setelah pamerannya di Amerika Latin, Yayoi Kusama: Infinite Obsession, mencetak rekor jumlah pengunjung. Galeri di Buenos Aires sampai Mexico City dikunjungi oleh lebih dari 8.500 orang per hari.[93]
Kusama juga mendapat sorotan media setelah bekerja sama dengan Hirshhorn Museum and Sculpture Garden agar ruang Infinity Mirror-nya bisa diakses oleh penyandang disabilitas atau mobilitas. Melalui sebuah inisiatif baru yang melibatkan berbagai museum seni, denah enam ruang Infinity Mirror diterbitkan dan para penyandang disabilitas bisa menikmati setiap aspek ruangan menggunakan realitas virtual 360 derajat[94] sehingga mereka seolah-olah berjalan di dalam ruangan.[95]
Pasar seni
Pada tahun 1960-an, Gres Gallery milik Beatrice Perry memainkan peran penting dalam merintis karier Kusama di Amerika Serikat. Ota Fine Arts, pedagang lama Kusama di Tokyo, telah bekerja sama dengan Kusama sejak 1980-an.[96] Kusama keluar dari Gagosian Gallery pada akhir 2012; sebelum pindah ke Gagosian, ia bekerja sama dengan Robert Miller Gallery, New York.[97][98] Kusama diwakili oleh Victoria Miro Gallery sejak awal 2000-an dan bergabung dengan David Zwirner pada tahun 2013. Saat ini Kusama diwakili oleh David Zwirner, Ota Fine Arts, dan Victoria Miro Gallery.
Karya-karya Kusama mendapat perhatian tinggi di rumah lelang. Lukisan-lukisan akhir 1950-an dan awal 1960-an menyabet harga tertinggi. Per tahun 2012, nilai karyanya tertinggi di kalangan seniman perempuan yang masih hidup.[99] Pada November 2008, Christie's New York menjual lukisan Infinity Net putih tahun 1959 yang sebelumnya dimiliki oleh Donald Judd,[100] No. 2, senilai US$5,1 juta, waktu itu merupakan rekor bagi seniman perempuan yang masih hidup.[101] Sebagai perbandingan, harga tertinggi untuk patung Kusama era New York mencapai £72.500 (US$147.687); harga ini disabet oleh Golden Macaroni Jacket (1965) terjual di Sotheby's London pada Oktober 2007. Sebuah labu plastik akrilik di kaca serat terjual senilai $264.000, harga tertinggi yang diterima salah satu patungnya, di Sotheby's tahun 2007.[102] Flame of Life - Dedicated to Tu-Fu (Du-Fu) terjual senilai US$960.000 di Art Basel/Hong Kong pada Mei 2013, harga tertinggi di acara tersebut. Kusama menjadi seniman perempuan hidup termahal di industri lelang setelah White No. 28 (1960) dari rangkaian Infinity Nets terjual senilai $7,1 juta dalam pelelangan Christie's tahun 2014.[103]
Pranala luar
- Official Site
- Love Forever: Yayoi Kusama, 1958–1968, Museum of Modern Art
- How to Paint Like Yayoi Kusama
- Yayoi Kusama in the collection of The Museum of Modern Art
- 2007 Interview at ArtReview.com [permanent dead link]
- Earth is a polka dot. An interview with Yayoi Kusama Video by Louisiana Channel
- Kusama at the UMFA
- BBC NewsNight Yayoi Kusama
- The Inexhaustible creation of Yayoi Kusama
- Why Yayoi Kusama matters now more than ever
- Yayoi Kusama art for the Instagram age
- Yayoi Kusama/artnet
Referensi
- ↑ Yamamura, Midori (2015) Yayoi Kusama: Inventing the Singular. MIT Press. OCLC 945718733
- ↑ Yayoi Kusama. www.guggenheim.org.
- ↑ Pollock, Griselda. Psychoanalysis and the image : transdisciplinary perspectives. Blackwell Pub. 2006. ISBN 1-4051-3461-5.
- ↑ Yayoi Kusama, Harry Shunk, János Kender. The Anatomic Explosion, New York. 1968 MoMA. The Museum of Modern Art.
- ↑ Yayoi Kusama, Harry Shunk, János Kender. Mirror Performance, New York. 1968 MoMA. The Museum of Modern Art.
- ↑ How Yayoi Kusama’s Infinity Mirrors pushed pop art into the new age.
- ↑ Farah Nayeri (February 14, 2012), Man-Hating Artist Kusama Covers Tate Modern in Dots: Interview Bloomberg.
- ↑ Cornelia Butler. WACK! Art and the Feminist Revolution. MIT Press. 2007. hlm. 257.
- ↑ Farah Nayeri (February 14, 2012), Man-Hating Artist Kusama Covers Tate Modern in Dots: Interview Bloomberg.
- ↑ The world according to Yayoi Kusama. Financial Times.
- ↑ Priscilla Frank. Japanese Artist Yayoi Kusama Is About To Make 2017 Infinitely Better. Huffington Post. 2017-02-09.
- ↑ Holland Cotter. Yayoi Kusama at Whitney Museum of American Art. The New York Times. 2012-07-12.
- ↑ Yayoi Kusama Self-Obliteration Analysis The Dissolve of Identity. 2014-05-26.
- ↑ Anna Furman. Yayoi Kusama Made the Ultimate Instagram Exhibit. The Cut.
- ↑ Yamamura, Midori (2015) Yayoi Kusama: Inventing the Singular. MIT Press. OCLC 945718733
- ↑ Yamamura, Midori (2015) Yayoi Kusama: Inventing the Singular. MIT Press. OCLC 945718733
- ↑ Anna Furman. Yayoi Kusama Made the Ultimate Instagram Exhibit. The Cut.
- ↑ Yayoi Kusama Timeline Queensland Art Gallery, Brisbane.
- ↑ Rachel Taylor. Yayoi Kusama's early years. Tate. 6 March 2012.
- ↑ Yayoi Kusama, November 18, 1998 – January 8, 1999 Victoria Miro Gallery, London.
- ↑ David Pilling (January 20, 2012), The world according to Yayoi Kusama Financial Times Weekend Magazine.
- ↑ Priscilla Frank. Japanese Artist Yayoi Kusama Is About To Make 2017 Infinitely Better. Huffington Post. 2017-02-09.
- ↑ Zoë Dusanne: An Art Dealer Who Made a Difference, p99, by Jo Ann Ridley; Fithian Press, 2011
- ↑ Holland Cotter (July 12, 2012), Vivid Hallucinations From a Fragile Life – Yayoi Kusama at Whitney Museum of American Art New York Times.
- ↑ Belin Liu. Yayoi Kusama. Bitch magazine. February 26, 2009.
- ↑ Midori Yoshimoto, Into Performance: Japanese Women Artists in New York (New Brunswick: Rutgers University Press, 2005) p.68
- ↑ Yayoi Kusama Art – 100+ Works, Bio, News Artsy. www.artsy.net.
- ↑ Yayoi Kusama MoMA Collection, New York.
- ↑ Holland Cotter (July 12, 2012), Vivid Hallucinations From a Fragile Life – Yayoi Kusama at Whitney Museum of American Art New York Times.
- ↑ The world according to Yayoi Kusama. Financial Times.
- ↑ Yayoi Kusama: Soul under the moon (2002) Queensland Art Gallery, Queensland.
- ↑ Yayoi Kusama Timeline Queensland Art Gallery, Brisbane.
- ↑ David Pilling (January 20, 2012), The world according to Yayoi Kusama Financial Times Weekend Magazine.
- ↑ Yayoi Kusama MoMA Collection, New York.
- ↑ Yoshimoto Midori. Into performance: Japanese women artists in New York. Rutgers University Press. 2005. hlm. 75–76. ISBN 0-8135-4105-0.
- ↑ Yayoi Kusama Timeline Queensland Art Gallery, Brisbane.
- ↑ Carl Swanson (July 8, 2012), The Art of the Flame-Out New York Magazine.
- ↑ David Pilling (January 20, 2012), The world according to Yayoi Kusama Financial Times Weekend Magazine.
- ↑ Sullivan, Marin R. “Reflective Acts and Mirrored Images: Yayoi Kusama’s Narcissus Garden.” History of Photography 39.4 (2015): 405-423. Taylor & Francis Online. Web. 20 February 2018.
- ↑ Kusama's relationship with Joseph Cornell | Tate
- ↑ Ashley Chappo. The Stunning Story of the Woman Who Is the World’s Most Popular Artist. Observer.
- ↑ John McDonald. Points of no return. Sydney Morning Herald. February 12, 2005.
- ↑ Art Review. 2007.
- ↑ Cornelia Butler. WACK! Art and the Feminist Revolution. MIT Press. 2007. hlm. 257.
- ↑ Holland Cotter. Vivid Hallucinations From a Fragile Life – Yayoi Kusama at Whitney Museum of American Art. The New York Times. July 12, 2012.
- ↑ Yayoi Kusama. MoMA.
- ↑ Yayoi Kusama. Gagosian Gallery. April 16 – June 27, 2009.
- ↑ Yayoi Kusama. Victoria Miro Gallery. February 7 – March 20, 2008.
- ↑ Yayoi Kusama: Flowers That Bloom Tomorrow, October 7, – November 13, 2010 Victoria Miro Gallery, London.
- ↑ Rachel Taylor. Yayoi Kusama: Recent Work 2009–2012. Tate. 2012. ISBN 9781 85437 939 9.
- ↑ Sadie Dingfelder. This exhibit is going to blow up your Instagram feed — and rewrite art history. 21 February 2017.
- ↑ The Broad to Host Yayoi Kusama: Infinity Mirrors Exhibition in Fall 2017. The Broad: News. August 16, 2016.
- ↑ Christine Hauser. Kusama Infinity Room Reopens at Hirshhorn Exhibition After Sculpture Damage. The New York Times. 2017-02-28.
- ↑ 0:00/-:. Yayoi Kusama Museum opens, sells out. The Japan News.
- ↑ Stacy E. Schultz. Asian American Women Artists: Performative Strategies Redefined. Journal of Asian American Studies. 2012. Vol. 15.1. hlm. 105–27.
- ↑ Yayoi Kusama Timeline Queensland Art Gallery, Brisbane.
- ↑ Midori Matsui, Interview: Yayoi Kusama, 1998 Index Magazine.
- ↑ Art Editions: Yayoi Kusama KDDI Corporation.
- ↑ Emili Vesilind (May 24, 2011), Lancôme collaborates with Japanese artist Yayoi Kusama on new Juicy Tubes Los Angeles Times.
- ↑ Vuitton And Kusama. British Vogue.
- ↑ Ann Binlot (January 9, 2012), Marc Jacobs Recruits Yayoi Kusama for Latest Louis Vuitton Collaboration BLOUINARTINFO.
- ↑ Exclusive: Yayoi Kusama Talks Louis Vuitton, Plus a First Look at the Collection. The Cut. 2012-07-09.
- ↑ Yayoi Kusama Timeline Queensland Art Gallery, Brisbane.
- ↑ Yayoi Kusama. Infinity Net. Tate. 2003.
- ↑ Kusama, April 16 – June 27, 2009 Gagosian Gallery, New York/Los Angeles.
- ↑ Yayoi Kusama: Outdoor Sculptures, June 23, – July 25, 2009 Victoria Miro Gallery, London.
- ↑ Yayoi Kusama Timeline Queensland Art Gallery, Brisbane.
- ↑ Laura Kusisto (August 2, 2012), 'Yellow Trees' Growing Wall Street Journal.
- ↑ Des Houghton (June 08, 2012), Justice Minister Jarrod Bleijie condemns Yayoi Kusama artwork at new Supreme Court and District Court building in Brisbane The Courier-Mail.
- ↑ Yayoi Kusama, November 18, 1998 – January 8, 1999 Victoria Miro Gallery, London.
- ↑ Yayoi Kusama: Mirrored Years, 23 August – 19 October 2008 Museum Boijmans Van Beuningen, Rotterdam.
- ↑ "Yayoi Kusama at Fairchild", December 5, 2009 – May 30, 2010 Fairchild Tropical Botanic Garden.
- ↑ Yayoi Kusama. What's On. Tate Modern.
- ↑ Trebuchet Magazine http://www.trebuchet-magazine.com/index.php/site/article/tate_modern_yayoi_kusama/
- ↑ Sam Rogers. In infinity: Yayoi Kusama’s dots take over the Louisiana Museum of Modern Art. Wallpaper. September 25, 2015.
- ↑ Yayoi Kusama: Infinity Theory [exhibition website]. Garage Museum of Contemporary Art. 2015.
- ↑ Yayoi Kusama: In Infinity.
- ↑ Yayoi Kusama's new installation comes to MONA Tasmania.
- ↑ The Broad to Host Yayoi Kusama: Infinity Mirrors Exhibition in Fall 2017. The Broad: News. August 16, 2016.
- ↑ Jori Finkel. Yayoi Kusama to Be the Focus of a Touring Museum Show. The New York Times. 2016-08-16.
- ↑ Yayoi Kusama heads to Singapore, while Southeast Asian art travels the globe. 2016.
- ↑ The Jakarta Post. Yayoi Kusama’s works finally arrive in Jakarta. The Jakarta Post.
- ↑ Yayoi Kusama Infinity Mirror Room, Phoenix Art Museum, Firefly Room.
- ↑ Kusama Installation. Louisiana Museum of Modern Art.
- ↑ The Broad to Host Yayoi Kusama: Infinity Mirrors Exhibition in Fall 2017. The Broad: News. August 16, 2016.
- ↑ Love Forever: Yayoi Kusama, 1958–1968, July 9 - September 22, 1998, The Museum of Modern Art , New York.
- ↑ YAYOI KUSAMA, July 12 – Sept 30, 2012, Whitney Museum of American Art , New York.
- ↑ Yayoi Kusama, 9 February – 5 June 2012, Tate Modern , London.
- ↑ The Top 10 Living Artists of 2015. Artsy. December 16, 2015.
- ↑ WCA Past Honorees.
- ↑ Blouinartinfo. Art News: Kusama First Japanese Woman to Win Coveted Art Award. BLOUINARTINFO. January 23, 2007.
- ↑ 安吾賞-第9回 受賞者. Ango awards.
- ↑ Javier Pes. Visitor Figures 2014: The World Goes Dotty Over Yayoi Kusama. The Art Newspaper.
- ↑ Casey Lesser. Yayoi Kusama’s Infinity Rooms Made Accessible to People with Disabilities for First Time. Artsy. 2017-02-17.
- ↑ People in wheelchairs couldn’t see Yayoi Kusama’s ‘Infinity Mirrors’. The museum found an innovative fix. Washington Post.
- ↑ Bridget Moriarity (March 5, 2009), Artist Dossier: Yayoi Kusama ARTINFO.
- ↑ Claudia Bodin (May 5, 2009), Kusama bleibt Kusama art – Das Kunstmagazin.
- ↑ Charlotte Burns (14 December 2012), Yayoi Kusama also leaves Gagosian The Art Newspaper.
- ↑ Sarah Thornton (May 20, 2012), The price of being female The Economist.
- ↑ Yayoi Kusama Timeline Queensland Art Gallery, Brisbane.
- ↑ Cross-Cultural Journeys: Yayoi Kusama and Kenzo Okada Christie's.
- ↑ Bridget Moriarity (March 5, 2009), Artist Dossier: Yayoi Kusama ARTINFO.
- ↑ Kelly Crow (November 12, 2014), Christie’s Makes History With $853 Million Sale of Contemporary Art – Andy Warhol’s ‘Triple Elvis [Ferus Type’ Sells for $82 Million] Wall Street Journal.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29645225 (2026-08-27T04:34:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.